Disdik Inhil Pinta Guru Ajarkan Anak Didik Budaya Khas Daerah

Kadisdik Inhil, Helmi D
Kadisdik Inhil, Helmi D

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berharap agar guru dapat mengajarkan anak didiknya budaya khas Inhil.

“Yang pastinya budaya khas daerah yang dilandasi dengan nilai keagamaan. Agar mereka tidak mudah terjerumus dari hal-hal yang menyesatkan,”kata Kepala Dinas Pendidikan Inhil, H Helmi D, kemarin.

Salah satu syarat bagi guru agar mudah dalam proses transfer ilmu pendidikan, sebut Helmi, guru yang bersangkutan meski menguasai materi yang akan diberikan. Dengan begitu pengetahuan dengan mudah dicerna oleh peserta didik.

“Tingkatkan kemampuan diri kita. Karena kita inikan seorang pendidik yang harus banyak tahu dari pada anak-anak didik,” jelas Helmi.

Langkah-langkah meningkatkan pengetahuan bisa dengan cara rajin membaca buku serta para kepala sekolah juga diminta untuk selalu mengevaluasi segala aktifitas pendidikan dengan baik. (dro/*1)




Komitmen Tidak Merokok, Diskes Inhil Kumpulkan Cap Telapak Tangan

Cap telapak tangan sedang dilakukan di atas kain putih menandakan berkomitmen tidak merokokTEMBILAHAN (detikriau.org) – Peringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-50, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pengumpulan cap telapak tangan sebagai bentuk komitmen tidak merokok bersamaan dengan Senam Sehat Bugar bertempat di jalan M Boya depan kantor Diskes Inhil Tembilahan, Minggu (16/11/2014).

Kegiatan pagi itu diikuti seluruh perwakilan Rumah Sakit dan Puskesmas se-Kabupaten Indragiri Hilir serta pelajar SMP dan SMA sederajat sekota Tembilahan.

Kepala Dinas Kesehatan Dr Hj Alvi Purwanti Alwie SE MM mengatakan, peringatan HKN ke-50 ini sesuai dengan himbauan Kementrian Kesehatan RI untuk menggelar secara bersamaan seluruh Indonesia.

Dari Kanan, Skretaris Diskes, Ridwan Ahim, Kadiskes Inhil, Alvi Furwanti Alwie membubuhkan cap telapak tangan sebagai tanda komtmen tidak merokok yang pelaksanaannya hari ini dilakukan secara serentak diseluruh Indonesia
Dari Kanan, Skretaris Diskes, Ridwan Ahim, Kadiskes Inhil, Alvi Furwanti Alwie membubuhkan cap telapak tangan sebagai tanda komtmen tidak merokok yang pelaksanaannya hari ini dilakukan secara serentak diseluruh Indonesia

Saat Senam Pugar

Sebelumnya, kegiatan ini sudah dimulai dilaksanakan di Puri Husada dengan berbagai kegiatan serta berbagai kegiatan disetiap Puskesmas yang ada di lingkungan Pemkab Indragiri Hilir seperti penyuluhan ataupun pengobatan massal, selain itu juga pelaksanaan pencanangan POMP Filariasis dan Inhil menuju bebas pasung 2017. Untuk hari ini (16/11) pihaknya melakukan senam sehat bugar serta komitmen untuk tidak merokok sebagai kegiatan puncak peringatan HKN 2014.

“Kami menghimbau seluruh jajaran kesehatan di Inhil untuk berkomitmen menjaga kesehatan kita bersama, dan untuk seluruh masyarakat Inhil mari kita bersama-sama menjaga kesehatan mulai dari diri kita sendiri dari hal-hal yang bisa mnejadi penyebab timbulnya penyakit,” Himbau Hj Alvi.

Untuk pengumpulan cap telapak tangan masyarakat Indragiri Hilir berkomitmen tidak merokok ini ditargetkan mencapai hingga 600 cap. “Pada hari ini, secara Nasional, kita bersama-sama memecahkan Rekor Muri yaitu memberikan pernyataan berupa cap telapak tangan,” sebut Kadis Kesehatan Inhil.

Acara pagi itu bisa dibilang sangat terkesan meriah. disamping berbagai hadiah yang disediakan Diskes Inhil kepada peserta yang mengikuti Senam tersebut. Dianataranya hadiah seperti Sepeda, Televisi dan lain sebagainya serta memberi penghargaan kepada Dokter Teladan.(mirwan)




Sempat Terhenti, Pembangunan PLTU Parit 23 Kembali Akan dilanjutkan

pltu parit 23TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Indragiri Hilir nyatakan dalam waktu dekat pengerjaan pembangunan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Uap parit 23 Kelurahan Sungai Beringin kembali dilanjutkan setelah sebelumnya sempat terhenti.

