Dinas PU Inhil Lakukan Penomoran 57 Unit Jembatan.

“No 1, Jembatan Rumbai Jaya”

jembatan rumbai jayaTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dari Rumbai Jaya menuju Tembilahan terdata sebanyak 57 jembatan. Penomoran jembatan ini telah selesai dikerjakan oleh Dinas PU Kabupaten Indragiri Hilir.

Menurut Kepala Dinas PU, Fauzar, penomoran jembatan didasarkan kepada petunjuk Bupati Inhil, HM Wardan yang menginginkan agar seluruh jembatan didaerah ini menjadi identitas daerah dan mudah dikenal oleh masyarakat

” Nomor 1 kita mulai dari jembatan Rumbai, Kecamatan Kempas. Sedangkan nomor terakhir (57) berada di Parit 13 Tembilahan,”Ujar Fauzar, Rabu (3/12).

Pemberian nomor jembatan lanjut Fauzar, bertujuan agar setiap masyarakat maupun tamu bisa menjelaskan saat itu ia sedang berada dimana. Selama ini tidak ada identitas apapun sehingga jika ada yang bertanya mereka tak bisa menerangkan kalau mereka sedang berada dilokasi itu.

“Daerah kita inikan daerah perairan yang sudah pasti akan banyak jembatan. Maka dari itu saya rasa tak salah kalau kita berikan nomor sebagai identitas agar mudah dikenali warga,” paparnya.

Jika anggarannya memungkinkan tak menutup kemungkinan Dinas PU akan memberi nomor dan nama jembatan-jembatan lainya. Untuk tahap awal dimulai dari jembatan yang menjadi jalur utama keluar masuk kota Tembilahan.

“Diluar itu masih kita pertimbangkan. Kalau memang dibutuhkan bisa saja juga kita berikan nomonya,”tutup Fauzar sambil mengatakan penomoran jembatan juga disertai dengan pengecetan pada bagian jembatan.(dro/*1/adv pemkab inhil)




UNISI Gelar Diklat Kemahiran Hukum

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – Tingkatkan kompetensi mahasiswa, Fakultas Hukum Universitas Islam Indragiri Tembilahan menggelar Pendidikan dan Pelatihan kemahiran Hukum, Rabu (3/12).

“Diklat ini juga merupakan syarat wajib bagi mahasiswa untuk dapat menyelsai perkulihan,”Sampaikan Dekan Fakultas Hukum Unis Tembilahan yang diwakili Ketua Prodi, Jamri SH MH

Selain itu diklat kemahiran hukum merupakan bagian program kerja Fakultas Hukum Unisi Tembilahan yang bertujuan agar calon-calon serjana hukum benar-benar memiliki kemampuan akademik, profesional dan mampu mengusai ilmu dalam teori dan praktek.

“Hukum sebagai suatu norma dan peraturan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hukum adalah petunjuk, perintah dan larangan bagi semua anggota masyarakat,” jelasnya.

Adapun narasumber yang mengisi kegiatan diatas, terdiri dari kalangan hakim, jaksa, pratisi hokum, notaris dan anggota legislatif. Salah satu materi yang diberikan mulai dari teknik pembuatan surat dakwaan, gugatan, pembuatan putusan dan teknik pembuatan kontrak.(dro/*1)




Bulan Ini, Bandara Tempuling Kembali Operasional

“Susi Air Layani Penerbangan Pekanbaru-Tembilahan”

susi airTEMBILAHAN (detikriau.org) – Setelah sekian lama tak berfungsi, Bandara Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir kini kembali beroperasi. Satu kali dalam sepekan, Susi Air melayani penerbangan Pekanbaru – Tembilahan. Untuk tahap awal penerbangan hanya dilayani 2 kali dalam sebulan.

“Untuk bulan Desember hanya ada 2 kali peneribangan Pekanbaru-Tembilahan, yakni tanggal 4 dan 11 Desember. Namun tahun depan, mulai Januari 2015 mendatang maskapai ini akan melayani penerbangan rute tersebut satu kali dalam sepekan,” ujar Tantawi Jauhari, Rabu (3/12).

Susi Air memiliki 12 seat dalam satu kali penerbangan dengan biaya Rp 300 untuk sekali terbang. Jika kedepannya nanti cukup banyak minat masyarakat, Pemerintah Kabupaten akan berusaha menambah jadwal terbang 2 atau 3 kali dalam sepekan.

Sebelumnya Bandara Tempuling juga pernah dimanfaatkan untuk penerbangan komersil Batam-Tembilahan PP. Saat itu Aviastar yang melayani rute ini. Dinilai tak bisa menutupi biaya operasional penerbangan rute itu terpaksa dihentikan.

“Kita berharap untuk maskapa Susi Air bisa melayani penerbangan di Inhil. Ke depan tak hanya rute Pekanbaru-Tembilahan, tapi kebeberapa daerah lainya, Batam dan Jambi,” imbuh Tantawi Jauhari.(dro/*1)




dr Irianto Impikan RSUD PH jadi Ikon Daerah

Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Irianto. Foto: Mirwan
Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Irianto. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, dr Irianto impikan dalam beberapa tahun kedepan pusat pelayanan kesehatan terbesar di Ibukota Kabupaten Inhil yang kini berada dibawah pimpinannya ini akan menjadi Ikon daerah terdepan.

