Wabup Terima 173 Siswa Nindya Praja IPDN Kampus Riau

Salam Komando Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo dengan Direktur IPDN Kampus Riau Rokan Hilir H Dwi Agus  Sumarno. Foto: Humas Pemkab inhil
Salam Komando Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo dengan Direktur IPDN Kampus Riau Rokan Hilir H Dwi Agus Sumarno. Foto: Humas Pemkab inhil

Tembilahan (www.detikriau.org)-Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir
(Inhil) Rosman Malomo memimpin upacara penerimaan Siswa Nindya Praja IPDN Kampus Riau di Kabupaten Inhil yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Inhil. Tampak hadir dalam kegiatan ini beberapa pejabat esselon dilingkungan pemkab Inhil. Kamis (6/3)
Dalam sambutannya, Wabup mengucapkan selamat datang kepada seluruh siswa Nindya Praja IPDN Kampus Riau.
“Selamat datang di Inhil para Siswa Nindya Praja IPDN Kampus Riau,”
salam Wabup kepada Siswa Nindya Praja IPDN.
Wabup juga berpesan kepada 173 Siswa Nindya Praja IPDN Kampus Riau ini agar bisa beradaptasi di tengah-tengah masyarakat dan terpenting kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk menimba ilmu.
“Semoga adik-adik bisa berbaur dengan masyarakat Inhil  sehingga
adik-adik bisa mendapatkan pengalaman-pengalaman baru dalam  kultur
adat dan budaya yang mungkin berbeda dari tempat asal nindya Praja.
Namun justru perbedaan ini akan memperkaya wawasan dan pengetahuan Nindya Praja dalam mendarima baktikan diri nantinya,”pungkas Wabup.(Ahmad tarmizi/adv)




Bantu Masyarakat Selama Kemarau, KPSI Bagi-bagi Air Bersih

terlihat sejumlah warga begitu antusias  mendapatkan bantuan air bersih gratis. Foto: Ezy
terlihat sejumlah warga begitu antusias mendapatkan bantuan air bersih gratis. Foto: Ezy

Tembilahan (www.detikriau.org) – Komunitas Pencinta Sedekah Inhil (KPSI) bekerjasama dengan TPA Group Dinas Pekerjaan Umum kembali melaksanakan program bagi-bagi air bersih bagi masyarakat kurang mampu. Bagi-bagi air bersih yang dilakukan kali ini dilaksanakan di Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan. Kamis (6/3) sore
“Ini adalah kegiatan tahap 2 yang kita laksanakan setelah sebelumnya di kelurahan Sungai Beringin,” ungkap S Sandra Delka kepada detikriau.org disela kegiatan.
Penyaluran air bersih khususnya kepada warga kurang mampu kali ini sejumlah 5000 liter. Kegiatan sosial ini menurutnya akan terus dilakukan selama hujan belum juga turun.
Kebanyakan masyarakat Inhil masih mengandalkan air hujan untuk mencukupi kebutuhan air bersih termasuk air minum. dimusim kemarau seperti saat ini, dimana cadangan air bersih sudah menyusut, tentunya akan menyulitkan warga terutama warga miskin. sebab pasokan air PDAM mereka nilai belum layak untuk dikonsumsi sebagai air minum. jika harus mengandalkan air galon, per 15 literan setidaknya mereka harus merogoh kocek minimal sebesar Rp 6 ribu.
“Kesulitan masyarakat ini yang menjadi dasar KPSI kembali melaksanakan kegitan sosial bagi-bagi air bersih. Insyaallah kegiatan ini akan terus berlanjut selama hujan belum juga turun,” Tambah Delka
Sementara itu, tokoh masyarakat Kelurahan Pekan Arba, H Saidin menyatakan sambutan baiknya sembari mengungkapkan rasa senangdengan adanya kegiatan sosial seperti ini.
“Yang jelas tentunya seluruh masuyarakat akan sangat berterimakasih. semoga kegiatan sosial seperti ini tidak pernah hilang,” tandasnya. (Ahmad tarmizi)




