Pemkab Inhil Beri Respon Positif TPA Masjid Al-Huda

masjid al hudaTembilahan (detikriau.org) -Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sangat mendukung Taman Pengajian Al-Qur’an (TPA) Masjid Agung Al-Huda Tembilahan yang berkembang dan berjalan dengan baik.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Inhil HM Arifin kepada detikriau.org melalui pesan elektroniknya. Minggu (30/3).  Dikatakannya, dukungan tersebut bukan dari pemerintah saja melainkan juga berasal dari berbagai pihak.
“Kita selaku pemerintah jelas sangat mendukung, selain itu dukungan muncul dari pengurus masjid agung tersebut, jamaah dan masyarakat
setempat,” papar Arifin.
Hal ini menurutnya sejalan dengan program yang telah dicanangkan oleh Bupati Inhil yakini Gerakan Magrib Mengaji yang diikuti sampai
pelosok-pelosok desa. Ia juga mengatakan bahwa, pengajian di Masjid Al-huda ini sangatlah terjadwal dan diikuti dari berbagai kalangan.
“Mulai dari Ba’da Dzuhur, Ba’da Ashar hingga Ba’da Magrib, anak-anak, remaja dan orang dewas berkumpul untuk mengaji,” jelasnya.
Di TPA Masjid Al-huda ini yang sangat menonjol adalah, pembagian-pembagian kelas mulai dari memperbaiki bacaan hingga
menghapal Al-Qur’an. “Disini ada Kelas Tahfiz yakni Kelas menghafal alqur’an dan Kelas tahsin yakin kelas memperbaiki bacaan, belajar hukum seperti tajwid, pashahah, adab membaca Alqur’an dan untuk Kelas Tahfiz yakni Kelas menghafal al-qur’an,” terangnya
Kita berharap Masjid Al-huda menjadi salah satu tempat berpencarnya nuur Alquran. Karena disini gemuruh suara insan pembaca dan pemcinta
Alqur’an selalu berkumpul dan berkumandang
“Dengan demikian rahmad dan berokah Allah akan selalu tercurah untuk daerah dan negeri kita tercinta ini,” imbuhnya.
Diakhir kalimatnya, mantan Camat ini jugaberharap agar semua masjid, surau, dan langgar untuk mengsukseskan program Gerakan Magrib Mengaji ini. (adv Pemkab Inhil/ Ahmad Tarmizi)




Cara Meningkatkan Daya Ingat

245636_daya-ingat_663_382detikriau.org — Daya ingat adalah hal yang berhubungan dengan kinerja otak. Otak merupakan bagian dari organ tubuh yang harus dilatih agar tetap menjadi prima, walau berat otak hanya 2kg, tetapi bila tidak dirawat dan dilatih perlahan otak akan menjadi lemah.

Kelemahan kinerja otak dapat terlihat dari ketidakmampuan untuk mengingat suatu hal. Otak juga membutuhkan asupan gizi dari makanan dan beberapa vitamin juga butuh lebih banyak oksigen dibandingkan dengan organ-organ tubuh lainnya.
selengkapnya
 
 




