Dinsos Inhil Belum Pastikan Realisasi RLH 2015

Pembangunan pemukiman rumah layak huni disalah satu kawasan pesisir Inhil beberapa waktu yang lalu
Pembangunan pemukiman rumah layak huni disalah satu kawasan pesisir Inhil beberapa waktu yang lalu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Hingga saat ini jumlah bantuan Rumah Layak Huni (RLH) tahun 2015 yang akan direalisasikan pemerintah pusat ke Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masih belum bisa diketahui.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Inhil H Burhan, Jum’at (9/1/2015), pihaknya masih menunggu hasil dari pengajuan usulan ratusan rencana RLH pada tahun 2013 lalu.

Meskipun diakuinya tim survey dari pemerintah pusat telah melakukan pemantauan langsung dan menilai pada tahun 2014 lalu bahwa Kabupaten Inhil ini layak mendapat bantuan RLH. “Kami masih menunggu keputusan pemerintah pusat, apakah realisasinya sesuai dengan pengajuan, atau malah tidak ada diturunkan sama sekali. Semua itu belum bisa kita pastikan,” kata H Burhan

Jika jumlah bantuan RLH dari pusat terealisasi nantinya tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka dari sejumlah penduduk miskin calon penerima RLH akan didata kembali. tim pendataan dari Dinsos Inhil akan menilai lebih detail siapa yang lebih pantas menerimanya.

Yang jelas katanya, Dinsos Inhil sudah melakukan pengajuan bantuna RLH di kabupaten Inhil ini kepada pemerintah pusat, direalisasi atau tidaknya itu merupakan wewenang pusat.

“Tugas kami cukup menghantarkan saja dan menerima untuk dibangunkan RLH kepada penerima,” tutup Burhan.(mirwan)




DPRD Inhil Janjikan TIndaklanjuti Laporan BPK atas Kinerja PDAM TI

Wabup (4 dari kanan) dan H Maryanto (3 dari kiri) befose bersama ketua BPK perwakilan Riau usai menerima laporan
Wabup (4 dari kanan) dan H Maryanto (3 dari kiri) befose bersama ketua BPK perwakilan Riau usai menerima laporan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – DPRD Inhil berjanji akan menindaklanjuti hasil laporan BPK perwakilan Riau terhadap kinerja PDAM Tirta Indragiri Tembilahan. Hal ini dilakukan sesuai dengan fungsi pengawasan yang melekat pada lembaga perwakilan rakyat itu.

“Intinya, DPRD sesuai fungsinya dalam hal pengawasan, tentunya akan menindaklanjuti dengan Pemerintah Pusat,” Ujar Wakil Ketua DPRD Inhil, H Maryanto usai mengikuti acara penyerahan dokumen laporan hasil pemeriksaan kinerja peyediaan air Bersih PDAM Tirta Indragiri dari BPK Perwakilan Provinsi Riau, kemarin.

Kendati tidak memaparkan secara langsung apa saja yang menjadi hasil pemeriksaan BPK tersebut, namun Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Inhil ini berjanji bahwa pihaknya akan tetap melakukan pengawasan hingga PDAM Tirta Indragiri benar-benar dapat berjalan dengan baik.

“Kita akan terus lakukan pengawasan agar kedepan PDAM dapat menjalankan fungsinya dengan baik, khususnya dalam memberikan pelayanan dan pendistribusian air bersih bagi masyarakat,” imbuhnya. (adi/adv DPRD Inhil)




POMP Filariasis Target Tuntas Akhir Januari

cacing filariaTEMBILAHAN (detikriau.org) – ditargetkan pelaksanaan program Pemberian Obat Massal Pencegah (POMP) Filariasis tahap ketiga akan tuntas pada akhir Bulan Januari 2015 mendatang.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil, dr Saud Pakpahan kepada wartawan, kemarin.

Dikatakan Saud, pelaksanaan program POMP Filariasis ini sempat tertunda, karena lambannya pendistribusian obat dari Jakarta ke Kabupaten Inhil, dalam hal ini pihak Diskes.

