belum Diketahui Penyebabnya, Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa

Anak Korban meratap didepan jasad kaku yahanya saat di ruang UGD RSUD Puri Husada Tembilahan.
Anak Korban meratapi jasad kaku ayahanya saat di ruang UGD RSUD Puri Husada Tembilahan.

Tembilahan (detikriau.org) — Belum diketahui penyebabnya, seorang pria paruh baya ditemukan dalam kondisi tersungkur dan sudah tidak bernyawa. tidak jauh dari jasad korban, tergeletak sebuah palu dan istri kedua korban terduduk diam membisu. rabu (19/3/2014)
penemuan jasad korban ini bermula saat warga sekitar mendengar suara teriakan seorang wanita dari lantai dua bangunan rumah toko (ruko) di belakang pasar dayang suri jalan Jendaral Sudirman Tembilahan sekira pukul 16.40 Wib. karena penasaran, beberapa orang wargapun mendatangi TKP. saat itulah ditemukan korban, yang belakangan diketahui bernama syawal sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
“Kebetulan saat itu kita sedang duduk-duduk diwarung berseberangan dengan TKP. mendengar suara teriakan, warga sekitar tentu saja kaget dan berusaha mencari tau,” Cerita seorang warga, Tamrin kepada detikriau.org
Diceritakan Tamrin, Ruko yang ditempati korban ini merupakan milik salah seorang warga keturunan dan korban dipercayakan untuk mengelolanya. bersama istri keduanya, korban menempati lantai dua ruko, sedangkan lantai satu disewakan sebagai tempat usaha warung kopi yang dinamai warkop Sendy.
“Cerita beberapa warga sebelum terjadinya peristiwa ini, diketahui pasangan suami istri ini terlihat cekcok mulut. pasalnya saat itu sang istri katanya meminta uang Rp 200 ribu kepada korban. tapi saya sendiri kurang tau persoalan itu. hanya cerita warga sekitar,” Tambah Tamrin
Hery, warga sekitar yang sempat dimintai keterangan detikriau.org di TKP juga membenarkan bahwa korban dan istri keduanya ini kerap terlihat cekcok. apa persoalannya iapun menyatakan tidak mengetahui secara pasti.” sering bang. mereka memang diketahui warga kerap bertengkar mulut,” Ujar Hery
Hingga berita ini dirilis, detikriau.org belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kejadian ini. (dro)




Disperindag Inhil Larang PKL Berdagang di Sepanjang jalan Jend Sudirman

pklTembilahan (detikriau.org) — Kepala Dinas perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten Indragiri Hilir, Fahrolrozy tidak membenarkan pedagang untuk memanfaatkan trotoar dan badan jalan disepanjang ruas Jalan Jendral Sudirman sebagai lokasi jual beli. Pelarangan ini dimaksudkan agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas serta menghindari wajah kota dari kesan kotor dan kumuh.
“Kita pinta agar larangan ini dapat dipatuhi oleh masyarakat. trotoar dan badan jalan bukan lokasi untuk berjualan. aktifitas seperti itu pastinya akan menyebabkan kota terkesan kotor dan kumuh serta dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” Sampaikan Fahrolrozy melalui sambungan selularanya kepada detikriau.org, rabu (19/4)
Sejauh ini, ditambahkan Fahrolrozy, sisi ruas jalan jendral sudirman sedianya adalah lokasi parkir kendaraan, menurut mantan Kadishubkominfo ini, pihaknya sudah membuat kesepakatan dengan pengelola parkir agar lokasi itu tidak dipergunakan untuk tempat berdagang.
“sesuai kesepakatan, PKL hanya boleh berjualan di sepanjang jalan Yos Sudarso. ini harus dipatuhi. jika masih membandel, kita akan tertibkan. kita juga sudah lakukan koordinasi dengan beberapa satker terkait,” Pungkas Fahrolrozy.(Ahmad Tarmizi)




Di Guyur Hujan, Inhil Hanya terpantau 2 Hotspot

hujanTembilahan (detikriau.org) — Dalam tiga hari belakangan ini, sebahagan besar wilayah di kab Inhil diguyur hujan. Turunya hujan yang sudah cukup lama dinanti-nanti ini pastinya mendapatkan ucapan puji syukur dari masyarakat.
“Alhamdulillah, hujan akhirnya turun. walaupun tidak seberapa deras, tetapi ini menjadi rahmat yang sangat berarti. Kita berharap curah hujan ini akan dapat mematikan sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan di Inhil,” Ungkap Syukur Rahmat yang disampaikan detikriau.org, rabu (19/3)
Tidak hanya Rahmat, rasa syukur ini juga terlontar dari Sudi, warga Kecamatan Tembilahan hulu. dikatakannya, tidak turun-turunya hujan selama hampir tiga bulan menyebabkan padi yang sudah ditanam disawah terancam kekeringan. ” Hujan ini sudah membasahi areal persawahan kami. syukur yang tidak terhingga atas rahmat Allah ini.” Kata Sudi
Berdasarkan data dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil, pantauan satelit NOAA 18, selasa tanggal 18 Maret 2014, diwilayah inhil hanya terpantau 2 titik panas yakni 1 titik di Desa Simbar Kecamatan kateman dan 1 titik di Desa kuala Lemang Kecamatan Keritang.(dro)




Wabup Inhil Terus Ingatkan Warga jaga Kondusifitas Menghadapi Pemilu

Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo
Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo

