Dewan Pinta Pemkab Inhil Dirikan Bursa Komoditi Perkebunan

Wakil Ketua Komisi III DPRD Inhil, Edi Herianto Sindrang
Wakil Ketua Komisi III DPRD Inhil, Edi Herianto Sindrang

Tembilahan (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir meminta kepada Pemerintah kabupaten Inhil untuk mendirikan bursa komodity perkebunan. Keberadaan badan ini dinilai akan sangat membantu mempercepat peningkatan kesejahteraan petani.

Permintaan ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Inhil, H Edi Harianto Sindrang melalui detikriau.org baru-baru-baru ini diruang kerjanya, gedung DPRD Inhil, Jl HR Subrantas Tembilahan. Rencana pendirian bursa komodity ini menurutnya dulu sudah pernah dibahas namun hingga saat ini belum jelas ditindaklanjuti.

“Periode DPRD Inhil sebelumnya, sekitar tahun 2012 yang lalu, wacana ini sudah masuk dalam pembahasan. Bahkan beberapa satker terkait sudah diundang ke DPRD Inhil untuk melakukan pembahasan bersama. Sayangnya hingga saat ini tindaklanjutnya belum jelas,” Ujar Edi

Dikatakan oleh politisi partai Golkar ini, jika bursa komodity bisa didirikan, setidaknya akan banyak memberikan kemudahan kepada kalangan petani. Mereka akan dengan mudah untuk mendapatkan informasi harga pasar hasil produksi perkebunan mereka seperti kelapa dalam, sawit dan pinang yang cukup banyak terdapat di Inhil.

“Dengan mengetahui harga pasar, petani tentu akan sulit untuk dibodoh-bodohi pihak-pihak pengusaha nakal. Mereka akan mendapatkan harga yang pantas dari hasil jerih payah mereka. Imbasnya, tentunya akan mempercepat upaya meningkatkan kesejahteraan petani,” Ditambahkan Edi

Di Bursa Komodity perkebunan itu juga ditambahkannya, pemerintah daerah juga dapat memberikan patokan ambang batas harga jual terendah hasil perkebunan rakyat. Bahkan pemerintah juga akan dapat memebantu mecarikan peluang pasar bagi petani.

“artinya melalui Bursa itu, pemerintah akan dapat banyak membantu petani. Dengan 80 persen sumber penghidupan masyarakat Inhil disektor perkebunan, jika sektor ini dapat dikelola dengan baik dan memberikan penghidupan yang baik kepada masyarakat, pastinya secara keseluruhan tingkat kemiskinan akan dapat dituntaskan.” Tandasnya.(dro)




Pemprov Riau usulkan Kuala Enok Masuk Poros Maritim

tol-lautWEB_1Tanah Merah (detikriau.org) – Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau direncanakan akan diusulkan masuk dalam poros maritim. Pernyataan ini disampaikan oleh Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman dalam kunjungannya kelokasi Pelabuhan Samudra Kuala Enok akhir pekan kemaren.

Dihadapan Bupati Inhil, HM Wardan dan sejumlah pejabat di Provinsi Riau saat itu, Mantan Anggota DPR-RI itu mengajak pihak Pelindo serta Departemen Perhubungan Laut untuk sama-sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

“Apa yang menjadi tanggung jawab kami terhadap pengembangan kawasan ini akan kami jalankan. Kita juga berharap demikian terhadap apa yang menjadi tanggung jawab yang ada di bawah Pelindo dan Perhubungan laut,” Pintanya.

Andi melihat cukup banyak potensi ekonomi jika kawasan itu bisa beroperasai dengan baik. Paling tidak bisa mengatasi masalah efesiensi pada logistik. Saat ini dapat dikatakan fokus pengangkutan logistik hanya berada di Dumai.

“Saat inikan semua tertumpu di Dumai, baik untuk Riau maupun Sumatra Utara (Sumut) bagian selatan. Akibatnya kerap terjadinya penumpukan. Kita harus bisa memecahkan persolan itu. Kebetulan Pelabuhan Samudra Kuala Enok ini sudah lama dipersiapkan,” paparnya.

