BLH Inhil Usulkan Pengadaan Peralatan ISPU

ispuTembilahan (detikriau.org) — Peristiwa kebakaran Hutan dan Lahan sudah menjadi langganan rutin tahunan di Provinsi Riau termasuk Kabupaten indragiri Hilir. setiap tahun itu pula, Kabut asap tidak mungkin dapat terhindari. ironisnya, hingga hari ini, Inhil masih belum tampak adanya peralatan pengukur Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU)
“Kita belum memiliki peralatan tersebut. padahal peralatan ini sangat penting untuk informasi masyarakat,”Kata Kepala BLH Inhil, Encik Kamal Syahindra melalui Kabid Kerusakan Lingkungan Hidup, Ardi Yusuf kepada detikriau.org melalui sambungan selulernya, selasa (11/3)
Ardi menyatakan bahwa BLH sudah pernah mencoba untuk mengajukan pengadaan peralatan ini kepada Pemkab Inhil untuk pengadaan tahun anggaran 2014, tetapi Pemda masih belum menyetujui. Tahun 2015 ia berharap usulan ini kiranya dapat diakomodir karena memang sangat dibutuhkan masyarakat.
Terkait perihal ini, Kepala Bappeda Inhil, Tengku Juhardi membenarkan bahwa usulan pengadaan peralatan ISPU sebelumnya pernah diajukan oleh BLH Inhil. Namun karena saat itu tidak terprediksi kondisi kabut asap semakin parah seperti saat ini, usulan itu masih belum mendapatkan prioritas.
“BLH memang pernah mengajukan usulan pengadaan ISPU. saat itu dalam suatu rapat yang dipimpin Sekda. tapi karena kita menilai permintaan itu belum begitu mendesak ditambah keterbatasan anggaran yang dengan sangat terpaksa harus mendahulukan program-program prioritas, usulan itu memang belum bisa diakomodir,” Jawab Tengku Juhardi melalui sambungan teleponnya kepada detikriau.org, rabu (12/3)
Belakangan, dengan kondisi kabut asap yang semakin mengkhawatirkan dan dinilai kebutuhan peralatan ISPU sudah cukup “urgent” tentunya usulan ini menjadi suatu pertimbangan yang harus mendapatkan perhatian.
Untuk hal ini, mantan Sekretaris Bappeda Inhil ini mengakui pihaknya sudah memintakan BLH untuk mengajukan usulan itu kembali dalam bentuk usulan Renja SKPD.
Dalam kesempatan itu Tengku Juhardi juga mengingatkan kepada setiap SKPD, dengan keterbatasan anggaran, tentunya tidak semua kebutuhan bisa terakomodir. Sejalan dengan pesan Bupati saat pelantikan pejabat belum lama ini, diingatkan Tengku Juhardi, Bupati berpesan agar masing-masing SKPD untuk segera melakukan berbagai terobosan. terutama dalam upaya mendapatkan sumber pendanaan melalui APBD Provinsi ataupun APBN.
“kondisi kabut asap saat ini tentu dapat menjadi suatu alasan yang tepat bagi BLH untuk mencoba mengajukan usulan pendanaan melalui sumber APBD Provinsi maupun pusat.” Saran Tengku Juhardi.
Namun untuk pengadaan ISPU, disamping upaya-upaya yang dilakukan SKPD terkait, Pemkab Inhil juga dikatakannya akan mencoba dengan segala upaya untuk memenuhi. mungkin dengan peralatan ISPU portable yang dari sisi biaya tidak membutuhkan pendanaan yang terlalu besar.
Berdasarkan data BLH Inhil, setelah melonjak hingga 15 Hotspot pada senin (10/3), satelit NOAA 18, selasa (11/3) kembali mendeteksi lonjakan jumlah hotspot. kali ini mencapai 30 titik panas.
Ke 30 Hotspot itu terdeteksi di Kecamatan Pulau Burung sebanyak 7 titik, Desa Sri Danai 3 titik, Desa Suka jaya 3 titik dan Desa Keramat jaya 1 titik. Kemudian di Kecamatan Teluk Belengkong 3 titik di Desa Sumber Jaya 2 titik dan 1 titik di Desa hibrida Mulya.
Kecamatan Pelangiran 1 titik di Desa Wonosari, Kecamatan Kateman 1 titik di Desa Kuala Selat, Kecamatan Mandah 9 titik masing-masing terdeteksi di Desa Bantayan, Batang tumu, Belaras, Batang Sari dan Bekawan masing-masing 1 titik dan Desa Bente dan Igal masing-masing 2 titik. Kemudian di Kecamatan GAUNG 3 titik di Desa Simpang Gaung. Kecamatan Kuindra 2 titik di Desa Sungai bela. Kecamatan Kempas 2 titik di Desa Bayas jaya. Kecamatan Enok 1 titik di Kelurahan Enok dan terakhir di KEcamatan Keritang 1 titik di Desa Kuala Keritang. (dro)




