Wabup Pinta Warga Inhil Tidak Langgar Norma Hukum dan Agama

Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK Msi bersama Wakil Bupati H Rosman MalomoTEMBILAHAN (derikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo meminta kepada seluruh masyarakat Inhil untuk dapat menjaga diri agar tidak terseret untuk melakukan berbagai hal yang bertentangan dengan norma hukum dan agama.

“kemauan untuk mentaati aturan itu haruslah dimulai dari diri sendiri,” kata Wabup kepada sejumlah awak media usai mengikuti pemusnahan Miras di Polres Inhil jalan Gajah Mada Tembiahan, Selasa (30/12/2014).

Dengan berhasilnya disita sebanyak 5.908 Botol Miras dan 331 Liter Tuak ini, Wabup menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras jajaran polres inhil dalam meminimalisir penyebaran miras.

“Ini merupakan sebuah langkah yang sangat positif terutama untuk mengurangi peredaran minuman keras ditengah-tengah masyarakat. Dengan semakin minimnya peredaran miras, lambat laun kita berharap dapat meminimalisir pengkonsumsi barang haram ini,” tuturnya.

Diakhir kalimatnya Wabup juga berharap kepada seluruh pihak terkait, khususnya kepada pihak kepolisian agar dapat terus melakukan pengawasan dan penindakan untuk menekan angka pengkonsumsi miras di Inhil. (mirwan/adv pemkab inhil)




Polres Inhil Musnahkan 5908 Botol Miras dan 331 Liter Tuak

Wabup dan Kapolres Inhil melakukan pemusnahan pertama terhadap Miras.TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polisi Resost (Polres) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) musnahkan sebanyak 5.908 botol minuman keras (miras) dan 331 leter air tuak bertempat di halaman Mapolres Inhil jalan Gajah Mada Tembilahan, Selasa (30/12/2014).

Pemusnahan 12 merk miras ini merupakan hasil operasi pekat siak yang dilaksanakan sejak tanggal 11 hingga 20 Desember 2014 di seluruh Polsek jajaran wilayah hukum Polres Inhil dari berbagai tempat hiburan serta hasil patroli di tempat umum yang rawan dengan penyakit masyarakat termasuk hasil penyelidikan di tempat-tempat yang dimungkinkan terjadinya berbagai tindak pidana.

“Termasuk kita juga perlu mengantisipasi peredaran miras oplosan, tidak sedikit korban yang meninggal dunia. Kita mengharpkan kepada seluruh masyarakat untuk mengantisipasi ini jangan sampai masyarakat inhil yang jadi korban,” kata Suwoyo.

Untuk proses pelaksanaan pada operasi pekat siak yang dilakukan kurang lebih 10 hari itu diterangkan bahwa terdapat tindak lanjut sebanyak 14 orang pelaku dalam pembinaan, proses penyidikan sebanyak 11 orang, penangkapan pelaku tindak pidana Curas 1 orang, penangkapan pelaku tindak pidana Curat sebanyak 7 orang, penangkapan pelaku tindak pidana Curanmor sebanyak 1 orang, penangkapan pelaku tindak pidana perjudian sebanyak 10 orang, dan penangkapan pelaku tindak pidana Narkotika sebanyak 11 orang.

Hal ini dilakukan atas 3 dasar diantarnya UU RI Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Surat Telegram Kapolda Riau nomor: STR/647/XII/2014 tanggal 9 Desember 2014 tentang perintah pemberlakuan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Pekat Siak-2014” serta Sprin Kapolres Inhil Nomor: Sprin/1356/XII/2014 tanggal 10 Desember 2014 tentang Pelaksanaan Tugas Operasi Kepolisiam Kewilayahan dengan sandi yang sama pada dasar kedua. (mirwan)




Wabup Inhil Pimpin Upacara HUT Satpam ke 34

Tembilahan (detikriau.org) – Perayaan HUT Satpam yang ke-34 TH 2014 di Kabupaten Inhil di tandai dengan Upacara yang di pimpin Wakil Bupati bertempat di lapangan Mapolres Inhil, Selasa (30/12/2014). Kegiatan yang disejalankan dengan acara pemusnahan miras hasil operasi pekat ini turut di hadiri Forkopinda Inhil, Anggota DPRD serta jajaran Polres Inhil dan anggota Satpam.

