Pemkab Inhil Komit Kembalikan Kelapa Sebagai Potensi Ungulan Daerah

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) -Mengingat sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani terutama kelapa dalam, maka Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berkomitmen untuk mempertahankan keberadaan kelapa dalam di Kabupaten Indragiri Hilir.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Inhil, HM Wardan dalam sambutannya saat menghadiri salah satu kegiatan di aula Kantor Bappeda Kabupaten Inhil, Jalan Akasia Tembilahan, belum lama ini.

Menurut Bupati, Kabupaten Inhil memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang cukup berlimpah dan beraneka ragam, seperti wilayah perkebunan kelapa yang mencapai luas sekitar 393 ribu hektar, yang merupakan salah satu mata pencarian dan lahan penghidupan bagi masyarakat.

“Kalau boleh dikatakan, untuk wilayah kabupaten, Inhil merupakan daerah terbesar di dunia yang ditumbuhi dan ditanami pohon kelapa. Jadi, sesungguhnya kelapa adalah identitas Kabupaten Inhil, yang bisa dijadikan sebagai potensi unggulan dari daerah ini,” tutur Bupati.

Kendati demikian, lanjut mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini, sekarang sudah lebih dari 100 ribuan hektar lahan perkebunan kelapa masyarakat yang terkena intrusi air laut, yang berdampak pada tidak berfungsi dan tidak produktifnya hasil dari perkebunan kelapa tersebut, sehingga masyarakat banyak yang mengalih-fungsikan lahannya menjadi perkebunan kelapa sawit.

“Saya akan tetap mempertahankan kelapa sebagai pohon kehidupan di Kabupaten Inhil, salah satunya melalui Program Gerakan Masyarakat Tanam dan Pelihara Pohon Kelapa. Kemudian, Kita juga sudah mulai menanam kelapa hias di sejumlah titik jalan di Kota Tembilahan,” terangnya.

Selanjutnya ditegaskan Bupati, bahwa pada tahun 2014 ini Pemkab Inhil berkomitmen dan akan lebih fokus pada pembangunan di sektor perkebunan. Dimana, lebih dari 70 persen masyarakat Kabupaten Inhil menggantungkan hidupnya pada hasil perkebunan kelapa.

“Saya harapkan SKPD terkait bisa betul-betul mendata perkebunan yang terkena abrasi. Sebab, masyarakat tidak memiliki kemampuan untuk membenahinya. Jadi, kita harus membantu masyarakat dengan membuat trio tata air, yakni tanggul, pintu klep dan drainase. Jika tidak, tentu kebun-kebun ini tidak akan berhasil dan gagal panen,” pungkasnya.(dro/adv pemkab inhil)




Wabup Hadiri Rakornas Pilpres di Bogor

wabupBogor (detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir, H Rosman Malomo menghadiri Rapat Koordinasi Nasional pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014, Selasa (3/6).

Rakornas yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Sentul Internasional Convention Center (SICC) Bogor ini, dibuka secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Sosilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Turut hadir saat itu, jajaran dari Kabinet Indonesia Bersatu II, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) se-Indonesia, TNI dan Polri, Kejaksaan Agung, serta Ketua dan pengurus partai politik (parpol).

Kegiatan yang juga diikuti oleh para pejabat daerah, mulai dari gubernur, walikota dan bupati se-Indonesia ini, bertujuan untuk melakukan sinergitas antara pemangku kepentingan Pemilu, serta memperkuat koordinasi dan pemantapan penyelenggaraan berbagai tapahan Pilpres tahun 2014.

Terkait dengan penyelenggaraan Pilpres, yang rencananya akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 9 Juli mendatang, Wabup menyatakan bahwa Pemkab Inhil siap untuk mendukung dan mensukseskan perhelatan pesta demokrasi tersebut, sehingga dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar.

“Kita harapkan seluruh pihak, khususnya masyarakat Kabupaten Inhil dapat ikut berperan dan turut bersama-sama dalam mensukseskan jalannya Pilpres nanti, serta memberikan hak suaranya, guna menentukan pemimpin Indonesia ke depan,” tutur Wabup.

Untuk diketahui, pada pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) beberapa waktu lalu, Kabupaten Inhil berhasil menciptakan Pemilu yang kondusif, dengan partisipasi pemilih yang cukup tinggi. Kondisi seperti ini, tentunya diharapkan dapat terus terjaga dan berlanjut hingga selesainya tahapan-tahapan Pilpres 2014, dalam upaya mewujudkan pembangunan dan kemajuan Indonesia kea rah yang lebih baik.(dro/adv pemkab inhil)




Pemimpin Jenius, IQ Prabowo 152

prabowoPalangkaraya – Calon presiden nomor urut satu Prabowo Subianto memiliki IQ (intelligence questions) 152. Demikian hasil tes psikologi Prabowo saat tes kesehatan calon presiden beberapa waktu lalu.

