Mengaku Anggota POLDA Riau dan Peras Warga, Oknum Kuli Tinta di Amankan Polisi

MA (kanan) saat diamankan petugas kepolisian
MA (kanan) saat diamankan petugas kepolisian

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mengaku anggota Polda Riau dan memeras warga, MA (26) oknum wartawan salah satu media cetak mingguan warga kota Tembilahan terpaksa diamankan pihak kepolisian Polres Inhil.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik Msi melalui Kapolsek Batang Tuaka Ibda Suheri melalui telepon selularnya kepada detikriau.org menjelaskan bahwa terungkapnya aksi oknum wartawan nakal ini diawali dengan adanya laporan dari salah seorang warga yang mengaku kerap dimintai uang oleh pelaku.

“kepada korban, MA mengaku sebagai anggota Reskrim Polda Riau yang datang ke Tembilahan dalam rangka Natal dan Tahun baru. Ia meminta uang sebesar Rp 500 ribu dengan alasan untuk ongkos pulang ke Pekanbaru,” kata Suheri, sabtu (27/12)

Permintaan pelaku kepada korban dengan mengaku sebagai anggota Polda ini menurut Suheri bukanlah kali pertama terjadi. Sebelumnya, pelaku juga pernah memintakan uang kepada korban sebesar Rp 200 ribu dan Rp 50 ribu.

“Karena perbuatan pelaku meminta uang ini sudah berulang-ulang, akhirnya korban curiga dan melaporkan ke polsek Batang tuaka,” Tambahkan Kapolsek

Dengan adanya laporan ini, anggota Polsek Batang tuaka dan Anggota Opsnal Polres Inhil langsung melakukan pengintaian dan berhasil mengamankan pelaku saat akan menjemput uang kepada korban di jalan Sungai Pinang desa Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka pada jum’at (26/12)

Dikatakan Kapolsek, pelaku kini sudah diamankan di ruang tahanan Mapolres Inhil untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku terancam dijerat pasal 368 KUHP tentang pemerasan. (dro/mirwan)




Pementasan Teater Pungkat Meriahkan Malam Pembukaan HIPPMIH Expo 2014

para pemain teater pungkatPEKANBARU (detikriau.org) – Penampilan Teater Pungkat yang digelar ditaman Budaya provinsi Riau Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru yang mengawali malam pembukaan HIPPMIH EXPO 2014 sempat memukau ribuan pasang mata. Teater garapan sanggar seni Tanjak milik mahasiswa Inhil di Tembilahan ini mengangkat kisah nyata tentang penderitaan warga Desa Pungkat Kecamatan Gaung Kabupaten Indragiri Hilir dalam mempertahankan hak mereka untuk menyelamatkan hutan dari cengkaraman tangan Neokolonialisme. jum’at (26/12) malam

Ketua Umum PB HIPPMIH Pekanbaru yang diwakili Sekjen, Dian Pratama dalam sambutannya berharap penampilan teater pungkat dapat menyentuh hati para pemimpin di negeri ini untuk lebih berpihak kepada penderitaan rakyat.

“Semoga pesan yang disampaikan melalui pementasan teater ini dapat menyentuh hati para pemangku kebijakan di Inhil agar lebih berpihak kepada penderitaan masyarakat kecil” Sampaikannya

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina PB HIPPMIH Pekanbaru, H Said Syarifudin dalam sambutannya menyampaikan rasa kebanggaannya atas berbagai prestasi yang telah mampu diraih para generasi muda Inhil terutama yang tergabung dalam HIPPMIH yang salah satunya dibidang seni teater.

“Bahkan anak-anak Inhil sudah mampu meraih gelar juara satu dengan penghargaan sutradara terbaik nasional. pada Hippmih Expo ini juga menjadi bukti bahwa antusias mahasiswa  inhil dalam hal kesenian sangat besar, kita patut merasa bangga,” Pujinya.