Ada Bercak Putih dan Mati Rasa di Kulit? Cek ke Puskesmas, Bisa Jadi Kusta

143327_kustaJakarta, Penyakit apa pun jika tak ditunda untuk didiagnosa dan diobati tentu akan lebih besar peluangnya untuk sembuh, tak terkecuali kusta. Sering disebut-sebut sebagai penyakit kutukan Tuhan, banyak orang menunda berkonsultasi karena malu akan stigma tersebut.
“Kusta dapat dicegah dan disembuhkan tanpa cacat bila ditemukan sedini mungkin, terlebih lagi obatnya, yaitu MDT, dapat diakses gratis di puskesmas,” terang Menteri Kesehatan RI, dr Nafsiah Mboi, SpA, MPH, saat membuka acara jalan santai menyambut perayaan Hari Kusta Sedunia yang diadakan di kawasan Tugu Monas, Jakarta, Minggu (30/3/2014).
Kusta merupakan penyakit yang disebabkan oleh basil berbentuk batang yang disebut Mycobacterium leprae, atau yang sering disingkat sebagai M. leprae. Basil tersebut memberikan dampak terutama pada kulit dan saraf. Gejala awal munculnya penyakit kusta biasanya berupa bercak pada kulit. Bercak-bercak ini muncul disertai dengan hilangnya rasa atau mati rasa di area yang yang terkena.
“Ada bercak-bercak putih dan mati rasa, itu saja sudah cukup bagi seseorang untuk konsultasi ke puskesmas. Tidak perlu ke rumah sakit besar. Nanti akan dicek di puskesmas dan jika positif akan diberi obat gratis. Jadi jangan ditunda-tunda agar bisa sembuh sempurna,” lanjutnya.
Selain memberikan obat gratis, Nafsiah juga menyebutkan bahwa upaya promotif-preventif juga penting, salah satunya dengan upaya sosialisasi untuk orang-orang yang bergaul dengan mereka yang didiagnosa kusta. “Semua yang bergaul dengan dia itu diajak. Jadi kalau mereka sudah tahu cara penularannya, mereka tidak mudah terinfeksi,” pesan Nafsiah.
Kusta diduga ditularkan melalui udara, tetesan air hidung, atau mulut selama berada dekat dengan orang yang mengalami kusta dan sering kontak dengan kasus-kasus infeksi yang tak diobati. Meskipun begitu, kusta termasuk salah satu penyakit yang paling sedikit menular dibandingkan penyakit menular lainnya.
Sumber: http://health.detik.com/read/2014/03/30/143236/2540905/763/ada-bercak-putih-dan-mati-rasa-di-kulit-cek-ke-puskesmas-bisa-jadi-kusta?991104topnews




SMK DR INDRA ADNAN INDRAGIRI COLLEGE Terima Siswa Baru TP 2014/2015

DSC_0001Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) DR INDRA ADNAN INDRAGIRI COLLEGE
Menerima Siswa Baru TP 2014/2015 Lulusan SMP dan MTs Sederajat.
A. Jalur Penelusuran Minat dan Prestasi (PMDP) dibuka mulai 01 April – 30 Mei 2014
B. Jalur Umum (Tes Tertulis) dibuka mulai 02 Juni – 05 Juli 2014

 
 
 
SMK DR INDRA ADNAN INDRAGIRI COLLEGE memiliki keunggulan diantaranya :
1. Satu-satunya SMK pertama di INHIL dengan program keahlian farmasi, Analis Kesehatan, Keperawatan dan Teknik Komputer Jaringan.
2. Memiliki fasilitas pendidikan yang representatif seperti Lab Praktek Resep, Lab Kimia dan Analis Kesehatan, Lab Biologi dan Farmakognosi, Lab Keperawatan, Lab Bahasa dan Lab Komputer, Ruang Multimedia Plus WiFi, Perpustakaan serta ruang kelas yang dilengkapi AC dan Infocus.
3. SMK yang memiliki MoU atau kerjasama dengan dunia usaha dan Idustri, Instansi Kesehatan dan Rumah Sakit.
4. juga memiliki kerjasama (MoU) dengan SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru yayasan Universitas Riau.
Informasi dan Pendaftaran:
Panitia Seleksi Calon Siswa baru Jalur PMDP/UMUM
SMK DR. INDRA ADNAN INDRAGIRI COLLEGE
d/a Jalan TRIMAS No. 88 Tembilahan – Inhil – RIAU
 
DSC_0006DSC_0007




Jelang UN, Pungli Sekolah di Inhil Kembali Marak

pungliTembilahan (detikriau.org) — Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di tingkat SMP dan SMA, sejumlah orang tua murid kembali menjerit. dengan berbagai alasan, pihak sekolah kembalimelakukan pungutan.

