Helmi D: Muatan Lokal Berbudaya Melayu Segera di Implementasikan
Kadisdik Inhil, Helmi D
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Indragiri Hilir merencanakan pada semester ke II mendatang di setiap satuan pendidikan, mulai dari tingkatan PAUD hingga Pendidikan Menengah sudah menerapkan kurikulum berbudaya melayu.
Kurikulum muatan lokal berbudaya melayu ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti keinginan Bupati Inhil, HM Wardan.
“Nantinya kurikulum akan kita bagi dalam beberapa klaster, seperti klaster Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar (Dikdas), Pendidikan Menengah (Dikmen) SMP dan SMA,” Sampaikan Kadisdik Inhil, Helmi D, Ahad (28/9/2014).
Tak hanya itu, Disdik juga berupaya mencari konten dan konsep budaya, kesenian, dan keterampilan-keterampilan yang besifat umum.
“Insya Allah, pada semeter II mendatang kurikulum berbudaya melayu sudah dapat kita implemintasikan disetiap satuan pendidikan” Yakini Helmi. (dro/*1)
3 Ruko di Pasar Keritang Ludes dilalap Api
Kemuning (detikriau.org) –3 unit ruko di Jalan Lintas Timur, Pasar Keritang, Kecamatan Kemuning ludes dilalap si jago merah, Sabtu (27/9). Kejadian yang terjadi sekitar pukul 05.20 WIB itu untungnya tidak menimbulkan korban jiwa.
Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Kapolsek Kemuning, Kompol Hamrizal Nasution, menerangkan akibat kebakaran ini ruko milik H Taslim (55) , Abasri (39) dan Armel (36) ludes terbakar.
“Diduga api berasal dari ruko saudara Taslim kemudian menjalar ke dua ruko milik korban lainya. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 06.15 WIB,” jelas Kapolsek, Ahad (28/9/2014).
Selain korban sejumlah saksi juga sedang menjalani pemeriksaan oleh petugas. Musibah ini setidaknya menimbulkan kerugian materi sebesar Rp 850 juta.(dro/*1)
Pemenang Lelang Rehab Bakau Dishut Inhil di duga Rekayasa
Tembilahan (detikriau.org) – Panitia lelang ULP Kab Inhil untuk paket rehab Bakau pekerjaan pada Dinas Kehutanan Kabupaten Indragiri Hilir di duga tidak melakukan proses evaluasi sesuai dengan aturan yang disyaratkan.
Berdasarkan informasi yang diterima detikriau.org dari sumber yang sangat dipercaya yang meminta namanya untuk tidak dipublikasikan menyatakan bahwa proses evaluasi sengaja dilakukan tidak sesuai dengan aturan untuk merekayasa pemenang paket pekerjaan.
“Semua memang diatur agar pemenang paket pekerjaan itu bisa diberikan kepada rekanan yang memang diinginkan.” Ujar Sumber kepada detikriau.org, ahad (28/9/2014)
Ditambahkannya, bahkan hasil pengecekan bibit dilapangan juga tidak diklarifikasikan sebagaimana seharusnya dilakukan.
Terkait dugaan ini, anggota panitia lelang pokja 6, Ahmad ketika dikomfirmasi terkesan mengelak. Menurutnya, menjawab komfirmasi ini bukan menjadi wewenangnya.
“Maaf pak, bukan wewenang saya. Coba komfirmasikan langsung sama ketua lelang, Sumitro.” Jawabnya.
Sayangnya ketika detikriau.org mencoba untuk melakukan komfirmasi ke nomor telepon Sumitro tidak bersedia diangkat. Bahkan pesan singkat yang dikirmkan ke telepon selularnya juga tidak dibalas.
5 paket yang diduga diupayakan untuk dilakukan rekayasa pemenangnya adalah paket 123 dengan nilai pagu 427 juta lebih, 124 dengan pagu 701 juta lebih, paket 127 dengan pagu 1,9 Milyar, paket 128 dengan pagu dana 1,54 Milyar dan paket 169 dengan pagu dana 1,5 Milyar.
