Safari Ramadan, Bupati Inhil Ingatkan pejabat Kekalkan Bacaan Shalawat nariyah

IMG_1912Tembilahan (detikriau.org) – Bersilaturahmi dengan masyarakat, Bupati Inhil, HM Wardan kembali menlaksankan safari ramadhan. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Miftahul Jannah Jalan HR Subrantas kali ini, Bupati disertai oleh beebrapa pejabat dilingkungan Pemkab Inhil. Selasa (16/7/2014) malam

Dalam sambutannya, Bupati kembali mengajak seluruh masyarakat Inhil khususnya umat muslim untuk memperbanyak perbuatan amal shaleh termasuk melaksanakan sholat taraweh secara rutin selama bulan Ramadan dan senantiasa memanjatkan do’a agar amal yang diperbuat mendapatkan ridho dari Allah.

Ditambahkan Bupati, tujuan melaksankan safari Ramadan adalah untuk tetap menjalin silaturahmi dengan masyarakatnya. Bupati juga berharap meramaikan masjid sebagaimana yang sudah dijalankan selama bulan Ramadan ini tetap dapat terjaga hingga diluar bulan Ramadan agar niat mengembalikan kota Tembilahan sebagai kota ibadah dapat terwujud.

“jangan lupa perbanyak membaca shalawat nariyah. Terutama kepada kades, lurah, camat kepala skpd dan pejabat lainnya. Bukan untuk ria tetapi niatkan semata karena Allah da inyaallah kita akan terolong kepada orang yang cinta kepada Rasulullah SAW,” Pesa” Bupati

Dalam kesemaptan ini, Bupati juga memberikan bantuan uang sebesar Rp 20 juta untuk kepentingan Masjid Miftahul Jannah serta 20 exemplar Al Qur’an. Mulai tahun ini menurut Bupati, Pemkab Inhil juga menganggarkan bantuan untuk Madrasyah dan pendidikan. Termasuk penganggaran untuk membebaskan pungutan bea traanfortasi local jammah haji.

“Sekali lagi saya atas nama pemerintah sangat mengharapkan dukungan dan peran aktif masyarakat demi suksesnya berbagai program pembangunan pemmerintah. Jangan lupa juga selalu menjaga kebersihan dilingkungan masing-masing untuk mendukung kesiapan kita menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi nantinya,” Tandas Bupati. (rul/adv pemkab inhil)




SBY Tolak Asing Ikut Campur Tangan Urusan Pilpres, Ormas Islam Mendukung

FOTO: ANTARA
FOTO: ANTARA

JAKARTA–Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) mendukung sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menginginkan kemelut pemilu presiden diselesaikan bangsa Indonesia sendiri tanpa bantuan asing.

“Kami di belakang Pak Presiden menolak keterlibatan asing dalam penyelesaian masalah pilpres,” kata Sekretaris Umum LPOI Luthfi A Tamimi saat memberikan keterangan pers di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa.

Ia menambahkan LPOI juga mengkhawatirkan adanya pihak-pihak yang mulai menyuarakan tentangan atas hasil rekapitulasi KPU jika tidak memenangkan calon presiden-wakil presiden yang didukungnya.

“Ini yang mengkhawatirkan. Ini sama dengan melawan keputusan yang dilindungi undang-undang. Ini yang berpotensi menimbulkan kerusuhan, dan aparat baik TNI maupun Polri harus menindak tegas,” kata Luthfi.

Ketua LPOI KH Said Aqil Siroj meminta kepada seluruh elemen bangsa untuk menghargai kinerja KPU dalam rekapitulasi suara pemilihan presiden dan wakil presiden 2014.

“Undang-undang mengamanatkan kepada KPU sebagai penyelenggara resmi pemilu. Hasil akhir juga ada di tangan KPU, kita semua harus menghargai itu,” kata Ketua Said Aqil.

Said Aqil menyayangkan adanya pihak-pihak tertentu yang mendahului KPU menyatakan kemenangan capres-cawapres pilihannya.

“Jangan lakukan itu, karena berpotensi menimbulkan gesekan di tengah masyarakat,” kata Said Aqil.

Konferensi pers LPOI dihadiri oleh 12 perwakilan ormas Islam, yaitu Nahdlatul Ulama, Persatuan Islam, Al Irsyad Al Islamiyah, Mathlaul Anwar, Ittihadiyah, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, IKADI, Azzikra, Syarikat Islam Indonesia, Al Wasliyah, Persatuan Tarbiyah Islamiyah, dan Persatuan Umat Islam.(republika)




Fokus Ornop Turut Kecam Pernyataan Dr Suryan Aljamrah

Sekjen Fokus Ornop Inhil, Indra gunawan
Sekjen Fokus Ornop Inhil, Indra gunawan

Tembilahan (detikriau.org) – Lontaran kalimat hujatan Dr Suryan Aljamrah terhadap Universitas Islam Indragiri (UNISI) Tembilahan tampaknya bakal berbuntut panjang. Bukan hanya kalangan civitas akademika UNISI, ungkapan kekecewaan kini juga terlontarkan dari kalangan aktivis.