Wakil Bupati, H.Rosman Malomo saat di wawancarai awak media Usai memimpin Apel menyatakan bahwa tindak kejahatan selalu mengikuti perkembangan teknologi. oleh karena itu, apabila satuan pengamanan tidak mempersiapkan diri maka akan tertinggal dan bisa saja terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan .

“Maka dari itu perlu di tingkatkan terus apa yang telah di peroleh dari pimpinan agar setiap melaksanakan tugas berjalan dengan baik,” Pesan Wabup. (mirwan/adv pemkab inhil)




BNI Tembilahan Salurkan CSR Untuk Lembaga PAUD

Penyerahan Batuan oleh Bank BNI kepada Bunda PAUD Kabupaten InhilTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Tembilahan menyerahkan bantuan dana CSR yang diperuntukan bagi pembangunan Posyandu dilingkungan TK Pembina Kecamatan Kempas sebesar 75 juta dan bantuan alat peraga edukatif (APE) PAUD sebesar 50 juta. Bantuan yang diserahkan secara langsung oleh Kacab BNI Tembilahan, Firdaus ini diterima oleh Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikah Wardan didampingi Kadisdik Inhil, Helmi, Senin (29/12/2014) kemaren.

Pimpinan BNI Tembilahan, Firdaus SE menyatakan bahwa bantuan ini diberikan sebagai bukti peduli BNI kepada dunia pendidikan di Inhil. Ia berharap bantuan ini dapat bermanfaat untuk menjadikan anak-anak inhil yang berguna bagi bangsa dan negara.

Sementara itu Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikhah Wardan menyatakan bahwa bantuan ini akan menjadi motivasi untuk meraih APK 85 persen. Iapun berharap agar bantuan serupa ini dapat berlanjut dan diikuti pelaku usaha lainnya.

“Kita memang sangat dibutuhkan bantuan pendanaan untuk pengembangan PAUD yang ada di Inhil.” Sampaikan istri Bupati Inhil ini. (mirwan/adv pemkab inhil)




BP2KP Laksanakan Rakor DKP Se Inhil

Asisten II Setda Inhil membuka acara Rakoor Ketahanan Pangan TH 2014
Asisten II Setda Inhil membuka acara Rakoor Ketahanan Pangan TH 2014

Tembilahan (detikriau.org) – Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Inhil melaksanakan rakor Dewan Ketahanan Pangan Se- Kabupaten Inhil tahun 2014 bertempat dilantai 5 gedung Bupati Inhil. Selasa (30/12/2014).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Asisiten II Setdakab Inhil mewakili Bupati ini juga dihadiri oleh Badan Ketahanan Pangan (BPK) Propinsi Riau yang di wakili Ir Darmansyah, Kaban BP2KP serta pejabat eselon di lingkunga Pemkab Inhil.

Dalam sambutan tertulis Bupati Inhil, HM Wardan yang dibacakan Asisiten II mengatakan bahwa ia ingin menegaskan bahwa pembangunan ketahanan pangan sudah menjadi komitmen dari pemerintah yang menetapkan ketahanan pangan sebagai prioritas pembangunan nasional.

Sebagai tindak lanjut komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui RPJMD   telah meletakkan pembangunan ketahanan pangan sebagai prioritas pembangunan daerah. Dalam Buku Kebijakan Umum Ketahanan Pangan (KUKP) 2010-2014, yang dikeluarkan Dewan Ketahanan Pangan Pusat, Presiden berpesan bahwa “Ketahanan Pangan merupakan issu yang penting bagi bangsa Indonesia dan menjadi salah satu prioritas pembangunan Nasional”.

“Oleh karena itu saya menilai Rakor ini sangat strategis dalam rangka memantapkan pembangunan ketahanan pangan di Kabupaten Indragiri Hilir khususnya sinergitas pelaksanaan pembangunan ketahanan pangan di tingkat kabupaten dan kecamatan.” Ujar Bupati

Disamping itu, upaya pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat merupakan tugas yang tidak ringan, namun dengan kebersamaan, komitmen dan tekad bersama segala tantangan akan dapat diatasi.

