Jalan Pangeran H Isa Rusak, Warga Berharap dilakukan Perbaikan

PELANGIRAN (detikriau.org) – Ruas badan jalan Pangeran H. Isa Pelangiran Besar kecamatan Pelangiran dinilai masyarakat sudah tidak layak lagi disebut jalan. Sebab, kondisi sarana tranportasi darta tersebut sudah sangat parah dan tidak bisa dilalui lagi dengan kendaraan.

Disampaikan oleh Dewan Penasehat Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Pelangiran (Hippmapel) di Pekanbaru, Hamsan melalui telpon seluler kepada detikriau, Rabu (19/11/2014), bahwa jalan itu tidak dapat digunakan lagi oleh masyarakat sekitar, padahal ruas jalan tersebut merupakan infrastruktur penting bagi penggunanya.

“Ditempat lain lumayan bagus, tapi ruas jalan ini ini seperti tidak dibutuhkan lagi. warga sekitar kalau mau pergi, harus keliling dari dalam, karena jalan itu tidak dapat digunakan lagi,” cerita Hamsan.

Ia sangat mengharapkan kepada Pemerintah agar bisa mengalokasikan dana untuk memperbaiki ruas jalan yang terbilang tidak begitu panjang. Karena katanya, kalau ini terus dibiarkan, maka akan terancam rumah warga sekitar.

Menurut, Hamsan, kerusakan itu sudah beberapa kali disampaikan kepada wakil mereka di DPRD namun belum juga ada respon. “Kami masih menunggu respon dari pihak-pihak yang telah kami sampaikan tentang kondisi jalan ini, salah satunya anggota Dewan dari dapil setempat,” katanya. (Mirwan)




Inggris Operasionalkan Bus Bertenagakan Kotoran Manusia

detikriau.org – Inggris mengoperasionalkan bus ramah lingkungan bertenagakan kotoran manusia dan sampah. Angkutan umum dengan 40 kursi yang dinamai Bio Bus ini dioperasikan dengan gas biometana yang dihasilkan melalui pengolahan kotoran manusia dan sampah makanan.

Dikutip dari laman BBC, untuk menempuh jarak sejauh 300 km, Bio Bus menghabiskan satu tanki gas yang bisa diisi dengan tinja yang dikeluarkan lima orang selama setahun.

Kendaraan dioperasikan oleh Perusahaan Bath Bus dan mengangkut orang dari Bandara Bristol dan pusat kota Bath.

Gas biometana diambil dari pengolahan limbah Bristol, yang dijalankan oleh GENeco, anak perusahaan dari Wessex Air.

Manajer GENeco Mohammed Saddiq mengatakan, “kendaraan bertenaga gas memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas udara di kota-kota Inggris.”

“Namun Bio-Bus lebih dari sekedar itu dan benar-benar didukung oleh orang-orang yang tinggal di daerah setempat, termasuk sangat mungkin orang-orang di bus itu sendiri.”

Layanan dari bandara ke Bath membawa sekitar 10.000 penumpang setiap bulan.

Pengolahan limbah Bristol mengolah 75 juta meter kubik limbah kotoran dan 35.000 ton limbah makanan setiap tahun.

17 juta meter kubik biometana, mampu mencukupi kebutuhan listrik sebanyak 8.300 rumah, dihasilkan setiap tahun di pabrik itu melalui proses yang dikenal sebagai pencernaan anaerobik.(dro/BBC)




Persiapan MTQ Riau, 12 kabupaten/Kota Gelar Rapat Bersama

Bupati saat memimpin rapat pertemuan persiapan mtqTEMBILAHAN (detikriau.org) – Jelang pelaksanaa MTQ ke-33 Provinsi Riau, Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir menggelar pertemuan 12 kabupaten/Kota di Riau bertempat di aula kantor Bupati Indragiri Hilir, Tembilahan, Kamis (20/11/2014).

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Asisten II Setda Provinsi Riau Wan Amir Firdaus, Ketua LPTQ Provinsi Riau Dr H Surya A Jamrah MA dan seluruh perwakilan kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.

Bupati Indragiri Hilir HM Wardan mengatakan untuk persiapan MTQ ke-33 ini sudah rampung secara fisik dan akan lebih dimaksimalkan lagi menjelang tanggal 13 Desember mendatang.

Sementara untuk pendaftaran peserta dimulai pada tanggal 10 Desember 2014, “Paling tidak tanggal 11 sudah berada di Tembilahan,” kata Bupati

Asisten II Setda Provinsi Riau Wan Amir Firdaus mengharapkan seluruh panitia pelaksana MTQ ke-33 Provinsi Riau serta instansi terkait untuk memulai kerja optimal mulai hari ini, dengan harapan mendapat hasil yang lebih baik dibandingkan pelaksanaan MTQ sebelumnya.

