Pagi Ini Hujan Siram Kota Tembilahan

IMG-20140316-00992Tembilahan (detikriau.org) — Mesti masih diselimuti kabut asap tipis,  pagi ini kota Tembilahan dibasahi siraman hujan. Daun berdebu dan tampak mulai menguning, satu persatu mulai terbasuh, nyanyian kacerpun terdengar lebih merdu menyambut rahmat dan berkah yang diturunkan Ilahi.
“Alhamdulillah, setelah sekian bulan, hari ini hujan mulai turun,” Syukuri seorang ibu kepada detikriau.org saat menunggu jajanan sarapan paginya yang masih dubungkus pemilik warung di jalan Batang Tuaka, Tembilahan, Ahad (16/3/2014)
IMG-20140316-00998Ungkapan syukur ibu ini juga diamini beberapa pengunjung lainnya. sontak suasan warung menjadi ramai dengan kisah-kisah yang mereka harus alami selama hampir tiga bulan tidak turun hujan ini.
Hujan yang menyirami kota Tembilahan mulai turun sejak subuh dinihari. Tanah tampak mulai basah dan udarapun menjadi nyaman. (dro)




Kabut Asap, Inhil Juga Liburkan Sekolah

kabut asapTembilahan (detikriau.org) – Hari ini, Sabtu (15/3/2014) ,  hari terakhir libur sekolah yang diberlakukan Disdik Inhil sebagai dampak terjadinya kabut Asap. Jika kondisi kabut sudah menipis, senin (17/3/2014) mendatang sekolah kembali diaktifkan.
“Jika kabut asap mulai menipis, senin aktifitas belajar mengajar di sekolah akan kembali seperti biasa,” Sampaikan kadisdik Inhil, Helmi melalui sekretaris Disdik, Ahmad Ramani kepada detikriau.org.
Kebijakan meliburkan sekolah sejak hari kamis (13/3/2014)  ini dikatakannya sebagai tindaklanjut surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan (Diskes Inhil) mengenai kondisi udara di Inhil yang kurang baik untuk kesehatan.
Ditambahkan mantan Camat Keritang ini, libur sekolah tidak diberlakukan pada seluruh sekolah di Inhil tetapi hanya kepada daerah-daerah yang terkena dampak kabut asap. (Ahmad Tarmizi)




Kemarau, Warga Inhil Mulai Kesulitan Air Bersih

kemarauTembilahan (detikriau.org)  – Kekeringan yang terjadi di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (INHIL)yang terjadi sejak beberapa waktu terakhir mengakibatkan banyak warga  mengalami krisis air bersih.
Asoi salah satu warga Kota Tembilahan jalan Rindang Permata Gang Akasia mengatakan kepada detikriau.org Sabtu (15/3/2014)bahwa ia harus membuat sumur bor untuk mendapatkan air bersih yang akan digunakannya untuk berbagai keperluan sehari-hari seperti mencuci, mandi dan keperluan lainnya
“Untuk mandi dan mencuci saja kita kesulitan sejak kemarau ini, saya terpaksa membuat sumur bor “. Ujarnya
Sementara itu Hendra sebagai salah satu mahasiswa yang tinggal dirumah kontrakannya juga mengatakan hal senada, ia menyebutkan air sumur yang biasa digunakannya untuk berbagai keperluan sehari-hari kini tidak dapat digunakan dengan maksimal dikarenakan debit air sudah mulai mengering serta bercampur lumpur.
“Sejak beberapa bulan ini saya merasa kesulitan sekali dengan air bersih karena sumur yang biasa digunakan  kini mengering dan berlumpur”. Sebutnya.
Kesulitan air bersih bukan hanya dirasakan oleh warga Tembilahan,  Masyarakat Desa Teluk Sungka Kecamatan Gaung Anak
Serka (GAS) dan Desa Jerambang Kecamatan Gaung juga mulai mengeluhkan hal yang sama.
Pahrul salah satu warga Desa Teluk Sungka mengatakan kesulitan akan air bersih sudah dirasakan sekitar 3 bulan yang lalu dan sampai saat ini kesulitan air tersebut masih dirasakannya dan bahkan apabila warga yang akan melaksanakan acara selamatan maka mereka harus membeli air kemasan yang biasa dijual dikedai-kedai setempat.
“Sudah sekitar 3 bulan disini kesulitan air bersih, dan kalau ada yang mau melaksanakan hajatan atau acara selamatan biasanya mereka membeli air kemasan”. Jelasnya
Senada, Ramli warga Desa Jerambang mengatakan bahwa tidak hanya air sumur yang berlumpur, air sungai juga ikut mengeruh dan tidak bisa digunakan untuk mencuci pakaian seperti biasanya.
“Tidak hanya air sumur yang keruh, air sungaipun sekarang ikut mengeruh”. Paparnya. (Ahmad Tarmizi)




