Minimalisir Tindak Kriminal, Polres Inhil Pinta Kerjasama Masyarakat

Kasat Reskrim Ade Jambrah berjabat tangan dengan Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan saat kunjungan perdananya di Inhil belum lama ini.
Kasat Reskrim Ade Jambrah berjabat tangan dengan Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan saat kunjungan perdananya di Inhil belum lama ini.

Tembilahan (detikriau.org) – Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik, MSi melalui Kasat Reskrim, AKP Ade Jambrah memintakan kerjasama dari seluruh masyarakat untuk menyampaikan informasi dalam upaya meminimalisir timbulnya berbagai tindak pidana kriminal yang dapat meresahkan masyarakat. Informasi itu bisa disampaikan melalui sambungan telepon 0812-6733-8316.

Dikatakan Ade, tanpa adanya kerjasama yang baik diyakini kerja keras kepolisian sangatlah sulit untuk membuahkan hasil yang baik.

“Bantu kami dengan ikut memberikan informasi. Saya yakin dengan adanya kerjasama yang baik kita akan mampu berbuat lebih maksimal untuk berdiri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” Sampaikan ade kepada detikriau.org saat ditemui disela kunjungan Kapolda Riau di Mapolres Inhil baru-baru ini.

Untuk menekan tindak kriminal terutama aksi pejambret yang belakangan mulai kerab meresahkan masyarakat, polres Inhil menurunkan personilnya untuk melakukan patroli secara rutin setiap malamnya.

“Kita juga sudah mendapat perintah dari kaporles untuk melaksanakan razia dengan durasi waktu yang tidak tetap, semua itu kita lakukan sebagai upaya untuk mempersempit ruang gerak pelaku.” Tandas Kasat Reskrim. (dro)




Mendagri Tunjuk Wagub Riau Jadi Plt Gubernur Sementara

mendagriJakarta – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menegaskan Wakil Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman bakal diplot sebagai pelaksana tugas untuk menggantikan peran Gubernur Riau Annas Maamun yang tersangkut kasus korupsi. Hal ini menurutnya sudah menyesuaikan dengan peraturan dalam Undang-undang Pemerintah Daerah yang disahkan lewat paripurna DPR hari ini.

“Ini Undang-undang Pemda sudah disahkan. Di dalam UU sudah dimuat kalau ada gubernur atau kepala daerah/bupati, walikota yang ditahan maka kita bisa menunjuk wakilnya sebagai Plt jadi supaya melaksanakan dan menjalankan tugas sebagai gubernur. Ini sudah ada aturannya,” ujar Gamawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (26/9/2014).

Lagipula Gawaman menambahkan gubernur yang dalam proses hukum sulit mengendalikan roda pemerintahan daerahnya. Menurutnya, tidak mungkin seorang kepala daerah bisa memberikan instruksi dari balik jeruji penjara.

“Sudah berlaku ke beliau sekarang. Jadi, dia tidak bisa melaksanakan tugas sebagai gubernur. Dia tidak bisa tanda tangan surat-surat dari penjara kan,” sebut mantan Gubernur Sumatera Barat tersebut.

Lantas, kapan pemberhentian resmi Annas sebagai Gubernur Riau? Gamawan menekankan hal itu tergantung status politikus Golkar itu dalam hukum. Artinya, jika pria 74 tahun itu sudah berstatus terdakwa maka pemberhentian tetap bisa dilakukan.

“Ya kalau sudah ditetapkan terdakwa akan dinonaktifkan, tapi sekarang baru akan ditetapkan pejabat plt-nya dulu,” ujarnya.

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Annas Maamun dalam operasi tangkap tangan pada Kamis (25/9/2014). Selain menjabat sebagai Gubernur Riau, Annas merupakan Ketua DPD Golkar Riau. (detiknews)




Prabowo: “Dia” Memang Ingin Indonesia Jadi Sapi Perahan

6215398_20140517100831Jakarta (detikriau.org) – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto geram dengan campur tangan pers asing setelah kolasi merah putih (KMP) memenangkan opsi Pilkada  DPRD lewat mekanisme voting dalam pengesahan RUU Pilkada.

“Saya diberi laporan, begitu kita menangkan voting, langsung pers asing menyerang dan mengomentari kita. Ada urusan apa dia urusin Indonesia? Emang dia kasihan sama kita, kalau kita miskin dia kasian? Ratusan juta rakyat kita di bawah garis kemiskian, dia kasihan?” Ucap Prabowo dengan nada suara tinggi

Menurut Prabowo, dia (pers asing) memang ingin Indonesia jadi sapi perahan, tidak boleh mati karena harus diperas. harus dipelihara, kalau perlu gemuk. Kasih rumput tapi hidungnya dicucuk. Itu yang mereka kehendaki

Dari buku-buku tentang sejarah konfrontasi yang mengutip dokumen rahasia, Prabowo mengungkapkan, bahwa pihak asing sudah mencampuri kedaulatan Indonesia dari sejak lahirnya NKRI.

“Saya ingin tegaskan kembali, perjuangan kita mulia. Mereka (asing) berhasil lewat infiltrasi budaya dan politik, terutama mencuci otak cendikiawan dan intelektual kita,” tegasnya

Sebelumnya mengutip pernyataan Amien Rais selaku tokoh Koalisi Merah Putih (KMP), Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa KMP adalah pertahanan terakhir bagi kedaulatan bangsa. Hal itu dikatakan Prabowo saat membuka Orientasi Anggota DPR periode 2014-2014 dari Koalisi Merah Putih, di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat (26/9).

