Keberhasilan Mutiah Nur Akbah Diharapkan Jadi Motivasi Bagi Anak-Anak Inhil Lainnya
Tembilahan (detikriau.org) – Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikah Wardan menyampaikan pujian atas keberhasilan Mutia Nur Akbah atas keberhasilannya meraih peringkat ke II untuk cabang Tilawah quran anak-anak putri pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIII tingkat Provinsi Riau di Tembilahan.
Dengan prestasi yang dipersembahkan oleh pelajar SMPN 1 Kecamatan Keritang ini tentunya telah mengharumkan nama Kabupaten Indragiri Hilir.
“Saya berharap prestasi yang telah diraih Mutiah ini dapat diikuti dan menjadi motivasi bagi anak-anak Inhil lainnya. Kedepan kita harus semakin giat belajar dan berlatih karena menjadi terbaik tentunya harus melalui kerja keras tanpa menyerah dan jangan pernah lupa berdoa“ Pesan Bunda PAUD Inhil ini.
Meski tidak mencapai target merebut juara I, Mutiah dikomfirmasi terpisah mengaku bersyukur atas prestasi yang telah mampu didapatkan ini. Ia berjanji akan terus mengasah kemampuan agar dapat mempersembahkan prestasi yang lebih baik kedepannya.(dro/adv pemkab inhil)
Belum Genap 1 Bulan Selesai dikerjakan , Aspal Jalan Kayu Jati Sudah Mulai Rusak
keretakan seperti ini cukup banyak dijumpai pada badan jalan yang belum genap 1 bulan rampung dikerjakan.
Tembilahan (detikriau.org) – Belum genap 1 bulan sejak selesainya pekerjaan proyek pengaspalan hotmix jalan kayu jati Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir kini kondisinya sudah mulai kembali rusak. dibadan jalan yang dikabarkan dikerjakan melalui dana APBD Provinsi Riau tahun 2014 itu disana sini sudah terlihat retak dan mengelupas.
Pantauan lapangan detikriau.org, jum’at (19/12/2014), memasuki jalan kayu jati dari persimpangan jalan Baharuddin Jusuf parit X, keretakan dibadan jalan yang dikabarkan dibangun dengan dana milyaran itu terlihat cukup parah. Bukan hanya retak, permukaan badan jalan juga sudah tampak bergelombang dan terasa lemah jika terinjak.
Menyusuri badan jalan sepanjang lebih kurang 700an meter itu, setidaknya detikriau.org mendapati keretakan badan jalan lebih dari 20 titik.
“Banyak bang. Hampir sepanjang jalan sangat jelas terlihat keretakan disana-sini. Jika terlambat diperbaiki, kami yakin tidak akan lama jalan ini akan kembali rusak,” Sampaikan Anto, warga setempat kepada detikriau.org di lokasi.
Menurut Anto, sejak awal mulai dikerjakan, ia sekalipun tidak pernah melihat adanya terpasang plang proyek, sehinga ia mengaku tidak mengetahui seara pasti darimana sumber pendanaan proyek ini. “Kalau cerita beberapa orang dananya melalui APBD Provinsi sekitar 2 Milyar lebih. Tapi pastinya saya tidak tau karena memang tidak pernah terlihat ada plang proyeknya,” Tegas Anto
Amrullah, warga setempat lainnya mengaku sebagai masyarakat ia sangat bersyukur dengan dilakukannya perbaikan ruas jalan Kayu Jati. Sebab jalan ini nantinya akan menjadi salah satu akses utama menuju pasar kayu Jati yang kini dinamai Pemerintah Kabupaten dengan pasar “Umbut Kelapa”.
