MTQ Ke 33 Riau dilaksanakan Tanggal 13 Desember mendatang

membaca-alquranTembilahan (detikriau.org) – Pelaksanaan MTQ ke 33 Riau diagendakan akan dilaksanakan pada, sabtu tanggal 13 Desember 2014 mendatang.

Dikatakan oleh Ketua LPTQ Inhil, H Syamsurizal Awi dalam rapat terbatas unsur Muspida dalam rangka persiapan pelaksanaan MTQ ke 33 Riau di Aula lantai dua Mapolres Inhil jumat (17/10/2014), Pihak Provinsi awalnya memintakan Inhil untuk memilih tanggal pelaksanaan yakni dari tanggal 12 hingga 20 Desember. Pada rapat bersama Bupati Inhil sebelumnya, dipilih tanggal pembukaan pada 12 Desember.

“namun padatnya agenda pelaksanaan acara pembukaan, kita nilai tanggal 12 yang bertepatan dengan hari jum’at kurang tepat. Keputusannya, kita kembalikan ajukan usulan pengunduran jadwal 1 hari yakni tanggal 13 desember,” Ujar Syamsurizal Awi

Ditambahkan Mantan Asisten III Setdakab Inhil ini, secara keseluruhan jadwal pelaksanaan MTQ diperkirakan akan berlangsung selama 6 hari yakni 1 hari pelaksanaan pembukaan, 1 hari penutupan dan 4 hari untuk pelaksanaan pertandingan.(dro)




Rakor Muspida Bahas Persiapan MTQ Ke 33 Riau

suasana jalannya rapat unsur muspida. depan. Ketua PA Tembilahan, Moh Nur, Wakil Bupati, H Rosman Malomo dan Wakapolres Inhil, Devy Firmansyah.
suasana jalannya rapat unsur muspida. depan. Ketua PA Tembilahan, Moh Nur, Wakil Bupati, H Rosman Malomo dan Wakapolres Inhil, Devy Firmansyah.

Tembilahan (detikriau.org) – Bertempat di aula lantai dua Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan diadakan Rapat Koordinasi terbatas Unsur Muspida dalam rangka persiapan pelaksanaan MTQ ke 33 Riau. Disamping Muspida, juga hadir dalam kesempatan tersebut beberapa kepala Instansi terkait, Camat Tembilahan dan Camat Tembilahan Hulu serta pihak-pihak terkait. Jum’at (17/10/2014)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), H fauzar memaparkan bahwa sejauh ini untuk bidang sarana prasarana dalam rangka mensukseskan helat religi tahunan ini, rencana pengecatan jembatan sudah dilakukan koordinasi oleh pihaknya dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau. Persoalan anggaran menurutnya sudah tidak ada masalah hanya saja saat ini proses lelang pekerjaan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Namun ia berkeyakinan tugas ini akan mampu dirampungkan sebelum pelaksanaan MTQ nantinya termasuk juga untuk melakukan penomoran jembatan.

Beberapa hal lainnya terkait persoalan kebersihan kota, pekerjaan perbaikan ruas jalan provinsi menuju Tembilahan, lokasi bazar, astaka dan tribun serta pengaspalan seluruh badan jalan dalam kota Tembilahan juga diyakininya akan dapat dirampungkan sebelum tibanya pelaksanaan MTQ mendatang.

“Insyaallah kami yakini tidak ada masalah dan seluruh tugas dan tanggungjawab ini akan mampu kami selesaikan tepat waktu,” Sampaikan Fauzar.

Hal-hal lainnya yang juga menjadi pembahsan adalah terkait persoalan kebersihan kota, perparkiran, rekayasa lalui lintas, penertiban pedagang dan tranportasi lokal selama pelaksanaan MTQ.

“Saya berharap semua pihak terkait untuk segera menyelesaikan seluruh tugas-tugasnya dengan baik dan benar agar pelaksanaan MTQ ke 33 Riau nantinya dapat berjalan dengan sukses dan lancar,” Pesan Wabup.

Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan harapan agar seluruh masyarakat ikut ambil peduli dan terlibat secara bersama-sama dalam mensukseskan Inhil sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ ini. (dro)




Wabup Inhil Irup 17 hari Bulan Oktober

foto: Way, Humas Pemkab Inhil
foto: Way, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo bertindak selaku Inspektur pada upacara 17 hari bulan oktober 2014 bertempat dihalaman kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan. Hadir pada kegiatan rutin bulanan ini unsur Muspida, para pejabat, TNI, Polri serta PNS dan tenaga honorer dilingkungan Pemkab Inhil. Jum’at (17/10/2014)

Dikatakan Wabup pada amarannya bahwa apa yang dilakukan pada hari ini merupakan hal penting dalam mendukung tugas sebagai aparatur penyelenggara pemerintahan di daerah. Sebagai aparatur penyelenggara pemerintah yang sadar akan tugas dan tanggung jawab yang dibebankan oleh negara, perlu disadari bahwa masih banyak hal-hal yang belum dapat dicapai. Salah satu kunci untuk mencapai keberhasilan tersebut adalah koordinasi, terutama antara Dinas/Instansi.

“Oleh karena itu melalui momentum apel ini, hendaknya kita jadikan sebagai refleksi, untuk lebih memahami dan memakni arti koordinasi.” Pinta Wabup

Ditambahkan Wabup, koordinasi bukanlah sekedar retorika dalam dinamika penyelenggaraan pemerintahan. Namun lebih dari itu. koordinasi mutlak diperlukan guna terlaksananya pola tindak antar kelompok, ataupun Instansi sebagai bagian dari sebuah sistem yang mengarahkan kegiatan dan aktivitasnya pada sesuai aturan yang telah ditetapkan, serta diikat oleh nilai-nilai dan semangat kebersamaan untuk kepentingan masyarakat secara umum.

“Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, maka sikap disiplin yang juga harus diperbaiki dan ditingkatkan. Karena hanya dengan disiplinlah semua tugas dan tanggung jawab dapat dilaksanakan dengan baik.” Imbuh Wabup.(dro/adv pemkab inhil)




Direktorat PJSKS RI Verifikasi data Penerima PKH di Inhil

indexTEMBILAHAN (detikriau.org)  – Pemerintah melalui Direktorat Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementrian Sosila RI sedang melakukan verifikasi terhadap validasi data warga penerima Program Keluarga Harapan  (PKH) di Inhil.

Program itu didukung oleh Bappenas, Kemendagri, Kemenakertrans, BPS, Tim Nasional Percepata Penanggulangan Kemiskinan dan Pemkab.

“Pelaksanaanya dibantu oleh petugas lapangan. Dimana tenaga lapangan tersebut berada pada unit pelaksana PKH, secara berjenjang dari pusat hingga kecamatan. Seluruh petugas kini sudah berada dilapangan untuk melakukan validasi data sesuai data yang diberikan oleh pihak Kementrian.” Jelas Kepala Bidang (Kabid) Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Syaiful Kelana.

Untuk diketahui bahwa yang berhak mendapat PKH adalah mereka yang dikategorikan sebagai Keluarga Sangat Miskin (KSM). Untuk jangka pendek, program itu bertujuan mengurangi beban KSM. Sedangkan jangka panjang diharapkan akan dapat memutus mata rantai garis kemiskinan antar generasi. Sehingga genarasi selanjutnya bebas dari kemiskinan.

“Ini salah satu tujuan lahirnya program teraebut. Mudah-mudahan apa yang dihatapkan itu bisa terlaksana,” harapnya.(dro/*1/adv pemkab inhil)




Fajar Husen: Kebanyakan Masyarakat Hanya Fokus Mencari Pekerjaan

Kadisnakertrans Inhil, H Fajar Husen
Kadisnakertrans Inhil, H Fajar Husen

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disenakertrans), Fajar Husen menyatakan bahwa saat ini kebanyakan masyarakat hanya fokus dalam mencari dan melamar pekerjaan. Sementara peluang kerja bisa lahir dari kegiatan berwira usaha.

Letak kehebatan seseorang menurut mantan Kadispenda Inhil ini tidak hanya diukur apakah mereka mampu menjalankan tugas dan pekerjaan dengan baik. Namun juga dinilai bagaimana mereka itu mampu membuka peluang-peluang pekerjaan.

“Kemampuaan kita bukan saja dilihat dari bagai mana kita sukses menjalankan pekerjaan, tapi bisa dilihat apakah kita mampu mengelola sesuatu dan menjadikannya pekerjaan,” Ujar Fajar Husen

Diseluruh Inhil, ditambahkannya terdata sebanyak 324.506 tenaga kerja yang tersebar di seluruh perusahaan dan intansi pemerintah. Naker tersebut merupakan penduduk dalam usia kerja yang siap melakukan pekerjaan dalam bidang yang legal dan resmi.

Dalam legalitas yang diatur, tenaga kerja memiliki hak dan kewajiban. Haknya adalah untuk mendapatkan penghasilan dan jaminan sosial sedangkan kewajiban adalah menjalankan tugas sebagaimana fungsi yang diembannya.(dro/*1/adv pemkab inhil)




SMK 1 Tembilahan Tanamkan Jiwa Wira Usaha Bagi Anak Didik

indexTEMBILAHAN (detikriau.org)  – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Helmi D, menyebutkan bahwa usaha dan wirausaha tidak akan pernah lepas dari sekolah kejuruan, terutama pada usaha yang berkaitan dengan praktek dilapangan.

“Usaha yang diperaktekan para siswa merupakan ajang dan sarana melatih keterampilan dalam mengembangkan saaha,” ujar Kadisdik, Kamis (16/10).

Helmi sangat respon dan optimistis siswa dan siswi kejuruan kelak akan sukses dalam berwirausaha, jika melihat dari semangatnya.

“Anak-anak kejuruan harus mampu memiliki keahlian dibidang wirausaha, sehingga saat mereka tamat nantinya sudah siap bersaing dalam dunia usaha,” tutur Helmi.

Sebelumnya, Kepala SMK Negeri 1 Tembilahan, Asmar menyatakan bahwa sekolah kejuaruan yang berada dibawah pimpinannya itu berupaya untuk membudayakan dan sekaligus menanamkan jiwa kewirausahaan terhadapa para siswa. Kewirausahaan menurutnya bisa dimulai dari usaha kecil di sekolah.

“Ini memang menjadi salah satu tugas yang harus kita kembangkan. Kita ingin anak didik yang lulus nanti mampu bersaing dalam berbagai bidang usaha, terutama usaha-usaha yang berkaitan dengan keahlian siswa itu sendiri,” paparnya.

Saat ini SMKN 1 Tembilahan terus mengembangakan berbagai usaha kecil. Asmar berharap, selain memdapatkan ilmu pengetahuan siswa juga dituntut memiliki life skill dalam kecakapan hidup.

“Sehingga saat tamat nanti mereka mampu mandiri dan menjadi wirausaha usaha yang profesonal,” katanya. (dro/*1)