Panitia UN dan Sekolah dihimbau Matangkan Persiapan

100Tembilahan (detikriau.org)- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Mengimbau kepada Panitia Ujian Nasional (UN) dan pihak sekolah untuk mematangkan berbagai persiapan menghadapi UN.
Permintaan ini disampaikan oleh Kadisdik Inhil, Drs H Helmi MPd melalui Kabid Pendidikan Menengah dan Tinggi Drs Suwardi kepada  detikriau.org melalui sambungan selular, Selasa (12/3/2014). Dikatakannya, persiapan itu diperlukan untuk meminimalisir timbulnya berbagai kendala saat pelaksanaan UN berlangsung.
“Kita tentunya sangat mengharapkan pelaksanaan UN nantinya berjalan dengan lancar. Untuk itu tentunya diperlukan berbagai persiapan yan lebih baik,” Sampaikan Suwardi
Dengan target kelulusan UN 2014 seratus persen, disamping pelaksanaan Try Out dan berbagai Les yang diselenggarakan pihak sekolah juga diperlukan adanya peranserta kedua orang tua peserta didik seperti selalu mengingatkan anak-anak mereka tetap giat belajar dan terus mengulang berbagai soal-soal pada try out.
“Hal lainnya yang juga penting, sekolah haruslah memberikan pelatihan yang benar kepada calon peserta UN bagaimana mengisi lembaran jawaban dengan baik. Jika lembaran jawaban tidak terbaca atau sampai sobek pastinya akan merugikan mereka.” Pungkas Suwardi. (Ahmad Tarmizi)

Dok Kemendikbud
Dok Kemendikbud

 