“Awalnya, direncanakan POMP ini diberikan kepada masyarakat pada November, namun dikarenakan lambannya pendistribusian obatnya, POMP Filariasis ini baru bisa dilaksanakan pada Desember 2014 lalu,” kata Saud.

Kendati sempat terlambat pelaksanaannya, namun Saud mentargetkan pada akhir Januari 2015 ini, pelaksanaan POMP Filariasis sudah selesai didistribusikan kepada seluruh masyarakat Inhil.

“Hingga saat ini, kami mencatat pendistribusian sudah mencapai 85 hingga 90 persen. Jadi, dalam waktu dekat ini mudah-mudahan sudah tuntas,” Tandasnya. (adi)




Pemkab Rohil Sserahkan Bantuan Bagi 900 KK Korban Banjir

9Bagansiapapi (detikriau.org) – Pemkab Rokan Hilir kembali menyerahkan bantuan banjir di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan. Penyerahan secara simbolis dilakukan Asisten III Ali Aspar.

Bantuan yang disalurkan berupa beras, sarden, mie instan, selimut, telor serta bantuan lainnya, Jumat (9/1/15). 

Asisten III Pemkab Rohil, Ali Aspar dalam kesempatan tersebut mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian Pemkab Rohil terhadap warga yang terkena musibah banjir dan diharapkan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“ kepada camat, penghulu, saya pinta agar terus memantau perkembangan dilapangan dan proaktif menanggapi keluhan warga yang menjadi korban banjir,” Perintah Asisiten

Terkait beberapa sekolah yang diliburkan, Ali meminta kepada pihak sekolah segera melakukan koordinasi besama Dinas Pendidikan untuk segera mengaktifkan kembali proses belajar mengajar, karena tidak lama lagi siswa tersebut akan mengikuti ujian nasional, terutama siswa Kelas 6 SD, Kelas 9 SMP dan Kelas 12 SMA.

Untuk diketahui, 900 KK korban banjir yang menerima bantuan dengan rincian Kepenguluan Labuhan Papan sebanyak 300 KK, Kepenghuluan Melayu Besar tepatnya Parit Pokan sebanyak 300 KK dan Parit Alam sebanyak 300 KK.  [tris/adv]




TA 2015, Pemkab Inhil dapatkan Kucuran Dana Rp 500 M Lebih dari APBD Provinsi Riau

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tahun anggaran 2015, Pemkab Inhil mendapatkan tambahan kucuran dana sebesar Rp 500 milyar lebih dari APBD Provinsi Riau. Anggaran sebesar itu akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melaksanakan berbagai pembangunan di Inhil.

Pada kesempatan kunjungan rombongan anggota DPRD Provinsi Riau, yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Inhil, Kamis (8/1), Bupati berkesempatan menyampaikan ucapan terimakasih. Tambahan dana pembangunan ini mneurut Bupati juga merupakan usaha keras anggota DPRD Riau dari Dapil Inhil.

“Kita minta teman-teman DPRD untuk selalu bersama-sama mendukung pembangunan serta ikut mengawal penggunaan dana yang besar tersebut,” Pinta Bupati

Dalam kesempatan itu Bupati juga meminta kepada seluruh jajaran dibawahnya untuk mencarai dukungan dana baik dari Provinsi maupun Pusat. Jika hanya mengandalkan kemampuan keuangan daerah yang tidak seberapa tentunya proses pembangunan akan berjalan lambat.

