BKD Inhil Taja Rakor Kepegawaian

Kepala BKD Inhil saat menyampaikan sambutan
Kepala BKD Inhil saat menyampaikan sambutan. Foto: Syahrul Badrin/Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Samakan persepsi dan pemahaman pejabat pengelola, menata serta meyelesaikan berbagai permasalahan kepegawaian di lingkungan pemerintah kabupaten Indragiri Hilir, Badan Kepegawaian Daerah melaksanakan rapat koordinasi.Selasa (23/12) malam.

Dalam sambutannya, Kepala BKD Inhil, Drs.H.Syaifuddin,MP membenarkan bahwa masih cukup banyak permasalahan kepegawaian belum sepenuhnya dapat teratasi, baik dari sisi internal maupun eksternal.

Secara umum sasaran penyelenggaraan negara adalah terciptanya tata pemerintahan yang baik, bersih, beribawa, propesional dan tanggung jawab yang diwujudkan dengan sosok dan prilaku birokrasi yang efesien dan efektif serta dapat memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh masyarakat.

“Kelancaran peyelenggaraan tugas pemerintah dan pembangunan tersebut sangat tergantung pada kemampuan aparatur negara,khususnya pegawai negeri sipil, karena itu dalam melaksanakan tugasnya aparatur negara dituntut untuk melakukan pengayoman kepada masyarakat dengan baik dan dengan demikian aparatur harus pula menciptakan image ” Bersih dan Beribawa ” ditengah masyarakat,” Ujarnya

Menurutnya, keiukutsertaan seluruh peserta rakor adalah untuk bersama-sama melakukan suatu upaya perubahan terutama pada aspek pemberdayaan aparatur pemerintah yang harus difokuskan pada keahlian (profesionalisme), kemudian perubahan pola pikir, sikap dan prilaku, searah dengan berbagai perubahan dan dinamika perkembangan masyarakat yang sedang dan akan terjadi.

Tuntutan akan perubahan tersebut anatara lain berunjung pada upaya meningkatkan profesionalisme aparatur,dalam konteks inilah kegiatan rakor ini kita laksanakan. Sehingga upaya penataan kepagawaian dapat terwujud sesuai dengan harapan bersama.

“Saya berharap apa yang menjadi tujuan diselenggarakan rakor ini dapat tercapainya sebagaimana yang diharapkan,bukan hanya pertemuan yang kemudian tidak ada implementasinya, hanya sekedar acara seremonial,” Pesannya

Rakor ini diikuti oleh Sekretaris Camat atau kasi umum atau kasubag administrasi dan kepagawaian pada kantor camat Se-Kab.inhil dan Pejabat pengelola kepegawaian di lingkungan badan/dinas/kantor selama dua hari pada tgl.23 – 24 desember 2014. Bertempat di aula kantor bupati Inhil tembilahan.(dro/adv pemkab inhil)




Pelarangan Pungli Uang Raport di Inhil Masih Terkesan Basa-basi

Gambar ilustrasi pemberian rapor disebuah sekolah setingkat SMP
Gambar ilustrasi pemberian rapor disebuah sekolah setingkat SMP

Tembilahan (detikriau.org) – Himbauan Disdik Inhil untuk tidak lagi memberlakukan pungutan penerimaan uang rapor kepada anak didik disemua jenjang pendidikan tampaknya belum sepenuhnya dipatuhi.

Berdasarkan pengakuan seorang warga Kempas, pada penerimaan rapor baru-baru ini, ia mendapatkan informasi bahwa setidaknya masih ada 12 sekolah negri mulai dari jenjang pendidikan setingkat SD hingga SMA di empat Kecamatan yang melakukan pungutan dengan nilai bervariasi, Rp 10 – Rp 50 ribu.

“Kita menerima informasi langsung dari orang tua siswa yang kapan saja siap memberikan pernyataan. Dan informasi pungli di sekolah ini sudah saya sampaikan kepada Dinas Pendidikan Inhil.” Sampaikan Oyonk kepada detikriau.org melalui sambungan telepon selularnya, rabu (24/12)

Dengan disampaikannya praktik pungli itu ia berharap ada tindakan nyata dari Kadisdik untuk memberikan sanksi tegas. “Setidaknya dalam pemberitaan dibeberapa media  Kadisdik sudah melontarkan kalimat akan memberlakukan sanksi tegas jika masih ada sekolah yang melakukan pungli uang raport. Tolong pernyataan ini dibuktikan,” Tuntut Oyonk

Menurut Oyonk, untuk sebagian orang, nilai uang sebesar Rp 10 – Rp 50 Ribu mungkin tidak berarti apa-apa namun ia meyakini masih ada ribuan masyarakat yang menilai sebaliknya.