Menurut Bupati, beberapa permasalahan yang hingga kini masih dihadapi diantaranya adalah laju pertumbuhan penduduk yang tidak seimbang dengan laju pertumbuhan produksi, kemudian tingginya alih fungsi lahan pertanian, keterbatasan dan kerusakan infrastruktur pertanian seperti jaringan irigasi dan jalan usaha tani serta akses jalan menuju daerah-daerah produksi, perubahan iklim yang ekstrim dan degradasi Sumber Daya Alam dan lingkungan dapat menurunkan kapasitas produksi pangan, kecilnya penguasaan lahan petani sehingga tidak memenuhi skala ekonomi, budaya makan yang belum beragam, bergizi seimbang dan aman, sehingga menyebabkan masih tingginya ketergantungan terhadap beras.

Selanjutnya adalah masih belum optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan dalam mencukupi sumber protein dan vitamin untuk meningkatkan kualitas konsumsi dan gizi rumah tangga, belum optimalnya pemberian “insentif” kepada petani, sehingga mempengaruhi peningkatan produksi dan produktivitas hasil usaha tani, sentuhan terhadap penyuluhan saat ini dirasakan masih kurang, hal ini terlihat dari metode dan materi penyuluhan yang belum mampu menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, kemudian juga jumlah dan kualitas tenaga penyuluh belum memadai dan belum sesuai dengan perkembangan, tuntutan dan harapan petani serta masih belum optimalnya peranan Dewan Ketahanan Pangan sebagai wadah koordinasi perencanaan pembangunan ketahanan pangan.

Dilanjutkan Bupati, kondisi ketahanan pangan dalam kurun waktu selama 5 tahun terakhir telah memperlihatkan keragaman dan capaian kearah yang lebih baik, walaupun belum sepenuhnya dapat memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Untuk Kabupaten Inhil masih kata Bupati, tingkat ketersediaan pangan dalam bentuk energi saat ini mencapai 2.333 kkal/kapita/hari, di Provinsi Riau mencapai 3.212 kkal/kapita/hari, jauh lebih tinggi dibanding angka anjuran Nasional 2200 kkal/kapita/hari.

“Sedangkan Ketersediaan protein di Kabupaten Indragiri Hilir mencapai 67,09 dan di Provinsi Riau mencapai 74,26 gr/kapita/hari, cukup tinggi dibanding angka anjuran Nasional sebesar 57 gr.” Tandas Bupati

Pelaksanaan Rapat Koordinasi anggota Dewan Ketahanan Pangan Tahun 2014 dilaksanakan ditujukan untuk meningkatkan peran anggota Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten untuk Peningkatan Ketahanan Pangan Kabupaten Indragiri Hilir, kemudian Meningkatkan komitmen anggota Dewan Ketahanan Pangan dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Ketahanan Pangan Kabupaten Indragiri Hilir serta meningkatkan peran dan fungsi Dewan Ketahanan Pangan untuk mengkoordinasikan pembangunan ketahanan pangan.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam satu hari kerja dengan mengangkat tema   “Percepatan Peningkatan Produksi dan Cadangan Pangan dalam Rangka Mewujudkan Kemandirian dan Ketahanan Pangan” ini diikuti oleh sebanyak 50 peserta yang terdiri dari SKPD dan Camat se-Kabupaten Inhil. (dro/adv pemkab inhil)




Besok BKD Inhil Umumkan Hasil Tes CPNS

Kepala BKD Inhil, H Syaifuddin
Kepala BKD Inhil, H Syaifuddin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jika tidak ada halangan, esok, selasa (30/12) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil akan mengumumkan hasil kelulusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pengumuman itu akan dipajang disejumlah tempat seperti kantor BKD dan Gedung Tasik Gemilang, Tembilahan.

“Insya Allah, kalau tidak ada halangan besok sudah bisa kami umumkan,” Ujar Kepala BKD Inhil, H Syaifuddin, Senin (29/12).

Dari 100 kuota CPNS, hanya 98 formasi yang terisi. Sedangkan 2 formasinya tidak bisa terpenuhi, hanya karena masalah passing grade. Hal itu hendaknya menjadi catatan bagi peserta ke depannya.

“Kita tak miliki kewenangan apa-apa. Kelulusan sepenuhnya berada ditangan masing-masing peserta. Kalau mereka bisa melampauan passing grade, Insya Allah mereka bisa lulus menjadi CPNS,” jelas Syaifuddin.(dro*1)