“Sebetulnya bukan terhenti, kebetulan mereka (pihak rekanan, red) sedang melakukan prepare. Informasi dari pihak rekanan bahwa pekerjaannya akan segera dilanjutkan,” Sampaikan Kepala Distamben Inhil melalui Kepala Bidang Ketenagalistrikan dan Energi, Yusnaldi ditemui di sela pelaksanaan rapat persiapan MTQ ke-33 tingkat Provinsi Riau tahun 2014, di Eks Gedung DPRD, Sabtu (15/11).

Diakui Yusnaldi, memang saat ini ada kendala antara PT Adhi Karya selaku pihak rekanan dengan PLN. Dimana, permasalahan tersebut terkait dengan kondisi financial atau kebijakan pembayaran antara kedua belah pihak.

“Saya sudah konfirmasi dengan pihak rekanan, katanya sepanjang masalah keuangan ini selesai, tentu mereka akan melanjutkan pekerjaannya. Apalagi, sekarang mereka sudah memprepare atau mempersiapkan semua mekanikal elektrikalnya, yang berdasarkan informasi sudah mencapai sekitar 80-90 persen. Kalau sudah selesai ya tinggal pasang saja, tapi disatu sisi mereka juga meminta kepada pihak PLN untuk segera melaksanakan kewajibannya,” terang Yusnaldi.

Sementara itu, Pemkab Inhil melalui Distamben berharap agar proses pembangunan PLTU ini bisa segera diselesaikan, karena mengingat kondisi PLN saat ini yang mengalami devisit sebesar 1,7 MW, yang disebabkan oleh kerusakan pada mesin sewanya.

“Harapan kita secepatnya, kalau memungkinkan selesai tahun 2015 ini lebih baik lagi, sehingga kita bisa mengembangkan akses pelayanan PLN sampai ke kecamatan Batang Tuaka, Gaung Anak Serka (GAS) dan Gaung,” tambahnya.

Untuk diketahui, berdasarkan laporan yang telah diterima oleh Distamben Kabupaten Inhil, hingga saat ini progres pengerjaam pembangunan PLTU tersebut secara rilnya sudah mencapai 64 persen. Ini disebabkan karena mekanikal elektrikalnya belum terpasang, namun jika sudah terpasang tentu progresnya bisa mencapai sekitar 90 persen.(dro)




Bupati Inhil digelar Sebagai Bupati yang Peduli Investasi

IMG_5107Tembilahan (detikriau.org) – Ketua Tim Penilaian Ivesment Award Provinsi Riau, Fadlah Suhaimi Azhar,SH,M.Si memberikan pujian kepada Bupati Inhil, HM Wardan sebagai Bupati yang peduli dengan investasi. Dari 12 Kabupaten kota se Provinsi Riau, Inhil merupakan satu dari tiga Kabupaten yang pemaparan investasinya dilakukan secara langsung oleh Kepala Daerahnya.

“Ini Kabupaten terakhir yang kami kunjungi untuk melakukan penilaian. Ternyata Bupatinya sendiri yang langsung memaparkan tentang investasi award apa yang ada di inhil.” Puji Fadlan dalam sambutannya diawal kegiatan expose Dalam Rangka Penilaian Investment Award Tahun 2014 bertempat di Aula kantor Dinas Pendapatan Daerah Inhil, Jalan Hangtuah Tembilahan, Akhir pekan kemaren di Tembilahan

Ditambahkan Fadlan, pemaparan yang dilakukan secara langsung oleh HM Wardan menunjukan betapa seriusnya Bupati dalam pengembangkan investasi yang ada di inhil. Kebanyakan di 9 Kabupaten Kota lainnya, pemaparan hanya disampaikan oleh perwakilan bupati ataupun hanya sekedar kepala BP2MPD.

Dalam kesempatan ekpos kala itu, secara umum Bupati Inhil, HM Wardan memaparkan tentang luasan wilayah inhil hingga sektor-sektor mata pencaharian yang menjadi unggulan. Bupati menyatakan besar harapannya tahun ini Inhil akan mampu meraih peringkat pertama penilaian investment award 2014 Riau.

Ketua panitia, Kepala Badan Perizinan, Penanaman Modal dan Promosi Daerah, H Saripek menerangkan bahwa maksud dan tujuan kegiatan Expose Bupati Inhil ini adalah dalam rangka memberikan paparan tentang perkembangan pembangunan di kab.inhil. berkaitan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten dalam menciptakan iklim ivestasi yang kondusif, dengan beberapa indikator diantaranya yang berkaitan dengan kelembagaan, peraturan dan kebijakan daerah , keamanan dan kepastian hukum, infrastuktur ivestasi, promosi dan nilai investasi.

Kegiatan ekspos ini juga tampak diahdiri oleh Muspida Inhil, Pimpinan SKPD, Instansi Vertikal, Camat dan Lurah di Lingkungan Pemkab.inhil, Ketua Asosiasi, Pim.