Pengecekan yang dilakukan detikriau.org pada website LPSE Kabupaten Inhil (http://lpse.inhilkab.go.id/eproc/lelang?s=5) , ke lima paket ini sudah 6 kali dilakukan penundaan pengumuman pemenang. (dro)
H Alimuddin RM Kembali Terpilih Sebagai Ketua DPH LAMR Kab Inhil
Datuk H Alimuddin RM menerima amanah sebagai Ketua Harian LAMR kab Inhil masa Khidmat 2014 – 2019
Tembilahan (detikriau.org) – Datuk H Alimuddin RM terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Indragiri Hilir masa khidmat 2014 – 2019. Terpilihanya Sekdakab Inhil secara aklamasi untuk kedua kalinya ini dilaksanakan dalam Musyawarah Daerah (Musda) LAMR Kab Inhil Tahun 2014 bertempat digedung Engku Kelana, jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan, Akhir pekan kemaren.
Bersama Ketua Dewan Pimpinan Harian, Datuk H.Alimudin, RM, juga dipilih Ketua Majelis Kerapatan Adat, H.Syamsuri Latif dan Ketua Kehormatan Adat, H.M.Thaib Ali.
Menurut Datuk Alimuddin RM, atas kembali diberikannya kepercayaan untuk kedua kalinya ini, ia menyampaikan ucapan terimakasih. Tugas sebagai pimpinan menurutnya adalah tugas yang berat. Namun jika amanah itu sudah diterima maka haruslah dijalankan dengan baik dan penuh tanggungjawab.
Bupati dan Wakil Bupati Inhil berfoto bersama kepengurusan LAMR Kab Inhil unsai pengukuhan
Agar kedepannya LAMR Inhil dapat berperan dan memberikan pengabdian lebih baik dibandingkan kepengurusan masa khidmat 2009-2013 maka harus ada kerjasama yang baik antara pengurus LAMR Kabupaten yang hari ini baru dilantik dengan pengurus LAMR ditingkat Kecamatan.
“Jika semua dilakukan dengan saling bekerjasama maka saya yakin kita akan mampu membuat LAM Daerah akan lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya,”Ujar Datuk H Alimuddin RM
Sementara itu, Bupati Inhil dalam sambutannyaberharap melalui MUSDA ini, dapat disatukan persepsi dan langkah serta kebulatan tekad untuk secara bersama-sama membangun negeri, menghilangkan kemiskinan dan kebodohan sehingga kehidupan masyarakat kita sejajar dengan masyarakat daerah lain.
”Harapan saya kepada lembaga adat ini nantinya, sesepuh adat, pemangku adat beserta seluruh masyarakat adat, kiranya dapat lebih meningkatkan peran sertanya dalam kegiatan pembangunan disegala bidang. Melalui Lembaga Adat Melayu ini, diharapkan pula gagasan dan pemikiran yang mendalam guna dapat melahirkan keputusan-keputusan dan program yang baik dalam suasana kekeluargaan dan kebersamaan.” Imbuh Bupati.
Disamping dihadiri oleh Bupati, HM Wardan, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Wakil Bupati, H Rosman malomo beserta Istri, unsur MUSPIDA , Sekda Kab. Inhil beserat Istri , Ketua TP.PKK Kab. Inhil Hj. Zulaikhah Wardan, Pengurus LAMR Provinsi Riau, Para Pejabat di lingkunagan Pemkab Inhil, para Pengurus LAMR Kab. Inhil serta para tamu undangan lainnya.(rul/adv pemkab Inhil)
HUT TNI ke-69, Kodim 0314 Inhil Taja Fun Bike
Tembilahan (detikriau.org) – Menyambut peringatan HUT ke-69, TNI menyelenggarakan kegiatan Fun Bike bertajuk ‘Gowes Bersama TNI Rakyat Sehat. Acara ini juga tampak diikuti oleh Bupati Inhil diwakili Staff Ahli, Edywan Shasby, Polres Inhil, Ketua Pengadilan Agama dan Kadispora Inhil, Rudiansyah. Ahad (28/9/2014)
Pantauan detikriau.org, kegiatan yang mengambil rute seputaran jalan protokol dalam kota Tembilahan ini diikuti oleh keluarga besar TNI, Polri, Bea dan Cukai, Perbankan, BUMD, Masyarakat serta kalangan pelajar ini dilepas oleh Dandim 0314 Inhil,letkol inf FP Tarigan yang diwakili oleh Kasdim, Mayor Kav Ibnu Yarsis Iskandar.
