Keluarga Penghina Jokowi Dapat Bantuan Modal Usaha

070558_604928_arsyadJaringan Merah Putih (JMP) memberi bantuan modal usaha untuk keluarga Muhammad Arsyad, buruh kipas sate yang menjadi tersangka penghinaan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“JMP menyerahkan bantuan sebesar Rp 35 juta. Dana ini hasil dari iuran anggota,” ujar Ketua Presidium Jaringan Merah Putih, Nanik S. Deyang saat berkunjung ke kediaman Arsyad di kawasan Ciracas, Jakarta, Jumat (31/10).

Menurutnya, modal usaha diberikan karena Arsyad yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga tidak dapat bekerja dan sempat meringkuk di ruang tahanan Bareskrim Mabes Polri.

“Kami berharap ini benar-benar dimanfaatkan untuk menjalankan usaha, bukan untuk yang lain,” kata Nanik.

Dia menambahkan, orang tua Arsyad yang menerima bantuan pun berjanji akan memanfaatkannya sebaik mungkin. Terlebih, penahanan Arsyad otomatis mengganggu kehidupan keluarganyai.

“Kami akan mendukung keluarga dan mengupayakan perlindungan selama dalam proses hukum,” tegas Nanik. (jpnn)




Penahanan Tukang Tusuk Sate Penghina Jokowi Ditangguhkan

070558_604928_arsyadJAKARTA – Penyidik Mabes Polri akhirnya membebaskan Muhammad Arsyad, buruh sate yang ditetepkan sebagai tersangka penghinaan Presiden Joko Widodo.

Kepastian mengenai penangguhan penahanan dismapaikan langsung tim penyidik kepada Mursida, ibu Muhammad Arsyad, usai menjenguk ke tahanan Bareskrim Mabes Polri. “Ibu ke dalam sekarang, anak ibu, kita mau kasih (pulangkan) hari ini,” ungkap salah satu penyidik di Mabes Polri Jakarta, Jumat (31/10).

Mursida merasa senang dengan kabar tersebut. Dia pun langsung masuk kembali ke ruang Bareskrim Polri bersama penyidik dan didampingi kuasa hukumnya.

Sebelumnya, tadi pagi Wakil Ketua DPR Fadli Zon menjenguk Muhammad Aryad. Fadli meminta Kapolri tidak menahannya, dan menyatakan bersedia menjadi jaminan.(jpnn)




Kadisperindag Inhil Ancam Berikan Sanksi Bawahannya yang Nakal

Kadisperindag Inhil, H Fahrolrozy saat memimpin rapat perdana dengan Tim Pembinaan dan penertiban Pedagang pasar
Kadisperindag Inhil, H Fahrolrozy saat memimpin rapat perdana dengan Tim Pembinaan dan penertiban Pedagang pasar

Tembilahan (detikriau.org) – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Inhil meminta kepada seluruh bawahannya untuk bekerja serius dan benar. Jika kedapatan ada yang bermain, ia mengancam akan berikan sanksi tegas.

 

Peringatan keras ini disampaikan kadisperindag Inhil, H Fahrolrozy disela rapat perdana bersama Tim Pembinaan dan Penertiban Pedagang Pasar bertempat diruang rapat Disperindag Inhil kemaren. Menurutnya, upaya penertiban pedagang haruslah dikerjakan secara bersama dan terbuka dengan didasari kepentingan masyarakat umum bukan pribadi.

 

“bekerja dengan jujur dan serius. Jangan ada yang berani bermain dengan mengambil keuntungan pribadi,” Peringati Fahrolrozy

 

Mantan Kadis Perhubungan Inhil ini dengan gamblang juga melarang kepada bawahannya untuk tidak menarik retribusi mengatasnamakan Disperindag kepada pedagang yang menggelar dagangan diluar lokasi yang sudah diperuntukan. Jika ini dilakukan, ia khawatir akan timbul kesan “pelegalan”.

 

Disamping hal ini, Fahrolrozy juga meminta bawahannya untuk memberikan laporan yang benar. Ia juga mengaku mendapatkan informasi bahwa ada beberapa pedagang yang sebenarnya sudah membayar retribusi tetapi tidak dilaporkan.

