Wabup Himbau Warga Inhil Tidak Alihfungsikan lahan Persawahan

Wakil Bupati Inhil, H ROsman MalomoTembilahan (www.detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo meminta kepada seluruh masyarakat Inhil untuk tidak melakukan pengalihfungsian lahan persawahan ke non sawah. Hal ini sangat diperlukan untuk menjamin ketersedian pangan dan mensukseskan target surplus 10 juta ton beras secara Nasional dan progam OPRM.

Permintaan ini disampaikan Wabup dihadapan ribuan masyarakat petani Inhil dalam kesempatan kegiatan Pencanangan Tanam Padi Serentak IP 200 di Kelompok Tani Cik Arief Jaya dan Subur Jaya, Dusun Cakah Desa Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka, Sabtu ( 9/11) kemaren. Dengan ketersedian areal persawahan yang ada di Inhil saat ini, agar mampu dikelola dan memberikan hasil yang baik tentunya sangat diperlukan perhatian dari semua pihak terutama pemerintah.

Ketua DPRD Inhil H Raus Walid (kiri) dan Wabup Inhil, H Rosman Malomo (Kanan) melakukan penanam padi IP 200.
Ketua DPRD Inhil H Raus Walid (kiri) dan Wabup Inhil, H Rosman Malomo (Kanan) sesaat sebelum melakukan penanam padi IP 200 dalam kegiatan Gerakan Tanam Padi Serentak di Kecamatan Batang Tuaka

 

“Dari dulunya Inhil merupakan salah satu lumbung padi di Riau. Sampai hari inipun Inhil masih terus berupaya mempertahankan predikat itu. Dengan satu-satunya Kabupaten yang mengalami surplus beras dibandingkan Kabupaten lainnya di Riau, disamping sebuah kebanggaan, ini juga harus dijadikan sebuah pemicu untuk terus berupaya yang lebih baik kedepannya terutama dalam peningkatan produksi pangan,” Sampaikan Wabup

Dalam kesempatan ini, Wabup juga menyampaikan agar para petani untuk tidak melakukan pengalihfungsian lahan sawah ke non sawah. Menurut wabup, areal persawahan yang ada saat ini haruslah tetap dipertahankan dan sebaiknya ditingkatkan. Untuk melakukan usaha pertanian lainnya selain tanaman padi, ketersedian lahan di Inhil masih sangat banyak.

“Pemkab Inhil tentunya sangat mendukung gerakan-gerakan semacam ini terutama dalam upaya meningkatkan produksi pangan,”Pungkas Wabup.

Pencanangan Kegiatan Tanam Padi Serentak IP 200 yang dilaksanakan bertempat di Dusun Cakah Desa Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka pada kelompok tani Cik Arief Jaya dan Sumber Jaya ini, selain dihadiri oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo juga dihadiri oleh Ditjen Kementrian Pertanian RI, Anggota DPR RI, Ketua DPRD Inhil, Unsur Muspida Inhil, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Riau, Ketua Tim Penggerak PKK Kab Inhil, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov Riau, Kadis Peternakan Peternakan Provinsi Riau, dan Kadis TPHP Inhil beserta beberapa orang pejabat dilingkungan pemerintah Kab Inhil. Dalam kesempatan ini, juga diselaraskan dengan penyerahan berbagai bantuan bagi kelompok tani yang bersumber dari Dana APBN, APBD Provinsi dan Kabupaten serta Bantuan dari Bank Indonesia Perwakilan Riau.(dro)




BP3AKB Terima 168.825 Alat Kontrasepsi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Untuk penyelenggaraan pelayanan Keluarga Berencana (KB), Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) telah menerima alat kontrasepsi dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Riau sebanyak 168.825 alat kontrasepsi.
Kepala BP3AKB, R Rida Indrayanti melalui Kepala Bidang KB dan KS, Nurhadi mengatakan, alat kontrasepsi tersebut di terima dari Provinsi 4 kali dalan setahun, yang kemudian dikirim kembali ke seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Inhi setiap bulannya.
“Alat kontrasepsi ini kita salurkan untuk kecamatan, seperti di unit pelayanan statis Rumah Sakit, Puskesmas dan Pustu, serta diberikan pada kegiatan seperti pada mementum bhakti BI KB Kes, Bhakti sosial, TNI Manunggal dan kesatuan gerak PKK secara gratis,” tutur Nurhadi kemaren
Dijelaskannya, pemberian alat kontrasepsi tersebut merupakan salah satu langkah untuk menekan peningkatan jumlah penduduk, dimana di Inhil sendiri paling bagus dalam penekanan jumlah penduduknya. Penekanan angka kelahiran sendiri disebutkan Nurhadi dilihat dari 2 kategori yaitu berdasarkan Total Fertilization Read (TFR) serta sensus penduduk.
“Jika berdasarkan TFR, angka melahirkan di Inhil 2,6 persen, artinya setiap Ibu mempunyai rata-rata tidak sampai 3 anak dan berdasarkan sensus penduduk pertahunnya penambahan penduduk Inhil 1,38 persen,” terangnya.
Adapun alat kontrasepsi tersebut, seperti Pil KB, Suntikan, Inplan dan IUD. Semua itu, diberikan kepada masyarakat yang mengikuti program KB secara gratis.(dro)




Warga Kesal, Caleg Pasang Stiker Kampanye Disembarang Tempat

Tembilahan (www.detikriau.org) – Pemasangan stiker calon anggota legislative diminta masyarakat tidak ditempatkan disembarang tempat. Disamping menyebabkan kesan kotor, justru menyebabkan timbulnya rasa tidak seimpatik dari masyarakat.

