Sukseskan MTQ Riau Ke 33, Bupati Inhil Pinta Panitia Bekerja Maksimal

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan meminta Panitia MTQ Ke 33 Riau untuk bekerja maksimal apalgi sebagai tuan rumah, kota Tembilahan nantinya akan banyak kedatangan tamu-tamu dari luar Kabupaten Inhil.

Permintaan ini disampaikan Bupati pada rapat persiapan MTQ Riau ke 33, Kamis (9/10/2014) malam kemaren. Dalam kesmepatan itu, Bupati menyampaikan keinginannya agar helat religi ini dapat terlaksana dengan sukses.

“Maka dari itu saya selalu mengingatkan kepada seluruh pihak terkait untuk bekerja serius dan saling bahu membahu. Sehingga kerja yang berat akan menjadi ringan,”harap Bupati.

Sebagai tuan Bupati juga mengajak secara bersama-sama untuk mensukseskannya serta berupaya untuk memberikan pengabdian dan kerja yang terbaik.

“Jadikan iven itu spirit untuk membawa Inhil ke arah lebih baik lagi ke depanya,”Imbuh Bupati.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Inhil, HM Wardan ini juga dihadiri oleh Sekda H Alimudin RM, para Asisten, pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), panitia pelaksana lainya dan Ketua LPTQ Inhil, H Syamsuruzal Awie. (dro/*1/adv pemkab inhil)

 




Bupati Inhil Sarankan Pedagang PKKG Suguhkan Menu Seafood

Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil
Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menghimbau agar kedepannya pedagang Pusat Kuliner Kelapa Gading untuk dapat menyuguhkan menu makanan yang lebih mencerminkan khas daerah inhil.

“Daerah kita dikenal sebagai daerah perairan yang tentunya kaya dengan hasil laut. beranekaragam panganan sejenis seafood saya yakini tentunya akan lebih sesuai seperti kerang, udang dan berbagai jenis panganan hasil laut lainnya,” Saran Bupati.

Dalam kesempatan kunjungannya ke lokasi Pusat Kuliner Kelapa Gading, jum’at (10/10/2014) malam, Bupati juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Inhil khususnya kota Tembilahan untuk menjadikan kawasan Kuliner Kelapa Gading sebagai salah satu tujuan rekreasi bersama keluarga.

Dibeberapa lokasi pedagang yang masih didapati minim penerangan diminta Bupati untuk segera diberikan penerangan yang mencukupi. hal ini dimaksudkan agar para tamu yang hadir akan dapat merasa lebih aman dan nyaman.(dro/rul/adv pemkab inhil)




Dapati Anak-Anak “Ngelem”, Laporkan ke Satpol PP

Puluhan sisa plsatik berisikan lem cap kambing yang ditemukan disalah satu warnet di Tembilahan beberapa waktu lalu.
Puluhan sisa plsatik berisikan lem cap kambing yang ditemukan disalah satu warnet di Tembilahan beberapa waktu lalu.

Tembilahan (detikriau.org) – Kakansatpol PP Inhil, TM Syaifullah meminta kepada warga yang mendapati anak-anak sedang melakukan aktivitas “ngelem” untuk segera melaporkan ke Satpol PP.

“Jika mendapatkan laporan, Petugas Satpol PP akan langsung merespon dan melakukan penertiban” Ujar TM Syaifullah

Selain itu mantan sekretaris Dinas Perhubungan Inhil ini juga mengimbau kepada para orang tua untuk aktif mengawasi segala bentuk aktivitas anak-anakanya. Karena cukup mudah untuk mengenali anak yang ngelem. Pertama dari bau, tingkah laku dan  perkataan anak yang ngelantur.

Masih menurut TM Syaifullah, ia mengakui bahwa pihaknya sudah beberapa kali mengamankan anak-anak yang kedapan sedang ngelem. Anak itu didata dan dilaporkan kepada orang tuanya. Jika anak-anak tersebut masih menjalani pendidikan, maka perbuatannya ini juga akan dilaporkkan kepada pihak sekolah.

