Jumat Bersih, Bupati Pantau di Lingkungan kantor



Bupati didampaingi Sekda saat menunjau salah satu ruang di Kantor lingkungan kantor Bupati
Bupati didampaingi Sekda saat menunjau salah satu ruang di Kantor lingkungan kantor Bupati

Tembilahan (www.detikriau.org) – Kegiatan Jumat bersih kali ini, Bupati melakukan tinjauan kebersihan dilingkungan kantor Bupati. Turut bersama Bupati, Sekda, Asisten, Staff Ahli dan beberapa pejabat Esselon. Jumat (10/1/2014)

Dalam kesempatan itu, Bupati melakukan tinjauan kebeberapa ruangan  dan sekali-kali menyempatkan untuk berdialog dengan karyawan dan karyawati. Menurut Bupati, Kebersihan dilingkungan kerja merupakan sesuatu yang menjadi keharusan. Disamping enak dipandang mata tentunya akan dapat lebih meningkatkan semangat bekerja.

“Kesadaran untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat bekerja haruslah dimiliki oleh setiap pegawai. Dengan lingkungan kerja bersih tentunya akan enak dipandang mata dan pastinya dapat meningkatkan semangat bekerja,” Ujar Bupati. (dro)




Sekda: UNISI Merupakan Asset Daerah Yang Harus Dipertahankan



 

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Universitas Islam Indragiri (UNISI), merupakan Asset Daerah, termasuk ribuan mahasiswa yang kini mengenyam pendidikan tinggi disana. Oleh karenanya, keberadaannya harus mendapatkan perhatian serius agar kedepannya dapat menjadi sebuah wadah yang dapat menjadi pencetak generasi penerus Inhil yang dapat dibanggakan.

Permintaan ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Alimuddin RM dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Inhil dengan perwakilan Mahasiswa UNISI bertempat di Gedung DPRD Inhil, jalan HR Subrantas, Tembilahan, Rabu (8/1/2014) kemaren

Dikatakan Sekda, sebuah universitas negeri (pendidikan nasional) itu dikelola langsung oleh pemerintah, sedangkan universitas swasta dikelola oleh pihak yayasan, seperti Unisi yang pengelolaannya dilakukan oleh Yayasan Tasik Gemilang.

“Sejauh ini, kita lihat keberadaan Unisi Tembilahan sudah memberikan dampak yang cukup besar bagi perkembangan dunia pendidikan di Kabupaten Inhil, yang salah satunya dengan telah cukup banyak mencetak sarjana,” tutur Sekda.

Meskipun masih terdapat banyak kekurangan, namun diakui Sekda bahwa pihaknya tidak akan berdiam diri, karena Unisi ini juga merupakan tanggung jawab pemerintah daerah.

“Bagaimanapun, semua mahasiswa yang ada di Unisi adalah putra dan putri daerah Inhil. Jadi, keberadaan Unisi ini merupakan sebuah aset daerah yang harus dipertahankan,” tegas Sekda.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Inhil, H Marianto menjelaskan, bahwa anggota DPRD Kabupaten Inhil tidak bisa memutuskan untuk memberikan pernyataan tentang status Unisi ke depan. Namun, pihaknya akan tetap menjalankan tugas dan fungsinya, yakni menjembatani penyelesaian berbagai persoalan yang kini dihadapi.

 “Kita akan tetap berupaya semaksimal mungkin untuk memperjuangkan agar status Unisi dapat diperjelas, sehingga sesuai dengan harapan kita semua,” imbuhnya. (dro)




Bupati Dan Wakil hadiri Acara Syukuran di Kecamatan pelangiran

Bupati mendengarkan keluhan warga akan kondisi DAM di Kecamatan Pelangiran
Bupati mendengarkan keluhan warga akan kondisi DAM di Kecamatan Pelangiran

Tembilahan (www.detikriau.org) – HM Wardan dan H Rosman Malomo menghadiri acara syukuran terpilih dan dilantiknya pasangan ini sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hilir periode 2013-2018 di 3 tempat berbeda di Kecamatan Pelangiran, Rabu (9/1/2014).
Bersama rombongan, turut hadir Hj. Septina Primawati Rusli, Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Inhil, Hj. Zulaikhah dan Hj. Siti Bungatang, serta beberapa Pejabat Eselon di Lingkungan Pemkab. Inhil.
Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyempatkan diri untuk melihat perkembangan pembangunan di Kecamatan Pelangiran, khususnya kondisi akses jalan dan infrastruktur pendukung perekonomian lainnya.
Berdasarkan fakta yang ditemui di lapangan, secara umum menurut Bupati, kondisi akses jalan di Kecamatan Pelangiran memang masih belum memadai, karenanya Bupati merencanakan pembangunan jalan selebar 2 meter menuju Ibu Kota di beberapa titik. Selain itu, sebagai pendukung perekonomian, Pemkab. Inhil juga akan membangun DAM/bendungan di Kecamatan Pelangiran dan Kecamatan Teluk Belengkong.
“Kita akan fokus pad pembangunan infrastruktur. Mayoritas warga kita adalah petani kelapa, dan butuh akses yang memadai agar pemanfaatan produksi kelapanya dapat lebih efisien”, ujar Bupati.(dro)




Perbaiki Infrastruktur Jalan dan Kebun di Kec Batang Tuaka, Pemkab Inhil Plot Dana Rp 12 M Lebih


Highway Batang TuakaTembilahan (www.detikriau.org) – Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Inhil tahun 2014, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) merencanakan untuk memplot anggaran sebesar Rp 12 Milyar lebih. Pengalokasian dana ini diperuntukan bagi upaya perbaikan infrastruktur jalan dan perkebunan masyarakat di Kecamatan Batang Tuaka.

