Alasan Demokrat Walk Out dari Paripurna RUU Pilkada

Fraksi Demokrat mengaku tidak mendapatkan dukungan pada saat lobi

Jakarta – Semalam, dalam rapat paripurna DPR, Fraksi Partai Demokrat walk out dalam pembahasan Rancangan Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah. Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Syarief Hasan, mengaku tak mendapat dukungan saat berada di lobi fraksi.

“Sebenarnya, semalam itu kami dalam posisi sangat sulit karena untuk menggolkan sepuluh poin saat perbaikan UU pemilih langsung di lobi fraksi tak didukung,” katanya di Gedung DPR, Jakarta, Jumat 26 September 2014.

Syarif mengatakan setelah tak mendapatkan dukungan dalam lobi fraksi, partai ini tak mendapatkan dukungan, partainya akhirnya memutuskan untuk walk out.

“Pada saat lobi fraksi tidak ada dukungan, ketua fraksi kami melihat bahwa tidak ada dukungan. Ya, akhirnya walk out,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi, Syarief mengatakan partainya belum berpikir untuk melakukannya. “Kalau uji materi, saya pikir kami belum sampai ke sana. Saya melihat saja perkembangannya nanti,” katanya.

Pada sidang paripurna yang berakhir Jumat 26 September 2014 dinihari, sebanyak 229 anggota DPR memilih opsi pemilukada oleh DPRD dan 135 legislator memilih pemilukada langsung oleh rakyat.

Opsi pertama didukung Partai Golkar (73 dari 84 anggota), PKS (55 anggota), PAN (44 anggota), PPP (32 anggota), dan Partai Gerindra (22 anggota). Sedangkan pilihan kedua didukung PDIP (88 anggota), PKB (20 anggota), dan Hanura (10 anggota). Kelompok ini mendapatkan tambahan dukung dari sejumlah anggota fraksi lain yang berbeda sikap, yaitu 11 suara dari legislator Golkar dan 6 suara dari Partai Demokrat. (Vivanews)




Jika Terbukti, Annas Maamun Langsung di Tahan

annas-maamunPEKANBARU — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memeriksa Gubernur Riau Annas Maamun beserta delapan orang lainnya selama 24 jam. Mereka pun akan langsung ditahan jika terbukti.

“Biasanya kalau tangkap tangan dan terbukti kasusnya, yang bersangkutan akan langsung ditahan,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Kamis (25/9) malam.

Untuk saat ini, ujar Johan, KPK belum dapat menyimpulkan apakah gubernur beserta delapan orang lainnya itu benar terlibat suap atau tidak.

“Setelah 24 jam, nanti baru ada kesimpulan atau hasil. Kita tunggu saja sampai besok,” katanya.

Johan mengatakan, Annas diamankan oleh tim penyidik pada pukul 17.30 WIB di sebuah rumah di Cibubur, Jakarta.

Dalam operasi tangkap tangan itu, turut diamankan dua unit mobil mewah. Salah satunya merupakan mobil dinas gubernur. KPK juga mengamankan uang tunai dolar Singapura dan rupiah dengan jumlah yang sejauh ini masih dihitung.

“Kemungkinan jumlahnya miliaran rupiah. Tapi masih dihitung,” kata dia.

Annas dikabarkan telah berada di Jakarta sejak beberapa hari lalu untuk kepentingan dinas.

Selama itu, berbagai kegiatan di daerah telah diambil alih oleh Wakil Gubernur Arsyadjuliandi Rachman. (dro/antara)




Pilkada Kembali ke DPRD, PKS: Ini Kemenangan Rakyat

Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid
Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid

Jakarta – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengklaim pengesahan RUU Pilkada dengan mekanisme pemilihan lewat DPRD merupakan kemenangan rakyat. Pilkada lewat DPRD justru akan memperkecil peluang penyimpangan pelaksaan pemilihan.