Sekjend Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (Fokus Ornop) kabupaten Indragiri Hilir, Indra Gunawan kepada detikriau.org, selasa (15/7/2014) juga mengungkapkan rasa kekecewaannya.

“Terlepas dari berbagai persoalan yang timbul dalam beberapa waktu bekangan ini terhadap UNISI, harus diakui bahwa UNISI yang kini memiliki ribuan Alumni dan Mahasiswa adalah asset daerah yang sangat berharga dan patut untuk dipertahankan. Boleh melakukan kritikan tetapi tentunya kritikan membangun bukan penghancuran,” Lontar Indra dengan nada suara kecewa.

Tokoh sekelas Suryan Aljamrah dengan titel doktor yang notabenenya putra Inhil harusnya menurut Indra dapat lebih berpikiran arif. Jika memang dinilainya ada yang kurang benar dengan UNISI, berikan saran dan masukan yang pastinya ditujukan untuk melakukan perbaikan.

Kalimat yang terlontarkan dihadapan ratusan mata dan telinga apalagi sempena ritual kegamaan dibulan ramadan terhadap UNISI, kini terasa bak irisan pisau. Dampaknya, pendiskreditan dan penghancuran nama baik UNISI yang pastinya telah merugikan Mahasiswa, Alumni dan masyarakat Inhil.

Dipastikan Indra, Organisasi yang memayungi LSM dan Organisasi Kemasyaratan (Ormas) di Inhil ini akan segera memintakan klarifikasi atas maksud lontaran kalimat yang dinilainya tidak hanya melukai UNISI tetapi termasuk juga dunia pendidikan di Inhil. Tandasnya. (dro)




Pasar dan Parkiran di Inhil Biang Kesemrautan lalin

Pemandangan kemacetan di sekitar lokasi pasar parit 11 Jalan H Arif Kecamatan Tbh Hulu seperti ini sudah menjadi pemandangan lazim setiap harinya.
Pemandangan kemacetan di sekitar lokasi pasar parit 11 Jalan H Arif Kecamatan Tbh Hulu seperti ini sudah menjadi pemandangan lazim setiap harinya.

Tembilahan (detikriau.org) – Dinilai mengganggu arus transportasi, dinas perhubungan serta dinas terkait lainnya diminta untuk segera lakukan penertiban dilkasi pasar parit 11, Kecamatan Tembilahan Hulu.

Hal tersebut disampaikan oleh, wakil ketua KNPI Inhil, Hidayat Hamid kepada detikriau.org, Selasa (15/07). Banyaknya pedagang yang berjualan di pinggir jalan menjadikan arus transportasi terganggu.

“Kondisi ruas jalan yang tidak lebar, ditambah para pembeli yang melakukan transaksi menyebabkan kemacetab dan seringkali tejadi insiden saling selip antara pengendara yang terkadang bisa memicu kerusuhan,” kata Hidayat Hamid.

Terlebih lagi menurutnya akses jalan tersebut bukan hanya dilalui oleh pengendara roda dua, namun juga roda empat yang notabene lebih memakan tempat yang luas sehingga sering mengakibatkan kemacetan terlebih lagi menjelang tibanya lebaran idul fitri yang tidak lama lagi.

“yang kita khawatirkan jika terjadi kerusuhan. Beberapa waktu lalau terjadi insiden seorang pembawa air galon menyalip mobil dan mobil tersebut tegores. Hampir saja terjadi perkelahian jika tidak dilerai masyarakat. Ini yang kita harapkan tidak terjadi lagi,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Firmansyah, warga setempat, ia berharap Pemkab Inhil serta dinas terkait secepatnya bisa mencarikan solusi bagi masyarakat, terutama bagi para pedagang.

“Kita ingin kenyamanan, begitu juga para pedagang, untuk itu kita harapkan Pemkab Inhil bisa mencarikan solusi agar tidak ada yang merasa dirugikan,” katanya.

Sementara itu Farorozy selaku Kadisperindag mengatakan bahwa kemacetan tersebut bukan disebabkan oleh para pedagang, akan tetapi disebabkan oleh parkiran, karena menurutnya para pedagang didaerah tersebut berjualan didepan rumahnya bukan dipinggir jalan.

“Itu kewajiban dinas perhubungan bukan kita dan silahkan hubungi dinas perhubungan”. Ujarnya

Terkait dengan hal tersebut kadishubkominfo Tantawi Jauhari mengatakan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan satpol pp untuk mengawasi daerah tersebut yang dimulai dari hari Kamis (10/7/2014) kemarin, pengawasan dilakukan untuk mengawasi para pembeli yang memarkir kendaraannya tidak pada tempatnya.

“Mengenai tindakan tegas kita tidak memiliki wewenang itu, karena yang memiliki wewenang untuk menilang pengendara yang memarkirkan kendaraannya tidak pada tempatnya itu adalah polantas”. Tandasnya (Ahmad Tarmizi)




MPI: Ganti Pejabat yang Tidak Mampu Bekerja

Jubir MPI, Tengku Suhandri
Jubir MPI, Tengku Suhandri

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan diminta mengambil tindakan tegas dan mengganti pejabat yang tidak mampu bekerja dengan baik untuk mendukung program dan kebijakan pembangunan .

