KPSI Rayakan Milad Ke 2

Tembilahan (detikriau.org) – Komunitas Pencinta Sedekah Inhil (KPSI) akan merayakan Milad ke 2 di Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan Kota tepatnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Minggu (8/6/2014)
Menurut ketua panitia milad, Raju Maulana, kegiatan ini selain akan diisi dengan berbagai kegiatan sosial juga akan diisi dengan berbagai perlombaan dan pembagian sembako

“Alhamdulillah hari ini genap dua tahun usia KPSI dan selama itu pula kita mencoba untuk berbagai sedikit beban kesulitan saudara-saudara kita. Kami berharap KPSI akan tetap tumbuh dengan sokongan para dermawan,” Sampaikan Raju.
Sambungnya lagi, kemeriahan milad kali ini akan diisi dengan berbagai perlombaan dan kegiatan-kegiatan sosial.

“Ada lomba cuci tangan dan sikat gigi, lomba syair ibarat kiamat, pengobatan gratis, penyuluhan kesehatan, tausiah agama dan pembagian sembako,” sebut anggota Raju yang juga anggota Komunitas Donor Darah Inhil (KDDI).

Kegiatan yang dilaksanakan selama 1 hari suntuk ini nantinya mengundang berbagai peserta mulai dari SMP dan SMU.

Menurut Raju yang paling membuat kemeriahan milad ke 2 KPSI ini berbeda dari pada tahun sebelumnya adalah KPSI bisa meningkatkan kinerja mereka sehingga pada milad yang kedua ini jumlah pembagian beras yang dulunya hanya satu ton kini bertambah menjadi dua ton dan selain itu juga ditambah bahan sembako lainnya

“Kalau dulu kita membagikan 1 ton beras dan kali ini kita membagikan sebanyak 2 ton beras kepada masyarakat dan juga sembako lainnya,”Tuturnya

Ia juga berharap dengan dilaksanakannya kegiatan milad ke 2 KPSI ini bisa memberikan manfaat kepada khalayak ramai, KPSI semakin di kenal dan selalu bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat.

“Semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi orang banyak sehingga dapat menimbulkan jiwa kepedulian sosial dan menginspirasi masyarakat yang lain untuk saling berbagi”. tandasnya. (Ahmad Tarmizi)




Sekda Buka Pencangan Milad Inhil Ke 49

Sekda melepas peserta gerak jalan jantung sehat. Foto: Sahrul Badrin, Humas Pemkab inhil
Sekda melepas peserta gerak jalan jantung sehat. Foto: Sahrul Badrin, Humas Pemkab inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil, Alimuddin RM membuka secara resmi pencanagan Milad ke 49 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan upacara jalan Gajah Mada Tembilahan ini juga dihadiri oleh Muspida, Kepala SKPD dan Undangan lainnya.

Milad yang mengangkat tema “bersempena milad ke-49 Kabupaten Inhil tahun 2014 dengan spirit baru Inhil mari kita selaraskan pembangunan disegala bidang menuju kabupaten yang maju, bermarwah dan bermartabat “. Kegiatan ini diawali dengan upacara pencanangan, kegiatan dilanjutkan dengan Jalan Jantung sehat yang diikuti oleh jajaran Pemerintahan di Kabupaten Inhil, kalangan pelajar serta masyarakat umum di Tembilahan.

Sekda Inhil, dalam amarannya mengatakan, memasuki usia ke-49 ini, Kabupaten Inhil terlihat jelas segala keberhasilan pembangunan yang telah dilakukan bersam-sama, meskipun masih ada sejumlah kekurangan dan kelemahan yang harus diperbaiki.

“Kita patut bersyukur, sampai saat ini kita mampu melanjutkan cita-cita para pendiri kabupaten inhil,” sebut Sekda.
Oleh sebab itu kata Sekda, seluruh muatan nilai yang terkandung dalam sejarah perjuangan berdirinya kabupaten ini diharapkan Sekda dapat dijadikan sumber inspirasi dan motivasi pembangunan sebagaimana yang telah dipraktekan oleh para pendahulu

Untuk mewujudkan keberhasilan dalam pembangunan, diperlukan kekuatan dan ikhtiar secara bersama, seraya tetap bermohon Kehadirat Allah SWT agar apa yang kita cita-citakan dapat terwujud dengan sebaik-baiknya.