Permintaan ini disampaikan oleh salah seorang warga jalan Batang Tuaka Kecamatan Tembilahan, Ahad (10/11). Diaktakannya, tim-tim sukses salah satu calon anggota legislative bahkan sama sekali tidak memintakan ijin untuk melakukan alat peraga kampanye seperti pemasangan stiker.

“stiker calon anggota dewan ini dipasang seenaknya disembarang tempat. Bahkan didepan pintu rumah. Terus terang saya sangat kecewa. Jangankan meminta ijin, sekedar memberitahukanpun tidak.”Sampaikan Tina

Tindakan seperti ini ditambahkan Ibu tiga anak ini bukannya menambah simpati masyarakat tetapi membuat masyarakat justru merasa kesal dan mungkin saja tidak akan memberikan pilihan.

Kelurah Tini ini juga hamper senada dengan apa yang disampiakan Herman, Warga Jalan Baharudin Jusuf Tembilahan. Diakuinya, tindakan tim sukses yang memasang alat peraga serampangan seperti ini malah menimbulkan kesan kotor dan mengganggu keindahan pemandangan mata.

“boleh-boleh saja memasangalat peraga kampanye, tapi seharusnya berlaku lebih bijak. Kalau seperti ini, berharap masyarakat mau memilih malah jadi kecewa. Saya berharap, khususnya kepada pihak-pihak terkait terutama panwaslu setidaknya menyampaikan sosialisasi mengenai hal ini. Bukankah ada aturan yang harus dipatuhi untuk hal itu,” Ujar Herman.

Dari pantauan Vokal, tidak sedikit alat-alat peraga calon anggota legislative Pileg 2014 terpasangan diberbagai tempat. Bukan hanya disepanjang badan jalan, bahkan rumah-rumah pribadi masyarakat juga tidak luput ditempeli. Penempelan alat peraga yang tidak beraturan seperti ini menimbulkan kesan yang kurang baik dan kotor.(dro)




287 Pengendara Ditilang Selama Operasi Zebra 2013

Petugas memeriksa kelengkapan berkendaraan salah seorang pengendara sepeda motor dalam operasi Zebra 2013
Petugas memeriksa kelengkapan berkendaraan salah seorang pengendara sepeda motor dalam operasi Zebra 2013

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – sebanyak 287 pengendara dilakukan penindakan dengan ditilang, sedangkan 153 lainnya diberikan teguran. Jumlah ini merupakan hasil dari Operasi Zebra selama 14 hari, terhitung mulai 28 Oktober hingga berakhir 10 Nopember di Jajaran Polres Indragiri Hilir.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Suwoyo SIK.M.si melalui Paur Humas Ipda Warno Akman mengatakan jumlah ini menurun bila dibandingkan tahun sebelumnya. “Meskipun begitu, upaya penertiban akan tetap kita lakukan terutama untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat berberlalu-lintas yang baik serta untuk menekan angka kecelakaan,” ungkap Ipda Warno Akman. Ahad (10/11).

Paur Humas juga menambahkan, bahwa sesuai dengan data yang sudah ada, terkait pelaku pelanggaran yang sudah ditilang maupun terkena teguran. Terdiri dari unsur Pegawai Negeri Sipil (PNS) terdapat 14 orang, kemudian dari swasta masyarakat biasa ada 173, dan sisanya dari pelajar dan mahasiswa terdapat 24 orang.

“Jika terbukti tidak bisa melengkapi syarat mengemudi kendaraan, langsung ditindak.   Sistem ini diterapkan untuk memberikan pembelajaran bagi masyarakat agar lebih mentaati peraturan lalu lintas demi dirinya sendiri termasuk orang lain,” katanya.

Dijelaskan Ipda Warno, selama ini Sat Lantas Polres Inhil  sudah melakukan berbagai upaya untuk mensosialisasikan tentang bagaimana berkendaraan yang benar dan tertib berlalu lintas sesuai dengan Undang-Undang yang sudah diberlakukan, terutama sosialisasi ini diberikan  pada setiap sekolah yang ada di Kota Tembilahan

“Kita akan terus berusaha memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tata cara tertib berlalu lintas sesuai dengan UU, sehingga kedepan akan terciptanya rasa kesadaran ditengah masyarakat seperti menggunakan Helm standart, memiliki SIM dan STNK,”jelasnya

Dari hasil Operasi Zebra selama dua pekan yang sudah digelar, tercatat yang terkena tilang SIM ada 48 pengendara, STNK berjumlah 175 kendaraan kemudian sisanya 64 kendaraan ranmor.

