Sekda Buka Kegiatan Seminar Etika Tajaan BP3AKB

menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia RayaTembilahan (detikriau.org) – Mewakili Bupati, Sekda Kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM membuka kegiatan seminar etika kepribadian bagi organisasi perempuan dan pelatihan etika kepribadian bagi istri pejabat tajaan BP3AKB. Kegiatan seminar yang dilaksanakan selama dua hari ini dilaksanakan di dua tempat berbeda, Gedung Daerah Engku Kelana dan Hotel Inhil Pratama Tembilahan, Kamis (20/11)

Bupati Inhil dalam sambutannya yang dibacakan Sekda menyampaikan sambutan baiknya dengan terselenggaranya kegiatan ini. Etika menurut Bupati merupakan cerminan dari kepribadian seseorang. Melalui cara beretika inilah seseorang dapat menilai dan mengetahui sifat dan kepribadian dari orang lain.

“Pada dasarnya kepribadian seseorang merupakan suatu cerminan dari kesuksesan.   Seseorang yang mempunyai kepribadian yang unggul adalah seseorang yang siap untuk hidup dalam kesuksesan, sebab dalam kepribadian orang tersebut terdapat nilai-nilai positif yang selalu memberikan energi positif terhadap paradigma dalam menghadapi tantangan dan berbagai persoalan dalam kehidupannya.” Ujar Bupati

Selain itu ditambahkan Bupati, dengan etika dan kepribadian yang baik akan menuntun setiap insan manusia kejalan yang lebih baik dalam hidup dan kehidupannya sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat.

Sementara itu, Kepala BP3AKB Inhil, Hj. Djamilah dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan diadakannya seminar ini sebagai upaya membangun keperibadian dengan moral dan kepercayaan diri dalam mempraktikkan etika sebagai wujud prilaku berintegritas serta menyiapkan keperibadian yang siap menjaga daya tahan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan di kabupaten Inhil.

Acara yang bertemakan “Tampil cantik, keperibadian menarik”, yang diikuti oleh 400 0rang peserta dari organisasi-organisasi wanita di lingkungan Pemkab Inhil serta 35 orang istri pejabat dengan menghadirkan narasumber yang salah seorangnya adalah Ibu Arzetti Bilbina seorang artis yang kiprahnya tidak diragukan lagi dalam bidang etika dan kepribadian. (dro/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Pinta Sekolah dan Kelompok Remaja Bentuk “PIK”

6TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan, menginstruksikan kepada seluruh sekolah untuk segera membentuk Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja.

“Saya minta bagi sekolah yang belum memiliki PIK remaja agar segera membetuknya,” kata Bupati saat membuka Temu dan Lomba PIK remaja se-Kota Tembilahan, di Gedung Tasik Gemilang Tembilahan, Rabu (19/11).

Ia berharap melalui kegiatan Temu dan Lomba PIK remaja se-Kota Tembilahan, ke depan tak ada lagi sekolah yang tidak memiliki PIK remaja. Karena PIK remaja diharapkan mampu untuk mengarahkan siswa bertindak positif menuju masa depan yang cemerlang.

“Tak sedikit remaja kita tertimpa masalah. Mulai dari pergaulan bebas, penggunaan obat-obatan terlarang hingga tindak kejahatan lainya. Hal itu berdampak buruk bagi pertumbuhan generasi di masa-masa mendatang,”tegasnya.

Selain itu Bupati juga berharap pembentukan PIK remaja tak hanya sebatas di sekolah formal, namun juga di kelompok-kelompok remaja masjid dan sebagainya. Dengan demikian PIK remaja akan tumbuh dan berkembang dengan baik di Inhil.(dro/*1)




Gesa Pembahasan RAPBD 2015, Kepala SKPD dilarang Bepergian

Asisten II Setdakab Inhil, H Fauzan hamid (kiri) bersama Bupati Inhil, HM Wardan dalam salah satu kegiatan di Tembilahan pekan ini.
Asisten II Setdakab Inhil, H Fauzan hamid (kiri) bersama Bupati Inhil, HM Wardan dalam salah satu kegiatan di Tembilahan pekan ini.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Gesa pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2015, sejak pekan ini, Pemkab Inhil tidak lagi memberikan izin kepada para pejabat untuk melakukan perjalanan Dinas.

“Kita sedang membahas RAPBD tahun 2015. Demi kelancaranya diharapkan kepala SKPD tidak melakukan perjalanan dinas untuk sementara,” kata Asisten II Sekdakab Inhil, H Fauzan Hamid, kemarin.

BentuK larangan itu lanjut Fauzan, Bupati Inhil HM Wardan, mulai pekan ini juga tidak akan menandatangani Surat Perintah Tugas (SPT) dari masing-masing kepala SKPD. Dengan begitu dapat dipastikan tidak ada yang meninggalkan tempat.

“Sementara itu Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam menyebtukan pembahasan RAPBD tahun  2015 ini bersifat penting. Oleh sebab itu jika pembahasan sedang berlangsung oleh DPRD, sebaiknya dihadiri oleh Kepala Dinas (Kadis).

