RAD-PK, Disdik Inhil Pertegas Larangan Pungli

indexTembilahan (www.detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menegaskan larangan kepada pihak sekolah untuk tidak melakukan pungutan kepada peserta didik diluar ketentuan aturan.

Penegasan larangan ini disampaikan Kadisdik Inhil, H Fauzar dalam kegiatan sosialisasi dan advokasi berbagai peraturan pemerintah dibidang pendidikan tahun 2013 yang merupakan tindaklanjut dari Rencana Aksi Daerah Pemberantasan Korupsi (RAD PK), Kamis (19/12/2013)

Melalui kegiatan ini diminta kepada semua satuan pendidikan atau sekolah yang ada di Bumi Sri Gemilang agar dapat mengikuti aturan termasuk untuk tidak melakukan tindakan-tindakan korupsi yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain, seperti ketika penerimaan siswa baru, pemberian raport, ijazah dan lain sebagainya.

“Jangan ada lagi pungutan-pungutan di satuan pendidikan yang tidak sesuai dengan aturan. Contohnya, pengadaan pakaian untuk siswa baru. Tidak usah memaksakan harus kita yang mengelolanya, serahkan saja kepada pihak wali murid sendiri, sehingga tidak memberatkan mereka,” sampaikan Fauzar.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula salah satu hotel di Tembilahan ini, diikuti oleh seluruh kepala sekolah tingkat SD, SMP, SMA dan SMK di tujuh kecamatan, yang ada di Kabupaten Inhil.(dro)




Pemkab diminta Larang Warga Cor Beton Saluran Drainase

gotTembilahan (www.detikriau.org) – Kota Tembilahan setiap tahunnya menjadi langganan tetap bajir pasang. Kondisi ini semakin diperparah dengan cukup banyaknya saluran drainase yang tersumbat. Untuk melakukan pembersihan, petugas kerap kesulitan karena banyaknya saluran drainase yang ditutupi masyarakat mempergunakan cor beton. Untuk mengatasi persoalan ini, harusnya ada ketegasan pemerintah untuk memberikan larangan.

Dari pantauan lapangan, dibeberapa ruas jalan protokol dalam  Kota Tembilahan, seperti jalan H Sadri dan H Abdul Manaf, hampir seluruh saluran drainase ditutupi pemilik bangunan. Akibatnya, air limbah rumah tangga disepanjang ruas jalan yang saling berhubungan itu sama sekali tidak bisa mengalir dengan baik. Saat pasang tiba atau saat turunnya hujan, luapan air limbah yang berwarna hitam dan berbau menyengat meluber hingga ke badan jalan.

“ yang jelas upaya pembersihan akan sangat sulit untuk dilakukan. Hampir seluruh drainase ditutup masyarakat dengan cor beton. Kalaupun ada bagian yang terbuka, itu hanya dibeberapa tempat. Harusnya pemerintah menegaskan agar drainase itu tidak ditutup,”Ujar salah seorang petugas kebersihan yang enggan namanya dipublikasikan. Kamis (19/12/2013)

Selama ini ditambahkannya, ia dan seluruh rekan sekerjanya melakukan seluruh tugas dengan pengabdian yang tulus. Ia berharap agar upaya menjaga kebersihan kota Tembilahan ini bisa maksimal, peran serta masyarakat menjadi sesuatu yang sangat penting.

Warga kota Tembilahan lainnya, Udik (46) juga menyampaikan keluhan yang hampir senada. Diakuinya, dengan tertutupnya aliran drainase secara permanen membuat tumpukan sampah yang menghambat aliran air akan sulit dibersihkan. Ia meminta pemerintah untuk segera memberikan pelarangan secara tegas.

