Hadapi MTQ Tingkat Provinsi Riau, LPTQ Inhil Bina 42 Qori dan Qoriah

imagesTembilahan (detikriau.org) – Dalam kurun waktu 4 bulan kedepan, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Inhil akan membina 42 qori dan qoriah untuk menjadi utusan MTQ pada tingkat Provinsi yang di gelar di Kabupaten Inhil.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua LPTQ Inhil, Syamsurizal Alwi Senin (16/6/14). “Kita saat ini masih ada waktu 4 bulan untuk membina para qori dan qoriah asli anak Inhil ini,” sebutnya.

Pada saat yang sama ia juga menyatakan bahwa ada beberapa qori dan qoriah yang dilakukan pembinaan di luar daerah seperti Kaligrafi dan juga hapalan.

Selain itu ia juga menyampaikan bahwa pihaknya juga akan mendatangkan pelatih dari luar daerah untuk membina para qori dan qoriah asli Inhil tersebut dengan harapan agar seluruh qori dan qoriah bisa lebih meningkatkan skill masing-masing. “Nanti, kita juga akan datangkan pelatih dari luar daerah untuk membina seluruh qori dan qoriah,” tandasnya (Ahmad Tarmizi)




Diwakili Sekda, Bupati Hadiri Kegiatan Wisuda Akbar Ke 4 FKDT

Sekda Kab. Inhil sampaikan sambutan pada acara FKDT T.A 2013/2014. Foto: Agustan, humas pemkab inhil
Sekda Kab. Inhil sampaikan sambutan pada acara FKDT T.A 2013/2014. Foto: Agustan, humas pemkab inhil

Kota Baru (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan diwakili Sekda, H Alimuddin RM menghadiri kegiatan Wisuda Akbar ke-4 Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kec. Keritang T.A 2013/2014. Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Keritang ini juga dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan, Kemenag Inhil, Camat serta Upika Kecamatan Keritang dan siswa/I wisuda FKDT serta tamu undangan lainnya. Senin 916/6/2014)

Wisuda Akbar Ke-4 FKDT ini merupakan gabungan dari 10 Diniyah Takmiliyah yang ada di Desa se-Kecamatan Keritang. Acara ini diisi dengan berbagai acara penampilan hafalan Al-qur’an dan Ceramah dari Peserta wisuda. Pada acara wisuda ini diikuti sebanyak 139 Wisudawan/i.
Sambutan Bupati Inhil yang di bacakan Sekda Kab. Inhil mengatakan bahwa pendidikan adalah langkah tepat dan mantap untuk mengubah kampung dan negeri seribu jembatan ini menuju kemajuan dan kesejahnteraan. Karena, berilmu dan berwawasan sebagai insan perubahan yang mampu membentuk diri dan kepribadian sebagai generasi yang muttaqin.

“Atas nama PEMDA saya mengucapkan terimakasih yang setinggi – tingginya kepada Guru dan seluruh orang tua yang telah mengantrakan anak-anak kita sehingga bisa mencapai seperti ini dan di harapkan kedepan bisa di lanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi.”Pesan Bupati

Bupati juga berharap kepada pengurus Forum komunikasi Diniyah Takmilliyah agar senantiasa melakukan pembenahan dan penyempurnaan dalam rangka memantapkan peran sekolah islam yang memiliki keunggulan di dalam mempersiapkan generasi islam yang ber-aqidah, ber-akhlakul karimah, dan menguasai praktika dasar ibadah syariah. (adv pemkab inhil)




Bupati Hadiri Pelantikan Pamong Praja Muda di Jatinangor

Foto: Way/humas Pemkab Inhil
Foto: Way/humas Pemkab Inhil

detikriau.org — Bupati Inhil HM. Wardan didampingi istri Hj. Zulaikhah Wardan menghadiri acara pelantikan Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri Angkatan XXI Tahun 2014 yang dilaksanakan di lapangan Parade IPDN Jatinangor, Sumedang Jawa Barat, pelantikan dilakukan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Senin, 16 Juni 2014




Mahfud Beri Skor 5-1 untuk Prabowo-Jokowi, Hanya Kalah soal TPID

1639225000-banjir286780x390detikriau.org – Ketua tim pemenangan nasional pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Mahfud MD menilai penampilan Prabowo dalam debat capres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (15/6/2014) malam, lebih unggul daripada penampilan pesaingnya, Joko Widodo. Menurut Mahfud, Prabowo hanya kalah pada satu hal.

jawaban yang dilontarkan Jokowi selama debat masih belum berkembang, meski pada tiga sesi awal moderator selalu mempertanyakan hal berbeda. Mahfud mencontohkan jawaban Jokowi ketika menunjukkan Kartu Jakarta Sehat secara berulang-ulang.

“Ya semua, kalau saya semua orang yang rasional itu pasti menyatakan minimal (skor) 5-1. Lima untuk Prabowo,” kata Mahfud saat ditemui seusai debat, Minggu.

Mahfud menambahkan, meski tema debat kali ini mengenai soal ekonomi dan kesejahteraan sosial, tetapi Jokowi hanya menjawab pertanyaan dari moderator soal ekonomi. Adapun Prabowo, kata Mahfud, mampu menjabarkan persoalan kesejahteraan sosial yang dihadapi masyarakat dengan menjelaskan solusi ekonominya.

“Itu jelas kalau itu. Satu, dua, tiga itu mutlak, empat Pak Prabowo agak ini, lima menang lagi,” ujarnya.