Untuk menunjang pelabuhan samudra, persoalan infrastruktur darat harus dioptimalkan.

di sisi penganggaranya, jalan menuju Pelabuhan Samudra Kuala Enok menggunakan APBN dan APBD Riau. Sehingga perlu dilakukan loby-loby kepada pemerintah pusat.

“Untuk yang menggunakan keuangan Provinsi, kita akan coba menganggarkanya melalui APBD-P. Sedangkan dari sisi dermaga merupakan kewenangan Pelindo dan Syahbandar,” Tambakan Andi

Secara ekonomi, pelabuhan Samudra Kuala Enok sudah layak untuk dioperasionalkan jika dilihat dari hasil produksi di Riau bagian selatan yang meliputi Kabupaten Kuansing, Inhu, Inhil serta Provinsi tetangga Jambi dan perbatasan lain.

“Kita sudah sudah lihat jarak tempuhnya khusus untuk Riau bagian Selatan. Kalau dibandingkan dengan Pelabuhan Buton dan Dumai daerah ini jauh lebih dekat. Ini otomatis mampu meningkatkan daya saing,” Tandas Andi.(dro/*1)




Polsek Tanah Merah Ringkus Pelaku Curas, Ys

 

wna-xyz121015cTanah Merah(detikriau.org) – Polsek Tanah Merah meringkus satu orang pelaku curas (YS) di Desa Tanjung Harapan, RT 002 RW 001 Kecamatan Tanah Merah, Sabtu (13/12) sekitar pukul 17.00 WIB kemaren

Operasi penyergapan dengan 5 orang personil itu berada langsung dibawah pimpinan Kapolsek, Iptu Bachtiar.

“Petugas lakukan pengintaian, ternyata benar sesuai informasi pelaku memang berada di salah satu rumah dan langsung kita ringkus,”ungkap Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui  Paur Humas Ipda Warno Akman, Ahad (14/12).

Usai ditangkap, YS digelandang ke Mapolsek Tanah Merah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lannjut. Tidak menutup kemungkinan dalam aksinya pelaku ditemanani beberapa orang lainya.

“Setelah kita periksa baru kita bisa menyimpulkannya. Apakah pelaku beraksi sendiri atau ada temanya. Semua mungkin saja bisa terjadi,” jelasnya.

Sebelumnya disampaikan Paur Humas, pada hari Senin 1 Dsember 2014 sekitar pukul 15.00 WIB pelaku terlibat aksi Curas di Jalan Bhakti RT 04 RW 02  Kecamatan setempat terhadap satu orang korban bernama Jamilah.

Selain melukai korbanya dengan menusuk dibagai kepala, punggung dan tangan, pelaku juga berhasil membawa kabur uang korban sebesar Rp 3,3 juta.(dro/*1)




Ucapan Belasungkawa

Inalillahi Wainalilahi Rojiun….

AAYAH32Kami dari keluarga besar DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indragiri Hilir

Mengucapkan Turut Berduka cita atas meninggalnya orang tua dari saudara kami M Yusuf B (Ketua Dewan Tanfizs PAC PKB Tanah Merah)

“H Said Muhammad Salim”

Wafat Hari Sabtu, 13 Desember 2014 Jam 17.00 Wib pada usia 76 Tahun di Desa Tanah Merah Kec Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir

Semoga Almarhum diberikan terang jalannya, mendapatkan tempat yang sempurna serta di ampuni segala dosa-dosanya serta keluarga yang ditinggal diberikan kekuatan dan keihklasan lahir batin.

Amin Ya Rabbal Alamin

 

Dto,

Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Kab Inhil/Ketua DPRD Inhil Anggota DPRD Inhil Dapil V (Tanah Merah, Enok, Kuindra dan Concong
Dani M Nursalam  Herwanissitas

 




Plt Gubri Buka Resmi MTQ Ke-33 Provinsi Riau Tahun 2014

PembukaanTEMBILAHAN (detikriau.org) – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-33 tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman, Sabtu (13/12/2014) malam.