Hanya saja, dengan pekerjaan yang menurutnya terkesan dikerjakan seadanya, pastinya badan jalan ini juga ditaksirnya tidak akan mampu bertahan lama. “Setidaknya penanggungjawab proyek harus segera memintakan kepada rekanan untuk kembali melakukan perbaikan. Tidak perlu waktu lama, jika kondisi ini tetap dibiarkan, jalan ini saya yakini akan kembali rusak dan pastinya dana yang dikucurkan oleh pemerintah akan terbuang percuma.” Pintanya. (dro)
Dewan Pinta Pemkab Inhil Kawal Proyek 2015 Tidak Kembali Molor
Tembilahan (detikriau.org) – Anggota DPRD Inhil, H Edi Hariyanto Sindrang meminta kepada pemerintah setempat untuk mengawal dan memaksimalkan segala upaya agar pelaksanaan pekerjaan proyek di tahun 2015 mendatang tidak lagi molor dan akhirnya menjadi penyebab banyaknya pekerjaan pembangunan yang sudah diprogramkan untuk kepentingan masyarakat menjadi tidak mampu dituntaskan dengan baik sebagaimana yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
Dikatakan politisi dari partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Indragiri Hilir ini, upaya untuk mempercepat pekerjaan ditahun mendatang itu sangat mungkin untuk dilakukan mengingat pengesahan APBD Inhil 2015 sudah tuntas sebelum berakhirnya tahun 2014.
“jika nantinya pekerjaan proyek bisa disegerakan, pastinya akan banyak waktu yang tersedia untuk menuntaskan seluruh program pembangunan yang sudah dianggarkan bagi kepentingan masyarakat. Jangan malah pengesahan cepat tetapi pekerjaan kembali molor akibat ketidakmampuan aparatur. Ini harus menjadi catatan,” Ujar Edi kepada detikriau.org diruang kerjanya gedung DPRD Inhil, Jl HR Subrantas Tembilahan kemaren
Ditambahkan oleh Wakil Ketua Komisi III ini, mengerjakan pembangunan tentunya dibutuhkan persiapan maksimal dan pastinya ketersediaan waktu yang mencukupi. Jika waktu yang tersedia sempit, pekerjaan yang akan dilakukan akan menjadi terburu-buru dan biasanya hasilnya pun tidak akan baik.
“Apa yang sudah kita lalui selama ini cukuplan menjadi pembelajaran dan jangan kedepannya kembali terulang. Kita berharap segala program yang sudah dianggarkan dapat terlaksana dengan baik dan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.” Tandasnya. (dro)
Ya Ampung, Tiang Listrik di Tembilahan Hulu Masih Banyak yang Hanya Berbahan Kayu
Tembilahan (detikriau.org) – Warga Jalan Kayu jati Kecamatan Tembilahan Hulu berharap agar pemerintah melalui satker terkait memasangkan tiang listrik untuk beberapa ruas jalan dilingkungan pemukiman penduduk. Ketiadaan sarana pelengkap distribusi kebutuhan listrik kerumah warga ini dikhawatirkan akan menjadi penyebab terjadinya kecelakaan dan membahayakan masyarakat.
Penuturan salah seorang warga setempat, Rizal, hampir diseluruh lorong disepanjang jalan kayu jati kabel-kabel listrik hanya ditunjang dengan tiang kayu seadanya.
“Kita khawatir jika hal ini tidak segera diperbaiki, dengan daya tahan tiang kayu yang sangat tidak memadai akan menjadi rawan terjadinya kecelakaan jika sewaktu-waktu tiang penopang itu patah. Kita berharap agar kondisi ini segera mendapatkan perhatian pemerintah,” Sampaikannya melalui detikriau.org dilokasi, jum’at (19/12)
Aam, warga setempat lainnyapun menyampaikan keluhan yang senada. Menurutnya, jumlah pemukiman penduduk semakin hari semakin padat, sementara sarana vital untuk penerangan masyarakat itu masih ditopang dengan fasilitas yang sangat memprihatinkan.
“Kita hanya merasa heran saja, kebutuhan listrik pastinya saat ini mejadi salah satu kebutuhan vital bagi masyarakat. Harusnya persoalan ini menjadi perhatian serius oleh pemerintah. Jangan nanti setelah timbulnya musibah baru ada tindakan,” Keluhnya.