“Dari sekaranglah kita bergerak, apabila ada kerjaan jangan ditunda lagi. Sisa waktu kita tidak banyak,” tutur Asisten II Setdaprov Riau.

Dalam pertemuan ini ada beberapa hal yang disepakati bersama, diantaranya pada pawai akbar MTQ ke-33 2014 ini tuan rumah (Kab Inhil) diberi nomor urut terakhir dan kabupaten yang mendapat Juara umum tahun lalu (Kab Rohul) diberi nomor urut pertama.

“Selain itu, kita juga bersepakat apabila terdapat peserta bukan asli putra Riau, maka akan dibatalkan sebagai peserta,” pungkas Ketua LPTQ Provinsi Riau.

Setelah pertemuan digelar, Bupati Inhil HM Wardan bersama Asisten II Setdaprov Riau, Ketua LPTQ Provinsi Riau serta seluruh perwakilan Kabupaten se-Provinsi Riau untuk memantau lokasi MTQ nantinya.(mirwan/adv pemkab inhil)




Berantas Maksiat, Dinsos Inhil Rutinkan Razia

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Sosial kabupaten Indragiri Hilir bertekad untuk menjadikan kawasan kota Tembilahan bersih dari perbuatan mesum dan tindak asusila lainnya.

Agar maksud itu tercapai, Kadissos Inhil A Rasyid nyatakan pihaknya tidak akan bosan-bosan menggelar razia.

“Kami akan terus menggelar razia di berbagai tempat dikawasan kota Tembilahan. Targetnya untuk membersihkan kawasan kota dari perbuatan maksiat,” kata A Rasyid.

Razia ini diprioritaskan di lokasi Hotel dan Wisma yang ada di kota Tembilahan dengan waktu yang tidak ditentukan.

“Semoga nantinya Tembilahan sebagai kota ibadah tidak hanya sebatas slogan,” tutup A Rasyid.(mirwan)




Tim Yustisi Bersihkan Lokasi Taman Jalan Yos Sudarso

penertiban pedagang yos sudaarsoTembilahan (detikriau.org) – Tim Yustisi gabungan dari Satpol PP, Polres, Dishub dan Disperindag Inhil melakukan penertiban pedagang diseputaran jalan Yos Sudarso Tembilahan. Penertiban pedagang kali ini ditujukan untuk membersihkan kawasan taman dan pinggiran dam sepanjang sungai jalan Yos Sudarso yang dimanfaatkan pedagang sebagai lokasi berjualan. Kamis (20/11)

Pantauan lapangan, usai dilakukan pengarahan, Tim bergerak menyusuri lokasi sasaran. Beberapa lapak pedagang yang berdiri menyalahi aturan dengan terpaksa dilakukan pembongkaran. Tidak ada keberatan berarti dari pedagang dikawasan ini. Jalannya penertiban berlangsung cukup tertib.

“Memang ada beberapa bangunan yang belum kita tertibkan hari ini. Karena mereka beralasan tidak mendapatkan pemberitahuan sebelumnya. Tetapi mereka berjanji akan melakukan pembongkaran sendiri esok harinya,” Ujar Kakansatpol Inhil, TM Syaifullah di lokasi

Dalam kesempatan itu ia juga berharap kepada para pedagang untuk dapat mematuhi aturan agar upaya pemerintah untuk menjadikan kawasan pasar terapung jalan Yos Sudarso lebih bersih dan tertata rapi dapat berjalan baik demi kepentingan masyarakat banyak.(dro)




Ayat Cahyadi Narasumber Sosialisasi manajemen Dakwah Da’i Muda se Pekanbaru

Foto: Humas Pemko pekanbaru
Foto: Humas Pemko pekanbaru

PEKANBARU (detikriau.org) – Wakil Walikota Ayat Cahyadi membuka secara resmi acara Sosialisasi manajemen dakwah terhadap da’i muda se kota pekanbaru. Sosialisasi manajemen da’i MDI, IKADI,I DTIHAT dan IKMI ini dilaksanakan disalah satu Hotel di Pekanbaru, Kamis (20/11)

Dalam amarannya, atas nama Pemkot, Ayat Cahyadi menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada para da’i yang mengikuti acara ini.

“Mudah-mudahan ini akan menjadi amal ibadah bagi kita semua. Dengan bertatap muka dan berdiskusi bersama-sama kita berharap akan didapatkannya masukan-masukan yang baik untuk membangun kota pekanbaru ini sesuai dengan visi kota pekanbaru menjadi kota metropolitan yang madani kedepannya. “ Sampaikan Ayat Cahyadi

Ditambahkannya, dalam hidup dan kehidupan kita dituntut untuk selalu tepat waktu dan berupaya untuk memanfaatkan waktu seefisien mungkin.

Kegiatan yang mana Wakil Walikota sekaligus bertindak selaku narasumber ini diagendakan berlangsung selama 3 hari. (humas pemko)