Wabup Peringatan Maulid Nabi di Kec Sungai Batang



 

Wabup Inhil H.Rosman Malomo Memberi sambutan pada peringatan Maulid Nabi Di Pondok Pesantren Nurul Islam. Foto: Humas Pemkab Inhil
Wabup Inhil H.Rosman Malomo Memberi sambutan pada peringatan Maulid Nabi Di Pondok Pesantren Nurul Islam. Foto: Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (www.detikriau.org) — Wakil Bupati Inhil, H.Rosman Malomo menghadiri Maulid Nabi di dua Desa yang ada di Kec. Sungai Batang yaitu Kelurahan Benteng dan Dusun Raja Desa Passenggerahan. Bersama Wabup, juga hadir Wakil Ketua TP PKK Kab. Inhil Hj. Bungatang Rosman dan Unsur Pimpinan Kecamatan dan seluruh lapis masyarakat Kec. Sungai Batang. Akhir pekan kemaren.


Dalam Kesempatan ini, lagi-lagi Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo menyempatkan diri untuk menyampaikan Ucapan terimakasih yang setinggi – tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan sebagai Bupati dan Wakil Bupati priode 2013 – 2018, dan beliau juga menjelaskan beberapa Program – program Pemerintah baik jangka pendek maupun jangka panjang serta program pembangunan untuk INHIL ke Depan. “ Tak lupa, kami tentunya sangat berharap dukungan dari seluruh masyarakat demi lancarnya program pemerintah yang akan kita laksanakan,” Pinta Wabup.

 

Peringatan Maulid Nabi di kampung halaman orang nomor dua di Kabupaten Inhil ini berjalan dengan penuh khidmat. Dalam pertemuan itu tampak keakraban Wabup sebagai seorang pemimpin dengan masyarakat.(dro)




Bupati Kunjungi Korban Kebakaran



 

Bupatimenyerahkan bantuan kepada Suami dan ayah dari korban kebakaran jalan Abd Manaf Tembilahan. Ahad (12 januari 2014)
Bupatimenyerahkan bantuan kepada Suami dan ayah dari korban kebakaran jalan Abd Manaf Tembilahan. Ahad (12 januari 2014)

Tembilahan (www.detikriau.org) – Didampingi Istri, Hj Zulaikah dan beberapa pejabat esselon dilingkungan Pemerintahan kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil), Bupati, HM Wardan meninjau lokasi kebakaran jalan H Abdul Manaf Tembilahan. Ahad (12/1/2014)

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan ucapan belasungkawa. Bupati berharap agar korban tabah dan bertawakal kepada Allah Yang Maha Kuasa, “Semua musibah datangnya dari Allah, sebagai seorang hamba, kita haruslah iklas menerima,” Pesan Bupati.

Usainya, Bupati juga berkesempatan berbincang-bincang dengan suami korban dan memberikan beberapa nasehat kemudian Bupati menyerahkan bantuan berupa uang dan beberapa perlengkapan kebutuhan sehari-hari. (dro)




Kebakaran di Abdul Manaf, 2 Korban Terpanggang



 

masyarakat saat menggotong jenajah yang sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa usai kebakaranTembilahan (www.detikriau.org) – jago merah kembali beraksi di kota Tembilahan, kali ini, dua unit rumah pemukiman penduduk ludes serta menelan dua korban jiwa, seorang ibu dan anak putrinya yang masih remaja.

Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum, amukan api yang menghanguskan rumah kediaman Rosihan (48) dan kakaknya, Sanah (50), warga Jalan H Abdul Manaf Lr Papadaan, Kelurahan Tembilahan Kota Kecamatan Tembilahan ini terjadi sekira pukul 23.50 Wib.

Berdasarkan penuturan salah seorang kerabat suami korban yang enggan menyebutkan namanya, malam itu, sang suami yang baru pulang dari mengikuti kegiatan acara Maulid Nabi disebuah Masjid di kota Tembilahan sangat kaget karena melihat bagian atap rumahnya mengeluarkan kepulan asap pekat. Sontak iapun bergegas berusaha masuk kerumah karena menyadari istrinya yang sedang menderita penyakit stroke berada dilantai dua rumah bersama seorang anak putrinya.