Berdasarkan keterangan sumber detikriau.org di Kecamatan Kempas yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Dalam rapat bersama di SMP 3 Kecamatan Kempas, sabtu (29/3/2014) yang juga dihadiri UPT Pendidikan, Komite Sekolah, Pengawas Sekolah tingkat SMP, guru dan orang tua siswa diputuskan masing-masing siswa dikenai sumbangan sebesar Rp 377 ribu.
Uang sumbangan UN sebesar Rp 377 ribu dirincikan untuk uang perpisahan Rp 70 ribu, Uang les Rp 80 ribu x 3 bulan = Rp 240 ribu, dan sisanya Rp 67 ribu diistilahkan sebagai uang kenang-kenangan guru.
“Awalnya sumbangan dimintakan Rp 392 ribu dengan alasan tambahan untuk biaya penulisan STTB. tapi dalam rapat itu sebahagian orang tua murid keberatan dan akhirnya biaya penulisan STTB ini ditiadakan,” Akui sumber.
Besaran pungutan ini juga kembali diprotes orang tua siswa. Namun saat itu pihak komite menyatakan tidak bisa memberikan keputusan disebabkan Kepala sekolah tidak menghadiri rapat karena sedang berada di Pulau Jawa. Sumber merasa pihak sekolah seakan sengaja mau lepas tangan. buktinya kepala sekolah saja tidak hadir. ada kesan penggiringan agar nantinya komite sekolah yangbertanggungjawab.
Les, tambahan yang dikenakan Rp 80 ribu perbulannya juga baru diketahui banyak orang tua siswa dalam pertemuan ini. mereka awalnya menduga kalau les tambahan bagi siswa tahun akhir itu diberikan secara gratis. padahal dari 116 siswa saat mengikuti try out baru-baru ini, hanya 17 siswa yang dinyatakan bisa lulus.” jadi untuk apa les tambahan ini,” Kesal sumber.
Berdasarkan informasi sumber detikriau.org juga, sumbangan menjelang UN ini bukan hanya diberlakukan di SMP 3 Kecamatan Kempas tetapi juga beberapa sekolah setingkat SMP dan SMA di Kecamatan Enok, seperti SMPN 2 Kecamatan Enok Rp. 550 ribu, SMPN 1 Kecamatan Enok Rp 650 ribu,SMP satu Atap Kecamatan Enok Rp 350 ribu dan SMAN 2 Kecamatan Enok Rp 650 ribu.
Sejauh ini, untuk Kecamatan Enok, detikriau.org baru mendapatkan informasi hanya 1 sekolah yang meniadakan pungutan yakni SMPN 3 Desa Bagan.
Pungutan-pungutan yang dimintakan pihak sekolah kepada orang tua murid ini tentunya patut untuk dipertanyakan. Sejauh ini, Pemerintah telah mengeluarkan berbagai regulasi yang mengatur tentang pelaksanaan sektor pendidikan pada tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah, mulai dari UU No. 20/2003 tetang Sistem Pendidikan Nasional terutama pasal 34 yang menyatakan pelarangan secara tegas setiap bentuk pungutan di sekolah, terutama sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.
Larangan tersebut dipertegas lagi oleh PP No. 32/2013 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagai perubahan dari PP No. 19/2005. Larangan untuk melakukan pungutan terhadap sekolah yang dikelola pemerintah termasuk pemerintah daerah juga dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melalui Permendikbud No. 60/2011 tentang Larangan Pungutan Biaya Pendidikan Pada Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.
Sumbangan memang diperbolehkan pada sekolah yang dikelola masyarakat atau sekolah swasta. Pada sekolah yang dikelola pemerintah termasuk pemerintah daerah, konteks sumbangan harus dibaca secara hati-hati, hal ini mengacu pada Permendikbud No. 42/2012 tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan pada Satuan Pendidikan.
Sumbangan harus bersifat sukarela, tidak memaksa, tidak mengikat, dan tidak ditentukan baik jumlah maupun jangka waktu pemberiannya. Karena dalam pasal 9 satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh pemerintah, dan/atau pemerintah daerah dilarang memungut biaya satuan pendidikan. Bahkan dalam pasal 11 secara tegas dibunyikan bahwa siswa tidak mampu dilarang untuk dipungut biaya.
Selama ini, pungutan yang dilakukan pihak sekolah menggunakan berbagai alasan, antara lain uang fotokopi soal-soal latihan ujian, uang biaya tambahan pengayaan pelajaran, uang les tambahan, uang phas foto siswa, bahkan uang perpisahan siswa.
Cara atau modus melakukan pungutan juga bermacam-macam, antara lain ada yang dilakukan secara terbuka melalui surat edaran kepala sekolah, hingga himbauan secara lisan oleh guru dan kepala sekolah kepada siswa. Ada beberapa praktik pungutan liar yang melibatkan komite sekolah, dan ada juga yang dilakukan tanpa melibatkan komite sekolah. (dro)