“Satu saya dengar, yang belum didengar umum, karena pemimpin mendatang meringkankan beban kita. Dan berita gembira bagi kita, hasil tes psikologi capres, bahwa IQ Pak Prabowo, dalam tes itu 152,” ungkap Wasekjen PKS Fahri Hamzah saat menghadiri peresmian tim kampanye Prabowo-Hatta di Kalimantan Tengah, Senin (2/6/2014).

Dia membandingkan IQ rata-rata orang di dunia. Menurutnya, rata-rata IQ dunia, 91 sampai 111. “Sudah dianggap luar biasa 120 sampai 130, bayangkan kalau 152, itu kategori pemimpin jenius,” ujarnya.

“Bapak-bapak, saudara-saudara sekalian, hanya pemimpin cerdas, jenius, yang mampu memikul beban rakyat, pemimpin tidak cerdas, apa lagi tidak memadai, hanya jadi beban pikiran rakyat. Anda mau pemimpin beban pikiran, atau memikul beban kita,” tukasnya. (inilah.com)




Dewan Kritik Manajemen Rayon PLN Tembilahan

gambar ilustrasiTembilahan (detikriau.org) — Ketua Komisi III DPRD inhil, Ir Feriandy melontarkan kritikan terhadap kinerja manajemen Rayon PLN Tembilahan. Kritikan ini dilontarkan terkait tidak kunjung tuntasnya persoalan pemutusan pasokan listrik kerumah-rumah pelanggan.

“Kerusakan mesin pembangkit Rayon PLN Tembilahan bukan terjadi kali pertama, tetapi kejadian ini sudah terjadi secara berulang-ulang dan tidak pernah ada penyelesaian. saya nilai titik lemahnya tentu berada di manajemen PLN sendiri,” Sampaikan Fery kepada detikriau.org menanggapi kerapnya terjadi byar pet Rayon PLN Tembilahan, senin (2/6/2014) kemaren

Menurut Fery, persoalan rusaknya mesin pembangkit PLN sudah menjadi persoalan basi, manajemen PLN harusnya sudah membacanya dengan baik. Pemutusan pasokan listrik secara bergilir yang belakangan ini kembali berulang, lagi-lagi dilatarbelakangi persoalan klasik, tidak mampunya mesin pembangkit mensuplay kebutuhan listrik akibat kerusakan mesin.

Untuk memenuhi kebutuhan daya, PLN selama ini memanfaatkan beberapa unit mesin sewa. hari ini dikabarkan beberapa unit mesin sewa mengalami kerusakan.

“Ini yang saya bilang persoalan basi. persoalan ini terjadi berulang-ulang dan penyebabnyapun sama. harusnya PLN memiliki unit pembangkit cadangan untuk menutupi defisit daya jika terjadinya kerusakan mesin pembangkit,” Sampaikan Fery

Bahkan ditambahkan fery, untuk menuntaskan persoalan ini, kenapa tidak seluruh kebutuhan daya pelanggan dipenuhi saja dengan mesin sewa? sedangkan mesin milik PLN bisa dimanfaatkan sebagai mesin cadangan.

Disamping persoalan ini, Fery juga sangat menyayangkan tidak adanya penyampaian informasi kepada masyarakat setiap kali akan adanya pemberlakuan pemadaman bergilir. kondisi ini pastinya sangat merugikan masyarakat.

“informasinya mereka sudah menyampaikan pemberitahuan kepada masyarakat namun tidak sedikit masyarakat dan kawan-kawan media yang mempertanyakan hal ini ke pihak kita di DPRD. jadi dimana PLN menyampaikan pemberitahuan?” Tanyakan Fery.

Hanya berselang setelah dua mingguan pemberlakukan pemadaman bergilir dengan durasi 4 hidup dan 1 mati, pihak Rayon PLN Tembilahan kembali memberlakukan pemadaman bergilir, kali ini dengan durasi 6:1, alasannya juga sama, kekurangan daya dikarenakan kerusakan mesin pembangkit. (dro)




Isu Gorengan Berbahan Plastik dan Lilin, Disperindag Inhil Gelar Sidak

Kadisperindag Inhil, Fahrolrozy (berpeci putih) saat melakukan sidak
Kadisperindag Inhil, Fahrolrozy (berpeci putih) saat melakukan sidak

Tembilahan (detikriau.org) – Menanggapi isu dikalangan masyarakat akan maraknya penjualan gorengan yang mengandung bahan campuran plastik dan lilin yang digunakan oleh para pedangan gorengan yang berada di Kota Tembilahan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Inhil melakukan inspeksi mendadak (Sidak). Senin (2/6/2014)

Pelaksanaan sidak yang juga melibatkan Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil tersebut, sebanyak 12 sample diambil dari pedagang sebagai bahan uji keterkandungan zat-zat yang membahayakan bagi konsumen.

