Kepala DP2KBP3A Inhil Hadiri Pengukuhan Bunda Asuh Stunting di Sungai Batang

INHIL – Penjabat Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE, MT membuka secara langsung kegiatan Jambore Kader PKK Tingkat Kecamatan Sungai Batang, Selasa (07/05/2024).

Turut hadir dalam kesempatan ini Dandim 0314/Inhil, Kepala DP2KBP3A Inhil, alim ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta Kepala OPD dilingkungan Pemkab Inhil juga undangan lainnya.

Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Sungai Batang ini dirangkaikan dengan Pengukuhan Bunda Literasi, Bunda PAUD, Bunda Asuh Anak Stunting dan Pembina Posyandu Kelurahan / Desa se Kecamatan Sungai Batang yang dilakukan oleh Pj Ketua TP PKK Inhil Hj. Katerina Susanti Herman.

Diawal sambutannya, Pj Bupati Herman menyampaikan bahwa PKK sebagai mitra pemerintah memiliki peran penting dalam memberdayakan keluarga terutama perempuan sebagai motor penggeraknya.

“PKK merupakan mitra pemerintah yang mempunyai peran sangat strategis dalam mewujudkan keluarga yang beriman, maju, mandiri dan sejahtera,” ujarnya

Kegiatan tahunan yang diisi dengan berbagai macam perlombaan ini, diharapkan Pj Bupati dapat meningkatkan wawasan, kemampuan, serta keterampilan Kader PKK di Kabupaten Inhil khususnya di Kecamatan Sungai Batang.

Memanfaatkan momentum ini, Pj Bupati Herman juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menurunkan angka stunting.

“Alhamdulillah, dari hasil audit Kemenkes RI melalui Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun ini terjadi penurunan stunting secara prevalensi sejumlah 9.7 % untuk Kabupaten Inhil,” terangnya. (adv)




Pengabdian Akhir Jabatan, H Herman Tinjau Beberapa Perbaikan Jalan di Ibu Kota

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Di hari terakhir masa jabatannya sebagai Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H Herman SE, MT turun langsung meninjau perbaikan beberapa ruas jalan di Ibukota Kecamatan Tembilahan.

Hal ini dilakukan H Herman karena perbaikan jalan tersebut sangat penting bagi masyarakat, sehingga pengerjaan harus dipastikan berjalan sesuai jadwal yang direncanakan.

“Hari ini saya sudah meninjau beberapa lokasi pengerjaan ruas jalan, mulai dari jalan SKB Sungai Beringin, di jalan H Amir termasuk di Jalan Sudirman ini. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengerjaan sudah sesuai dengan schedule yang sudah direncanakan,” terang Herman, Sabtu (10/8/2024).

Herman berharap pengerjaan infrastruktur yang telah diupayakan oleh Pemkab Inhil selama ia menjabat sebagai Pj Bupati Inhil dalam kurun waktu 8 bulan itu dapat berjalan sesuai harapan masyarakat.

“Insha allah kita masih memiliki waktu yang cukup panjang. Mudah-mudahan tidak ada lagi pengerjaan yang tertunda, kita harapkan doa dan dukungan dari semua pihak agar pengerjaan infrastruktur ini selesai tanpa adanya hambatan” harapnya.

Kemudian Herman juga mengucapkan selamat kepada Pj Bupati Indragiri Hilir yang baru saja di tunjuk oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) menggantikan dirinya karena berniat maju di pilkada serentak nantinya. Ia berharap Pj Bupati yang baru dapat meneruskan pembangunan yang sudah berjalan di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Saya mengucapkan selamat kepada Pj Bupati Inhil yang baru Pak Erisman Yahya, kita harapkan dukungannya agar pembangunan di Indragiri Hilir ini dapat berjalan dengan lancar, karena semua pembangunan yang telah dilakukan ini sangat diperlukan oleh masyarakat,” Imbunya.***




Diskes Inhil Imbau Anak Lakukan Skirining Kesehatan

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Inderagiri Hilir (Diskes Inhil) menyampaikan kepada masyarakat pentingnya pendidikan dasar merupakan masa kritis dalam perkembangan anak, tidak hanya dari segi akademik tetapi juga kesehatan fisik dan mental mereka.

Untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses penuh terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia telah menerapkan standar penjaringan kesehatan.

Standar ini menetapkan bahwa setiap anak pada usia pendidikan dasar harus menjalani skrining kesehatan pada waktu kelas 1 dan kelas 7.

Mengapa Penjaringan Kesehatan Penting?

Penjaringan kesehatan pada anak usia pendidikan dasar adalah langkah preventif yang krusial dalam mendeteksi dini berbagai kondisi kesehatan yang mungkin memengaruhi perkembangan mereka. Dengan mengidentifikasi masalah kesehatan secara dini, seperti gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, atau masalah pertumbuhan, dapat dilakukan intervensi yang tepat waktu sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dalam proses pendidikan mereka.