Beberapa prestasi yang pernah diraih Kab Inhil sebelumnya yakni, Tahun 2010 mendapatkan peringkat 1, tahun 2011 dan tahun 2012 berturut-turut mendapatkan peringkat 2 dan pada tahun 2013 mendapatkan Special Achievement. (dro/adv pemkab inhil)




Harga BBM Jadi Naik, Pengamat: Jokowi Dinakhodai Neolib

presiden-jokowi-dan-wapres-jk-_141027210351-764JAKARTA-Direktur Eksekutif Energy Watch‎ Ferdinand Hutahaean menilai kenaikan harga subsidi Bahan Bakar Minyak  (BBM) sebagai pergeseran konsep Trisakti Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke neoliberalisme‎.

‎Padahal saat kempanyenya Jokowi menggadang-gadangkan konsep Trisakti dalam menyusun Anggaran Pendapat Belanja Negaranya (APBN). Hal itu disampaikan, Ferdinand saat menyampai pendapatnya pada acara diskusi Polemik Sindo Radio dengan teman Bola Panas BBM, Sabtu (15/11).

‎”Padahal pada saat kampanye kemarin yang konsepnya ekonomi kerakyatan. Jika menaikan harga BBM berarti dinahkodai oleh neolib,” katanya.

Dengan kenaikan harga BBM ini, menurut Ferdinand, Jokowi telah mendapatkan masukan dari orang-orang dekatnya yang memiliki pemikiran neolib sehingga subsidi BBM harus dinaikan.

“Menurut saya aneh ketika saya tidak tahu apakah Jokowi mengamanat mereka untuk duduk (penasehat). Tapi saya lihat bahwa orang yang menahkodai okonomi kerakyatan Trisakti ini orang neolib yang tentu hasilnya seprti sekarang kita diajak polemik dan ribur maslah kenaiak harga BBM,” ujarnya.

Agar wacana kenaikan BBM tidak menimbulkan polemik berkepanjangan, Ferdinand meminta Jokowi menjelaskan berapa cost production BBM premium saat ini.

‎”Sekarang berani tidak pemerintah membuka Ini cost prodaction BBM premium itu berapa ‎berapa sebetulnya, ko kita mencari seperti mencari batu meteor dari langit yang tidak pernah jatuh ke bumi,” katanya.

Dengan tidak menjelaskan berapa cost prodaction BBM premium, Ferdinant menilai pemerintah tidak transparan.(republika)




Sea Port of Indragiri, Pelabuhankah atau Tempat Rekreasi?

IMG-20141115-07618Tembilahan (detikriau.org) – Ketika fasilitas pelabuhan disebutkan, yang terlintas dibenak kita pastilah suguhan pemandangan dengan kesibukan aktifitas bongkar muat barang. Namun bayangan itu akan sangat jauh berbeda ketika kita berkunjung ke pelabuhan parit 21 Tembilahan. Bukannya kesibukan bongkar muat dan keringat buruh yang terlihat, namun hanyalah sederetan warung beratap daun yang menyajikan berbagai panganan.

Tiba digerbang pelabuhan yang bernama keren “Sea Port of Indragiri”, sekitar pukul 14. 30 Wib, detikriau.org sudah disambut dengan sekumpulan remaja, bak petugas, anak-anak tanggung inipun menyebutkan sejumlah nominal rupiah, kata mereka untuk pengganti biaya parkir.

Setelah memberikan sejumlah nominal rupiah, detikriau.org pun memasuki kawasan yang dibangun dengan dana milyaran ini. Kiri kanan jalan selebar lebih kurang sepuluhan meteran itu, berdiri berbagai fasilitas mewah pelabuhan. Namun anehnya, sama sekali tak tampak aktifitas, semuanya sepi.

Deretan warung yang berdiri disisi turap pelabuhan parit 21 Tembilahan
Deretan warung yang berdiri disisi turap pelabuhan parit 21 Tembilahan

Tiba disisi turap dermaga yang hanya berjarak sekitar seratusan meter dari pintu gerbang,, lagi-lagi tidak satupun tampak adanya kesibukan sebagaimana layaknya pelabuhan bongkar muat barang, yang ada hanyalah deretan warung beratapkan daun. Ditempat ini, berbagai makanan dan minuman disajikan. Dibeberapa meja yang ditata secara lesehan ini, tampak beberapa remaja sedang asyik bercengkrama.

Kata salah seorang pemilik warung, lokasi itu biasanya akan ramai disaat sore menjelang mangrib apalagi saat malam mingguan tiba.

Katanya untuk mendapatkan kesempatan berdagang dilokasi itu mereka tidak dikenakan biaya sewa tetapi hanya membayar uang jaga malam yang dipungut setiap dua hari sekali sebesar 9 ribu rupiah.

Untuk sekedar memberitahu, Port of Indragiri diresmikan penggunaannya oleh Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan, Kamis (20/12/12) yang lalu. Tiga tahun berselang, pelabuhan ini nyatanya belum juga difungsikan. (dro)