Bupati Inhil Sambut Kunjungan Kerja Kajati Riau, Sinergi Antarlembaga Diperkuat

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan jajaran Kejaksaan terus diperkuat. Hal tersebut mengemuka saat Bupati Inhil H. Herman, S.E., M.T., menyambut kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau I Dewa Gede Wirajana, S.H., M.H., di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhil, Selasa (22/9/2026).

Kunjungan Kajati Riau tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Inhil Johannes Harysuandy Siregar, S.H., M.H., Ketua DPRD Kabupaten Inhil, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Inhil.

Kedatangan Kajati Riau diawali dengan penyambutan bernuansa adat Melayu. Kajati Riau dipasangkan Tanjak Kelapa oleh Kajari Inhil, kemudian diselempangkan kain tenun songket khas Inhil oleh Bupati H. Herman.

Prosesi tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus penyambutan khas daerah terhadap Kajati Riau yang melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Indragiri Hilir.

Dalam kesempatan itu, Bupati Inhil H. Herman menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kajati Riau beserta rombongan. Ia berharap kunjungan tersebut dapat semakin memperkuat koordinasi dan sinergi yang selama ini telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Inhil dengan jajaran Kejaksaan.

“Kami mohon arahan dan tunjuk ajar, bagaimana sinergitas yang sudah terbangun selama ini dapat terus ditingkatkan. Sehingga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sinergi ini semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kajati Riau I Dewa Gede Wirajana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Inhil beserta jajaran Forkopimda atas penyambutan yang diberikan selama kunjungan kerja di Kabupaten Indragiri Hilir.

Kunjungan kerja tersebut juga dirangkaikan dengan sejumlah agenda di lingkungan Kejari Inhil. Salah satunya penandatanganan prasasti dan peresmian Gedung Barang Bukti Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir.

Setelah itu, Kajati Riau bersama Bupati Inhil melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Arsip Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari kunjungan kerja Kajati Riau di Kabupaten Inhil sekaligus memperkuat koordinasi dan hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dan jajaran Kejaksaan. ( Galeri Foto)




Detik Nol Musda XI Golkar Inhil: Hanya Herman yang Kembalikan Berkas, Aklamasi di Depan Mata

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Senin malam (21/9/2026) menjadi saksi sejarah baru bagi Partai Golkar Kabupaten Indragiri Hilir. Di bawah cahaya lampu perkotaan, langkah H Herman memasuki arena Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Golkar Inhil terasa penuh arti.

Dengan tenang namun mantap, ia menyerahkan berkas pencalonan sebagai Bakal Calon Ketua DPD Golkar Inhil.

Suasana di sekretariat panitia Musda kala itu agak tegang. Jam dinding terus berdetak mendekati batas akhir pendaftaran. Tepat pukul 00.00 WIB, pintu pendaftaran resmi ditutup. Namun hingga detik terakhir, hanya satu nama yang tercatat: H Herman.

Ketua Steering Committee (SC) Musda XI, H. M. Yusuf Said, S.E., M.M., mengonfirmasi fakta yang membuat peta politik Golkar Inhil bergetar.

“Masa pendaftaran berakhir pada Senin (21/9) pukul 00.00 WIB. Hingga detik terakhir penutupan, hanya ada satu calon yang mengembalikan berkas pendaftaran, yaitu H. Herman,” ujarnya.

Tak hanya sekadar formalitas, tim panitia melakukan verifikasi mendalam terhadap dokumen yang diserahkan. Hasilnya, seluruh persyaratan dinyatakan lengkap.

“Telah diverifikasi dan dilakukan pengecekan, seluruh dokumen syarat pencalonan yang diserahkan, kami nyatakan lengkap,” ungkap Yusuf Said.

Dengan status tunggal dan berkas sempurna, peluang Herman untuk duduk di kursi Ketua DPD Golkar Inhil secara aklamasi terbuka lebar.

Aklamasi: Jalan Mulus atau Beban Berat?
Fenomena aklamasi bukan hal asing dalam politik daerah. Namun di balik kata “mulus” tersimpan beban besar, yakni amanah dari kader, simpatisan, dan masyarakat luas. Herman bukan hanya melangkah sendirian, ia membawa harapan besar agar Golkar Inhil tetap solid dan relevan di tengah dinamika politik yang kian kompleks.