Ia menilai, setelah RSUD PH menerapkan sistem BLUD, setiap tahunnya penghasilan rumah sakit berplat merah ini menunjukkan angka peningkatan, ujarnya dihubungi melalui sambungan selular, Rabu (3/12/2014)

Diterangkan dr Irianto, pada tahun 2013 lalu, RSUD Puri Husada mampu memperoleh penghasilan sebesar RP 16 Miliyar, dan ditahun 2014 meningkat mencapai 25 Miliyar rupiah. Ia mentargetkan pada tahun 2015 mendatang, RSUD Puri Husada Tembilahan akan mampu menghasilkan lebih dari 30 Miliyar rupiah.

“30 Milyar itu target kita di tahun 2015 dengan fasilitas seadanya, apalagi jika fasilitas rumah sakit kita ini memadai dari segi pembangunan kelayakan untuk pasien yang disesuaikan dengan peraturan UU, maka saya jamin penghasilan RSUD Puri Husada ini mampu mencapai 50 Milyar setiap tahunnya,” tutur dr Irianto.

Lanjut dr Irianto, saat ini penduduk di Kabupaten Inhil sudah mencapai 800 ribu jiwa, kewajiban rumah sakit daerah itu minimal harus menyediakan 1 tempat tidur untuk 100 orang. “ artinya RSUD PH harus menyediakan minimal sebanyak 800 tempat tidur untuk menyesuaikan jumlah penduduk Inhil yang ada. Namun saat ini kita baru memiliki sebanyak 134 tempat tidur”

Oleh karena itu berharap pemerintah daerah untuk terus berupaya meningkatkan kualitas RSUD PH yang memang dari kuantitas belum memenuhi standar.

Meski fasilitas belum mencukupi kata Irianto, tapi dari sisi penghasilan yang  selalu meningkat itu membawa RSUD Puri Husada Tembilahan ini perlahan untuk berupaya mengedepankan diri hingga mencapai target sebagai salah satu Ikon kabupaten Inhil.(mirwan)




Pemkab Inhil Salurkan Bantuan Bagi Korban Puting Beliung

Asisten 1 Setda memberikan bantuan Kepada Warga Istri korban angin puting beliung di Desa Pandan Sari Kecamatan Mandah. Foto: Humas Pemkab Inhil
Asisten 1 Setda memberikan bantuan Kepada Warga Istri korban angin puting beliung di Desa Pandan Sari Kecamatan Mandah. Foto: Humas Pemkab Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir diwakili Asisten I Sekretariat Daerah, Darussalam menyalurkan bantuan bagi para korban bencana alam angin puting beliung di dua kecamatan, Tanah Merah dan Mandah, Selasa (2/12) kemaren

Kedatangan rombongan turut diikuti perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial dan Palang Merah Indonesia Kabupaten Inhil ini diawali dengan mengunjungi dan memberikan bantuan bagi para korban di RT 4 RW 3, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanah Merah.

Bantuan yang disalurkan berupa peralatan dapur, family kids, makanan siap saji dan kelambu.

“Pemkab Inhil turut berduka cita atas kejadian dan musibah yang menimpa saudara-saudara kita di daerah ini. Bantuan yang kami berikan ini merupakan wujud kepedulian dan tolong menolong terhadap sesama, dengan harapan diikuti oleh berbagai pihak lainnya,” tutur Darussalam.

Usai meninjau lokasi dan menyerahkan bantuan kepada para korban bencana alam angin puting beliung di Desa Tanjung Baru, rombongan kembali bertolak ke lokasi lainnya di Desa Pandan Sari, Kecamatan Mandah untuk melihat langsung kondisi pasca bencana alam yang memakan korban di daerah tersebut.

“Semoga dengan adanya bantuan ini, dapat sedikit meringankan beban bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan,” kata Darussalam saat menyerahkan bantuan kepada isteri korban yang meninggal dunia pada bencana alam tersebut.(dro/adv pemkab inhil)




Humas dan Media Centre Matangkan Persiapan MTQ ke 33 Riau

Rapat Panitia MTQ ke-33 tingkat Propinsi Bidang Humas dan Media Centre.
Rapat Panitia MTQ ke-33 tingkat Propinsi Bidang Humas dan Media Centre.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bidang Hubungan Masyarakat dan Media Center melakukan pemantapan dan mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-33 tingkat Provinsi Riau tahun 2014 di Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (3/12).

Rapat yang digelar di ruang Sekretariat Hubungan Masyarakat (Humas) dan Media Center (MC), eks Kantor DPRD Inhil lama, Jalan KH Dewantara Tembilahan ini, dipimpin langsung oleh Encik Kamal Syahindra dan diikuti jajaran panitia lainnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Bidang Humas dan MC, Encik Kamal Syahindra menyampaikan tentang teknis pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Bagian Humas dan MC, yakni melakukan publikasi melalui media cetak, elektronik dan online.

“Kepada pihak-pihak yang ingin melihat serta mengetahui kegiatan dan perkembangan MTQ tingkat propinsi ini, dapat juga mengaksesnya melalui internet di web:mtqriau.inhilkab.go.id dan Dishubkominfo Kabupaten Inhil (kominfoinhil@gmail.com),” tutur Encik Kamal.

Selanjutnya, Encik Kamal yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil ini juga mengajak seluruh jajarannya, untuk turut bersama mendukung dan mensukseskan perhelatan religius tersebut, yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 13 Desember nanti di Kota Tembilahan.

“Saya harapkan seluruh panitia yang telah ditunjuk, khususnya di Bagian Humas dan MC dapat melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing dengan baik dan penuh tanggung jawab, serta selalu berkoordinasi dengan panitia lainnya,” imbuhnya.(dro/adv pemkab inhil)