Kondisi PDAM tirta Indragiri Disebut Kronis, Direktur Disarankan untuk Diganti

pdam tirta indragiriTembilahan (www.detikriau.org) — Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Indragiri (PDAM TI) Tembilahan disebut kini dalam kondisi sangat kronis. Oleh karenanya, Direktur PDAM diminta untuk segera diganti.
Permintaan ini disampaikan oleh salah seorang warga yang mengaku bernama Wily melalui pesan elektronik kepada detikriau.org pada 28 Februari jam 12.08 Wib. ” Kepala BUMD (PDAM) Tolong Di Tinjau Ulang…Lebih Baik DIGANTI… Skrg Kondisi PDAM Tirta Indragiri sangat KRONIS….” Sampaikan Wily
Senada, juga melalui pesan surat elektronik yang diterima pada tanggal dan bulan yang sama jam  13.23 Wib, warga lainnya malah membeberkan data yang ditulisnya sebagai “Info Penting”.
Beberapa informasi yang dituliskannya merupakan hasil Audit BPK tahun 2013 terhadap PDAM Tirta Indragiri itu terdiri dari 8 poin merincikan tentang Pembelian Aluminium Sulfat Rp 700 juta, Markup Upwriting IPA Pulau Palas, Gaji Karyawan 2 Bln tdk Dibayar, Ansuran Kredit Karyawan BANK RIAU 5 Bln Tdk dibayar, Ansuran Kredit Karyawan BANK MANDIRI Syariah 5 Bln Tdk dibayar, Dana PENSIUN PERPAMSI karyawan lebih 3 tahun tidak di setor. Kemudian Ansuran Koperasi INKOP (Koperasi PERPAMSI) 9 bln tdk dibayar dan terakhir Ansuran Kopersi PDAM TIRTA INDRAGIRI 9 bln tdk dibayar.
Diakhir pesannya, warga yang tidak mencantumkan identitasnya ini menuliskan kalimat,  Kepada siapa lagi kami KARYAWAN PDAM TIRTA IDRAGIRI mengadukan nasib ini….!!!!!
Terkait informasi yang diterima ini, Direktur PDAM TI, Kemas Yusfery ketika sempat ditemui detikriau.org di Kantor Bupati Inhil, Kamis (6/3/2014) dengan tegas menyatakan bahwa informasi yang disampaikan kepada detikriau.org itu hanyalah sebatas fitnah. Menurut Kemas Tusfery, Audit terhadap PDAM TI bukan dilakukan oleh BPK tetapi oleh BPKP.
Diakui Kemas Yusfery, saat ini PDAM TI sedang mengalami kesulitan keuangan terutama pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). untuk mempertahankan agar perusahaan tetap mampu eksis sebagai penyedia air bersih kebutuhan masyarakat. tentunya diperlukan berbagai kebijakan. kebijakan itu terutama dalam hal pengaturan keuangan (cashflow). dampaknya, beberapa kewajiban yang semestinya memang sudah harus dibayarkan dengan terpaksa harus dilakukan penundaan.
“jadi hanya penundaan pembayaran. tidak ada maksud lain selain untuk mempertahankan agar perusahaan daerah ini dapat terus eksis,” Jawab Kemas Yusfery sambil mencontohkan bahwa pembelian aluminium sulfat bukan tidak dibayar tetapi ditunda dan gaji karyawan, hanya 1 bulan yang belum dibayar.
hari ini, ditambahkan Kemas, Pendapatan yang diterima PDAM TI setiap bulannya tidak pernah seimbang dengan biaya yang harus dikeluarkan. Tarif yang dibebankan dan ditagihkan kepada pelanggan hanya sebesar Rp 3.100 per M3 sementara biaya produksi yang dikeluarkan mencapai Rp 6.800. Menutup defisit yang terjadi, tentunya dibutuhkan perencanaan yang matang dan kebijakan yang harus benar-benar tepat. belum lagi ditambah tunggakan pelanggan yang keseluruhannya mencapai 2 Milyar lebih.
Selain pendapatan dari tarif yang ditagihkan kepada  pelanggan, sumber lainnya pendapatan PDAM TI berasal dari beban biaya yang dikenakan kepada penyambungan pelanggan baru. 2000 penyambungan terhadap pelanggan baru belum lama ini, PDAM TI mendapatkan tambahan penghasilan sebesar Rp 80 juta. Namun semua itu belumlah mampu menutupi defisit yang terjadi setiap bulannya yang mencapai Rp 200 juta.
“Makanya sejak dulu, terutama pasca kenaikan BBM, kita terus berusaha mengusulkan kepada Pemerintah Daerah untuk memberikan ijin menaikan tarif kurang lebih sebesar 20 persen. tidak terlalu tinggi. Gambarannya, untuk pelanggan yang pemakaiannya 10 M3 dengan beban biaya tagihan biasanya sebesar Rp 41 ribu, setelah kenaikan menjadi sekitar Rp 50 rb. Jika permohonan kenaikan tarif ini dikabulkan, kita berkeyakinan PDAM TI akan kembali sehat,” yakini Kemas.
Diakhir komfirmasinya Kemas Yusfery mempersilahkan kepada siapapun yang menginginkan penjelasan terkait pengelolaan PDAM TI untuk langsung ke kantor PDAM TI di jalan M Boya Tembilahan. Ia menggaransi akan memberikan informasi secara tranparan. ia juga menymapaikan permohonan kepada seluruh pelanggan PDAM TI agar mengerti alasan yang mengharuskan pihaknya memintakan usulan kenaikan tarif. (dro)