“Intinya kalau memang benar pungutan uang raport dilarang, tegaskan dan beri sanksi bagi pelanggarnya. Jangan malah pelarangan terkesan hanya dilakukan hanya sekedar basa-basi.” Kritik Oyonk. (dro)




Pria Sebatangkara Ditemukan Dalam Kondisi Tubuh dipenuhi Belatung

imagesTEMBILAHAN HULU (detikriau.org) – Belum diketahui penyebab pastinya, Abdul hamid (50) warga Jalan Mandiri RT 01 RW 1 Desa Pekan Kamis, Kecamatan Tembilahan Hulu ditemukan warga sudah dalam keadaan membusuk di dalam gubuk tempat tinggalnya, selasa (23/12) sekira pukul 10.00 Wib.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Kapolsek Tembilahan Hulu, Iptu Faisal Syam,  jika melihat dari kondisi si mayat, laki-laki yang hidup sebatangkara itu sudah meninggal sekitar 3 hari lalu. Disebahagian jasad korban sudah dipenuhi dengan ulat belatung.

Menurut Faisal, korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya Musa (30) dan Piare (50). Ke dua saksi bermaksud berkunjung untuk melihat kondisi korban. Namun setibanya di TKP mereka cukup terkejut melihat tubuh korban sudah tak bernyawa dan membusuk dalam kondisi tertelentang.

“Saksi hanya melihat jasad korban dari balik jendela. Merasa kurang percaya mereka memberitahukan kepada warga lain dan petugas kepolisian,” jelas mantan Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) itu.

Petugas yang datang ke lokasi langsung mengidentivikasi mayat korban dan mebawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan. Dugaan sementara korban meninggal akibat sakit tanpa adanya pertolongan.(dro/*1)




DTPHP Inhil Fokus Benahi BBU Pekan Arba

Kepala DTPHP Inhil, H Wiryadi Umar
Kepala DTPHP Inhil, H Wiryadi Umar

Tembilahan (detikriau.org) – Persoalan ketersediaan benih adalah persoalan utama akan sukses atau tidaknya suatu budidaya pertanian yang berujung pada upaya peningkatan taraf penghidupan petani. Demikian pentingnya persoalan ini menjadi alasan utama Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Indragiri Hilir untuk fokus melakukan pembenahan.

“kita ingin konsen benahi pengelolaan BBU karena persoalan benih merupakan persoalan utama sukses atau tidaknya budidaya pertanian. BBU harus mampu menjadi sumber benih unggul untuk dilepas kepada kelompok tani,” Ujar Kepala DTPHP Inhil, H Wiryadi Umar ditemui diruang kerjanya, selasa (23/12).

Ditambahkan Wiryadi, BBU Pekan Arba milik DTPHP Inhil kini membudidayakan benih unggul jenis Ir 42 dan “batang piaman”. Di BBU Pekanarba juga, disamping padi juga dibudidayakan sorjan seperti jagung dan palawija.

“Kita akan kelola BBU ini semaksimal mungkin agar kedepannya dapat menjadi sentra utama penyedia kebutuhan bibit unggul bagi petani khususnya di Kabupaten Inhil,” Tandas mantan kepala Inspektorat Inhil ini.(dro/adv pemkab inhil)




Wabup Inhil Resmikan Kegiatan Program DMIJ di Pelangiran

Wabup Inhil H Rosman didampingi Camat Pelangiran Kades dan Kepala BPMPD menandatangani prasasti peresmian program DMIJ
Wabup Inhil H Rosman didampingi Camat Pelangiran Kades dan Kepala BPMPD menandatangani prasasti peresmian program DMIJ. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil

Pelangiran (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman malomo Meresmikan Kegiatan Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) sekaligus Penandatanganan Prasasti DMIJ Di Desa Rotan Semelur Kecamatan Pelangiran, Selasa (23/12)

Dalam sambutannya Wabup menyatakan bahwa program DMIJ ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraaan dan kesempatan kerja bagi masyarakat desa dengan mendorong kemandirian dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan yang berkelanjutan.

Prinsip Dasar DMIJ adalah desentralisasi, keterpaduan, efektif, efisien, partisipasi, tranparansi dan akuntabel, kesetaraan dan keadilan gender, prioritas serta berkelanjutan dengan kriteria bermanfaat bagi masyrakat, berdampak langsung dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya peningkatan pendapatan dan kesempatan kerja bagi masyarakat, dapat dikerjakan oleh masyarakat, didukung oleh sumber daya yang ada dan berkelanjutan (terus menerus), penantaan kegiatan secara berkelajutan dan memperhatikan kualitas lingkungan menuju keasrian desa.