Prabowo juga memuji soliditas KMP di DPR RI yang beberapa waktu terakhir mampu memenangkan pertarungan politik mulai dari pembuatan UU MD3, tata tertib DPR, pemilihan pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan dan terakhir pengesahan RUU Pilkada.

“Saya merasa bangga jadi bagian dari KMP ini. Saya ucapkan selamat atas perjuangan kita. Perjuangan kita adalah mulia,” Tandasnya.

Sumber : http://www.jpnn.com/read/2014/09/26/260317/Prabowo-Geram-Karena-KMP-Diserang-Media-Asing-

Editor   : dro




Sekolah akan Lawan Ahok Kalau Kurban di SD Dilarang

JAKARTA — Sejumlah sekolah akan melawan larangan kurban di Sekolah Dasar. Hal ini karena larangan itu dianggap tidak tepat.

Wakil Kepala Sekolah SDI Tarbiyah Islamiyah, Rusli Sahal mengaku belum menerima surat edaran,‎ terkait larangan pemotongan hewan kurban. Kata dia dilarang atau tidak pihaknya tetap akan melaksanakan sunah nabi, memotong hewan kurban. “Dilarang atau tidak, kita tetap kurban di sini. Kita tentang keras kalau dilarang,” ujarnya.

Sama dengan pendapat Sukoto, menurut Rusli, kalau pemotongan hewan kurban di sekolah bisa menjadi media pembelajaran bagi anak-anak terkait sunah yang diajukan oleh agama Islam.

Kata Rusli, berlebihan jika pemprov‎ melarang pihak sekolah SD memotong kurban hanya karena faktor psikologis anak. ” kayanya gak tepat alasannya itu,” katanya.

Kalau larangan pemotongan hewan kurban hanya karena alasan dapat mengganggu psikologi anak, kata Rusli, proses pemotongan hewan kurban di Mushola dan di Mesjid juga harusnya dilarang. Kalaupun anak-anak tidak melihat proses pemotongan hewan kurban di sekolah, mereka bisa melihatnya di Masjid-masjid.

‎Sementara or‎ang tua murid SDN Grogol Utara 12 pagi, Nining 32 tahun menceritakan, tidak ada masalah apapun terhadap anaknya setelah melihat proses pemotongan hewan kurban. Nining mengaku aneh jika larangan pemotongan hewan kurban karena dapat berpengaruh pada psikologi anak-anak.

“//Lah ko// bisa dikait-kaitkan ke situ? Malah anak-anak kite senang ngeliat kambingnya dipotong disekolahan,” katanya.

Sumber : Republika




Sejak januari 2014, 873 Ha Lahan di Inhil Terbakar

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik, M.Si
Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik, M.Si

Tembilahan (detikriau.org) – Sejak awal tahun 2014, luas areal lahan yang terbakar di wilayah hukum Polres Inhil tercatat sebesar 873 Hektar. Areal lahan terbesar berada di Kecamatan Keritang dan Kemuning.

“Itu seluruh luasan lahan yang terbakar sejak awal januari 2014. Yang terbesar di Kecamatan Keritang dan Kemuning,” Sampaikan kapolres. Jum’at (26/9/2014

Dalam kesempatan itu, Kapolres kembali menyampaikan himbauan kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar. Apapun alasannya menurut Kapolres, tindakan itu sangat bertentangan dengan hukum dan dapat merusak lingkungan.

“Akibat kabut asap, hampir seluruh aktivitas masyarakat terganggu. Belum lagi korban yang terserang penyakit pernafasan dan sebagainya. Kita berharap hal itu tidak terjadi lagi,” tutupnya.(dro/*1).




Hingga September 2014, Polres Inhil Ungkap 8 Kasus Karhutla

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik Msi saat turun langsung ke lokasi kebakaran lahan beberapa waktu lalu
Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik Msi saat turun langsung ke lokasi kebakaran lahan beberapa waktu lalu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sejak Januari hingga September 2014, jajaran Polres Inhil berhasil mengungkap 8 kasus pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menetapkan 18 orang tersangka (TSK).

5 kasus diantaranya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tembilahan, 2 masih dalam proses penyidikan (Lidik) dan 1 diantaranya dilimpahkan ke Polres Tanjung Jabung Barat (Tanjabat) Provinsi Jambi.

“untuk satu kasus ini TKP-nya masuk di wilayah hukum Polres Tanjabat,” ujar Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, didampingi Kasat Reskrim AKP Ade Zamrah SIK, Jumat (26/9).

Penegakan hukum tersebut dilakukan selama masa tanggap darurat dan siaga darurat. Umunya para pelaku dikatakan Kapolres mengaku sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan dengan cara membakar.

“Baru-baru ini kita kebali berhasil mengamankan 4 tersangka karhutla di Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning. Kemudian 1 kasus lagi kami ungkap di Kecamatan Pelangiran. Dengan demikian total yang kami amankan dalam bulan ini ada 5 TSK dari 2 kasus,” paparnya.

Para pelaku dijerat dengan Undang-undang nomor 32 tahun 2009 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun. Artinya Polisi tidak pandang bulu terhadap siapa saja pelaku kejahatan pembakaran hutan dan lahan.

“Kita akan tindak tegas siapa saja yang terbukti melakukan karhutla. Sebab pemerintah kita menyebut pelaku pembakar hutan dengan penjahat kemanusia,” jelas Kapolres.

Salah satu alasan disebutnya TSK Karhutla sebagai penjahat kemanusia, dilanjutkan Kapolres karena dampaknya merugikan banyak aspek, seperti Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi dan aspek sosial lainya.(dro/*1)