Musda XI akan menjadi panggung resmi penentuan. Sesuai mekanisme AD/ART partai, forum tertinggi ini akan mengesahkan arah kepemimpinan. Jika aklamasi benar terjadi, Herman akan menjadi simbol konsensus, sekaligus ujian apakah kepemimpinan tunggal mampu merangkul semua kepentingan.

Resonansi Politik di Tanah Indragiri
Langkah Herman mengembalikan berkas tunggal ini bukan sekadar prosedur administratif. Ia menjadi resonansi politik yang menggema hingga ke akar rumput. Para kader melihatnya sebagai tanda konsolidasi, sementara publik menafsirkan sebagai bukti kuatnya dukungan internal.

Di situasi ini, Musda XI Golkar Inhil seakan menegaskan satu hal, bahwa kepemimpinan bukan sekadar perebutan kursi, melainkan perjalanan panjang membangun kepercayaan. (Arbain)




Bupati Rohul Sidak Pembangunan Gedung DPRD Tahap III, Tekankan Spek dan Kerapian Pekerjaan

ARBindonesia.com, ROKAN HULU — Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M. kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Rokan Hulu tahap III, khususnya pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP), Senin (21/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis, target pekerjaan, serta standar kualitas yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Dalam sidak tersebut, Bupati Anton didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Rokan Hulu Desmadiana, S.Sos., Sekretaris Dinas Perkim Nelson, S.T., Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sridayuli, S.T., PPTK, serta pelaksana kegiatan.

Pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Rokan Hulu tahap III tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp8.500.413.821, dengan penyedia jasa CV Rizki Mandiri. Pekerjaan dilaksanakan berdasarkan kontrak Nomor 600.1.15.2/DPKP-CK/KONT/11 tanggal 2 Juli 2026, dengan waktu pelaksanaan selama 160 hari kalender.

Lokasi pekerjaan berada di Kecamatan Rambah, dengan konsultan pengawas PT Asrimadya Tuah Karya.

PPK Sridayuli, S.T., menjelaskan bahwa hingga saat ini progres kesiapan pekerjaan telah mencapai sekitar 37,5 persen.

“Adapun item pekerjaan yang sedang dilaksanakan meliputi instalasi listrik, pemasangan AC pada setiap ruangan, instalasi sistem pemadam kebakaran, serta pembuatan water ground atau penampungan air bersih,” ujar Sridayuli.

Ia menambahkan, dalam peninjauan tersebut, Bupati Anton memberikan perhatian serius terhadap sejumlah aspek pekerjaan. Tidak hanya mengejar progres fisik, kualitas pekerjaan juga menjadi perhatian utama.

“Yang menjadi perhatian serius Bupati dalam peninjauan ini adalah spesifikasi pekerjaan, kerapian pekerjaan, serta bagaimana pekerjaan pembangunan ini dapat dilaksanakan secara maksimal,” jelasnya.

Menurutnya, peninjauan langsung yang dilakukan kepala daerah menjadi bagian penting dalam memastikan setiap pekerjaan di lapangan berjalan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Bupati Anton juga meminta agar pelaksanaan pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi memperhatikan kualitas dan hasil akhir sehingga fasilitas Gedung DPRD nantinya dapat berfungsi secara optimal dan memberikan kenyamanan bagi para penggunanya.

Pemantauan secara langsung tersebut sekaligus menjadi bentuk pengawasan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur agar pekerjaan yang menggunakan anggaran daerah dapat dikerjakan secara tepat mutu, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan. (Adv)




PAD Inhil Bocor, PT BSS Diduga Tak Bayar Pajak Listrik Sejak Februari 2022-2025

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali mencuat ke permukaan. Sorotan tajam kini tertuju pada PT Berkat Sawit Sejahtera (BSS), perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kecamatan Keritang.

Data yang dihimpun media ARBindonesia.com bersumber dari LHP BPK RI TA 2025, menunjukkan perusahaan ini diduga kuat belum melakukan pembayaran Pajak Bahan dan Jasa Tertentu (PBJT) Tenaga Listrik sejak Februari 2022.