Niatnya untuk segera menyelamatkan istri dan sibuah hati terhalang karena tangga menuju lantai dua bangunan itu tampak sudah dijilati kobaran api yang cukup besar. Iapun tidak bisa berbuat apa-apa selain berteriak berusaha meminta bantuan dan jilatan apipun semakin menjadi.

Empat puluhan menit berselang, sekira pukul 00. 30 Wib dinihari, amukan api mulai dapat dikendalikan setelah upaya pemadaman yang dilakukan oleh 2 unit Mobil Damkar  dibantu peralatan mesin pompa milik warga. Namun kedua buah hatinya sudah ditemui tidak bernyawa.

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK, Msi melalui Paur Humas, Ipda Warno Akman membenarkan terjadinya peristiwa kebakaran yang menelan dua korban jiwa ini. “Tadi malam sekira pukul 23.50 WIb. Namun untuk penyebabnya belum dapat dipastikan karena masih dalam penyelidikan petugas termasuk jumlah kerugian,” Ujar Paur Humas, Ahad (12/1/2014)

Teman Sekolah Berkisah Rieka Kerab Bercerita Akan Meninggal Dunia

Menjelang pelaksanaan proses pemakaman kedua korban dirumah kediaman salah seorang keluarganya Lr Merpati, Tembilahan, Vokal sempat mendapatkan informasi bahwa dalam beberapa hari belakangan ini, pelajar kelas 1 Madrayah Aliyah Negri (MAN) Tembilahan, Rieka Filiya Wahyuni (16) yang ikut terbakar bersama sang ibu dalam peristiwa kebakaran ini beberapa kali memberikan isyarat.

Menurut kisah teman-temannya, dalam beberapa kesempatan berbincang dengan teman-teman disekolah, Rieka mengatakan bahwa ia tidak lama lagi akan meninggal. Namun karena menganggap itu hanya sekedar guyonan, rekan-rekannya tidak begitu menanggapi.

“Kami tidak pernah menduga kalau ucapan yang kami kira sebatas guyonan itu nyatanya sebuah isyarat,” Ujarnya sambil mengatakan bahwa korban termasuk mudah bergaul dan banyak memiliki teman disekolah.

Usai dimandikan dan dilaksanakan sholat jenajah di Masjid Al-Huda Tembilahan, kedua jenajah Ibu dan Anak inipun diantar ketempat peristirahatan terakhir, Taman Pemakaman Umum (TPU) jalan Tanjung Harapan Tembilahan. (dro)




Bupati Kunjungi Warga Sungai Lokan


Tembilahan (www.detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Kab Inhil), HM Wardan didampingi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah( DPRD) dan beberapa kepala SKPD melakukan silaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Enok. Dalam kesempatan itu, Bupati sekaligus berkesempatan melakukan peresmian Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) “Bunda Ar Rahmah” dan  peringatan Maulid Nabi di Ponpes Nurul Iman desa sungai lokan Kecamatan Enok. Sabtu (11/1)

Dalam kesempatan berdialog bersama masyarakat desa sungai lokan, warga menyampaikan beberapa beberapa persolan, diantaranya tekait kondisi badan jalan yang kini sudah banyak berlobang dan memintakan program untuk semenisasi halam ponpes Nurul Iman. Kemudian persoalan kerusakan perkebunan akibat terendam air, oleh karenanya warga berharap Bupati dapat memprioritaskan untuk dibuatkan tanggul. 

Warga saat itu juga menyampaikan ucapan terimakasih dengan semakin membaiknya harga penjualan kelapa dalam milik mereka. Warga berharap agar pemkab Inhil dapat terus mengupayakan perbaikan harga atau minimal menstabilkan harga jual produksi perkebunan sumber penghidupan mereka ini.