“Kami yakin ini kemenangan demokasi untuk rakyat. Tragedi seperti kemarin (25/9) Gubernur Riau (Annas Maamun) ditangkap tangan KPK lagi-lagi hasil Pilkada langsung,” kata Hidayat di Gedung DPR, Jumat (26/9/2014).

Karena itu diyakini Pilkada melalui DPRD akan melahirkan pemimpin-pemimpin daerah yang punya integritas lebih baik dibanding hasil pemilihan langsung. “Kami ingin pemimpin bermartabat, melalui koreksi Pilkada ini salah satunya melalui DPRD,” sambungnya.

Masyarakat menurut Hidayat tak perlu khawatir dengan sistem Pilkada via DPRD. Sebab DPR telah menyiapkan UU yang dilengkapi pasal-pasal aturan mengenai pelaksanaan Pilkada.

“Kami buat pasal koreksi, misal dipastikan seluruh mekanisme dijauhkan dari money politics. Jika terjadi maka kandidat didiskualifkasi, anggota DPRD dipecat, dipidanakan,” jelasnya.

Melalui lobi politik panjang dan drama kericuhan anggota dewan, Paripurna mengesahkan RUU Pilkada opsi pemilihan lewat DPRD dengan jumlah suara hasil voting sebanyak 226 anggota.

Sementara di kubu berseberangan, jumlah suara anggota dewan pro Pilkada langsung kalah telak meski mendapat dukungan tambahan dari 11 anggota Fraksi Golkar dan 6 anggota Demokrat.(detiknews)




Bupati Inhil Komitmen Entaskan Isolasi Daerah

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM wardan berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan pembangunan sarana jembatan. isolasi daerah merupakan salah satu isu sentral yang harus dientaskan daerah ini.

Ada beberapa sarana jembatan skala besar yang masih harus dituntaskan seperti Jembatan penyeberangan Sungai Gaung di Desa Belantaraya dan Jembatan Penyeberangan Enok.

“Kita akan tuntaskan pembangunannya. Jka PR ini dapat kita selsaikan tentunya akan mampu membuka isolasi daerah yang sangat dibutuhkan warga,” Ujar Bupati Inhil belum lama ini

Jembatan Penyeberangan Sungai Gaung keberadaanya mampu membuka isolasi wilayah Inhil Bagian Utara dan sekitarnya. Sedangkan jembatan penyeberangan Enok ditujukan membuka isolasi wilayah Enok dan beberapa kecamatan lainnya.

“Untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Kita harus membuka isolasi daerah.” Imbunya.

Hanya saja, karena pembangunan jembatan penghubung termasuk sarana jalan penunjangnya tentunya akan memerlukan anggaran yang sangat besar. Pembangunan itu terpaksa haruslah dilakukan secara bertahap. Tandasnya. (dro/*1/adv Pemkab inhil)




Ketua KONI Inhil Lepas Keberangkatan Altel Bulutangkis

Ketua KONI Inhil, H Syamsuddin Uti
Ketua KONI Inhil, H Syamsuddin Uti

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Syamsuddin Uti didampingi Ketua Umum PBSI setempat, H Jamal Harisman, melepas keberangkatan atlet Bulutangkis menuju Kejurda Badminto di Bengkalis, Kamis (25/9).

Para atlet yang mendapat kesempatan untuk mewakili daerah diharapkan dapat berjuang maksimal dan menorehkan prestasi. Namun yang tak kalah penting, disampaikan Syamsuddin Uti, atlet harus menjaga nama baik daerah.

“Manfaatkanlah kesepatan baik ini untuk menorehkan hal yang baik pula. Saya yakin dengan berbagai persiapan yang sudah dilakukan, para atlet kita dapat mewujudkan apa yang diharapkan kita semua,” Ujarnya

Sedangkan Ketua Umum PBSI Inhil, H Jamal Harisman, menambahkan mengikuti Kejurda Badminton di Bengkalis merupakan langkah pembuktian bagi para atlet untuk dapat merebut prestasi sebelum Porprov mendatang.