Pernyataan ini disampaikan oleh Bupati Inhil, HM Wardan usai menghadiri peringatan acara Maulid Nabi.  Dikatakan Bupati, kunjungan secara langsung dirinya ini juga untuk melihat kondisi ril jalan penghubung dari Tembilahan menuju Kecamatan Batang Tuaka itu.

“Saya sengaja membawa beberapa orang perjabat terkait agar program perbaikan ini dapat segera terealisasi,” Ujar Wardan.

Rusaknya infrastruktur jalan satu-satunya dari Tembilahan menuju Kecamatan Batang Tuaka ini tentunya amat sangat mengganggu aktifitas masyarakat. Terutama tranportasi orang, barang dan hasil-hasil produksi perkebunan.

Disamping anggaran sebesar Rp 12 Milyar lebih yang direncanakan melalui APBD Inhil 2014, Bupati juga akan berupaya untuk mendapatkan tambahan penganggaran melalui APBD Provinsi Riau termasuk melakukan upaya lobi ketingkat pusat. Semua upaya ini menurut Bupati agar persoalan yang sangat mendasar yang dihadapi masyarakat Kec batang tuaka selama ini bisa segera terselesaikan.

Anwar, seorang warga setempat menyambut antusias rencana mantan Kepala Dinas pendidikan Provinsi Riau ini. Menurut Anwar, kerusakan akses jalan yang sudah termat parah ini menyebabkan berbagai aktifitas ekonomi masyarakat menjadi terhambat.

“Mudah-mudahan program ini akan segera terealisasi. Jika infrastrktur jalan ini baik tentu secara otomatis akan meningkatkan perputaran roda ekonomi masyarakat yang pada akhirnya akan meningkatnya tingkat kesejahteraan masyarakat.” Impikan Anwar. (dro)




Bupati Hadiri Maulid Nabi di Kec Batang Tuaka



 

Bupati dan Wakil Bupati Inhil menyempatkan Berfoto bersama para Alim Ulama serta tokoh masyarakat usai mengikuti kegiatan Maulid Nabi
Bupati dan Wakil Bupati Inhil menyempatkan Berfoto bersama para Alim Ulama serta tokoh masyarakat usai mengikuti kegiatan Maulid Nabi

Tembilahan (www.detikriau.org) – Bupati Inhil hadiri peringatan isra’ Mi’raj di Desa Sungai Luar Kec. Batang Tuaka. Kehadiran Bupati juga didampingi oleh Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kab. Inhil.

Pada Peringatan Maulid Nabi yang di pusatkan di Madrasah Aliyah Miftahul Huda Sungai Luar ini, Bupati sekali lagi menyempatkan untuk mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk memimpin Inhil selama 5 tahun kedepan.

“Dalam satu bulan lebih setelah saya dan pak Rosman dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati, kita telah mencanangkan beberapa program yang semuanya ditujukan untuk masyarakat. Kami juga tetap memintakan dukungan dari semua lapisan masyarakat agar dapat menjalankan semua amanah yang telah dititipkan,” Ujar Bupati.

Sementara itu, Ustadz KH. Tengku Zulkarnain, dalam Tausiahnya mengatakan bahwa Allah SWT akan memilih salah satu makhluknya menjadi makhluk uggulan dan menjadi pemimpin bagi umatnya yang lain.

Usai melaksanakan peringatan Maulid Nabi, rombongan Bupati sekaligus mengikuti Shalat Ashar berjama’ah di Mushalla H.Muhammad Akil. (dro)




Nikmati Bocah Bau Kencur, SW Terancam Kurungan 15 Tahun Penjara



 

ilutrasiTembilahan (www.detikriau.org) – Oknum Anggota Polres Inhil, Sw, Pelaku tindak pidana pelecehan seksual terhadap bocah bau kencur, DW (16) dijerat dengan Undang-Undang perlindungan anak dengan sanksi pidana kurungan maksimal 15 tahun penjara.

Penjelasan ini disampaikan oleh Ketua PN Tembilahan, Djoni Witanto melalui Humas, Lukman Nul Hakim. Menurutnya, proses persidangan untuk kasus ini sudah memasuki pendengaran keterangan saksi. “ Kita sedang memintakan keterangan saksi. Ada 6 saksi yang kita hadirkan termasuk korban dan orang tua korban,” Jelas Lukman kepada detikriau.org diruang kerjanya, selasa (7/1/2014).

Ditambahkan Lukman, atas perbuatannya, oknum anggota polisi berpangkat brigadir itu terancam dikenai sanksi pasal 81 UU perlindungan anak dengan sanksi pidana maksimal 15 tahun kurungan penjara. “Kasus ini menjadi prioritas PN untuk segera diselesaikan. Persidangan memang kita lakukan tertutup. Mungkin nanti saat pembacaan putusan baru kita gelar secara terbuka,” Ujarnya.

Terkait persoalan ini, Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK Msi melalu Wakapolres, Devi Firmansyah menyatakan bahwa Sw sudah menjalani sidang kode etik dan ianya sudah dipecat secara tidak hormat dari kepolisian. “ Sidang etiknya sudah putus. Tinggal pelaksanaan upacara pemecatan saja. Masih banyak anggota polisi yang baik. Kita tidak ingin tindakan tidak terpuji oknum nakal akan memberi imej tidak baik ditengah upaya keras perbaikan citra ditubuh kepolisian,” Ujar Wakapolresakhir desember 2013 lalu kepada detikriau.org diruang kerjanya. (dro)