Dikomfirmasi terpisah, Ketua panitia, Suhendra menyampaikan bahwa kegiatan mahasiswa inhil HIPPMIH EXPO 2014 berlangsung sukses dan sangat meriah, dengan dihadiri ribuan pengunjung yang jauh diluar dugaan

“Alhamdulillah, yang datang sangat ramai, ini berkat kerja keras kawan-kawan panitia dan dukungan dari semua pihak” Ujar Suhendra. (dro/rls)




Yayasan Tasik Gemilang Rencanakan Pendirian Universitas di Pekanbaru

Salah satu prosesi Wisuda Sarjana  UNISI Tembilahan yang berada dibawah Naungan yayasan Tasik Gemilang.
Salah satu prosesi Wisuda Sarjana UNISI Tembilahan yang berada dibawah Naungan yayasan Tasik Gemilang.

Tembilahan (detikriau.org) – Yayasan Tasik Gemilang Tembilahan kembali menggagas upaya pendirian sebuah Universitas yang direncanakan akan berdiri di Ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru. Untuk rencana ini, YTG dibawah pimpinan H Edy Syafwannur semakin kokoh dengan meleburnya Yayasan Laman Emas Riau Bangkit.

Berdasarkan keterangan Sekretaris YTG, Elda Suhanura kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya, jum’at (26/12), Wacana pendirian Universitas baru ini sudah disepakati seusai dilaksanakannya pertemuan antara Ketua YTG, H. Edy Syafwannur SE, MP dengan Ketua Dewan Pembina YTG Dr. H. Indra Muhclis Adnan SH, MH, MM dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Laman Emas Riau Bangkit Dr. Ir. H.M. Lukman Edy M.Si di Pekanbaru kemaren. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua YTG Kiai Jayadi, Sekretaris YTG Elda Suhanura SH, MH dan sejumlah pengurus lainnya.

Menurut Elda, Meleburnya Yayasan Laman Emas Riau Bangkit yang kini sedang mengelola Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) H.M. Lukman Edy di Pekanbaru ini dilatarbelakangi kepercayaan bahwa YTG Tembilahan telah memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi.

Jika rencana ini terwujud maka YTG selain memiliki Universitas Islam Indragiri (UNISI)  di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir  juga nantinya akan memiliki Universitas lainnya di Ibu Kota Provinsi Riau.

“Saat ini kita sedang dalam tahap persiapan dan studi kelayakan untuk pendirian Universitas baru tersebut” Sampaikan Elda sambil berharap agar proses dan tahapan-tahapan berjalan sesuai dengan apa yang telah direncakan. (dro)




Bupati Inhil Hadiri Maulid Nabi 1436 H di Concong

Penyerahan Al-Qur'an oleh Bupati Inhil kepada Pimpinan Majelis Ta'lim Warohmah
Penyerahan Al-Qur’an oleh Bupati Inhil kepada Pimpinan Majelis Ta’lim Warohmah

Concong (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan didampingi Istri, Hj Zulaikah menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H di Desa Kampung Baru Kecamatan Concong. Pada hari peringatan kelahiran Nabi Junjungan umat yang disejalankan dengan HUT Majelis Ta’lim Warohmah yang ke 6 ini turut dihadiri Ibu Sekdakab Inhil, Hj Hartati Alimuddin beserta beberapa pejabat dilingkungan Pemkab Inhil. Kamis (25/12) kemaren.

Dalam sambutannya, Bupati menyatakan bahwa upaya untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat memang sudah menjadi tanggungjawabnya pemerintah. Oleh karenanya, dimasa kepemimpinanya ini, Bupati menyatakan bahwa Pemkab Inhil telah menggelontorkan dana lebih dari Rp 120 Milyar untuk pembangunan Desa setiap tahunnya.