TP PKK Inhil Gelar Pengajian

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir menggelar pengajian bertempat di Pendopo Rumah Kediaman Bupati, Jalan Kesehatan Tembilahan, Rabu (5/3) sore.
Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Ketua TP PKK, Hj Zulaikhah Wardan beserta jajaran, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Hj Haryati Alimuddin beserta jajaran, serta ibu-ibu yasinan dan pengurus BKMT Kabupaten Inhil.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan mengajak seluruh peserta yang hadir untuk selalu mendukung seluruh program yang telah dicanangkan oleh  Pemkab Inhil beberapa waktu yang lalu, diantaranya Program Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji, Penanaman Sejuta Pohon, Jum’at Bersih, Gerakan Hibah Sejuta Buku dan program-program lainnya.
“Kita harus memberikan dukungan dan ikut serta dalam mensukseskan program-program tersebut. Sehingga cita-cita kita bersama, yakni menjadikan Inhil sebagai kabupaten yang lebih maju, bermarwah dan bermartabat dapat terwujud,” tutur Zulaikhah.
Selanjutnya, terkait dengan adanya kabut asap yang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Inhil saat ini, khususnya Kota Tembilahan dan sekitarnya, istri Bupati Inhil ini berpesan agar masyarakat dapat mengurangi kegiatan dan aktifitas di luar rumah guna menghindari dan mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti terserang penyakit dan lain sebagainya.
“Apabila ingin melakukan kegiatan dan aktifitas di luar rumah, saya harapkan seluruh masyarakat terutama kaum ibu, dapat selalu menggunakan dan memakai alat pelindung pernafasan atau masker. Ini semua untuk kebaikan kita bersama, apalagi melihat kondisi daerah kita yang diselimuti kabut asap,” terangnya.
Sementara itu, Al Ustadz Rukhiyat dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa apabila ingin mendapatkan keluarga yang sakinah, maka haruslah selalu menjaga komunikasi yang baik antara seluruh penghuni rumah, baik itu suami, istri dan anak-anak.
“Yang paling penting, juga harus ada pembagian tugas yang jelas dan saling percaya,” imbuhnya.(dro/humas)




5 Komisioner KPU Inhil Dilantik. Tiga diantaranya Wajah Baru

Pekanbaru (www.detikriau.org) — Setelah melalui proses seleksi yang cukup panjang, Lima orang komisioner KPU kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dilantik bersama komisioner 10 Kabupten/Kota laiannya di Riau. pelantikan yang dilaksanakan di gedung Daerah di Pekanbaru ini dilakukan secara langsung oleh Ketua KPU Provinsi Riau, Nurhamin.
Dalam amarannya, Ketua KPU Riau  berharap agar seluruh pengurus KPU Kabupaten/Kota dapat menjalankan tugas dengan baik demi suksesnya pelaksanaa Pemilu. mereka juga dititipi amanah untuk memberikan pemahaman tentang Pemilu di wilayah kerjanya masing-masing. Dalam menjalankan tugas juga diminta untuk selalu menjalin komunikasi dengan KPU ditingkat Provinsi.
“Dengan kerjasama yang baik dankerja secara profesional kita berharap akan dapat mensukseskan pelaksanaan Pemilu khususnya di Riau,” Kata Nurhamin.
Pelantikan Anggota KPU se-Kabupaten/Kota ini, dihadiri oleh Wakil Gubernur Riau, Andi Rahman.
Selain pelantikan anggota KPU Kabupaten/Kota Provinsi Riau, kegiatan ini juga disejalankan dengan penandatangan surat kerjasama dengan Polda Riau trkait pengamanan penyelenggaraan Pemilu.
dari 5 Nama penurus KPU Inhil yang dilantik terdiri dari 3 orang wajah baru, Hj Hasni, Nahrawi dan  Suhaidi termasuk dua wajah lama, Joni Suhaidi dan Muhammad Dong.(yo/dro)




Caleg di Desa Junjangan Bagi-bagi kain Potong dan baju Koko

calegTembilahan (detikriau.org) — Untuk merebut hati masyarakat, ada-ada saja ulah dan akal yang diperbuat. contohnya seperti apa yang dilakukan oleh caleg dari salah satu Parpol di Desa Junjangan Kecamatan Batang Tuaka ini. merebut hati masyarakat, ia rela merogoh saku membagi-bagikan kain potongan dan baju koko yang diselipkan 2 lembar gambar dirinya.
“sekitar dua mingguan yang lalu bang. kita sudah sampaikan ke Bawaslu setempat,” Ujar Warga setempat kepada detikriau.org
Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Desa Junjangan Kecamatan Batang Tuaka, Hj Lisnawati, apa yang dilakukan oleh salah seorang caleg di daerah pemilihan dua (dapil 2) Inhil ini kepergok oleh masyarakat. Bahkan dugaan temuan kecurangan pemilu ini sudah disampaikan kepada Bawaslu setempat.
“Termasuk barang bukti juga sudah diserahkan. Bawaslu Kecamatan juga mengetahui. tapi bagaimana kelanjutannya, itu bukan wewenang saya. coba komfirmasikan saja langsung ke Bawaslunya,” Jawab Kades kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya. rabu (5/3)
Sayangnya, Bawaslu Desa setempat, Bujang ketika dikomfirmasi melalui sambungan telepon selularnya, meskipun dalam keadaan aktif tidak menjawab. bahkan komfirmasi melalui pesan singkat juga tidak dibalas.
Anggota Bawaslu Kabupaten, Bapadal yang dimintai komfirmasi  mengaku belum mendapatkan laporan terkait pengaduan masyarakat ini. “Coba nanti saya tanyakan dulu,” Katanya singkat. rabu (5/3). (dro)