Implementasi Standar Penjaringan Kesehatan.

Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota bertanggung jawab untuk menyelenggarakan program penjaringan kesehatan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Berikut adalah tahapan implementasi standar penjaringan kesehatan yang wajib dilakukan:

  1. Pengaturan Jadwal Penjaringan: Setiap anak pada awal masuk kelas 1 dan kelas 7 diwajibkan untuk menjalani skrining kesehatan secara rutin. Jadwal penjaringan ini diatur sedemikian rupa untuk memastikan semua anak dapat dijangkau tanpa terlewat.
  2. Kerjasama dengan Tenaga Kesehatan: Pemerintah Daerah bekerja sama dengan fasilitas kesehatan setempat, termasuk puskesmas dan dokter umum, untuk melaksanakan skrining kesehatan. Tenaga kesehatan yang terlatih akan melakukan pemeriksaan sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan.
  3. Pemberian Informasi kepada Orang Tua/Wali**: Sebelum pelaksanaan skrining, orang tua atau wali murid diberikan informasi mengenai pentingnya skrining kesehatan dan prosedur yang akan dilakukan. Hal ini bertujuan untuk memastikan partisipasi dan dukungan dari keluarga dalam proses penjaringan kesehatan anak.
  4. Analisis dan Tindak Lanjut: Hasil skrining kesehatan akan dianalisis secara cermat. Apabila ditemukan masalah kesehatan, seperti gangguan penglihatan atau gangguan pendengaran, anak akan dirujuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Tindak lanjut yang tepat waktu menjadi kunci dalam memberikan intervensi yang efektif bagi perkembangan anak.

Dampak Positif dari Implementasi Standar Penjaringan Kesehatan.

Implementasi standar penjaringan kesehatan ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi anak usia pendidikan dasar, antara lain:

Meningkatkan Kualitas Pendidikan : Anak-anak yang sehat cenderung memiliki tingkat kehadiran yang lebih baik dan dapat belajar dengan optimal di sekolah.

Mencegah Kecacatan yang Dapat Dicegah: Dengan mendeteksi dini masalah kesehatan, seperti cacat fisik atau gangguan sensorik, dapat dilakukan intervensi yang tepat guna mencegah komplikasi yang lebih serius di kemudian hari.

Mengurangi Beban Finansial Keluarga : Intervensi dini dan perawatan yang tepat dapat mengurangi biaya yang harus dikeluarkan keluarga untuk perawatan kesehatan jangka panjang.

Standar penjaringan kesehatan untuk anak usia pendidikan dasar merupakan komitmen nyata Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas hidup dan pendidikan generasi muda. Dengan melaksanakan skrining kesehatan secara teratur pada waktu kelas 1 dan kelas 7, diharapkan setiap anak dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal, serta mencapai potensi terbaik mereka dalam proses pendidikan.

Dengan demikian, investasi dalam kesehatan anak-anak merupakan investasi dalam masa depan bangsa yang lebih sehat dan berkualitas. (Adv)




Turnamen Sepak Bola Batang Tuaka Cup 2024 Diresmikan Pj Bupati Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman membuka secara resmi turnamen sepak bola Batang Tuaka Cup Tahun 2024.

Pembukaan turnamen dihadiri Camat Batang Tuaka Abdul Hadi, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Rahmat Roes.

Pembukaan turnamen tersebut diawali tendangan bola pertama oleh Haji Herman di lapangan Pundak Jaya Desa Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka, Sabtu (10/8/2024).

“Selamat bertanding bagi semua kesebelasan,” kata Haji Herman.

Haji Herman mengatakan, sepak bola ini termasuk olahraga yang sangat disukai dan dicinta oleh masyarakat Inhil. Maka dari itu perlunya pemeliharaan lapangan sepak bola.

“Penggemar sepakbola sangat banyak sehingga bisa menghasilkan bibit pesepak bola yang sangat bagus,” terangnya.

Dia berharap dengan diselenggarakannya turnamen tersebut bisa menghasilkan dan melahirkan bibit-bibit baru yang handal agar bisa mengikuti turnamen tingkat provinsi dan nasional.

“Semoga bibit ini bisa mewakili Inhil di tingkat provinsi dan nasional,” harapnya.

Selanjutnya Haji Herman berkomitmen memperhatikan fasilitas lapangan sepak bola agar memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengasah skill hingga menjadi pemain sepak bola yang handal.

“Fasilitas ini sangat perlu dibenahi, seperti teribun yang sangat perlu dibenahi,”

Pada kesempatan itu juga Haji Herman menyampaikan perpisahan karena pergantian Pj Bupati Inhil. Dia telah mengundurkan diri karena mengikuti Pilkada 2025.