Tembilahan (detikriau.org) — Wakil BUpati Inhil, H. Rosman Malomo terus mengingatkan warganya untuk  selalu menjaga kerukunan dan keamanan bersama dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 9 April 2014 mendatang.
Dikatakan Wabup, untuk menciptakan suasana yang aman dan damai selama pemilu, setiap warga harus berupaya untuk saling menghargai perbedaan. perbedaan itu indah jika dijalani dengan baik.
“Jangan kita terpecah belah hanya dikarenakan perbedaan pilihan. Perbedaan itu juga rahmat dan pemberian dari Tuhan dan semestinya harus kita syukuri,” Pesan Wabup dalam suatu kesempatan di Tembilahan belum lama ini.
Biasanya menjelang setiap kali pelaksanaan pemilu ditambahkan Wabup, disebabkan perbedaan pilihan akan sangat rentan timbulnya pertikaian antar warga. Ini tidak boleh terjadi. apapun pilihan setiap warga, itu adalah hak politik secara individu. jangan dijadikan sebab untuk saling bermusuhan.
Wabup juga mengingatkan kepada seluruh warga Inhil untuk menyalurkan hak pilihnnya. warga juga diminta untuk menghindari politik uang.
“Alangkah lebih mulianya masyarakat jika tidak mau menerima money politik yang sering menggoyangkan pilihan disaat pemilihan,” Pungkas Rosman.(dro)




Ketua DPP PKS: Silakan Jokowi Menakar Janjinya

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman. Foto: Kompas.com
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman. Foto: Kompas.com

JAKARTA  –  Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman kecewa dengan keputusan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang menerima mandat menjadi calon presiden dari PDI Perjuangan. Menurut Sohibul, sikap Jokowi itu tidak sejalan dengan janjinya saat maju di pemilu kepala daerah DKI Jakarta.
“Masyarakat juga sudah memberikan tafsirannya bagaimana. Jangan sampai baru sebentar pindah, baru sebentar pindah,” kata Sohibul di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/3/2014).
Wakil Ketua DPR itu mengatakan telah membaca sejumlah pernyataan Jokowi di sejumlah media ketika Jokowi akan memimpin Jakarta. Ia menyebutkan, Jokowi memang sempat berjanji akan menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur DKI dan tak akan maju sebagai calon presiden.
“Tentu ini silakan Jokowi yang menakar statement-nya sendiri. Saya harap, beliau sebagai pemimpin yang populer bisa memberikan contoh yang baik,” kata Sohibul.
Saat berkampanye dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta pada 2012, Jokowi pernah berjanji akan menuntaskan tugas selama lima tahun jika ia terpilih menjadi gubernur. Selama hampir 2 tahun menjabat Gubernur DKI, Jokowi berkali-kali menyebutkan tidak ingin membicarakan masalah capres karena ingin berkonsentrasi menjalankan tugas sebagai gubernur.
Jokowi resmi menjadi bakal capres setelah mendapat mandat dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada Jumat (14/3/2014). Megawati meminta semua mesin politik PDI-P mendukung keputusannya. Jokowi menyatakan kesiapannya menjadi bakal capres dan mulai tampil sebagai juru kampanye nasional untuk partai berlambang banteng tersebut. Baginya, keputusan maju sebagai calon presiden merupakan hak dan tak melanggar konstitusi.
Sumber: http://nasional.kompas.com/read/2014/03/19/1321506/Ketua.DPP.PKS.Silakan.Jokowi.Menakar.Janjinya?utm_source=megapolitan&utm_medium=cpc&utm_campaign=artbox




Tim Advokasi Jakarta Baru Daftarkan Gugatan untuk Jokowi ke PN Jakpus

125325_timadvokasijakartabaruJakarta – Tim Advokasi Jakarta Baru mendaftarkan gugatan untuk Gubernur DKI Joko Widodo ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Gugatan ini terkait penetapan Jokowi sebagai capres PDIP.
“Dalam gugatan ini, kami ingin mengembalikan Jokowi ke fitrahnya sebagai gubernur,” ujar Jubir Tim Advokasi Jakarta Baru Ade Dwi Kurnia kepada wartawan di PN Jakpus, Rabu (19/3/2014).
Ade mengatakan gugatan ini diajukan karena Jokowi diyakini akan meninggalkan jabatannya sebelum merealisasikan janjinya kepada rakyat Jakarta sebagai Gubernur.
“Tidak ada hubungannya ke capres, tapi mengembalikan Jokowi ke fitrahnya sebagai gubernur. Ini kan kepemimpinan dia belum selesai. Pada deklarasi Borobudur dulu beliau telah mengatakan kepada kita untuk mengingatkan. Nah, saatnya kita mengingatkan dia akan tugasnya yang sebenarnya,” kata Ade.
Menurutnya, banyak janji Jokowi yang belum terealisasi. Meningkatkan kualitas rakyat Jakarta serta memperbaiki infrastruktur merupakan beberapa di antaranya.
“Janjinya banyak yang belum terealisasi, seperti kemacetan, banjir, pembangunan mal untuk rakyat kecil, menyelesaikan program transportasi, pendidikan gratis dan berkualitas untuk rakyat miskin, memperjuangkan kesehatan gratis, di antaranya itu,”paparnya.
“Kita dari tim advokasi Jakarta Baru konsisten dalam mendukung Jokowi sebagai Gubernur Jakarta. Kita meminta Jokowi melaksanakan janjinya sesuai kontrak politik tertanggal 27 Mei yang ditandatangani Sekretariat Sentral Pemberdayaan Masyarakat di Setiabudi, dengan kami dan LSM lainnya,” tutupnya.
 
Sumber: http://news.detik.com/pemilu2014/read/2014/03/19/125231/2530298/1562/tim-advokasi-jakarta-baru-daftarkan-gugatan-untuk-jokowi-ke-pn-jakpus