“Apa yang kita bahas ini sangat erat kaitanya dengan pembangunnan dan hajat hidup orang banyak. Jadi sangat penting saat pembahasan di masing-masing Komisi di DPRD juga dihadiri secara langsung oleh masing-masing Kepala SKPD. Dengan demikian akan lebih memudahkan dalam pengabilan keputusan,” tegasnya.(dro/*1)




BPMPD Inhil Taja Pelatihan BK AD dan BP UPK PNPM-MPD

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Indragiri Hilir, H Yulizal secara resmi membuka pelatihan Badan Kerjasama Antar Desa dan Badan Pengawas Unit Pengelola Kegiatan PNPM-MPd tahun 2014, Rabu (19/11).

Kegiatan yang digelar di aula salah satu Hotel di Tembilahan ini diikuti sebanyak 44 peserta, yang merupakan perwakilan BKAD dan BP-UPK dari 8 kecamaan di Kabupaten Inhil, dengan menghadirkan narasumber dari unsur Bappeda, BPMPD dan tim fasilitator PNPM-MPd Kabupaten Inhil.

Kepala BPMPD Inhil, H Yulizal dalam sambutannya mengatakan, pelatihan tersebut dalam rangka menambah ilmu pengetahuan BKAD dan BP-UPK Kabupaten Inhil, agar keberadaan PNPM-MPd pasca peralihan tahun ini bisa tertap eksis dan berjalan dengan baik.

Meskipun ke depan dana PNPM-MPd ini tidak berlanjut, namun keberadaan strukturnya akan tetap ada, karena mengingat aset PNPM-MPd sangat banyak sekali di Negeri Seribu Parit, baik itu di bidang fisik maupun keuangan.

“Melalui kegiatan ini, saya harapkan aset PNPM-MPd yang ada di Kabupaten Inhil tetap terjaga dan terawat dengan baik, khususnya bagi kepentingan masyarakat,” tutur Yulizal.

Mantan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Inhil ini berharap, para peserta yang telah mengikuti pelatihan mampu mengakomodir dan melakukan pembinaan terhadap lembaga-lembaga di desa, yang sebelumnya telah dibentuk melalui PNPM-MPd.

“Para peserta diharapkan mampu menyusun anggaran dan rencana kerja ke depan. Untuk  itu, ikutilah pelatihan ini dengan baik dan serius, sehingga ilmunya dapat diserap dan disampaikan di tengah-tengah masyarakat sesuai dengan tupoksi masing-masing,” imbuhnya.(dro/A)




Jalan Pangeran H Isa Rusak, Warga harapkan Perbaikan

PELANGIRAN (detikriau.org) – Ruas badan jalan Pangeran H. Isa Pelangiran Besar kecamatan Pelangiran dinilai masyarakat sudah tidak layak lagi disebut jalan. Sebab, kondisi sarana tranportasi darta tersebut sudah sangat parah dan tidak bisa dilalui lagi dengan kendaraan.

Disampaikan oleh Dewan Penasehat Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Pelangiran (Hippmapel) di Pekanbaru, Hamsan melalui telpon seluler kepada detikriau, Rabu (19/11/2014), bahwa jalan itu tidak dapat digunakan lagi oleh masyarakat sekitar, padahal ruas jalan tersebut merupakan infrastruktur penting bagi penggunanya.

“Ditempat lain lumayan bagus, tapi ruas jalan ini ini seperti tidak dibutuhkan lagi. warga sekitar kalau mau pergi, harus keliling dari dalam, karena jalan itu tidak dapat digunakan lagi,” cerita Hamsan.

Ia sangat mengharapkan kepada Pemerintah agar bisa mengalokasikan dana untuk memperbaiki ruas jalan yang terbilang tidak begitu panjang. Karena katanya, kalau ini terus dibiarkan, maka akan terancam rumah warga sekitar.

Menurut, Hamsan, kerusakan itu sudah beberapa kali disampaikan kepada wakil mereka di DPRD namun belum juga ada respon. “Kami masih menunggu respon dari pihak-pihak yang telah kami sampaikan tentang kondisi jalan ini, salah satunya anggota Dewan dari dapil setempat,” katanya. (Mirwan)




Dinsos Inhil Jaring 9 Orang Gepeng

Dinsos bersama Satpol PP sedang merazia GepengTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinsos Inhil bersama Sat Pol PP melakukan razia gepeng yang beroperasional dijalanan kota Tembilahan. Operasi ini digelar untuk membersihkan kota Tembilahan dari para peminta-minta ini. Rabu (19/11)

Pantauan dilokasi, razia ini dilakukan di sekitaran pasar dan sejumlah ruas jalan hingga mendatangi tempat tinggalnya. beberapa Gepeng sempat menolak untuk digiring petugas Satpol PP masuk ke dalam truk Patroli.

Sembilan orang gepeng yang terjaring razia kebanyakan sudah berusia lanjut, baik laki-laki maupun perempuan.

“Kami melakukan razia Gepeng ini 3 kali dalam 1 tahun, para Gepeng yang terjaring razia itu kami beri pembinaan dan diserahkan ke keluarganya masing-masing,” kata Kadissos Inhil, A Rasyid.

Ditambahkan, mereka yang terjaring razia ini ada beberapa yang bukan penduduk asli Tembilahan, seperti dari Palembang dan lain sebagainya. Oleh karena itu pihaknya harus meneliti lebih detail terhadap para Gepeng ini. Kemudian, ia juga mengatakan dalam waktu dekat ini akan ada lagi razia serupa itu menjelang MTQ tingkat Provinsi 2014.

“Sekitar 1 minggu sebelum MTQ kami akan merazia kembali Gepeng yang ada di Tembilahan ini,” Tutupnya. (Mirwan)