Dikatakan TM Syaifullah, pihaknya sudah memetakan beberapa titik yang rawan dijadikan untuk lokasi ngelem. “Bangunan kosong di belakang BPMPD, jalan Pendidikan, sekitar jalan Kembang dan belakang Imigrasi, tepatnya di jalan Bunga Tembilahan kerap di memanfaatkan anak-anak untuk “gelem” . (dro/*1)




Jokowi dan KIH, Pemenang Pemilu tapi Tak Bisa Apa-Apa

presiden-sby-dan-gubernur-dki-jakarta-jokowi-_140824081442-572JAKARTA – Presiden terpilih Joko Widodo dan partai pengusungnya yang tergabung dalam koalisi Indonesia hebat (KIH) tidak bisa berbuat apa – apa. Meskipun mereka memenangkan pemilu kemarin, tapi mereka tidak bisa menikmati hasil kemenangan.

Pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menyatakan mereka ibarat petani yang sudah banting tulang menanam, tapi ketika panen, tidak bisa menikmati hasilnya. “Sia – sia,” paparnya, saat dihubungi, Kamis (9/10).

Memang benar status Jokowi dan partai pengusungnya PDIP, Nasdem, PKB, Hanura, dan PKPI, adalah pemenang pemilu. Tapi kemudian, karena kelemahan mereka tidak mampu membangun lobi politik yang kuat, membuat mereka terjerembab dalam ancaman penjegalan di parlemen.

Jokowi memang presiden terpilih, tapi kemudian, papar Hendri, belum tentu bisa menjalankan pemerintahan di negeri ini dengan baik. Bisa jadi dia hanyalah boneka kekuasaan. Yang menyetir nantinya adalah koalisi merah putih.

Belum lagi Ketum PDIP, Megawati Soekarno Putri. Dia pernah mengklaim Jokowi sebagai petugas partai. Hal ini menandakan Jokowi sangat mungkin disetir oleh Megawati.

Jokowi dan Megawati Soekarno Putri terutama melupakan satu hal mendasar, membangun lobi politik yang kuat. Kekakuan Megawati dalam membangun komunikasi politik menjadi salah satu persoalan mendasar yang menghambat kelancaran dan kesuksesan pemerintahan Jokowi.

sumber: republika




Sekda Lantik Kepsek, Pengawas Sekolah dan Pejabat Struktural dilingkungan Pemkab Inhil

IMG_1063Tembilahan (detikriau.org) – Pengembangan karier PNS khususnya dalam pengangkatan jabatan struktural bukanlah sebuah proses yang mudah dan sederhana bagi pejabat pembina kepegawaian yang berwenang dalam hal ini. Diperlukan banyak pertimbangan agar dapat memperoleh Pejabat yang tepat untuk menduduki sebuah jabatan struktural. Hal ini penting dan perlu dilakukan, karena menyangkut proses pengambilan keputusan yang tepat, dapat meningkatkan motivasi dan kinerja aparatur PNS.

 

Pernyataan ini disampaikan oleh Sekda Kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM dalam pidatonya saat melakukan pelantikan sebanyak 112 kepala sekolah setingkat Taman kanak-Kanak (TK), SD, SMP dan SMA serta 18 orang Pengawas Sekolah dan 8 orang pejabat struktural dilingkungan Pemkab Inhil. Jum’at (10/10/2014) sore.

 

Menurut Sekda, ada hubungan yang cukup signifikan antara motivasi kerja dan kinerja seseorang. Seseorang akan meningkat kinerjanya apabila dalam bekerja ia memiliki motivasi yang tinggi.

 

Pengambilan keputusan dalam penempatan Pejabat Struktural harus selalu mengedepankan prinsip profesionalisme sesuai dengan kompetensi, prestasi kerja, dan jenjang pangkat yang ditetapkan untuk jabatan itu serta syarat obyektif lainnya, tanpa membedakan jenis kelamin, suku, agama, ras atau golongan.