Terkait dengan harapan warga sungai lokan ini Bupati menyampaikan janjinya untuk mengupayakan memenuhi. Dikatakan Bupati, dalam masa kepemimpinannya, bersama Wakil Bupati, mereka akan memfokuskan untuk membangun infrastruktur terutama infrastruktur jalan yang ditujukan agar masyarakat lebih mudah dan efisien untuk memasarkan hasil perkebunan mereka.

“Saya yakin dengan baiknya infrastruktur akan mampu untuk mengungkit tingkat kesejahteraan masyarakat,” Ujar Bupati.

Ditambahkan Bupati, pada tahun 2014, melalui dana APBD Kabupaten, Pemkab Inhil akan mengucurkan dana sekira Rp 41 Milyar untuk membiayai pembangunan di Kecamatan Enok. Dana sebesar itu diluar dana belanja Kecamatan dan Dana Program Desa maju Inhil Berjaya (dulunya dana Desa Mandiri. Red).

Dengan kucuran dana yang semakin besar ini, Bupati mengingatkan agar dalam pengelolaannya harus didasarkan kepada aspirasi masyarakat dan dikelola secara benar, tranparans dan akuntabel layaknya manajemen Masjid. Pungkas Bupati.(dro)




Bupati bahas ranperda maghrib mengaji bersama masyarakat



 

Pembahasan Ranperda Magrib Mengaji bersama masyarakat
Pembahasan Ranperda Magrib Mengaji bersama masyarakat

Tembilahan (www.detikriau.org) — Menjelang di canangkannya perda gerakan masyarakat maghrib mengaji pada 17 januari mendatang, Bupati Inhil, HM Wardan melakukan rapat bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama bertempat di aula kantor bupati inhil. Jum’at (10/1) kemaren

Rapat pembahasan rancangan perda tentang gerakan masyarakat maghrib mengaji tersebut juga di ikuti oleh Wakil Bupati, H Rosman Malomo, Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM, pejabat dilingkungan Pemkab Inhil dan camat serta satpol pp.

Pada rapat yang di pimpin langsung Bupati itu dimaksudkan untuk  meminta berbagai tanggapan dan masukan dari kalangan tokoh masyarakat dan tokoh agama agar ranperda tentang gerakan masyarakat maghrib mengaji sebelum di jadikan perda kabupaten inhil tahun 2014 dapat diterima semua pihak.

“Pencetusan Magrib Mengaji ini didasari dari peraturan Gubernur Riau yang akan diterapkan di kab Inhil. Menindaklanjuti hal itu maka haruslah dibuatkan dasar hokum yaitu perumusan Ranperda Gerakan Masyarakat Mangrib Mengaji,” Ujar Bupati

Dalam pembahasan rancangan perda gerakan masyarakat maghrib mengaji yang diperuntukan bagi pelajar setingkat SD dan SMP itu pada umumnya mendapatkan tanggapan positif dari kalangan tokoh masyarakat dan tokoh agama di tembilahan.

H Nawawi, salah seorang tokoh agama berharap agar sebelum menjalankan perda tersebut perlu di antisipasi berbagai macam hambatannya seperti saat ini sedang maraknya permainan playstation,  meja bilyar dan warung internet. “untuk itu perlu di buat peraturan bupati agar setiap menjelang maghrib hingga selesai isya tempat seperti itu di tutup sementara,” Sampaikannya.

Irhamnis, tokoh masyarakat tembilahan hulu menyebutkan, untuk lancar dan suksesnya gerakan masyarakat maghrib mengaji tersebut/ hendaknya bagi pelajar setingkat SD atau bagi yang belum pandai mengaji harus dimulai dari pembelajaran iqra begitu juga terhadap guru mengaji di setiap masjid juga di berikan pemahaman tentang iqra agar ilmu tajuid yang akan di pelajari bagi generasi pelajar menjadi tepat.

Dalam kesempatan itu, Bupati menambahkan, untuk kesuksesan dan lancarnya gerakan masyarakat maghrib mengaji, bagi imam dan guru mengaji di masjid akan diberikan honor insentif.

