Bupati Inhil, PNS Harus Terus Up Date Kompetensi Diri

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengintruksikan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di daerah itu agar terus meng-up date kompetensi diri. Ilmu pengetahuan pada zaman yang terus berkembang menuntut setiap abdi masyarakat menguasai apa yang dibutuhkan.

“Selain bakal lebih mempermudah pemberian pelayanan kepada masyarakat, dengan menguasai iptek juga akan mempermudah PNS dalam melaksanakan seluruh aktivitas lainnya,”Kata Bupati

Apalagi di era globalisasi saat ini sangatlah diperlukan PNS yang berkualitas tinggi. Tidak hanya pejabatnya, namun semua staf juga harus mempunyai kompetensi yang dibutuhkan.

Saat ini masyarakat khususnya warga Kabupaten Inhil sangat membutuhkan pelayanan yang kian optimal. Hal itu membutuhkan PNS yang capable dan tidak gagap iptek.(dro/*1/adv pemkab inhil)




Boleh Melarang, Tapi Harusnya Disertai Solusi

Stop-Pungli-Kempas (detikriau.org) – Kepala SDN 01 Kelurahan Kempas Jaya Kecamatan Kempas, Abdul Mutalib meminta kepada Dinas Pendidikan Inhil untuk menyertakan solusi jika memberikan pelarangan terhadap kebijakan yang sudah diputuskan pihak sekolah.

Pungutan uang raport itu menurutnya merupakan hasil kesepakan dalam rapat komite sekolah, dan memang sudah dijalankan.

“Gagasan pungutan itu saya sampaikan dalam rapat komite dan disetujui. Tapi sekarang sudah dibatalkan, kini kami terpaksa mencari solusi lain. Yang terpenting kita tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi siswa siswi kami,” sampaikan Abdul Mutalib kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya, ahad (7/12/2014)

Ditambahkannya, jika mengikuti saran disdik daripada melakukan pungutan akan lebih baik menyerahkan raport siswa tanpa sampul, ia menilai tidak wajar diberlakukan pada sekolah formal apalagi pada sekolah negri.

Dalam waktu dekat  pihak sekolah bersama komite menurutnya  akan kembali agendakan rapat. Jika memang kas sekolah tersedia, minimal raport diberikan dengan mempergunakan map.

“Harusnya jika ada pelarangan atas kebijakan yang sudah diambil pihak sekolah, sertakan juga dengan solusi.” Tandasnya. (mirwan)




Alquran ini Bila Disentuh Dapat menyembuhkan

alquran-herbal-_141207074946-530DUBAI — Sebuah Alquran herbal pertama di dunia dipamerkan di Dubai, Uni Emirat Arab. Alquran berusia 30 tahun ini merupakan buah karya Hakim Hamdi Taher, seorang dokter asal Turki.

“Kami merasa terhormat dapat memperlihatkan pengabdian luar biasa dari Hakim Hamdi Taher. Ia sosok dibalik Alquran herbal,” ucap Abdul Azeaz bin Hasan Moulavi Malabarai, Penasihat Agama Islam di Museum Seni Heddem, seperti dilansir Arabian Business, Ahad (6/12).

Dokter Hamdi membuat Alquran ini selama 22 tahun dengan rentang waktu 1957-1979. Alquran ini dibuat dengan tangan. Hampir 200 bahan herbal menjadi dasar pembuatan Alquran ini. Karena itu, Alquran ini bila disentuh memiliki manfaat kesehatan.

“Kitab suci seberat 7.5 kilogram ini diekstrak dari biji, buah-buahan, daun, kulit, akar dan lainnya. Selama bertahun-tahun, Alquran ini dibuat tanpa campurtangan teknologi,” kata dia.

Alquran herbal terdiri dari 606 halaman yang sebelumnya sudah diperiksa para ulama ihwal isinya. “Kami hubungi 1.174 museum, belum ada yang membuat Alquran herbal,” kata dia.(rol)




Pagi di Sungai Salak, Malamnya Api Kembali Hanguskan 2 Rumah Warga di Sungai Luar

Gbr Ilustrasi
Gbr Ilustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Baru pagi harinya api menghanguskan 2 unit rumah warga di Kelurahan sungai salak Kecamatan Tempuling, peristiwa serupa kembali terjadi di jalan Ibadah RT 08 RW 03 desa Sungai Luar kecamatan Batang Tuaka, Sabtu (06/12/2014).