“Kami menganggap Kejurda Badminton di Bengkalis ini sebagai langkah uji coba dan tray out sebelum mengikuti Porprov Riau di Rengat Oktober mendatang,” jelas Jamal. (dro/*1)




Ditemukan Banyak Titik Api, Kapolda Riau Kunjungi Inhil

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik, M.Si (kiri) dan Kapolda Riau, Brigjen Pol Drs Dolly Bambang Hermawan
Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik, M.Si (kiri) dan Kapolda Riau, Brigjen Pol Drs Dolly Bambang Hermawan

Tembilahan (detikriau.org) – Kapolda Riau, Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan melakukan kunjungan ke Mapolres Inhil. Kunjungan kali pertama di negri seribu jembatan sejak menjabat sebagai Kapolda Riau menggantikan Brigjen Pol Condro Kirono yang dipromosikan sebagai Kakorlantas Mabes Polri ini dikatakannya bukanlah merupakan kunjungan kerja tetapi untuk memberikan motivasi.

Dalam pertemuannya di aula lantai dua Mapolres Inhil bersama Kapolres beserta jajaran petinggi di Mapolres Inhil, pria kelahiran tahun 1961 ini mengatakan bahwa Kabupaten Inhil kini menjadi sorotan dikarenakan cukup banyaknya ditemukan titik panas (hotspot) yang termonitor melalui satelit.

Persoalan karhutla menurutnya juga mendapatkan perhatian dari pimpinan tertinggi di Negri ini (presiden RI. Red). Oleh karenanya, persoalan ini harus disikapi dengan serius.

“jadi saya datang ke Inhil saat ini bukan merupakan kunjungan kerja. Kehadiran saya adalah untuk memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh jajaran kepolisian di mapolres Inhil untuk menyikapi persoalan karhutla dengan penuh semangat dan serius,” Ujar Kapolda Riau

Kapolda juga berpesan agar seluruh aparatur kepolisian terutama babinkamtibmas untuk aktif melakukan upaya pencegahan terutama memberian sosialisasi kepada masyarakat agar tidak lagi melakukan pembakaran ladang yang menjadi pemicu pekatnya kabut asap yang sudah amat menganggu dan meresahkan.

Dalam kesempatan ini, Kapolda juga berpesan kepada seluruh jajaran kepolisian dibawahannya ini untuk selalu menjaga kesehatan. Bukan hanya kesehatan jasmani tetapi juga kesehatan rohani.

“Bagaimana kita bisa memberikan perlindungan kepada masyarakat kalau badan kita tidak sehat. Bukannya melindungi tetapi malah harus dilindungi jika kita tidak sehat,” Imbuhnya.

Kesehatan itu menurt kapolda tidaklah hanya semata sehat secara jasmani tetapi yang teramat penting juga adalah menjaga kesehatan rohani.

“Kepada seluruh perwira, saya minta untuk terus memberikan motivasi kepada bawahannya agar selalu mnejaga untuk berupaya hidup sehat baik sehat jasmani maupun rohani.”

Sebelumnya, kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik, Msi memaparkan bahwa 70 persen wilayah Inhil hanya bisa dilalui melalui jalur perairan. Namun semua itu menurut Kapolres bukanlah menjadi sebuah kendala. Kapolres berkomitmen untuk tetap menjalankan seluruh tugas yang diembannya dengan baik.

“ Kami siap untuk memberikan pengabdian kepada pemerintah RI, melayani masyarakat serta mendukung seluruh kebijakan Bapak,” Sampaikan Kapolres.

Kedatang Kapolda Riau ke Kabupaten Inhil ini juga didampingi oleh Irwasda Polda Riau, Kombes Rahmat Nurda Alamsyah beserta Dirkrimsus Polda Riau, Kombes Yohanes Widodo. (dro)