Saat perda tersebut dicanangkan pada tanggal 17 januari mendatang,  petugas satpol pp di bantu kepolisian akan melakukan razia bagi pelajar setingkat SD dan SMP sederajat agar menjelang maghrib hingga isya selesai tidak keluyuran di luar rumah.  Untuk kematangan gerakan tersebut Pemkab Inhil kembali akan melakukankan pembahasan bersama kandepag indragiri hilir dalam waktu dekat. Sampaikan Bupati (dro)




Bupati Kunjungan Warga Desa Sanglar, Reteh



 

Bupati Inhil H.M.Wardan di sambut Masyarakat Desa Sangelar Kec. Reteh. Foto: Humas Pemkab Inhil
Bupati Inhil H.M.Wardan di sambut Masyarakat Desa Sangelar Kec. Reteh. Foto: Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (www.detikriau.org) – Hingga hari ke 47 menjabat sebagai Bupati Kabupaten Indragiri Hilir 9Inhil), HM Wardan tak henti-henti menyambangi warganya secara langsung terutama warga yang berada di pelosok desa, kali ini ke wilayah selatan tepatnya di Desa Sanglar Kecamatan Reteh. Jumat (10/1/2014)

Sejumlah agenda yang dilakukan orang nomor satu di Bumi Sri Gemilang ini, mulai dari menghadiri peringtan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, silaturahmi dengan masyarakat, hingga mengunjungi lokasi pasar dan pemukiman warga yang dilakukan selama sehari penuh bersama rombongan, antara lain sejumlah kepala SKPD terkait, ibu Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Inhil dan beberapa perangkat kecamatan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati menghimbau kepada masyarakat agar selalu bahu membahu bersama pemerintah dalam membangun Indragiri Hilir sebab tak dapat dipungkiri bahwa peran aktif masyarakat dalam membangun bersama pemerintah dinilai sangat efektif karena masyarakatlah yg lebih tau akan kebutuhan di daearah tesebut.

Tahun anggaran 2013, dari APBD kabupaten Inhil, kecamatan reteh hanya mendapat anggaran sebesar Rp 1,5 M. Namun pada anggaran APBD 2014, Bupati berjanji akan memberikan sebesar 35 M untuk pembangunan di wilayah kecamatan Reteh.

Selain itu, untuk pembangunan desa akan di kucurkan melalui program desa maju inhil berjaya (dulunya dana desa mandiri. red) dengan katagori desa swadaya 300 juta, desa swakarya 500 juta, desa swasembada 750 juta dan desa mandiri 1,2 M.

“Saya sangat berharap agar anggaran yang ada di prioritaskan kepada pembangunan infrastruktur jalan poros penghubung antar desa ke kecamatan. Dan yang sangat perlu ditekankan agar Desa dalam menyusun program pembangunan harus selalu bersinergi dengan program pemerintah diitngkat kecamatan dan kabupaten agar terwujudnya azas pemerataan pembangunan,” Pesan Bupati.

Selesai melaksanakan peringatan maulid nabi Muhammad SAW, di lanjutkan acara Temu ramah Bupati bersama masyarakat desa sanglar.  dalam arahannya beliau berkesempatan mengungkapkan rasa terima kasihnya bahwa meski baru kali pertama berkunjung ke Desa ini sebagai bupati, Ia sudah mendapatkan sambutan yang hangat dan penuh kekeluargaan dari masyarakat setempat.

Dalam kesempatan dialog ini, masyarakat menyampaikan beberapa persoalan diantaran mengenai pengobatan murah atau gratis dan minimnya fasilitas pendidikan di Desa termasuk insfrastruktur jalan penunjang menuju lokasi pendidikan.

Kala itu Bupati berjanji akan mewujudkan harapan dan keinginan masyarakat. Sebab menurutnya hal tersebut memang sudah menjadi  tanggung jawab pemerintah.

Salah satu solusi yang di sampaikan oleh bupati untuk mempercepat pembangunan adalah dengan pemekaran wilayah, beliau juga menyampaikan tahun 2014 ini pemekaran Inhil Selatan sudah masuk dalam Proglegnas di DPR RI. (dro)