Lebih dari tiga tahun lamanya, kewajiban pajak listrik yang seharusnya menjadi hak daerah diduga tidak disetor oleh PT BSS. Padahal, sepanjang tahun 2025, perusahaan ini tercatat mengoperasikan satu unit turbin dan dua genset dengan total pemakaian listrik mencapai 6 juta kWh.

Dari konsumsi energi sebesar itu, nilai jual tenaga listrik mencapai Rp5,6 miliar, dengan kewajiban pajak yang seharusnya dibayarkan sebesar Rp84,4 juta.

Pajak listrik merupakan salah satu sumber vital PAD Inhil. Dana yang terkumpul dari sektor ini biasanya digunakan untuk mendukung pembangunan daerah, mulai dari perbaikan infrastruktur, pelayanan publik, hingga program sosial.

Baca Juga : PT THIP Diduga Melalaikan Pembayaran Pajak Listrik, Ratusan Juta PAD Inhil Terancam Bocor

Dugaan abainya PT BSS dalam memenuhi kewajiban pajak menimbulkan pertanyaan besar, bagaimana pengawasan fiskal daerah bisa kecolongan oleh perusahaan dengan konsumsi energi sebesar ini tanpa laporan pajak listrik selama bertahun-tahun?

Seorang pemerhati kebijakan fiskal daerah menilai kasus ini sebagai bentuk pelanggaran serius. “Kalau benar tidak bayar sejak 2022, ini jelas pelanggaran serius. Pemerintah daerah harus segera bertindak,” ujarnya.

Pernyataan ini mencerminkan keresahan publik yang khawatir kebocoran PAD akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan masyarakat.

Persoalan PT BSS menambah daftar problem kepatuhan pajak di sektor industri perkebunan. Sebelumnya, PT THIP juga disorot karena dugaan kelalaian membayar pajak listrik.

Menanggapi hal tersebut, Humas PT BSS, Dedek menyampaikan bahwa dirinya belum mengetahui hal tersebut, dikarenakan dirinya baru menjabat sebagai Humas perusahaan sejak 2026.

Menurutnya, sejak ia menjabat, perusahaan BSS rutin melakukan pemembayar listrik setiap bulannya ke Bapenda Inhil.

“Perihal tersebut saya kurang mengetahuinya, mulai saya jadi humas di sini dari tahun 2026, kita rutin melakukan pembayaran pajak listrik ke bapenda setiap bulannya,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp, Senin (21/9/2026).

Untuk diketahui, kebocoran PAD bukan sekadar angka di atas kertas. Dana yang hilang dari kas daerah berarti berkurangnya anggaran untuk pembangunan jalan, fasilitas kesehatan, maupun pendidikan. Di banyak desa, masyarakat masih mengeluhkan jalan rusak, minimnya penerangan, dan terbatasnya akses layanan publik.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih berupaya mengkonfirmasi Bapenda Inhil dan menunggu informasi lanjutan dari pihak perusahaan PT BSS terkait pajak listrik tersebut. (Arbain/Red)




Dandim Cup VIII Diikuti 40 Tim, Pemkab Inhil Dorong Pembinaan Atlet Muda

ARB indonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Open Turnamen Volleyball Putra Dandim Cup ke-8 Tahun 2026 resmi bergulir di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Sebanyak 40 tim dari kalangan pelajar, instansi, masyarakat, serta sejumlah kecamatan di Inhil ambil bagian dalam turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Turnamen tersebut dibuka oleh Bupati Inhil Herman yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhil, Tantawi Jauhari, di Makodim Inhil, Jalan Ahmad Yani, Tembilahan Hulu, Senin (21/9/2026).

Dalam sambutan Bupati Inhil yang dibacakannya, Tantawi menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Inhil terhadap penyelenggaraan Dandim Cup VIII. Menurutnya, bola voli tidak hanya menjadi olahraga yang digemari masyarakat, tetapi juga dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat kebersamaan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, saya menyambut baik dan sangat mendukung digelarnya Open Turnamen Volleyball Putra Dandim Cup ke-8. Kegiatan ini tidak hanya menjadi panggung unjuk bakat bagi para atlet kita, tetapi juga momentum penting untuk memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Tantawi.

Ia mengatakan, keterlibatan 40 tim dalam turnamen tersebut menjadi ruang bagi para peserta untuk menyalurkan bakat dan kemampuan, sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding yang dapat mendukung peningkatan prestasi olahraga di daerah.