“Ini tugas kita semua. Silahkan loby pemerintah disana, bujuk dengan program kita. Jangan hanya mengandalkan kuangan daerah yang terbatas. Kitakan punya teman-teman di DPRD yang bisa membantu,” Pesan Bupati

Adapun rombongan anggota DPRD Riau yang adatang ke Inhil, yakni H Musyaffak Asikkin, Hj Septina Primawati Rusli, Agus Transyah, HM Arfah, Hj Sulastri, Abdul Wahid, dan H Said Ismail. hadir juga dalam pertemuan itu Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam

Ketua rombongan H Musyaffak Asikkin berharap agar anggaran yang sebesar itu harus mampu dikelola dengan sebaik-baiknya sehingga dapat memajukan dan mensejahterakan masyarakat

“pergunakanlah dana itu sebagaimana kebutuhan, baik untuk sektor Pendidikan, Kesehatan dan pembangunan Infrastruktur lainya,” imbuhnya.(dro/*1/adv pemkab inhil)




Puskesmas Inhil Berikan Pelayanan UGD 24 Jam

Bupati Inhil saat melihat alat kesehatan yang akan diserahkan kepada sejumlah PuskesmasTEMBILAHAN (detikriau.org) – Memaksimalkan pelayan kesehatan kepada masyarakat, sejak tanggal 2 Januari 2015 yang lalu, seluruh Puskesmas di Inhil berikan pelayanan Unit Gawat Darurat 24 jam. Pelayanan ini dilaksanakan setiap hari di luar jam kerja Puskesmas.

“Peningkatan pelayanan kesehatan merupakan salah satu dari 8 program utama spirit baru Pemkab Inhil yakni inovasi pelayanan kesehatan lebih berkualitas, mudah diakses dan terjangkau,” Ujar Kadiskes Inhil, Dr Hj Alvi Furwanti Alwi dalam sambutannya dalam kegiatan penyerahan alat kesehatan dan sarana kesehatan serta penandatanganan fakta integritas dan komitmen pelayanan Kesehatan 24 jam bertempat dihalaman kantor Diskes Inhil di Tembilahan, Kamis (8/1/2015)

Upaya peningkatan pelayanan kesehatan menurutnya perlu ditunjang dengan tersedianya tenaga medis yang memadai, ketersediaan obat yang cukup termasuk ketersediaan alat dan sarana kesehatan lainnya.

“Termasuk tersedianya sarana tranportasi diwilayah kerja puskesmas. Selama ini, kurangnya sarana tranportasi menjadi hambatan dalam menunjang pelayanan kesehatan yang salah satunya berdampak cukup tinggi pada angka kematian ibu dan angka kematian bayi akibat terlambatnya mendapatkan pelayanan medis,” ujarnya

Menurut Alvi, alat dan sarana kesehatan penunjang kesehatan yang diserahkan ini bersumber dari dana APBN alokasi tahun anggaran 2014 ini yang terdiri dari alat kedokteran umum, alat kedokteran kebidanan, alat emergency set atau IGD, serta 5 unit mobil ambulance.

Alat kedokteran umum itu diserahkan kepada Puskesmas Kempas Jaya dan Tanah Merah, alat kedokteran kebidanan diserahkan kepada Puskesmas Enok dan Sungai Piring, alat emergency set atau IGD diserahkan kepada 10 Puskesmas diantaranya Puskesmas Tembilahan Hulu, Pengalihan Keritang, Pengalihat Enok, Sapat, Kuala Lahang, Benteng, Sungai Guntung, Pulau Burung, Teluk Belengkong, dan Puskesmas Batang Tumu. Sedangkan 5 unit mobil ambulance diserahkan kepada Puskesmas Kempas Jaya, Puskesmas Tembilahan Hulu, Puskesmas Pengalihan Keritang, Puskesmas Pengalihan Enok serta Puskesmas Pulau Kijang.

Selain alat kesehatan dan alat transportasi tersebut, Diskes Inhil juga mendapat bantuan bersumber dana APBN berupa Pembangunan Puskesmas Non Perawatan dialokasikan kepada Puskesmas Tanah Merah, Peningkatan Puskesmas manjadi Puskesmas perawatan dialokasikan kepada Puskesmas Kempas Jaya, Peningkatan Puskesmas manjadi Puskesmas mampu Poned dialokasikan kepada Puskesmas Sungai Piring dan Puskesmas Enok, Rehabilitas 3 Puskesmas dan pembangunan Ipal yang dialokasikan kepada Puskesmas Selensen,” tandas Alvi. (mirwan)