Wabup harapkan Pemilu Legislatif 2014 Berjalan Lancar

kpu 2Tembilahan (detikriau.org) — Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo berharap agar pelaksanaan proses Pemilihan Umum Anggota Legislatif 2014 dapat berjalan dengan lancar dan tanpa adanya masalah yang berarti.
Harapan ini disampaikan Wabup dalam amarannya pada Rapat Koordinasi Persiapan Pemilu tajaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Indragiri Hilir bertempat di Ruang Pertemuan Salah satu Hotel di Jalan baharuddin Jusuf Tembilahan, rabu (12/3)
Menurut Wabup, Pemilu hanyalah sebuah proses yang harus dilalui untuk memilih anggota yang nantinya akan duduk di bangku legislatif, baik di tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Pusat. Apapun warna partainya itu sama saja. yang terpenting adalah nanti setelah terpilih tetap berkomitmen secara bersama-sama dengan pemerintah dalam menjalankan pembangunan.
“Apa yang kita lakukan hari ini adalah sebuah proses yang harus dilalui. termasuk pelaksanaan kampanye. Rakyat kita saat ini sudah cukup cerdas dan berpengalaman. yang terpilih tentunya caleg yang sudah dikenal dan baik menurut penilaian mereka,” Ujar Wabup
Dalam kesempatan itu Wabup juga berpesan kepada seluruh parpol peserta pemilu khususnya di kab Inhil untuk lebih mengedepankan kampanye dialogis pada suatu ruangan tertentu secara sederhana. Pengerahan massa dengan cara show power dinilainya kurang tepat. disampaing akan rawan timbulnya komplik dan berdampak pada keamanan, cara ini juga dinilai tidak ekonomis.
“Saran saya gunakan strategi kampanye dengan efektif, efisien dan ekonomis,” Masukan Wabup
Ketua KPU Inhil, Suhaidi memaparkan bahwa Rapat Koordinasi Persiapan Pemilu Legislatif dengan Pemerintah Daerah dan partai Peserta Pemilu ini ditujukan untuk menyatukan Misi dan visi agar pelaksanaan pemilu nantinya dapat berjalan dengan tertib, aman, sukses dan lancar.
Jadwal pelaksanaan kampanye berlangsung sejak tanggal 16 maret hingga 5 April 2014. Dalam satu hari, 2 partai mendapatkan kesempatan berkampanye di masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil). setiap Parpol peserta pemilu masing-masingnya mendapatkan kesempatan berkampanye sebanyak 3 kali pada setiap dapilnya.
“Penentapan Jadwal Kampanye di tingkat Kabupaten harus mengacu pada jadwal Kampanye Caleg DPRD Provinsi dan DPR Pusat. Tanggal 15 Maret mendatang, sesuai intruksi KPU Provinsi kita akan melaksanakan kirab yang akan diikuti oleh seluruh Partai Peserta Pemilu. Sebelum pelaksanaan kirab, kita akan lakukan penandatanganan kesepakatan kampanye damai,” Tutup Suhaidi. (dro)




Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Lantik Ketua TP PKK Kecamatan

Ibu Ketua TP PKK Kab. Inhil Hj.Zulikha Wardan Melantik Ibu-ibu Ketua TP PKK se-Kecamatan Kabupaten InhilTembilahan (www.detikriau.org) — Bertempat di Gedung  Wanita  jalan sungai beringin Tembilahan dilaksanakan pelantikan Ketua TIM Penggerak PKK Se-Kecamatan Kabupaten Indragiri Hilir oleh Ibu ketua TP PKK Kab. Inhil, Hj.Zulaikah wardan. Kegiatan ini juga turut di hadiri oleh Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo selaku wakil ketua Dewan Pembina PKK Kab. Inhil serta beberapa pejabat Eselon dan camat Se-Kab. Inhil. rabu (12/3/2014)
Ketua TP PKK Kecamatan yang di lantik terdiri dari 17 Kecamatan dari 20 Kecamatan yang ada di Kab. Inhil yang merupakan tindak lanjut dari mutasi beberapa camat yaitu: Camat Tembilahan, Camat Tembialahn Hulu, Tempuling, Keritang, Reteh, Enok, Tanah Merah, Concong, Kuindra, Batang Tuaka, Gaung, GAS, Mandah, Pulau Burung, Kateman, dan Teluk Belengkong.

Foto Bersama Ibu Ketua TP PKK Kab. Inhil Hj. Zulaikha Wardan dengan Ibu--ibu pengurus TP PKK Kacamatan. Foto: Humas Pemkab Inhil, Agustan
Foto Bersama Ibu Ketua TP PKK Kab. Inhil Hj. Zulaikha Wardan dengan Ibu–ibu pengurus TP PKK Kacamatan. Foto: Humas Pemkab Inhil, Agustan