Meski begitu, Mahfud mengaku ada satu kekalahan yang diterima Prabowo. Kekalahan itu terjadi ketika Jokowi menanyakan kepada Prabowo tentang Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). “Mungkin yang satu untuk Jokowi ketika dia tanya yang TPID, yang lain tidaklah,” kata Mahfud.

Sebelum menjawab pertanyaan itu, Prabowo balik menanyakan tentang kepanjangan TPID. Setelah itu, Prabowo menyatakan bahwa hal itu menjadi kewenangan kepala daerah.

sumber: kompas.com

 




Versi Ekonomi Berdikari Jokowi

--detikriau.org – Membangun ekonomi versi Jokowi harus difokuskan pada pelaku ekonomi kecil seperti dengan melakukan pembenahan pasar tradisional dengan baik dan memberikan ruang bagi PKL untuk berjualan.

Penerapan system ini kata Jokowi sudah ia jalankan dan buktikan. Pembangunan saat membangun pasar tradisonal waktu menjadi Walikota Solo dan dilanjutkan saat menjadi Gubernur DKI. Hal ini penting karena pasar tradisional adalah tempat produk petani dijual, tempat hasil tangkapan nelayan dijual dan tempat pedagang tempe menjual produknya.

Jika yang kecil ini diurus dengan baik tetapi dengan manajemen lapangan yang benar, menurut Jokowi bukan hanya akan dan bukan hanya rencana dan bukan hanya sebuah wacana diawang-awang tetapi harus dibuktikan. Mereka mebutuhkan bukti bahwa kita memang melakukan untuk mereka.

“Jadi Jika ruang itu diberikan pada pedagang dengan baik, pasar bersih, tidak boleh pasar becek, harus ada tempat parkir, diberikan zoning, basah, kering, buah dan sayur. Saya kira produk petani akan terus menerus mendapatkan penghargaan dan mereka akan memiliki nilai tambah yang baik karena bisa langsung menjual kepada konsumen.” Ujar Jokowi

Termasuk juga PKL, karena pkl ini termasuk ekonomi mikro kita tetapi hampir disemua kota tidak ada planning yang baik yang memberikan ruang kepada pkl untuk berjualan. Oleh sebab itu PKL selalu terusir. “Dalam rencana kedepan, semua kota harus memberikan ruang sebesar-besarnya kepada pkl untuk berjualan.” Janji Jokowi

Menjawab pertanyaan moderator mengenai Hutang luar negri, Jokowi menyatakan bisa diselesaikan secara bertahap asal ada penghematan di APBN dan mengurungi kebocoran dan penyimpangi dengan cara membangun system melalui e-budgeting, e-audit, e-purchasing, “ini bisa menyelesaikan persoalan hingga APBN bisa efektif dan efisien untuk melunasi hutang.” Tandas Jokowi mengakhiri waktu 3 menitnya. (dro)




Kebijakan Ekonomi Kerakyatan Prabowo

Prabowo Subiantodetikriau.org – Ekonomi kerakyatakan adalah ekonomi jalan tengah. Ekonomi yang didasarkan pada UUD 45 pasal 33 yakni ekonomi yang didasarkan azas kekeluargaan dan sumber-sumber ekonomi yang menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai pemerintah.

Penegasan ini disampaikan calon presiden no 1, Prabowo Subianto dalam debat capres dengan capres no urut 2, joko Widodo, minggu (15/6/2014)
Menurut Prabowo, Intinya, ekonomi harus ditujukan pada penguatan dan pemberdayaan kekuatan rakyat. Tidak hanya pertumbuhan, pemerintah juga harus menjamin kondisi keselamatan dan perlindungan terhadap golongan rakyat tertinggal yang kurang mampu mengikuti persaingan abad 21

“Ini bedanya dengan sistem ekonomi barat atau neo liberal. Kadang-kadang Pemerintah hanya bertindak sebagai wakil. Kita tidak, pemerintah harus turun tangan, harus jadi pelopor, harus membela rakyat, tidak membiarkan kemiskinan dan tidak membiarkan yang lemah bersaing dengan yang kuat,” Sampaikan Prabowo

Untuk kebijakan investasi, Prabowo menyatakan bahwa kebijakan investasinya bersama Hatta adalah kebijakan investasi terbuka. Mendukung investasi asing tetapi tidak mematikan ekonomi rakyat. Harus memperkuat koperasi, ukm dan untuk itu harus mengalirkan dana yang lebih, massif dan tidak tanggung-tanggung untuk meningkatkan ekonomi rakyat.

Kata prabowo, sistem ini juga sudah dirintis pemerintahan SBY dengan banyak program seperti KUR, PNPM dan dana bergulir. Contohnya Dana bergulir, dengan hanya sebesar 5 T bisa menghidupkan 12 juta orang. Bagaimana kalau ditingkatkan 4 kali lipat? 20 T artinya akan ada sebanyak 48 juta masyarakat Indonesia bisa dapat kehidupan

“artinya kita tidak anti investasi asing. Silahkan masuk ke Indonesia tapi bawa uang. Jangan masuk Indonesia tetapi gunakan uang Indoensia. Ini bukan investasi asing namanya. Silahkan masuk bawa uang dan silahkan anda jadi kaya dari Indonesia. Kita tidak keberatan. Namun intinya ekopnomi untuk rakyat,” Tegas Prabowo. (dro)