“Saya juga menghimbau agar semua pihak berpartisipasi memeriahkan milad ini,” Pesan Sekda. (adv pemkab Inhil)




Dipindah Ke Subrantas, Pemilik dan Pelayan Pujasera Wajib Kenakan Teluk Belanga

Kadisperindag Inhil, H Fahrolrozy
Kadisperindag Inhil, H Fahrolrozy

Tembilahan(detikriau.org)-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Inhil akan memindahkan seluruh Pusat Jajanan Selera Rakyat (Puja Sera) yang berada di Jalan Kapten Mukhtar ke Jalan Subrantas tepatnya bersebelahan dengan Kantor Darma Wanita.

“Nantinya Puja Sera akan kita alihkan ke Subrantas,” kata Kadisperindag Inhil Fahrolrozy MM kepada detikriau.org baru-baru ini usai rapat bersama kepala dinas lainnya dikantor Bupati Inhil

Disamping itu ia juga menyebutkan pemilik dan pelayan puja sera diwajibkan menggunakan baju teluk belanga pada saat berjualan atau melayani pelanggannya

“Nanti semua pedagang atau pelayan wajib menggunakan baju teluk belanga dan tidak seperti saat ini,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikannya lagi, puja sera nantinya tidak akan berumah-rumah seperti saat ini dan penerangan akan dilakukan sebaik mungkin.

“Nanti kita pakai payung besar itu saja, dan kita kasih penerangan agak tidak ada yang berbuat yang tidak senonoh,” sebutnya

Sedangkan lokasi eks Puja Sera yang berada di Jalan Kapten Mukhtar akan di jadikan Stand pada saat MTQ Provinsi Riau mendatang. (Ahmad Tarmizi)




Disperindag Diminta Lakukan Sidak di Seluruh Kecamatan

“Khususnya menjelang tibanya bulan ramadhan”

Tembilahan (detikriau.org) – Masyarakat Kabupaten Inhil meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) tidak hanya melakukan penertiban terhadap perdagangan di tingkat Ibu Kota Kabupaten tetapi harusnya juga dilakukan diseluruh Kecamatan di Inhil.
“Pastinya kami berharap Disperindag tidak hanya fokus mengawal kegiatan perdagangan di tingkat Ibukota Kabupaten. Penertiban harusnya juga dilakukan hingga ketingkat Kecamatan diseluruh kabupaten Inhil,” Pinta Yudi, warga Kecamatan Kateman melalui sambungan selularnya, sabtu (7/6/2014)

Dikatakan Yudi, tanpa adanya pengawasan secara continue banyak pedagang yang hanya mengedepankan keuntungan sepihak tanpa memperhatikan kondisi masyarakat. Apalagi menjelang tibanya bulan Ramadhan, sudah menjadi kebiasaan pedagang menaikkan harga seenaknya hingga akan berakibat mengganggu kekhusukan masyarakat dalam menjalankan ibadah. “Ini harus menjadi perhatian disperindag agar kami masyarakat kecil tidak terus dirugikan dengan ulah pedagang yang berbuat seenaknya,” Harap Yudi

Disamping Yudi, Anto, warga Kecamatan Tembilahan Hulu yang menjadi tetangga terdekat Kecamatan Tembilahan sebagai ibukota Kab Inhil juga membenarkan adanya tindakan pedagang yang tidak memperhatikan kondisi masyarakat. Ia juga meminta agar Disperindag dapat lebih meningkatkan pengawasan terutama menjelang, selama dan setelah bulan Ramadan.
“Setiap tibanya bulan puasa, tingkat kebutuhan masyarakat akan barang sehari-hari akan meningkat. Ini akan menjadi kesempatan pedagang nakal untuk meraup untung lebih dan hal ini harus mendapatkan perhatian serius dari Dinas terkait,” Pintanya.(dro)




Malangnya Tembilahan, Listrik Bak Kunang-Kunang, Air PDAM-pun Ngadat

airTembilahan (detikriau.org) – Baru terhitung semingguan pasokan air PDAM Tirta Indragiri kembali mengalir setelah sempat mati total selama tiga hari, kondisi yang sama kini kembali berulang. Kali ini bukan persoalan ketiadaan tawas tetapi katanya kerusakan “breker listrik”.