Pantauan disekitar lokasi, untuk mengalirkan listrik kerumah-rumah penduduk, salah satunya di jalan kayu jati lorong kelapa muda, untuk badan jalan sepanjang lebih kurang 250 meter, hanya tampak berdiri dua tiang penyangga kabel listrik berbahan kayu. Bentangan kabel yang menghubungkan dari satu rumah kerumah lainnya tampak sangat lentur karena tidak ditopang dengan sarana pelengkap semestinya. Dikhawatirkan jika tiang penopang patah pastinya akan sangat membahayakan penduduk setempat. Apalagi dengan voltage listrik yang begitu tinggi. (dro)
Bupati Inhil Terima Penghargaan Pioner Pengembangan Produk Turunan Perkebunan
Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil
Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan diwakili Asisten I Setdakab Inhil, H Darussalam menerima penghargaan Pioner dalam pengembangan produk-produk hasil perkebunan kelapa. Piagam penghargaan yang diserahkan oleh Asisiten I Provinsi Riau ini merupakan piagam penghargaan dari sebuah media Nasional yang tergabung dalam group kompas gramedia.
Selain kepada Bupati Inhil, piagam lainnya juga diserahkan kepada para Bupati dan Walikota se Provinsi Riau bertempat di Hotel Furaya, Pekanbaru (19/12/2014)
Usai menerima penghargaan, Asisiten I Setdakab Inhil, H Darussalam yang saat itu didampingi kabag Humas Setdakab Inhil, Ramdani menyampaikan ungkapan terimaksih atas nama Pemerintah Daerah dengan diberikannya penghargaan ini. Dikatakan Asisten, sebagai daerah penghasil kelapa terbesar, perkebunan kelapa dalam di Inhil memanglah menjadi salah satu sumber penghasilan terbesar masyarakat di Negri Seribu Parit itu.
Selama ini, disamping diolah sebagai bahan baku produksi minyak kelapa, produk kelapa juga diproduksi untuk membuat berbagai macam produk turunan lainnya.
“Saat ini memang baru ada sekitar 19 atau 20 produk turunan kelapa. Kedepan kita berharap inovasi-inovasi masyarakat untuk menciptakan berbagai produk turunan kelapa akan semakin banyak. Dengannya diharapkan akan semakin memperluas sumber penghasilan dan mempercepat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” Sampaikan Asisiten I. (dro/adv Pemkab Inhil)
Kabupaten SIAK Akan Menjadi Tuan Rumah Helat MTQ Tahun 2015 Mendatang
Plt. GUBRI, Arsyadjuliandi Rachman beserta Istri melambaikan tangan saat pelaksanaan pawai taaruf pembukaan MTQ ke XXXIII Riau kemaren di Tembilahan
Tembilahan (detikriau.org) – Kabupaten Siak Sri Indrapura ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Mushabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXXIV tahun 2015 mendatang.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua LPTQ Provinsi Riau, Suryan Al Jambarah dalam penyampaian kata sambutannya saat malam penutupan MTQ ke XXXIII di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (18/12) malam
“MTQ tingkat provinsi Riau tahun 2015 mendatang insyaallah akan diadakan di Kabupetn Siak,” Ujar Surya Al Jambarah Kala Itu.
Dalam pentupan tanda tuntasnya pelaksanaan MTQ di bumi seribuparit itu, Gubernur Riau yang diwakili Sekdaprov Riau menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh peserta terutama Kabupaten Indragiri Hilir yang dinilai telah berhasil melaksanakan tanggungjawab yang baik sebagai tuan rumah.
“Kita akui helat MTQ tahun 2014 ini berlangsung dengan sukses dan meriah. Selamat atas keberhasilan Inhil sebagai tuan rumah,” Sampaikan Sekdaprov kala itu.
Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan menysukuri pelaksanaa MTQ yang digelar tahun ini lancar tanpa kendala, dan pastinya menjadi suatu kebanggaan. Selain itu, ia juga berharap MTQ ini dapat menjadi Syi’ar Islam yang mampu membangun generasi muda yang Islami kedepannya. (mirwan)