Pada kesempatan ini Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir Hj. Zulaikah Wardan menginstruksikan kepada seluruh ibu Ketua TP PKK Kecamatan yang baru di lantik untuk segera melaksanakan kewajiban terutama dalam mendampingi Bapak Camat dalam menunaikan semua tugas-tugasnya lebih khusus dalam melakukan pembinaan kepada Kader-kader PKK, Pos Yandu, 10 Program Pokok PKK dan lain sebagainya di tingkat Kecamatan sampai ditingkat Kelurahan dan Desa.
Ibu Ketua TP PKK Kab. Inhil Juga mengharapkan kepada bapak Bupati sebagai dewan Pembina PKK Kabupaten untuk memberikan dukungan dana operasional TP. PKK Kecamatan dalam melakukan pembinaan PKK di tingkat kecamatan serta hal yang sama juga diharapkan kepada Bapak-bapak camat untuk lebih berperan aktif melakukan pembinaan PKK di wilayah kerjanya.
“Khusus kepada Ibu-Ibu Ketua TP PKK sebelumnya saya menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan setingi-tingginya atas pengabdian yang telah diberikan selama ini,” Ucapakan Hj Zulaikah sambil mendoakan semoga kedepannya dapat lebih sukses dalam mendampingi tugas suami di tempat yang baru.(dro/HUmas)




5 Perwakilan Masyarakat Inhut Temui Wabup

Pinta Percepatan Rencana Pemekaran Inhut  ——-

Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo di dampingi Ass I setda Kab. Inhil serta Camat Guntung memimpin pertemuan dengan  perwakilan Masyarakat Inhil Utara
Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo di dampingi Ass I setda Kab. Inhil serta Camat Guntung memimpin pertemuan dengan perwakilan Masyarakat Inhil Utara

Tembilahan (www.detikriau.org) — Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo mengadakan pertemuan dengan utusan 5 perwakilan masyarakat Inhil bagian Utara (Inhut). Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Asisten I Setdakab Inhil, Darussalam dan Camat Kecamatan Kateman, HM Satir Hasan di Aula Kantor BP3AKB ini membicarakan terkait tindaklanjut rencana pemekaran Inhut. rabu (12/3/2014)
Dalam dialog ini, perwakilan masyarakat Inhut mengharapkan agar Pemkab Inhil melakukan upaya percepatan rencana pemekaran Inhut ke jenjang yang lebih tinggi lagi.
Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo menyalami salah satu tokoh masyarakat dari Inhil UtaraMenyikapi permintaan perwakilan masyarakat, Wabup menjelaskan bahwa upaya tindaklanjut pemekaran Inhut masih harus menunggu beberapa hal untuk diselesaikan. diantaranya persoalan 18 Desa diwilayah Inhut yang belum dimekarkan serta menunggu hasil kajian dari LPM universitas Indonesia.
“Pemkab pastinya juga mengharapkan bantuan dari DPRD Inhil baik mengenai penganggaran dana operasional termasuk persoalan aset-aset yang ada diwilyah calon Kabupaten Inhut,” Ujar Wabup
Diakhir penyampaiannya, Wabup kembali menegaskan bahwa Pemkab Inhil akan memberikan dukungan penuh atas rencana pemekaran Inhut sebagai calon kabupaten baru. (dro)




Mantan Gubri RZ di Vonis 14 Tahun Penjara

Setelah diskor dan dilanjutkan, Majelis Hakim Tipikor akhirnya menjatuhkan hukuman 14 tahun penjara terhadap mantan Gubri M Rusli Zainal ——–
rzPEKANBARU- Sidang pembacaan putusan perkara dua korupsi, izin kehutanan dan suap PON dengan terdakwa mantan Gubernur Riau M Rusli Zainal, Rabu (12/3/14). Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, PN Pekanbaru menjatuhkan vonis 14 tahun penjara.
Sidang tersebut dipimpin Hakim Ketua Bachtiar Sitompul didampingi dua Hakim Anggota Ketut Suarta dan R Sialien. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum hanya Riyono.

Sampai saat ini belum ada sikap resmi, baik dari kubu RZ maupun dari kubu Jaksa KPK terkait putusan yang baru saja dibacakan tersebut.
Putusan hakim tersebut lebih rendah tiga tahun dari tuntutan Jaksa KPK yang meminta terdakwa dihukum 17 tahun penjara. (*)

 
Sumber : http://riauterkini.com/hukum.php?arr=71902&judul=Mantan%20Gubri%20RZ%20Divonis%2014%20Tahun%20Penjara