“Saya mohon maaf jika ada kata-kata saya yang salah mohon dimaafkan. Semoga kita bertemu kembali. Insya Allah saya mengikuti Pilkada di tahun ini,” ucapnya.

Camat Batang Tuaka, Hadi Akmal mengucapkan selamat bertanding bagi kesebelasan yang mengikuti turnamen Batang Tuaka Cup 2024 itu.

“Selamat bertanding dan junjung sportivitas. Saya berpesan kepada tim kesebelasan selalu menjaga kekompakan agar meraih kemenangan,” ucapnya.

Ketua ASKAB PSSI Inhil, Rahmat Roes mengatakan, melalui turnamen ini diharapkan mampu menemukan bakat-bakat terbaik agar bisa mengikuti turnamen hingga ke nasional.

“Melalui pertandingan ini menjadi modal berharga bagi para generasi untuk berkiprah tidak hanya di tingkat lokal, regional, bahkan nasional,” ujarnya.

Selanjutnya Rahmat Roes, sebagai Ketua ASKAB PSSI Inhil berkomitmen melakukan pembinaan bagi pemain terbaik dan berbakat agar bisa berkembang menjadi pesepakbola yang handal.

“Apabila pemain terbaik dan berbakat yang nantinya lahir dari turnamen yang laksanakan pada kesempatan ini akan dibina,” tukasnya. (Adv)




Dinkes Inhil Umumkan Langkah Baru Peningkatan Yankes Bagi Terduga Kena TB

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir mengumumkan langkah-langkah baru dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi orang yang terduga terkena tuberkulosis (TB).

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk memperbaiki deteksi dan pengelolaan TB di masyarakat, Sabtu (10/08/2024).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri, menjelaskan bahwa langkah-langkah baru ini meliputi peningkatan fasilitas pemeriksaan, penyuluhan kesehatan, serta koordinasi yang lebih baik antara puskesmas dan rumah sakit.

“Kami fokus pada deteksi dini dan pengobatan yang cepat untuk mencegah penyebaran tuberkulosis. Dengan pelayanan yang lebih baik dan lebih mudah diakses, kami berharap dapat mengurangi angka kasus TB di Kabupaten Indragiri Hilir,” katanya.

Program baru ini melibatkan pemeriksaan rutin untuk deteksi awal, serta pelatihan bagi tenaga medis mengenai cara menangani dan merawat pasien TB. Dinas Kesehatan juga memperkenalkan layanan konseling dan dukungan untuk pasien dan keluarga mereka guna memastikan kepatuhan terhadap pengobatan dan mengurangi stigma yang mungkin ada.

Selain itu, kampanye edukasi masyarakat mengenai gejala tuberkulosis, pentingnya pemeriksaan dini, dan cara mencegah penyebaran penyakit ini akan digencarkan melalui berbagai saluran, termasuk media sosial, seminar, dan penyuluhan di tingkat komunitas.

Dengan langkah-langkah ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir berharap dapat meningkatkan kesadaran, mempercepat diagnosis, dan mengoptimalkan pengobatan untuk pasien tuberkulosis, sehingga menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan bebas dari penyakit menular ini.(ADV)




Dinkes Inhil Minta Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Upaya Pencegahan Diabetes

ARB INdomesia, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan perlunya pengoptimalan upaya pencegahan diabetes di tingkat Puskesmas se-Kabupaten Indragiri Hilir. Pernyataan ini disampaikan menyusul peningkatan jumlah penderita diabetes tipe 2 yang tercatat dalam beberapa bulan terakhir. 09/08/24

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri, mengungkapkan bahwa diabetes mellitus, khususnya tipe 2, telah menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang signifikan.

“Kami mencatat peningkatan kasus diabetes yang memerlukan perhatian serius. Oleh karena itu, puskesmas harus memperkuat program pencegahan dan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Rahmi Indrasuri menekankan pentingnya beberapa langkah kunci dalam pencegahan diabetes, seperti penyuluhan tentang pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, dan deteksi dini bagi mereka yang berisiko tinggi.

Dinas Kesehatan juga mendorong puskesmas untuk meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan organisasi non-pemerintah, dalam rangka memperluas jangkauan program-program kesehatan.

Sebagai bagian dari strategi ini, puskesmas diharapkan untuk menyelenggarakan lebih banyak seminar, pemeriksaan kesehatan gratis, dan program-program komunitas yang fokus pada gaya hidup sehat. 

Selain itu, diharapkan juga adanya peningkatan pelatihan bagi tenaga medis untuk memberikan informasi yang akurat dan dukungan kepada pasien diabetes.

Dengan langkah-langkah ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir berharap dapat menurunkan angka prevalensi diabetes dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut. (Adv Dinkes Inhil)