Untuk program DMIJ, Pemkab Inhil menetapkan besaran jumlah dana yang dialokasikan didasarkan kepada kriteria desa. Yakni Desa Swadaya sebesar Rp 350 Juta. Desa Swakarya Rp 500 Juta. Desa Swasembada Rp.750 juta dan Desa Maju dengan alokasi dana sebesar Rp 1,2 M.

Desa maju inhil jaya adalah salah satu program unggulan pemerintah kabupaten inhil untuk masa jabatan 2013-2018.

“Saya merasa sangat bangga dan memberi apresiasi atas terlaksananya dengan baik seluruh kegiatan yang menjadi prioritas di kecamatan pelangiran ini.”Puji Wabup sambil berharap agar kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan di kab inhil terutama bagi masyarakat di kec pelangiran ini.

Kendati demikian, ditambahkan Wabup, pemkab inhil akan terus melakukan pembenahan dan mengevaluasi pelaksanaan program DMIJ secara berkala hingga menjadi unggulan daerah. Pembenahan tersebut meliputi tata cara pelaksanaan, pengelolaan program dan pelaksanaannya agar tepat sasaran.

Kegiatan DMIJ diterangkan Wabup diutamakan pada pembukaan isolasi desa, karena antara desa satu dengan desa lainnya terdapat hubungan nilai yang saling dapat dimanfaatkan, disamping berbagai kegiatan non fisik lainnya.

“Dengan terbukanya isolasi tersebut, diharapkan arus mobilisasi berjalan lancar baik bagi orang ataupun produk hasil dari perkebunan dan pertanian yang berujung kepada kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Dengan Spirit baru,” Tandas Wabup

Sementara itu, Camat pelangiran Sutarno Wandoyo menyatakan bahwa manfaat kehadiran Program DMIJ sangat dirasakan oleh masyarakat. Dalam waktu dekat ia meyakini seluruh kegiatan DMIJ akan tuntas.

“dengan DMIJ, desa semakin maju baik dari arus barang dan jasa termasuk mengurangi angka pengangguran, kemiskinan, kebodohan dan menekan urbanisasi. Kami berharap agar program DMIJ dapat terus berlanjut,” Sampaikan Camat.

Selain program DMIJ, program Magrib mengaji, jum’at bersih, satu Desa satu PAUD di Kecamatan Pelangiran dikatakan Camat sudah berjalan dg baik. Namun ia mengakui untuk sarana dan Prasarana masih dirasakan perlu untuk ditingkatkan.

“Setelah DMIJ sukses di Ibukota kecamatan maka kedepannya segera ditingkatkan untuk IKK, dermaga, jembatan dan jalan penghubung dari desa menuju kecamatan.” Tutup Camat. (dro/adv pemkab inhil)




Jaga Keamanan Tahun Baru 2015, Bupati Inhil Pinta Semua Pihak Saling Bekerjasama

Bupati Inhil saat memasang pita kepada Petugas Keamanan.
Bupati Inhil saat memasang pita kepada Petugas Keamanan.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Menyambut tahun baru Masehi 2015 pada pekan mendatang, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengajak kepada seluruh instansi terkait, baik Polres, TNI bahkan masyarakat umum untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kepada polres dan TNI serta stackholder lainnya diharapkan bekerjasaman dalam menjaga keamanan dan pastinya juga sangat diharapkan dukungan penuh oleh masyarakat inhil,” kata Bupati kepada awak media usai menghadiri upacara Gelar Pasukan Operasi Lilin di Mapolres Inhil, jalan Gajah Mada Tembilahan, Selasa (23/12/2014).

Selain itu, ia juga mengharapkan untuk bersama-sama menjaga keamanan dalam menyambut hari raya Natal agar seluruh umat krestiani di kabupaten Inhil bisa menjalankan perayaan keagamaan itu dengan aman dan lancar.

Menurut Bupati, dalam menyambut tahun baru Masehi yang beriringan dengan perayaan Natal itu biasanya sering kali terjadi kecelakaan lalu lintas, berbagai tindak kejahatan dan lain sebagainya. Maka ia berharap dengan kebersamaan Operasi Lilin ini bisa mengurangi terjadinya hal-hal serupa itu.

“Mudah-mudahan terjadi penurunan dari tahun-tahun sebelumnya dan tahun ini akan lebih baik lagi,” harap Bupati.(mirwan/adv pemkab inhil)