 

“Saya akan cek hal ini, jika benar ada yang bermain, saya tidak akan segan untuk berikan sanksi.” Pungkas Fahrolrozy. (dro)




Polres Inhil Bekuk DPO Kasus Tindak Pidana Korupsi BLM PUAP Tahun 2011 di Kemuning

gariTembilahan (detikriau.org) – Kepolisian Polres Inhil berhasil meringkus DPO kasus tindak pidana korupsi di Desa Limau Manis Kecamatan Kemuning, Jum’at (31/10/2014) sekira pukul 01.45 Wib dnihari.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil melalui Kasat Reskrim, AKP Ade Jamrah, DPO diburu dalam perkara Tindak Pidana Korupsi dana BLM PUAP Tahun 2011 Gapoktan Sumber Rezeki Desa Limau Manis Kecamatan Kemuning Kabupaten Inhil sebesar Rp. 100 juta sesuai dengan DPO/10/III/2014/Reskrim tertanggal 22 Maret 2014 atas nama Samsul Bahri Alias Sam Bin Ahmat Bual, warga Dusun Gading Desa Lubuk Besar Kecamatan Kemuning.

“Laki-laki kelahiran tahun 1974 ini sebelumnya menjabat sebagai bendahara Gapoktan Sumber Rezeki , Jl Penunjang RT 02 RW 02 Desa Limau Manis Kec. Kemuning Kab. Inhil – Riau.” Terang Kasat Reskrim.

Dipaparkannya, Kronologis tertangkapnya DPO kasus Korupsi ini berawal dari hasil lidik anggota yang ditugaskan untuk mencari keberadaan DPO. Samsul Bahri yg melarikan diri ke propinsi jambi ini masih sering kembali melihat keluarganya di kec kemuning.

jum’at (31/10/2014) sekitar pukul 01.45 wib dinihari, aggota opsnal melakukan penyergapan di rumah keluarga tsk dan tsk langsung diamankan. Ketika ditangkap, tsk sedang bersiap-siap akan pergi ke jambi lagi.

“ tsk saat ini sudah diamankan di polres inhil untk proses lebih lanjut.” Tandas Kasat Reskrim, AKP Ade Jamrah. (dro)




Sekda Pimpin Gerakan jum’at Bersih

Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM didampingi beberapa Kepala Dinas meninjau pelaksanaan Gerakan Jum'at Bersih, foto Jum'at, 31 Okt, Humas
Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM didampingi beberapa Kepala Dinas meninjau pelaksanaan Gerakan Jum’at Bersih, foto Jum’at, 31 Okt, Humas

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM memimpin pelaksanaan Gerakan Jum’at Bersih di sejumlah titik jalan dalam Kota Tembilahan, Jum’at (31/10).

Kegiatan yang dilakukan usai apel pagi di Lapangan Kantor Bupati, Jalan Akasia Tembilahan ini dalam rangka persiapan menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-33 tingkat Provinsi Riau tahun 2014 Desember mendatang di Kota Tembilahan.

Turut hadir saat itu, perwakilan dinas, kantor, badan dan bagian, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga honorer di lingkungan Pemkab Inhil.

“Kabupaten Inhil yang ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau nanti harus terus berbenah, diantaranya kebersihan dan keindahan lingkungan,” tutur Sekda dalam amanatnya saat memimpin apel.

Dikatakan Sekda, Gerakan Jum’at Bersih ini akan dilaksanakan setiap minggunya, yang melibatkan pegawai dari setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dimana, dalam pelaksanaannya di lapangan dimotori langsung oleh Dewan Pengurus Korps Pegawai Negeri (Korpri) Kabupaten Inhil.

“Gotong royong membersihkan lingkungan ini akan terus dilaksanakan hingga hari H perhelatan MTQ Riau nanti, dan dari setiap SKPD harus mengutus 10 orang perwakilan untuk melakukan gotong royong,” terangnya.

Oleh karena itu, mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Inhil ini berharap kepada seluruh SKPD, untuk membersihkan lingkungan yang ada di sekitar kantor masing-masing, khususnya drainase atau got.

“Marilah sama-sama kita wujudkan Tembilahan sebagai Kota IBADAH (Indah, Bersih, Aman, Damai dan Harmonis) dalam rangka mendukung program pembangunan dan kemajuan Kabupaten Inhil ke depan,” imbuhnya.(dro/adv pemkab inhil)




Walikota Pekanbaru Sholat Jum’at di masjid Al Muhajirin Labuh Baru

Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT Foto bersama Pengurus Mesjid paripurna Al-Muhajirin Setelah melakukan Sholat Jum'at Berjamaah bersama masyarakat Labuhbaru timur.Pekanbaru (detikriau.org) – Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT Melakukan Sholat Jum’at Bersama Masyarakat Labuhbaru Timur di Mesjid Paripurna Al-Muhajirin Jl.Jendral Sudirman. Pada saat Peninjauan tersebut

turut hadir Kadis Kebersihan dan pertamanan, serta camat Payung sekaki dan masyarakat labuhbaru timur. (foto Humas Pemko)