Menurut juru bicara Masyarakat Peduli Indragiri Hilir (MPI), Tengku Suhandri, Bupati tidak cukup hanya meminta pejabat yang tidak mampu bekerja mendukung kebijakannya mundur secara legowo.

“Harusnya lebih tegas dengan mengganti pejabat yang tidak kapabel dan kompeten tersebut dan menggantinya dengan pejabat yang mampu untuk mendukung program dan kebijakan pembangunannya,” tegas Tengku Suhandri seperti disampaikan kepada wartawan, Selasa (15/7).

Jangan hanya meminta mereka mundur secara legowo, kalau seperti ini bisa saja masyarakat menilai bupati tidak berani mengambil ketegasan mengganti bawahannya yang seakan-akan sengaja tidak menjalankan program dana kegiatan yang sedang dijalankan.

“Karena minimnya progress kegiatan pembangunan saat ini, dampaknya akan mengganggu roda pembangunan di Inhil, khususnya yang berhubungan langsung kepada publik. Jadi, untuk apa pejabat yang lamban dan tidak cakap ini dipertahankan,” kecamnya.

Memang beberapa waktu lalu, Bupati Inhil, HM Wardan sempat ‘meradang’ dalam rapat rutin bersama Kepala SKPD. Beliau menyesalkan masih minimnya progress kegiatan pembangunan di setiap SKPD sampai triwulan tahun ini.

“Saya telah meminta tanggung jawab SKPD dan bahkan secara tegas meminta bagi yang tidak sanggup melaksanakan tugas, untuk mengatakan secara gentleman,” ultimatumnya saat itu.

Bupati berharap pada bulan berikutnya akan ada perubahan, dan apabila masih ada juga yang tidak ada kemajuan berarti, Ia akan melakukan kebijakan-kebijakan semacam disipliner berdasarkan evaluasi. (Ahmad Tarmizi)




Lima Perusahaan Kehutanan dan Perkebunan Bantu Pembangunan Inhil Melalui Program CSR

IMG_1844Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menyatakan bahwa bantuan dan keikutsertaan perusahaan yang beroperasional di Kabupaten Inhil akan sangat membantu dalam upaya menyelesaikan beberapa permasalahan dalam pembangunan.

Hal ini disampaikan Bupati usai kegiatan penyerahan bantuan melalui program CSR oleh beberapa perusahaan kepada pemerintah kabupaten Inhil bertempat di ruang kerja Bupati Inhil, Selasa (15/7/2014)

“ Bantuan atau keikutsertaan melalui csr dari beberapa perusahaan ini pastinya sangat membantu kita dalam berusaha menyelesaikan beberapa permasalahan pembangunan.” Ujar Bupati

Saat ini ditambahkan Bupati, hal yang paling mendesak yang ingin dirinya selesaikan adalah penataan pasardan keberishan. Semua itu haruslah diawali dengan pembangunan pasar yang baik.

Untuk hal itu, pemkab inhil berupaya untuk membangun lebih dari 1000 los tetapi anggarannya tidak ada.

“Untuk itu kita mencoba untuk mengajak perusahaan yang ada di Inhil untuk memberikan kontribusi dan Alhamdulillah hari ini beberapa dari mereka sudah menyatakan kesediaan yang ditindaklanjuti dengan pemberian bantuan. Kedepan mungkin hal ini juga akan diikuti oleh pengusaha-pengusaha lainnya.”Syukuri Bupati.

GM PT Bina Duta Laksana (PT BDL), Undang Nurzihad menyatakan bahwa penyerahan bantuan melalui program csr ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan dengan Bupati Inhil di Hotel Pangeran beberapa waktu lalu. Dari beberapa program yang dijalankan Pemkab Inhil, ada beberapa program yang sejalan dengan program yang dijalankan perusahaan yakni magrib mengaji.

Selama ini menurutnya, setiap tahun perusahaan selalu memberikan bantuan hibah kita suci al qur’an. Gayung bersambut dan kemudian dilanjuti dengan melakukan kordiansi dengan Pemkab Inhil.

“Selain itu, bupati juga menyampaikan rencana melakukan relokasi pasar. sebagai pengusaha kita pastinya juga ingin berpartisipasi dalam membangun inhil yang lebih baik kedepannya.” Kata Undang.

Penyerahan csr PT Bina Duta Laksana (BDL), PT Mutiara Sabuk Khatulistiwa (MSK), PT Riau Indo Agropalma (RIA), PT Satria Perkasa Agung (PT SPH KTH Sinar Merawang) dan PT Bumi Palma Lestari Persada (BPLP) berupa pembangunan 1 unit pasar senilai rp 256 juta, Dana pembinaan PERSIH, 500 examplar kitab suci al qur’an dan 500 buku panduan mengaji ini juga dihadiri oleh Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM, Kadis Kehutanan, M Thaher, Kepala Bappeda, Tengku Juhardi dan Kabag Kesra Setdakab Inhil, M Arifin. (rul/adv pemkab inhil)