“saya juga sependapat jika diberlakukan pelarangan tegas. Yang membuat kita kesal, pemilik bangunan kesannya seperti menganggap aliran drainase haknya dengan memperlakukan seenaknya. Padahal seharusnya itu menjadi haknya pejalan kaki.” Sampaikan Udik.(dro)




Wabup Buka Kegiatan Pelatihan Banpol

Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo  mengalungkan tanda Peserta kepada perwakilan Peserta pelatihan
Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo mengalungkan tanda Peserta kepada perwakilan Peserta pelatihan

Tembilahan (www.detikriau.org) – Wakil Bupati, H Rosman Malomo membuka secara resmi kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Bantuan Polisi Pamong Praja angkatan ke 5 se Kabupaten Inhil. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula salah satu Hotel di Tembilahan itu juga dihadiri oleh Unsur Muspida serta beberapa orang pejabat esselon. Kamis (19/12/2013)

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana, Hady Rahman mengatakan, Diklat ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme para Banpol PP. Harapannya, setelah mengikuti Diklat ini para Peserta siap untuk diterjunkan dalam menegakkan Peraturan Daerah.

Sementara itu, dalam amarannya, Wabup menghimbau kepada para Peserta Diklat untuk dapat bekerja secara persuasif namun tetap tegas.

“Dalam menjalankan tugas Satpol/Banpol PP selama ini sering dihadapkan pada situasi yang kurang bersahabat. Hendaknya para Banpol yang mengikuti Diklat ini nantinya ketika bertugas akan mampu lebih mendekatkan diri ke masyarakat dalam rangka mengawal kebijakan dan menegakan Peraturan Daerah termasuk menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.” Pesan Wabup

Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Bantuan Polisi Pamong Praja angkatan ke 5 se Kabupaten Inhil yang direncanakan berlangsung dari tanggal 19 hingga 26 Desember 2013 ini diikuti oleh sebanyak 40 peserta. (dro)




2014, Bupati Pugar dua Makam Syekh

indexTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tahun 2014 mendatang, Bupati HM Wardan berencana akan melakukan pemugaran terhadap makam-makam kyai dan tuan guru yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Mulai tahun depan, kita akan memugar makam para kyai dan tuan guru kita, seperti makam Syekh Abdurrahman Ya’qub, di Pasar Kembang, Kecamatan Keritang dan makam Syekh Abdurrahman Siddiq, di Desa Hidayat, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra),” tutur Bupati saat menghadiri salah satu kegiatan di Kota Tembilahan, kemarin.

Dijelaskan Bupati, pemugaran tersebut dalam rangka menghormati para pejuang dan tokoh agama yang telah menjalankan dan mengembangkan syiar Islam di Bumi Sri Gemilang, sekaligus untuk dijadikan sebagai tempat objek wisata religi bagi masyarakat.

“Dengan dilakukannya pemugaran, kita berharap dapat meningkatkan antusias masyarakat berkunjung ke sana. Sehingga, masyarakat bisa lebih mengenal para leluhur yang telah berjasa bagi perkembangan Agama Islam di Inhil,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Inhil, Suwardi, hingga saat ini masih cukup banyak potensi wisata di Kabupaten Inhil yang belum tergali secara maksimal. Jadi, diperlukan kerjasama dari seluruh pihak terkait, dalam upaya mengangkat potensi wisata yang ada tersebut.

“Selain menggali berbagai objek wisata yang ada, kita juga perlu melakukan promosi kepada masyarakat luas. Sehingga, mereka (mastarakat, red) berminat untuk mengunjungi berbagai tempat yang bersejarah bagi perjalanan Kabupaten Inhil,” terangnya.(dro)




10 Petani Inhil Ikuti pelatihan Budidaya Tambak di BBPBAP Jepara

Kadis THP Inhil, Urip Sukarno berfose bersama peserta pelatihanTembilahan (www.detikriau.org) – Sepuluh Pembudidaya dan Lima tenaga pendamping dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Indragiri Hilir mengikuti kegiatan pelatihan dan Bimtek Budidaya Tambak di Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara. Kegiatan ini akan dilaksanakan dari tanggal 25 November hingga 1 Desember 2013 yang lalu.

Kepala DKP Inhil, H Urip Sukarno mengatakan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk membuka wawasan dan cakrawala berpikir pembudidaya tentang prospek budidaya air payau serta untuk mencapai sinergi pengelolaan ruang kawasan minapolitan. Untuk mencapai hal itu maka pendekatan yang diambil adalah dengan memandang kawasan minapolitan sebagai satu sistem produksi yakni, input, proses dan output secara lengkap dengan segala sistem sarana dan prasarananya.