Hari Ini WNI di Lima Negara Mulai 'Nyoblos'

pemungutan-suara-ilustrasi-_130831122606-712JAKARTA — Hari ini, Ahad (30/3) pemungutan suara pemilu 2014 dimulai. Pemungutan suara diselenggarakan bagi warga negara Indonesia (WNI) di enam negara, yakni Beijing (RRC), Brasil, Hongkong, Kopenhagen (Denmark), Santiago (Cile), dan Shanghai (RRC).

Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan pemungutan suara di luar negeri memang dilakukan lebih awal dibanding pemilu di Indonesia. Jadwal pemungutan suara disesuaikan dengan hari libur di setiap negara. Untuk meningkatkan partisipasi pemilih di luar negeri.
“Namun penghitungan suara tetap dilakukan serentak dengan dalam negeri pada 9 April 2014,” kata Ferry.
Sebelum penghitungan suara serentak dengan dalam negeri, surat suara yang telah digunakan akan disimpan di kantor perwakilan Indonesia di setiap negara. Menurut Ferry, panitia pemilihan luar negeri (PPLN) bersama panwas akan membuat berita acara untuk menjaga kotak suara.
“Disimpan di perwakilan, digembok. Setiap perwakilan punya satu kunci, ini upaya preventif saja,” ujarnya.
Pileg pada 30 Maret digelar di Beijing, Brazil, Hongkong, Kopenhagen, Santiago, dan Shanghai. Damascus, Havana (Kamis, 3 April 2014). Abu Dhabi, Alger, Amman, Daka, Doha, Dubai, Khartoum, Kuwait, Kyiv, Maputo, Moskow, Muscat, Sanaa, Teheran (Jumat, 4 April 2014).
Kemudian pada Sabtu, 5 April 2014 di Antananarivo, Baghdad, Bangkok, Beograd, Berlin, Bern, Bogota, Bratislava, Brussel, Bucharest, Buinos Aires, Canberra, Caracas, Chicago, Colombo, Dakar. Darwin, Dacao City, Den Haag, Dili, Frankfurt, Hamburg, Helsinki, Houston, Jeddah, Kairo, dan Lima.
Termasuk, London, Los Angeles, Manama, Melbourne. Mumbai, Nairobi, New York, Ottawa, Panama, Paramaribo, Praha, Rabat, Riyadh, San Fransisco, Sarajevo, Sofia, Songkhla, Stockholm, Suva, Sydney, Toronto, Tripoli. Vancouver, Viantiane, Warsawa, Washington DC, Wina, Windhock, Zagreb.
Sementara pileg pada 6 April akan dilangsungkan di Abuja, Addis Ababa, Ankara, Astana, Athena, Baku, Beirut, BS Begawan, Budapest, Cape Town, Dar Es Salam, Guangzhou, Hanoi, Harare, Ho Chi Minh.Islamabad, Istambul, Karachi, Kota Kinabalu, Kuala Lumpur, dan Kuching.
Juga di Lisabon, Madrid, Manila, Marseille, Mexico City, New Delhi, Noumea, Osaka, Penang, Perth, Pnom Penh, Port Moresby, Pretoria, Pyong Yang, Roma, Seoul. Singapura, Taiwan, Tawau, Tokyo, Tunis, Vatikan, Wellington, dan Yangoon.
Sumber: http://www.republika.co.id/berita/pemilu/berita-pemilu/14/03/30/n387wg-hari-ini-wni-di-lima-negara-mulai-nyoblos