Pada kesempatan ini, Jajaran Polres Inhil tetap menghimbau kepada seluruh warga Kota Tembilahan khususnya dan masyarakat Kabupaten Inhil pada umumnya untuk selalu melengkapi kendaraannya ketika mengemudi di jalan raya, meski Operasi Zebra sudah berakhir.(dro/Tok)




Asik Main Ponsel, Petani Tewas Tersambar Petir

petirMEULABOH – Sahir, 21 benar-benar tak menyangka bakal kehilangan sahabatnya, Zainun, 21 secara tragis. Saat sedang berteduh sambil asyik bermain HP di sebuah gubuk di tengah sawah, tiba-tiba: blaarrr… Petir besar menyambar keduanya. Zainun pun gosong dan tewas seketika. Beruntung, Sahir yang terlempar beberapa meter selamat.   

Kejadian tersebut terjadi di sawah yang berada di Desa Gleng, Kecamatan Sungai Mai, Aceh Barat Kamis (7/11) sekitar pukul 17.30. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, Sahir dan Zainun adalah petani yang biasa menggarap sawah di lokasi itu.

Nah, ketika sore tiba, mendung juga menyusul datang. Tak lama kemudian hujan turun. Mereka menunda niat untuk pulang dan memilih berteduh di sebuah gubuk. Keduanya menunggu hujan reda. Nah saat berada di gubuk, salah satu dari mereka mengeluarkan HP. Mereka lantas asyik bermain HP dan menghubungi seseorang.

Saat itulah, tiba-tiba petir menyambar. Sahir terpental beberapa meter. Begitu bangkit, dia kaget bukan kepalang melihat Zainun gosong. Diduga temannya itu bersentuhan dengan petir hingga mengalami luka bakar hebat di bagian kepala, dada dan paha.

Sahir lantas berlari dan berteriak meminta bantuan. Warga sekitar yang mendengar teriakan itu bergegas datang dan mengevakuasi Zainun ke Puskesmas Sungai Mas yang jaraknya sekitar 5 km dari lokasi kejadian.

Danramil 01/Sungai Mas, Kodim 0105 Aceh Barat, Lettu Inf Masagus Edwar M,SH, saat dikonfirmasi Metro Aceh (JPNN Group) pada Jumat (8/11) siang menuturkan jika petani korban meninggal tersambar petir telah dikebumikan. “Sementara temannya (Sahir), sedang dalam perawatan intensif pada Puskesmas Sungai Mas. Dia masih trauma karena melihat langsung insiden maut,” kata dia.(jpnn.com)




Rosman Tinjau Pelaksanaan Ujian CPNS

Wabup Inhil berikan arahan bagi peserta ujian CPNS umum
Wabup Inhil berikan arahan bagi peserta ujian CPNS umum

Tembilahan (www.detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo melakukan peninjauan secara langsung pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) tahun 2013, Jum’at (8/11)

Pelaksanaan ujian dengan menggunakan system Computer Assisted Test (CAT) yang digelar di Ruang Kampus Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indragiri (UNISI) ini dilaksanakan selama 6 hari yang dimulai sejak tanggal 8 hingga 13 November mendatang.

Dalam kesempatan itu Wabup berpesan agar para peserta dapat mengikuti ujian tersebut dengan sebaik-baiknya serta teliti dan membaca dan menjawab semua soal yang diberikan. Dengan semua usaha itu tentunya diharapkan nantinya akan mampu mendapatkan hasil yang maksimal.

IMG_2934 - Copy“Dengan system CAT ini tentunya diharapkan peserta yang lulus seleksi nantinya adalah person yang benar-benar professional dan terbaik dibidangnya. Nantinya dengan system ini, nantinya bisa diketahui secara langsung  nilai yang bisa diperoleh oleh masing-masing peserta,” Kata Wabup.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten Inhil, Afrizal menjelaskan bahwa dari jumlah keseluruhan peserta CPNS yang lulus dalam seleksi administrasi, hanya 1.054 orang yang melakukan registrasi ulang dan mengikuti ujian. Sisanya sebanyak 94 orang tidak melakukan registrasi sehingga sesuai dengan ketentuan tentunay tidak dibenarkan untuk mengikuti ujian.

“Dalam satu hari ujian dilaksanakan sebanyak 3 hingga 4 sesi. Setiap sesinya akan diikuti oleh sebanyak 50 peserta dengan batas waktu selama 1,5 jam untuk 100 soal yang berbeda antara satu peserta dengan peserta ujian lainnya. ”Jelas Afrizal.(dro)