Dikatakan Kasdim, HUT TNI Ke-69 Tahun 2014 mengangkat Tema ” Patriot Sejati, Profesional & Dicintai Rakyat”. Kegitan Fun Bike serupa ini dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran TNI dari sabang sampai Merauke.
“sempena HUT TNI Ke-69 melalui kegitan fun bike ini juga diharapkan dapat menciptakan sinergi, baik antar instansi pemerintah,maupun dengan pihak swasta dan masyarakat. “ Ujar Kasdim. (dro/rul)
Ribun peserta yang mengikuti kegiatan Fun Bike sempena HUT TNI ke 69. Foto: Syahrul Badrin
Wakili Bupati, Asisiten II Setdakab Inhil Resmikan Rakorcab FKDT
Tembilahan (detikriau.org) – Mewakili Bupati, Asisten II Setdakab Inhil, H Fauzan Hamid meresmikan kegiatan pembukaan rakorcab Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Inhil. Pada kegiatan yang dilaksanakan disalah satu Wisma di jalan Telaga Biru Tembilahan ini juga dihadiri oleh Kepala Kemenag Inhil, H. Azhari Syukur, Ketua DPW Provinsi Riau, H Mahfuzdh serta peserta Rakor dan undangan lainnya. Sabtu (27/9/2014) malam
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten II mengatakan bahwa keberadaan FKDT sangat dirasakan oleh Diniyah Takmiliyah karena memiliki fungsi sebagai mitra kerja kementerian agama guna mensukseskan penyelenggaraan Diniyah Takmiliyah, sebagai wadah interaksi,konsultasi serta koordinasi bagi seluruh anggota untuk peningkatan profesionalisme tenaga pendidik secara terpadu.
oleh karena itu Bupati menyatakan bahwa tidaklah mengherankan jika Diniyah takmiliyah tetap eksis dan berkembang di tengah-tengah masyarakat, karena diniyah takmiliyah memiliki pondasi yang kuat dan pengelolaan manajemen yg cukup baik, dalam rangka memberikan tambahan dan pendalaman pengetahuan agama islam kepada pelajar di sekolah umum, agar memiliki sikap, pribadi dan prilaku mulia sebagai seorang muslim, terampil dalam ibadah, dan mampu bersosialisasi dalam masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi aqidah dan berakhlaqul karimah.
“Atas nama Pemerintah daerah kita menyambut baik dan mendukung dengan adanya Rakorcab DPC FKDT ini, semoga melalui Rakorcab ini akan dapat merumuskan kebijakan-kebijakan terbaik demi meningkatkan kualitas pendidikan Diniyah Takmiliyah dan teruslah berkiprah dalam menyebarkan syariat islam di khususnya di Kab Inhil.,” Pesan Bupati
Sementara itu, ketua FKDT Inhil, Suhaili Hamdi mengatakan bahw FKDT adalah organisasi yang berkaidahkan Islamahlisunnah waljamaah yang berdasarkan pancasila ditujukan untuk mewujudkan pendidikan islami, demokratis dan sejahtera.
Pelaksanaan Rakorcab diadakan selama dua hari, tanggal 27 – 28 September 2014 yang diikuti oleh utusan masing-masingi kecamatan se kab Inhil. (way/Adv Pemkab Inhil)