Bupati Inhil Dialog Bersama FPK di Kediaman

Bupati salami ketua paguyuban yang ada di Kab. Inhil
Bupati salami ketua paguyuban yang ada di Kab. Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menghadiri dialog dengan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) di rumah dinas Bupati Inhil, kamis malam (2/10/2014). Turut hadir dalam kegiatan ini Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM, Kepala Kesbangpol, Sirajudin, para Asisten dan Para ketua, wakil ketua dan Sekretaris 14 paguyuban yang terdiri dari dari 40 suku yang ada di Kab. Inhil.

Bupati dalam arahannya menyatakan kehadiran FPK diharapkan dapat memberikan masukan dalam rangka menjalankan pembangunan di kab Inhil kedepan.

“Saya berharap kehadiran FPK ini kedepannya betul-betul dapat memberikan dukungan bagi saya dalam menjalankan tugas sebagai seorang Bupati.” Pinta HM Wardan.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Inhil, Sirajuddin nyatakan pertemuan ini memberikan arti yang sangat penting terutama dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan Bangsa, khusus di Kab Inhil. FPK ini dikatakan merupakan miniatur Negara Indonesia yang penuh dengan Kebihinekaan Suku Bangsa.

“kita harapkan dengan adanya pertemuan ini akan dapat mengurangi gesekan-gesekan horizantal yg terjadi di sekitar kita.” Sampaikan mantan Camat Tembilahan ini

Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kab. Inhil, Zaini awang mengatakan kedepannya FPK akan melakukan Musyawarah Forum Pembauran Kebangsaan Se-Propinsi Riau dan Kab Inhil sudah di tunjuk sebagai tuan rumah.

“FPK akan menjaring aspirasi masyarakat dan kemudian melakukan dialog-dialog. Rumusan hasil penjaringan aspirasi dan dialog itulah yang akan direkomendasikan kepada Bupati sebagai sebuah bentuk masukan atas keinginan masyarakat untuk pelaksanaan pembangunan kedepannya,” Ujarnya.(rul/adv pemkab inhil)




Kinerja Mengecewakan, Bupati Rencanakan Lelang jabatan Camat

140326041260314-lelangkepalasekolahTEMBILAHAN (detikriau.org) – Perbaiki kinerja, Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir berencana akan melaksanakan lelang jabatan bagi posisi Camat. Lelang jabatan itu menurut Bupati Inhil, HM Wardan dinilai akan dapat menjawab ketidakpuasan warga dengan kinerja sejumlah camat.

“Saya ingin jabatan Camat itu benar-benar ditempati oleh orang-orang profesional dan mampu mengimplemintasikan tugas dengan baik.”Sebut Bupati

Untuk menuju lelang jabatan, saat ini Pemkab Inhil tengah mempersiapkan formulasi. Proses itu menurutnya akan membuka peluang kepada siapa saja yang ingin menduduki poisisi camat.

“Dengan catatan yang bersangkutan sudah memenuhi syarat dan ketentuan kepangkatan, sehingga tidak ada yang dilanggar,” tukas mantan Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru itu.

Ide untuk melakukan lelang jabatan Camat ini dikatakan Bupati sudah cukup lama ditambah lagi ia menilai kinerja beberapa orang camat selama ini masih jauh dari harapan.

“Contohnya jika terbentur sesuatu persoalan, Cama cenderung akan langsung melaporkan. Padahal seharusnya upayakan penyelesaian terlebih dahulu bukan langsung melaporkan.” Katakan Bupati.

Dalam kesemaptan ini Bupati juga nyatakan hingga hari ini belum ada Camat yang menyampaikan laporan secara berkala terkait tugas dan wewenangnya sebagai Camat.(dro/*1/adv pemkab Inhil)




Percepat Pengurusan Administrasi Kependudukan, Disdukcapil Inhil Sediakan Loket Khusus

Kadisdukcapil Inhil, H Tengku Eddy Efrizal. Foto: inhiltoday
Kadisdukcapil Inhil, H Tengku Eddy Efrizal. Foto: inhiltoday

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Memperlancar proses pengurusan administrasi bagi calon Pelamar CPNS, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyediakan loket khusus. Disamping itu, seluruh pelayananpun juga diberikan secara gratis.

Menurut Kepala Disdukcapil Inhil, H Tengku Eddy Efrizal, apa yang dilakukan ini adalah sebagai sebuah bentuk komitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Meskipun sudah bekerja hingga malam hari, penyelesaian legalisir KTP calon pelamar baru bisa diselesaikan dalam waktu dua hari. Ini semua disebabkan begitu banyaknya permintaan calon pelamar,” Sampaikan Eddy.

Untuk melakukan perekaman e ktp, disdukcapil saat ini terpaksa memanfaatkan aula kantor. Sedangkan legalisir dilakukan di bagian depan kantor.

Dalam kesemaptan ini, Tengku Edy juga menyampaikan kepada masyarakat yang melakukan pengurusan administrasi kependudukan dan dimintai bayaran, silahkan sampaikan siapa oknum yang melakukannya. Ia berjanji akan memberikan tindakan tegas.

“Dalam kondisi seperti ini, tidak menutup kemungkinan adanya oknum yang mencari kesempatan. Jika ada, laporkan dan kita akan tindak tegas.” Tegas Edy.

Meski begitu, ia juga mengaku kerap mendatangi secara langsung masyarakat yang melakukan pengurusan administrasi. Hingga hari ini ia mengaku belum ada menerima pengakuan kalau ada yang dikenai pungutan biaya.