“Dana yang disalurkan pemerintah ini saya harapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menjalankan roda pembangunan dimasing-masing Desa.” Pesan Bupati

Sementara itu, penceramah Al-Ustad Suhaidi yang dalam tausiahnya menyampaikan untuk mencintai rasul harus kita ketahui dari 2 segi yaitu segi akhlak dan terciptanya nabi atau wujudnya. semoga dengan mengetahui tersebut dapat mendekatkan diri kita kepada nabi dan mengikuti ajaran serta perintah beliau.” Ujarnya

Dalam kesempatan peringatan Mualid Nabi ini Bupati juga berkesempatan untuk menyerahan sebanyak 30 exemplar Al-Qur’an yang diterima oleh pimpinan majelis Ta’lim Warohmah, ustad saihan.(adv pemkab inhil)




Drama “King Sulaiman” Hanya Fiksi. Bukanlah Kisah Tentang Nabi Sulaiman

141225140830-368Tembilahan (detikriau.org) – Tayangan drama King Sulaiman , sebuah drama yang terinspirasi dari sejarah yang berlatar belakang kerajaan Ottoman. Meski terinpirasi dari sejarah, drama ini murni hanya sebatas kisah fiksi.

Menurut Coorporate Communications Manager ANTV, Nugroho Agung Prasetyo sebagaimana dilansir ROL, Kamis (25/12), Ia ingin menegaskan kepada masyarakat, kalau tokoh utama dalam drama fiksi King Suleiman bukanlah kisah tentang Nabi Sulaiman.

Pernyataan ini menurutnya sangat perlu untuk disampaikan karena banyak masyarakat yang salah kaprah. Tokoh King Suleiman yang berada dalam drama ini dikatakan terinspirasi dari sosok Sultan Sulaiman yang berkuasa pada masa kerajaan Turki Usmani.

“Di bagian awal drama selalu ada keterangan yang menyatakan kalau tayangan King Suleiman merupakan fiksi. Selain itu, kisah drama tersebut lebih berfokus pada romantika dan intrik.”Jelas Agung.(dro)

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/14/12/25/nh4zwo-ini-penjelasan-antv-soal-emking-suleimanem




IKAMI SULSEL Cabang Inhil Komit Satukan Tali Persaudaraan

Ketua IKAMI SULSES Cabang Inhil bimbing pengucapan Sumpah terhadap Koperti UNISI dan STAI Auliaurrasyidin
Ketua IKAMI SULSES Cabang Inhil bimbing pengucapan Sumpah terhadap Koperti UNISI dan STAI Auliaurrasyidin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI SULSEL) Cabang Indragiri Hilir (Inhil) komit mempersatukan tali persaudaraan seluruh mahasiswa Inhil dari keturunan suku Bugis.

Hal ini disampaikan Ketua IKAMI SULSEL Cabang Inhil, Hermansyah usai melantik pengurus Koordinator Perguruan Tinggi (Koperti) UNISI dan STAI di aula kampus STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, Kamis (25/12/2014).

“Kami tetap berkomitmen dan berupaya maksimal untuk mempersatukan mahasiswa dari keturunan suku Bugis di Inhil ini,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa disetiap kampus itu ada pengurus koordinator untuk mendata dan membuat berbagai kegiatan internal yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan sesama keturunan dari Sulawesi Selatan.

Untuk sementara, pihaknya telah mendata pada awal 2014 lalu telah mencapai 130 mahasiswa keturunan suku Bugis dan hingga akhir 2014 ini jumlah total keseluruhan mahasiswa tersebut meningkat dari sebelumnya.

Dari sekian banyak anggota yang terdata itu, diharapkannya bisa bekerjasama untuk membangun tujuan organisasi. Terlebih, ia sangat mengharapkan ada upaya-upaya dari senior dan atasan mereka dari pengurus Cabang Provinsi bahkan pengurus Cabang Pulau Sumatra untuk lebih bisa memperhatikan penuh terhadap mahasiswa keturunan Bugis yang ada di Kabupaten Inhil ini.(mirwan)