“Saya sangat berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti semua kegiatan yang telah dijadwalkan dengan tekun dan serius. Ilmu yang didapat nantinya diharapkan dapat diimplementasikan guna kemajuan perikanan khususnya budidaya tambah air payau di Kabupaten Inhil,” Sampaikan Urip

Ditambahkan Urip, berdasarkan data, lahan potensial untuk pengembangan tambak budidaya air payau di Kabupaten Inhil seluas 31.600 Ha. Hingga tahun 2012, tingkat pemanfaatan baru mencapai 1.409 Ha yang dimiliki oleh 253 Rumah Tangga Perikanan (RTP) dengan total produksi sebesar 1.926,35 Ton. Ia berharap dengan besarnya potensi ketersediaan lahan yang belum tergarap, dibekali dengan tambahan ilmu melalui pelatihan ini nantinya akan dapat memaksimalkan potensi yang ada demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Inhil.

Urip juga menjelaskan bahwa Kegiatan Pelatihan dan Bimtek itu  diberikan melalui pembekalan teori didalam kelas dan praktek lapangan. Beberapa materinya yakni, dukungan BBPBAP Jepara terhadap Pengembangan Kawasan Budidaya, Konsep Budidaya Berkelanjutan, Pemilihan Lokasi, Disain Konstruksi Tambak Ikan Air Payau, Sertifikasi dan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), Monitoring Kualitas Tanah dan Air untuk Budidaya Ikan Air payau serta Cara Penangan Hasil Panen yang Baik. (dro)




Sekda Hadiri Peringatan HUT DWP Ke 14

IMG_6724 - Copy (2)TEMBILAHAN (www.detikriau.org)-Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan diwakili Sekretaris Daerah, H Alimuddin RM menghadiri puncak peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-14 tahun 2013, di Gedung Daerah Engku Kelana Tembilahan, Selasa (17/12).

Turut hadir pada kesempatan itu, Unsur Muspida, Ketua Penasehat DWP, Hj Zulaikhah, Wakil Ketua Penasehat DWP, Hj Siti Bungatang, serta perwakilan organisasi-organisasi wanita di Kabupaten Inhil.

Pada kesempatan itu, Sekda mengatakan, sebagai organisasi yang merupakan wadah berkumpulnya istri-istri PNS, DWP secara tidak langsung adalah mitra kerja Pemerintah. Dimana, DWP bisa menjadi ujung tombak untuk mengimlementasikan program pemerintah di masyarakat.

”Sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan Pemerintah, maka kiprah DWP adalah ikut serta mensukseskan program kerja Pemerintah, baik program pembangunan maupun sosial kemasyarakatan, serta pemberdayaan kaum perempuan,” tutur Sekda, Alimuddin membacakan sambutan Bupati selaku Penasehat DWP Kabupaten Inhil.

Disamping itu, lanjut Sekda, munculnya isu kesetaraan gender juga membuat wanita memiliki kesempatan besar untuk berkarir dalam segala bidang, baik politik, ekonomi, sosial maupun Pemerintahan. Namun, tentunya harus selalu menempa dan membekali diri dengan pengetahuan yang cukup dan tidak pernah berhenti belajar dan berbuat.

“Melalui HUT DWP ini, saya harapkan wanita Inhil ke depan menjadi kaum wanita pekerja keras, mumpuni dalam berkreasi dan berprestasi. Sehingga, dapat ikut serta mewujudkan Inhil yang lebih maju, bermarwah dan bermartabat,” terangnya.

Ketua DWP Kabupaten Inhil, Hj Haryati Alimudin menjelaskan, DWP bisa menjadi ujung tombak untuk mengimplementasikan program Pemerintah di masyarakat. Dimana, selama ini DWP telah menunjukkan keberhasilan serta kejujuran dengan bekerja tanpa pamrih.

Selanjutnya, Haryati berpesan kepada seluruh jajaran DWP, agar menjalin kerjasama yang baik dengan seluruh pihak terkait. Hal ini dimaksudkan, untuk membuka wawasan bagi anggota DWP dalam meningkatkan kreatifitas dan keterampilannya, sehingga kualitas keluarga semakin meningkat.

”Kami juga mengajak seluruh anggota DWP untuk terus meningkatkan kinerjanya, dalam rangka menyambut pembangunan yang berkelanjutan,” imbuhnya.(dro)