“Sehubungan dengan isu itu (gorengan berbahan campuran plastik dan lilin red) malam hari ini kita bersama Dinas Kesehatan langsung melakukan sidak kelapangan dan ada 12 sample yang sudah kita ambil untuk kita uji apakah benar ada mengandung zat yang berbahaya tersebut atau tidak”. sampaikannya Kadisperindag Inhil, Fahrolrozy kepada wartawan

Sidak tersebut sengaja dirahasiakan agar sidak bisa berjalan maksimal, disamping itu mantan Kadishub ini juga menyampaikan bahwa ada dua tahap pengujian untuk mengetahui jenis gorengan yang mengandung zat plastik dan lilin tersebut

“gorengan yang mengandung zat plastik apabila dibakar akan mudah menyala sedangkan untuk gorengan yang mengandung bahan campuran lilin akan meleleh saat dibakar, namun untuk menguji hal seperti itu kita juga harus memastikan bahwa gorengan tersebut sudah kering atau tidak baru digoreng karena kalau habis digoreng langsung dilakukan uji seperti itu sudah pasti akan cepat menyala karena kandungan minyaknya masih ada”. Jelasnya
Sambungnya lagi”jadi sample gorengan yang sudah kita amankan ini akan kita lakukan pengujian atau penelitian pada besok pagi (Selasa 3/6/2014)”. Imbuhnya

Terkait dengan sanksi yang akan diterima oleh para pedagang gorengan yang terbukti melanggar peraturan atau yang menggunakan zat-zat berbahaya tersebut, ia menyebutkan ada dua kategori sanksi yang akan dijatuhkan yaitu sanksi pidana dan sanksi perdagangan
“Kalau dari sample ini terbukti ada yang mengandung zat yang berbahaya seperti yang dimaksud maka kita akan berikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku, apakah kita proses secara pidana atau kita proses sesuai dengan undang-undang jual beli atau perdagangan”. Sebutnya
Terakhir ia menyebutkan bahwa operasi seperti sidak ini akan terus dilakukan karena menurutnya operasi yang digelar pertama kali ini belum menyeluruh, hal tersebut diduga ada kebocoran informasi operasi sidak sehingga ada beberapa pedagang gorengan yang lari saat operasi digelar.
“ditaman kota dan dipasar pagi sudah kita tandai khusus kemudian yang jual ayam Kentucky yang tidak jauh dari rumah makan Mak Icun, namun hal ini baru sekedar praduga dan kepastiannya bisa diketahui setelah pengujian dilakukan”. Tandasnya
Sementara itu, salah satu pedagang gorengan yang biasa berjualan didaerah Pasar Pagi yang enggan menyebutkan namanya menyatakan bahwa dirinya tidak pernah melakukan hal tersebut dan ia juga tidak keberatan untuk di cek semua barang dagangan tersebut
“Kita lebih memilih jalan yang halal pak, untuk apa melakukan hal seperti itu untuk kebutuhan hidup dan kalau mau dicek silahkan saja pak saya tidak keberatan”. Tuturnya. (Ahmad Tarmizi)




Sekda Buka FGD KLHS Untuk RPJM Inhil 2014-2019

Sekda, H Alimudin RM saat menyampaikan sambutan. Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil
Sekda, H Alimudin RM saat menyampaikan sambutan. Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhil, H alimuddin RM membuka secara resmi Forum Group Discussion (FGD) Kajian Lingkungn Hidup Strategies (KLHS) untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Inhil 2014-2019 yang diselenggarakan oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Inhil. Selasa (3/6/2014) di Aula Bappeda Inhil.
Dalam sambuatnnya, Sekda mengatakan bahwa tujuan pelaksana FGD ini guna memestikan keterlibatan stakeholder atau prinsip partisiptif telah dilaksanakan dalam pelaksanaan KLHS.
“hasil akhir dari proses KLHS ini diharapkan mampu memberikn perumusan alternatif penyempurnaan dalam memberikan rekomendasi perbaikan untuk RPJM Kabupaten Inhil, sehingga prinsip pembangunan berkelanjutan telah diintegrasikan,” jelas Sekda.
Ditambahkannya pula,kegiatan ini penting agar pemerintahan daerah selain dapat mencapai prioritas dan sasaran pembangunan daerah dalam upaya mewujudkan visi, misi dan program kepala daerah terpilih.

“Ini juga dapat mengantisipasi munculnya rencana program yang tidak tepat sasaran, serta dapat menyelaraskan aspek sosial, ekologi dan ekonomi dalam penyelenggaraan pemerinthan di Kabupaten Inhil 5 tahun kedepan dan diharapkan seluruh peserta FGD dapat mengikuti rangkaian acara hari ini sampai penyepakatan hasil akhir,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BLH, Encik Kamal Syahindra menambahkan manfaat yang diperoleh dengan melakukan KLHS untuk RPJM adalah untuk mencegah kesalahan investasi dengan mengingatkn para pengmbil keputusan akan adanya peluang pembangunan yang tidak berkelanjutn sejak tahap awal proses pengambilan keputusan.

Peserta sendiri adalah dari SKPD terpilih, kelompok kerja pengendalian lingkungan, stakeholder terpilih, kalangan dunia usaha, kalangan akademisi, dan LSM serta narasumber yang merupakan tenaga ahli yang ditunjuk dari Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerin dalam Negeri yaitu Adhi Wiyana dn Dwi Nurcahyadi.(dro/adv humas pemkab inhil)