Pernyataan ini disampaikan oleh salah seorang tekhnisi lapangan yang enggan menyebutkan namanya saat dikomfirmasi melalui sambungan telepon selularnya, Jum’at (6/6/2014). Dikatakannya, akibat kerusakan peralatan ini, pasokan listrik untuk mesin pompa terputus, imbasnya distribusi air kepelanggan juga terhenti.

“Saya tidak bisa memprediksi sampai kapan kondisi ini akan berlangsung. Suku cadang kita tidak ada dan harus didatangakan dari luar,” Ujarnya memberikan komfirmasi.

Terkait persoalan ketiadaan tawas yang menjadi penyebab terhentinya pasokan air bersih kerumah-rumah pelanggan beberapa waktu lalu, hari ini diakuinya sudah bisa diatasi. Meskipun pengadaan dalam jumlah besar harus dilakukan melalui proses lelang, namun untuk kebutuhan mendesak PDAM TI mengambil inisitif membeli enceran sesuai kebutuhan. “Tawas tidak ada masalah. Masalah kali ini, ya kerusakan breker listrik,” Tandasnya.

Kembali terputusnya pasokan air bersih kerumah-rumah pelanggan ini juga kembali menuai keluhan masyarakat. Sejak pagi, pasokan air terhenti secara total. Untuk mendapatkan kebutuhan air bersih, mereka dengan terpaksa harus memasok dari sumber-sumber air bersih disekitar lingkungan tempat tinggal mereka.

“Entah apa yang terjadi dengan pelayanan public di Tembilahan dalam beberapa waktu belakangan ini, sudahlah pasokan air mati total, listrik PLN-pun senin-kamis. Kita minta pemerintah setempat kiranya dapat segera mengambil kebijakan terbaik agar masyarakat tidak terus dirugikan,” Sampaikan Herman, warga Jalan Batang Tuaka kepada detikriau.org. (dro)




Rosman Malomo Ikuti Pawai Ta’ruf MTQ XXV di BATAM

IMG_6446BATAM (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil H. Rosman Malomo yang didampingi beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Inhil mengikuti Pawai Ta’ruf dalam rangka MTQ XXV Tingkat Naional yang diadakana di Provinsi Kepri tepatnya di Kota Batam. Rombongan Wabup Inhil bergabung bersama kontingen Provinsi Riau yang dipimpin langsung Oleh Gubernur RIau H. Anas Maamun.Kamis (5/6/2014)
Pawai siar keagamaan ini dilepas secara resmi oleh Menteri Agama Ad Interin Agung Laksono yang dilaksanakan di pelataran Hotel Pacific. Rombongan pawai diawali dengan mobil patroli dan pengawalan diosusul oleh marching band dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor. Selanjutnya berturut-turut pembawa piala presiden, 25 orang pembawa Bendera Merah-Putih, 25 orang pembawa bendera LPTQ, MTQ, dan 50 orang dari Forum Kerukunan Umat Beragama. Khusus untuk FKUB, kelima puluh orang tersebut mengenakan pakaian kebesaran agama masing-masing.
Masing-masing Kontingen menampilkan kendaraan hias yang dihias sedemikain rupa. Rombongan kendaraan hias dimulai dari Provinsi Aceh. Menjadi penutupnya adalah Provinsi tuan rumah, Kepri. Baru setelah itu diikuti oleh peserta pawai yang berjalan kaki.
Pawai Ta’ruf ini berakhir di Hotel Nagoya Plaza yang disambut oleh Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan.(adv pemkab Inhil)