Akibat amukan si Jago Merah ini, dua rumah warga berdekatan juga habis terbakar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa. Persitiwa ini sempat menghebohkan warga setempat.

Berdasarkan keterangan warga setempat, Agus, api tampak mulai membesar sekitar pukul 19.15 Wib bersamaan saat umat muslim sedang shalat Isya berjamaah di Mesjid setempat.

“Pemilik rumah kebakaran adalah Usin dan Suhaili Amri,” Terang Agus.

Diduga Agus, Api berasal dari rumah Usin yang hanya menggunakan penerangan lampu minyak tanah. Sebab, pada saat api sudah membesar, penerangan rumah Suhaili Amri (tetangga Usin) yang menggunakan mesin Genset masih normal seperti biasa.

“Saya dengan teman saya Amat sudah berupaya untuk memberi bantuan, namun api tidak bisa dijinakkan, jadi kami membantu menyelamatkan apa yang bisa saja, warga lainpun kami panggil untuk membantu,” ceritanya.

Agus juga menduga cepatnya api melalap habis rumah Usin disebabkan bangunan itu berbahan kayu dan bagian atap sebahagian beratap daun.

Api baru bisa dipadamkam setelah bantuan dua unit Mobil Damkar didatangkan dari kota Tembilahan.

Hingga berita ini dirilis, belum didapatkan keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai musibah kebakaran ini. (Mirwan)




Dilalap Api, Dua Rumah Warga di Sungai Salak Jadi Arang

Foto: Kimo
Foto: Kimo

Tempuling (detikriau.org) – Amukan jago merah menghanguskan dua unit rumah warga Kelurahan Sungai Salak Kecamatan Tempuling. Musibah kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08.00 Wib diduga disebabkan konsleting listrik. sabtu (6/12/2014)

Berdasarkan keterangan warga setempat, kimo kepada detikriau.org melalui pesan BlackBerry, kobaran api begitu cepat membesar. Hanya dalam hitungan waktu satu jam, kedua rumah itu sudah hangus terbakar.

“angin memang cukup kencang ditambah kedua rumah yang tidak jauh dari bangunan SD 02 itu berbahan kayu yang memang mudah terbakar,” Terangnya

Ditambahkannya, untuk memadamkan api, warga membantu dengan peralatan seadanya ditambah mesin pompa air robin milik kecamatan dan polsek setempat.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kedua rumah yang terbakar adalah milik Samsuri dan Amrani warga RT 14 RW 05 Kelurahan Sungai Salak.

“Kita belum bisa pastikan penyebab pastinya. Namun dugaan sementara disebabkan konsleting listrik,”sebut Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK MSi melalui Paur Humas, IPDA Warno Akaman. (dro/**)




Hindrai Korban Jiwa, Masyarakat Dihimbau Tingkatkan Kewaspadaan

6TEMBILAHAN (detikriau.org) – Masyarakat dihimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dini dalam mengantisipasi adanya musibah maupun bencana alam.

Himbauan ini disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, H Yusfik. Selama ini menurutnya ada beberapa musibah yang kerap melanda daerah itu, seperti kebakaran, tanah longsor dan angin puting beliung.

“Kalau musim penghujan seperti saat ini yang perlu kita waspadai adalah angin puting beliung,”ujar Kepala BPBD Yusfik, kemarin.

Di Kabupaten Indragiri Hilir lanjut Yusfik ada beberapa titik daerah rawan longsor. Antara lain Kecamatan Tanah Merah, Enok, Mandah dan Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) serta beberapa kecamatan lainya. Sedangkan musibah kebakaran selama ini masih tercatat sebagai angka tertinggi.

“Kewaspadaan salah satu cara mengurangi resiko terjadinya korban jiwa,”tutur mantan Kepala Badan Penanaman Modan Inhil ini.(dro/*1)