Gerindra Usung Enam Program dalam Kampanye

program-partai-gerindra-_140205095734-701JAKARTA — Gerindra akan mendorong enam program partai dalam kampanye partai politik pada Pemilu 2014 yang mengutamakan pembangunan, ekonomi yang maju, modern, dan berdaulat.
“Artinya, menjadikan bangsa Indonesia berpendapatan tinggi yang membuat orang tidak harus keluar negeri untuk mencari penghidupan,” ujar Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi di Jakarta, Sabtu (15/3).
Suhardi mengatakan, program yang pertama adalah menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya dengan memberikan pengembangan infrastruktur, termasuk meningkatkan produk pangan dalam negeri.
Program tersebut, lanjut dia, diikuti dengan program kedua, yang disebut pembangunan ekonomi kerakyatan. Pembangunan tersebut memperkenalkan potensi alam Indonesia, seperti kehutanan, perkebunan, dan laut, mengingat dua pertiga wilayah Indonesia adalah laut.
Selanjutnya adalah mandiri pangan, yaitu mengembalikan Indonesia, yang mampu memberi pangan bangsa sendiri dan bahkan bangsa lain, bukan menggantungkan diri pada impor pangan dari negara lain.
“Menggali potensi energi termasuk di dalamnya, seperti potensi pohon yang bisa menghasilkan minyak fosil. Gerindra akan membuat program dari aren, kemiri, sebagai tanaman yang bisa menggantikan minyak yang akan hilang. Dalam waktu 12 tahun ke depan,” kata Suhardi.
Setelah itu, pembangunan sumber daya manusia, terutama melatih para pemuda yang menjadi generasi penerus bangsa dengan meningkatkan kemampuan daya, jiwa, cita rasa melalui seni, budaya, dan olahraga.
“Selain itu, masyarakat juga membutuhkan edukasi tentang bagaimana agama menjadi bagian dari menyatukan masyarakat, bukan memecah belah,” kata Suhardi.
Menurut Suhardi, Gerindra juga siap mengembalikan lingkungan hidup Indonesia dengan menanam berbagai macam pohon, mengalirkan air, dan menjadi negara yang memiliki sumber ilmu dan material yang dapat digali.
“Partai Gerindra juga siap menjadikan negara ini sangat efektif, bersih dari korupsi. Korupsi itu sendiri sudah bisa dientaskan dari program nomor satu. Saya kira korupsi itu habis bukan hanya karena penegakkan hukum, melainkan juga karena rakyat perutnya kenyang,” ujar Suhardi.
Sumber: http://www.republika.co.id/berita/pemilu/berita-pemilu/14/03/15/n2hguh-gerindra-usung-enam-program-dalam-kampanye




Anda Caleg ? Coba Baca Ini

calegTembilahan (detikriau.org) — Pemasangan atribut kampanye, seperti, Baliho, Spanduk, Poster dan lainnya adalah salah satu metode yang digunakan Calon Anggota Legislatif untuk mensosialisasikan diri, mudah diingat dan akhirnya menumbuhkan niat untuk memilih dirinya. Agar tujuan tercapai, tentunya dibutuhkan strategi. Namun dinilai banyak caleg yang kurang memahami hal ini.
seperti apa yang disampaikan oleh Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Daniel Zuchron dalam diskusi “Rakyat Memilih Siapa?” di Cikini, Jakarta, Sabtu (15/3/2014) yang dikutip dari situs kompas.com, banyak calon legislatif (caleg) tidak kreatif ketika membuat iklan poster untuk Pemilu Legislatif (Pileg) 2014.

Contoh Surat Suara Pemilu Legislatif 2014
Contoh Surat Suara Pemilu Legislatif 2014

Poster-poster caleg yang banyak bertebaran diseluruh Indonesia justru membingungkan pemilih. Sebab, poster tersebut lebih menonjolkan foto caleg dibanding unsur lain seperti nama, nomor urut, dan visi-misi “Padahal di surat suara nanti enggak ada (foto),” ujar Daniel
Daniel menjelaskan, dalam surat suara nantinya tidak ada foto caleg, melainkan hanya terdapat lambang partai dan nama caleg. “Pemilih bingung nanti, fotonya ada di poster, tapi di surat suara enggak ada,” katanya.
Apa yang disampaikan Daniel Zuchron ini harusnya menjadi perhatian para caleg. jangan nantinya setelah banyak dana yang habis terbuang untuk mencetak atribut kampanye, tetapi tujuan tidak tercapai. (dro)




Wakili Bupati, Darussalam Kukuhkan Kepengurusan FKWI

DSC_8551 - CopyTembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan yang diwakili Assisten 1 Sekda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)  Darussalam melantik Kepengurusan Forum Komunikasi Wartawan Inhil (FKWI). Kegiatan ini dilangsungkan di Gedung Daerah Engku Kelana Tembilahan. Sabtu (15/3).
Darussalam menyebutkan dengan adanya FKWI tentunya akan lebih mudah menjembatani pemberian informasi-informasi kegiatan Pemerintah daerah kepada masyarakat.
“Kita berharap FKWI bisa menjadi jembatan informasi kepada masyarakat Inhil mengenai berbagai kegiatan pemerintah,” imbuh Darussalam.
Bukan hanya itu saja, ia juga mengharapkan adanya umpan balik dari masyarakat seperti memberikan kritikan-kritikan kepada Pemerintah Daerah jika ada program-program yang tidak sesuai.
Sementara itu, Ketua FKWI, J Marbun menyebutkan bahwa FKWI sudah berdiri dari tahun 2001 silam. “Ini pelantikan perdana, kita berdiri dari 2001 lalu namun pelantikan kepengurusan baru ada pada 2014 ini pada saat saya menjabat,” paparnya
Ia juga mengatakan dengan adanya FKWI ini bisa memberikan informasi-informasi yang akurat kepada masyarakat.(dro)