Untuk menghindari adanya pungutan liar (pungli) yang bisa dimanfaatkan oknum tertentu, Tengku Eddy berpesan agar sipengurus mengikuti segala prosedur dan ketentuan yang berlaku. Seperti menyediakan map agar berkas tak berserakan dan menunjukan administrasi yang asli untuk proses legalisir.(dro/*1/adv pemkab inhil)




GOW Segera Gelar Raker Tahunan

Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Inhil, Hj Djamilah. Foto: goriau
Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Inhil, Hj Djamilah. Foto: goriau

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dalam waktu dekat ini akan menggelar Rapat Kerja (Raker) tahunan.

Menurut Ketua GOW Inhil, Hj Djamilah, Raker akan mengevaluasi kegiatan dan membahas program kerja tahun 2015 mendatang. Untuk mensukseskan Raker, berbagai persiapan sudah dilakukan, antara lain mengirim undangan kepada seluruh organisasi yang ada di dalamnya.

“Insya Allah tanggal 9 Oktober mendatang raker tahunan akan kita laksanakan.,”kata  Djamilah, Kamis (2/10).

Djamilah yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Inhil, ini berharap kepada seluruh pengurus GOW yang ada bisa bersatu. Dasar itu tentu dapat memperkuat program yang akan disusun ke depannya.(dro/*1/adv pemkab inhil)




Sekda Enggan Berkomentar Banyak Soal Polemik Unisi

Sekda Kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM
Sekda Kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM

TEMBILAHAN (detikriau.org)– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM, enggan mengomentari polemik yang kini sedangh terjadi di Universitas Islam Indragiri (Unisi) Tembilahan.

Terkait persoalan Yayasan Tasik Gemilang (YTG), Pemkab Inhil menurut Sekda tidak akan mencampuri terlalu jauh.

“Pemkab Inhil memiliki niat baik untuk memperbaiki pendidikan. Tapi ada batasan-batasan yang bisa dicampuri atau tidak. Mengenai persoalan ini saya berpesan kepada adek-adek mahasiswa untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin,”harapnya.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa (Presma) Unisi,  Pirman, menyebutkan hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan surat jawaban atas tuntutan-tuntuan yang dilontarkan mahasiswa kepada pihak YTG.

Pirman berharap supaya pihak yayasan dapat menjawab surat yang telah dikirimkan tersebut. Karena surat itu merupakan jawaban yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh mahasiswa yang sedang menjalankan studinya di UNISI.(dro/*1)




Peringatan Buat Hidung Belang, Hingga September 2014, 105 Warga Inhil Terjangkiti HIV/AIDS

pertemuan 3 ssr bahas masalah perkembangan HIV AIDS di Inhil. kamis (2/10/2014)
pertemuan 3 ssr bahas masalah perkembangan HIV AIDS di Inhil. kamis (2/10/2014)

Tembilahan (detikriau.org) – Dari total 102 kasus pengidap HIV/AIDS di kab Inhil yang terdata hingga akhir agustus 2014, pengidap terbanyak tercatat di Kecamatan Tembilahan dengan jumlah total sebanyak 44 Kasus HIV dan 30 diantaranya positif AIDS.

Diperingkat terbanyak kedua adalah Kecamatan Tembilahan Hulu dengan 13 penderita HIV dengan 9 orang diantaranya positif Aids. Disusul Kecamatan Kempas dengan 9 kasus HIV dan 4 orang diantaranya positif Aids, Kecamatan tanah merah dengan 7 kasus HIV yang keseluruhannya positif Aids. Kateman dengan 6 kasus HIV dan 2 diantaranya positif Aids. Kecamatan Gaung dan Keritang masing-masing kecamatannya terdata 4 kasus HIV dan seluruhnya sekaligus positif Aids.

Selanjutnya Kecamatan Concong 4 kasus HIV dan 1 diantaranya positif Aids. Demikian juga dengan Kecamatan Kuindra dengan 4 kasus HIV dan 1 diantaranya positif Aids. Kemudian Kecamatan GAS dengan 2 kasus HIV dan kedua-duanya juga positif Aids.

Empat Kecamatan lainnya, Enok, Pelangiran, Reteh dan Tempuling masing-masing Kecamatannya terdata 1 kasus HIV dan seluruhnya sekaligus positif Aids.

“Total pengidap HIV/AIDS yang tersebar di 14 dari 20 Kecamatan di Inhil ini tercatat 64 orang pria dan 38 orang wanita,” Sampaikan Ketua Sub Sub Recipien (SSR) Bangun Desa Payung Negeri (BDPN) Kab Inhil, Zainal Arifin Hussein melalui sambungan selularnya kepada detikriau.org. Kamis (2/10/2014)

Ditambahkan Zainal, dalam pertemuan 3 SSR, kamis (2/10) yang juga diikuti oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, KPA, Klinik vct, RSUD, PKIM Tembilahan kota dan PKIM Tembilahan Hulu dikantor BDPN Tembilahan ini digendakan untuk membahas perkembangan kasus hiv aids di Inhil.

“dibulan September 2014, berdasarkan informasi Dinas Kesehatan (diskes) Inhil, 3 penderita baru kembali terdeteksi. Artinya hingga diakhir September 2014 untuk seluruh kab Inhil terdata sebanyak 105 orang pengidap HIV/AIDS.” Tandas Zainal. (dro)