Selain aspek kompetisi, Dandim Cup VIII juga diharapkan menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarpeserta yang berasal dari berbagai latar belakang.

“Kita berharap turnamen ini tidak hanya menjadi wahana untuk menyalurkan bakat dan kemampuan para peserta, tetapi juga menjadi sarana mempererat jalinan silaturahmi dan persaudaraan di antara kita semua,” katanya.

Saat diwawancarai, Tantawi kembali menegaskan pentingnya kegiatan olahraga seperti Dandim Cup dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan seperti ini sebagai salah satu wahana untuk memberikan ruang bagi bakat muda kita, khususnya para pemain voli, untuk menyalurkan bakat, meningkatkan kemampuan dan prestasinya,” ujar Tantawi.

Menurutnya, turnamen olahraga juga memiliki nilai lebih karena mempertemukan masyarakat dalam suasana kompetitif yang tetap mengedepankan sportivitas dan kebersamaan.

“Di sisi lain, ini juga menjadi ajang silaturahmi, membangun sportivitas, serta mempererat persatuan dan kesatuan. Ini adalah salah satu wujud rasa cinta kita kepada Tanah Air,” lanjutnya.

Kepada seluruh peserta, Tantawi berpesan agar kesempatan bertanding dalam Dandim Cup VIII dimanfaatkan untuk terus mengasah kemampuan. Ia juga mengingatkan para atlet muda untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kejujuran.

“Para pemain ini adalah generasi muda. Asahlah bakat dengan baik, bermainlah secara sportif dan jujur,” pesannya.

Pemerintah Kabupaten Inhil turut menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0314/Inhil dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Dandim Cup VIII Tahun 2026.

Pemkab berharap turnamen tersebut dapat berlangsung dengan baik dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong kemajuan olahraga, khususnya pembinaan atlet muda di Kabupaten Inhil.

Selain menjadi rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT ke-81 TNI, Dandim Cup VIII juga diharapkan semakin memperkuat hubungan dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga yang positif dan membangun. (Galeri Foto)




Azka X RCBN Cup 2 Resmi Berakhir, Bupati Herman Tekankan Pentingnya Pembinaan Sepak Bola

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR — Gelaran Azka X RCBN Cup 2 resmi menuntaskan seluruh rangkaian pertandingan di Lapangan Sepak Bola Rahman Putra, Desa Kota Baru Seberida, Kecamatan Keritang, Minggu (20/09/2026).

Sebanyak 47 tim mini soccer dari berbagai kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir ambil bagian dalam turnamen tersebut. Sejak awal pelaksanaan hingga laga pamungkas, kompetisi mendapat sambutan positif dari para pemain dan masyarakat yang hadir memberikan dukungan.

Bupati Indragiri Hilir Herman yang menutup langsung turnamen, menyampaikan bahwa kompetisi olahraga di tingkat daerah dapat menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman dalam menghadapi pertandingan.

Menurut Herman, keberadaan turnamen seperti ini perlu terus didorong karena pembinaan atlet tidak dapat dilakukan secara instan. Para pemain membutuhkan kesempatan untuk bertanding secara rutin agar kemampuan, mental dan pengalaman mereka semakin berkembang.

Ia berharap kompetisi mini soccer yang melibatkan banyak tim dari berbagai wilayah Inhil dapat menjadi salah satu sarana untuk menemukan pemain-pemain potensial. Dari proses pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan muncul atlet yang nantinya mampu membawa nama Kabupaten Indragiri Hilir pada kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

“Yang terpenting anak-anak kita terus diberikan ruang untuk bertanding dan berkembang. Mudah-mudahan dari kompetisi seperti ini muncul pemain-pemain yang memiliki potensi dan bisa mengharumkan nama Indragiri Hilir,” ujar Herman.

Selain Bupati Inhil, kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Inhil, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan, Camat Keritang bersama unsur Forkopincam, Kepala Desa Kota Baru Seberida serta sejumlah undangan lainnya.

Rangkaian turnamen kemudian ditutup dengan pertandingan final antara Wifi FC dan Papa Sayang. Dalam laga penentuan tersebut, Wifi FC berhasil keluar sebagai juara setelah mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-1. (Galeri Foto)