 

“ syarat obyektif lainnya antara lain adalah disiplin kerja, kesetiaan, pengabdian, pengalaman, kerjasama, dan dapat dipercaya.” Ujar Sekda

 

Sekda juga berpesan agar kepercayaan yang diberikan hendaknya dapat dijalankan sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Sebagai pemimpin bidang masing-masing, saudara harus mengerti betul dengan tupoksi saudara, baik sebagai Pengawas Satuan Pendidikan maupun saudara sebagai Kepala Sekolah, bekerja dengan baik, jujur, transparan, kuat, amanah, dan profesional atas apa yang saudara pimpin dan pada akhirnya kelak akan saudara pertanggungjawabkan kepada Allah SWT.”Ingatkan Sekda

 

Ditambahkan Sekda, Pendidikan merupakan salah satu pilar prioritas pembangunan Indragiri Hilir. Pendidikan perlu mendapat perhatian semua pihak, baik oleh Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten serta lapisan masyarakat khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir, karena pembangunan bidang pendidikan yang dilakukan sekarang merupakan amanah yang harus dicapai.

 

“saya ucapkan selamat bertugas kepada Para Pengawas Pendidikan, Kepala Sekolah, dan Pejabat Struktural yang baru saja dilantik, semoga saudara berhasil dalam melaksanakan tugas yang diembankan, serta ucapan Penghargaan dan Terima kasih kepada pejabat yang lama, yang telah mengabdikan diri dengan ikhlas untuk kemajuan dan kejayaan Indragiri Hilir” Pungkas Sekda.(dro/rul/adv pemkab inhil)




Akhir 2014, ditargetkan Dokumen Rencana Pemekaran Inhut Sudah Sampai Ke Pusat

IMG_8633 - CopyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Tim percepatan pemekaran Kabupaten Inhut mentargetkan selambatnya akhir tahun 2014 dokumen pemekaran Kabupaten Inhut sudah sampai ke Pemerintah Pusat.

“Target Desember nanti harus masuk ke Pusat. Jika tidak, kita takutnya ada aturan baru yang berlaku, otomatis kita harus mengulang semua dari awal,” ujar Humas panitia pelaksana konsolidasi dan evaluasi badan pekerja pembentukan Kabupaten Inhut, Encik Arafat Salahudin kemaren

Ia juga berharap agar pemekaran Inhut ini bisa secepatnya terwujud. jangan ada lagi konflik-konflik didalamnya, seperti beda pendapat tentang letak ibukota kabupaten dan lain sebagainya. Yang penting menurutnya semua dapat berjalan dengan lancar dan sukses, sehingga harapan bersama untuk membangun daerah kearah yang lebih baik lagi dapat tercapai.

Untuk mempercepat proses pengajuan pemekaran Inhut, sejumlah tim yang telah ditunjuk ditugaskan untuk mengakifkan kembali dan melengkapi komposisi badan pekerja (BP) yang selama ini terdapat kekosongan, dikarenakan sejak dibentuk pada tahun 2004 silam sudah ada beberapa anggota yang meninggal dunia dan lain sebagainya.

Pengktifan kembali badan komposisi pemekaran Inhut tersebut dilaksanakan dalam rapat konsolidasi dan evaluasi badan pekerja pembentukan Kabupaten Inhut, di Hotel Arrahman I Tembilahan, Kamis (9/10) kemarin.

Menurut Encik Arafat Salahudin, pengaktifan kembali keanggotan pada badan pekerja ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan kelengkapan-kelengkapan bagi proses pembentukan dan pemekaran Kabupaten Inhut.

“Saat ini, prosesnya baru sampai pada tahap kabupaten, dimana rekom dari Bupati dan DPRD sudah keluar. Jadi, kita tinggal mempersiapkan pengajuannya ke tingkat provinsi, baru kemudian kita bawa ke Pusat,” tutur Arafat.

Untuk diketahui, rencana pengajuan pemekaran Kabupaten Inhut ini, terdiri dari 5 kecamatan yang termasuk di dalamnya, yaitu Kecamatan Mandah, Pelangiran, Guntung, Pulau Burung dan Teluk Belengkong.(dro)