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan upacara jalan Gajah Mada Tembilahan ini, dimulai dengan defile dari kafilah Kabupaten Rohul, yang merupakan juara umum MTQ tahun 2013 kemudian dilanjutkan dengan kafilah Rohil, Siak, Kuansing, Kampar, Pelalawan, Inhu, Kepulauan Meranti, Bengkalis, Kota Pekanbaru, Kota Dumai, serta diakhiri kafilah Kabupaten Inhil, yang merupakan tuan rumah MTQ ke-33 tingkat Provinsi Riau

Plt Gubri dalam sambutannya mengatakan, MTQ merupakan momentum untuk memotivasi dan mengevaluasi cita-cita pemerintah daerah, dalam upaya membumikan Al Qur’an di tanah melayu ini serta sebagai salah satu media pembinaan generasi-generasi yang Qur’ani.

“Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, kita telah mencanangkan program Gerakan Masyarakat Riau Maghrib Mengaji, yang bertujuan untuk menciptakan generasi yang handal dan Qur’ani, guna menyongsong masa depan dan hari esok yang lebih baik,” ujar Plt Gubri.

Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan mengharapkan melalui ajang MTQ kali ini akan mampu melahirkan Qori’ dan Qori’ah yang unggul dan berkualitas yang kedepannya dapat menjadi ujung tombak Riau pada iven yang lebih tinggi.

MTQ ke-33 tingkat Provinsi Riau ini diikuti sebanyak 458 peserta dari 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau, yang terbagi atas 42 peserta Pekanbaru, 38 peserta Kampar, 42 peserta Inhil, 37 peserta Inhu, 36 peserta Kuansing, 42 peserta Pelalawan, 42 peserta Rohil, 42 peserta Rohul, 36 peserta Siak, 36 peserta Bengkalis, 36 peserta Dumai dan 36 peserta Meranti. (dro/A/Mirwan/Adv Pemkab Inhil)




Plt Gubri Nilai Pawai MTQ ke 33 Berlangsung Meriah dan Sukses

Plt Gubri dan Bupati Inhil
Plt Gubri dan Bupati Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman menilai jalannya pelaksanaan pawai taaruf MTQ Riau ke XXXIII yang di laksanakan di Ibukota Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilahan berlangsung dengan meriah dan sukses. Sabtu (13/12/2014)

Plt orang nomor satu dibumi tanah melayu ini berharap kepada seluruh masyarakat untuk dapat memaknai tujuan pelaksanaan MTQ yang disebut diantaranya adalah untuk mengingat dan mengenang bagaimana Al-Qur’an itu ada dan diturunkan untuk umat Islam. Memahami isinya dan mengamalkannya sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan didunia.

“Alhamdulillah, saya menilai pelaksanaan pawai sore ini berlangsung sangat meriah dan sukses,” Puji Plt Gubri

Peserta dari kafilah Kabupaten Inhil
Peserta dari kafilah Kabupaten Inhil

Sementara itu, Bupati Inhil, HM Wardan juga mengucapkan rasa syukur dengan suksesnya pelaksanaan pawai. Bupati yang menjadi tuan rumah helat MTQ 2014 ini juga berterima kasih kepada seluruh peserta dari 12 kabupaten dan kota yang telah memberikan suguhan yang dinilai telah dikemas dengan serius bagi masyarakat Inhil dan masyarakat Riau pada umumnya.

Ditambahkan orang nomor satu di Inhil ini. Bahwa, dalam pelaksanaan penyelenggaraan pawai kali ini tidak ditemukannya hambatan maupun rintangan. “Harapan kita tentunya tanpa hambatan seperti ini juga berlangsung hingga akhir pelaksanaan MTQ nantinya,” kata Wardan.

Usai menyaksikan pawai pawai akbar, Plt Gubri dan Bupati Inhil serta Bupati dan wali kota dari kabupaten/kota di Riau berkesemaptan mengunjungi beberapa Stand yang ada di belakang Taman Kota tersebut. (dro/mirwan/adv pemkab inhil)