Kadiskes Inhil Lantik 22 Pejabat Eselon IV

IMG_5030TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), DR Hj Alvi Furwanti Alwi melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 22 pejabat eselon IV di lingkungan Diskes Inhil, Rabu (21/1/2015).

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipusatkan di aula Kantor Diskes Inhil, Jalan M Boya Tembilahan ini, turut dihadiri Sekretaris Diskes, Ridwan Ahim, sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan honorer di lingkungan Dinas tersebut.

Kadiskes Inhil dalam sambutannya berpesan kepada seluruh Kepala UPT Puskesmas yang telah dilantik, untuk segera melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, terutama dalam memberikan dan menyediakan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.

“Jadikan seluruh keterbatasan yang ada saat ini sebagai modal dan titik awal untuk melakukan perubahan, bukan berarti dengan keterbatasan kita tidak bisa berbuat maksimal,” tutur Alvi.

Selanjutnya, mantan Kepala Bappeda Inhil ini berharap agar Kepala UPT Puskesmas, yang merupakan perpanjangan tangan Diskes dapat bertindak sebagai pengayom dan memberikan pembinaan kepada jajarannya, sehingga pelayanan kesehatan dapat terus ditingkatkan.

“Fahami seluruh persoalan yang ada dan jalin koordinasi yang baik kepada seluruh pihak terkait, karena prioritas kita di tahun ini adalah menyukseskan pelayanan Puskesmas UGD 24 jam. Jadi, melalui peran optimal seluruh jajaran Puskesmas dan Diskes, diharapkan apa yang menjadi cita-cita kita ini dapat tercapai,” imbuhnya.

Adapun 22 pejabat eselon IV di lingkungan Diskes Inhil yang dilantik saat itu, yakni Kasubbag UP, Azri, Kasubbag Keuangan dan Perlengkapan, Feri Irawan, Kasubbag Perencanaan, Edi, Kasi Yandan, Hayandi, Kasi SDM, Burhanudin, Kasi Kefarmasian, Irdawati, Kasi Pemberdayaan Promkes, Suhariani dan Kasi Promkes, Fitri Astuti.

Selanjutnya Kepala UPT GF, Irmanita. Kepala UPT Gajahmada, Subowo Radianto, Kepala UPT Enok, Edi Candra, Kepala UPT Pengalihan Keritang, Hj Herawati, Kepala UPT Sungai Guntung, Zainudin, Kepala UPT Bekawan, Supardi Saleh, Kepala UPT Sungai Iliran, Kusma Hendra, Kepala UPT Kotabaru, Yuheldi, Kepala UPT Selensen, Suharmin, Kepala UPT Kempas Jaya, Didik Suhardiman, Kepala UPT Kuala Enok, M Syum, Kepala UPT Pelangiran, Hidayat Kepala TU GFK, Sari Ulina dan Kepala TU Tembilahan Kota, Suryadi. (adi)

 




Bupati Resmikan 65 Paket Fisik Program DMIJ 2014 Kec Tempuling

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Inhil HM Wardan meresmikan fisik program unggulan Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) di desa Karya Tunas Jaya kecamatan Tempuling. Sebanyak 65 paket pada 5 desa dan 4 kelurahan di Kecamatan Tempuling stuntas dikerjakan berakhirnya tahun anggaran 2014 lalu.

Kegiatan itu diawalidengan melakukan pengguntingan pita peresmian jembatan yang menghubungkan antar dusun di desa Karya Tunas Jaya. Jembatan tersebut di bangun melalui program DMIJ kategori Swakarsa.

Kepala desa Karya Tunas Jaya Mispan dalam laporannya mengatakan jembatan yang baru di resmikan tersebut dalam RAB memiliki panjang 44 meter dan lebar  2,5 meter dengan anggaran Rp.177.548.000 namun dalam realisasinya hingga jembatan selesai di bangun dengan semangat pemberdayaan masyarakat panjang jembatan menjadi 46,5 meter dengan lebar 2,5 meter anggaran pembangunan menjadi Rp.221.548.000 kelebihan biaya pembangunan jembatan dilakukan swadaya masyarakat sebesar Rp. 44.000.000

Ditambahkannya dalam program DMIJ di desa Karya Tunas Jaya juga telah dibentuk 4 PAUD dari 5 dusun yang ada.

Kedatangan Bupati Inhil HM Wardan ke desa Karya Tunas Jaya di sambut pagelaran seni tari kuda lumping Tri Tunggal Turonggo Mudo yang dibawakan oleh siswa SD di desa tersebut.

Camat Tempuling Ahmad Khusairi S.Sos mengatakan kecamatan Tempuling memiliki 5 desa dan 4 kelurahan. Pada program DMIJ tahun 2014 di kecamatan Tempuling ada 3 kategori desa DMIJ yakni 3 ketegori desa swakarya 1 kategori desa swasembada dan 1 kategori desa maju sedangkan kelurahan memakai program stimulan dari pemerintah kecamatan.

Dihimbau masyarakat desa di kecamatan Tempuling agar dapat menjaga dan memanfaatkan sebaik-baiknya pembangunan program DMIJ yang telah dilakukan dengan selalu menjaga kekompakan antara masyarakat.

Bupati Inhil HM Wardan sebelum memberikan sambutan melakukan penandatanganan prasasti program DMIJ di kecamatan Tempuling.

Dalam sambutannya Bupati Inhil HM Wardan mengatakan bangga dapat bertemu langsung dengan masyarakat desa Karya Tunas Jaya ditambahkannya Program DMIJ merupakan program unggulan dan janji dirinya dan wakil Bupati sejak terpilih menjadi kepala daerah di kabupaten Indragiri Hilir, program unggulan DMIJ hanya ada satu-satunya di Indonesia yakni di kab. Inhil

Bahwa pada APBD Inhil tahun anggaran 2014 lalu untuk program DMIJ telah di anggarkan 130 Milyar lebih, pada program DMIJ tersebut ada program arahan yakni pembentukan PAUD baru dengan anggaran 50 juta setiap desa, serta pembayaran honor untuk guru pada program gerakan masyarakat maghrib mengaji.

Tahun anggaran 2015 pada program DMIJ akan di bangun kantor satu atap atau satu area untuk pembangunan kantor Babinsa dan Babinkamtibmas yang berdekatan dengan kantor Desa dengan tujuan untuk mensinergikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Bunda Paud Inhil Hj. Zulaikhah Wardan menyerahkan bantuan Alat Permainan Edukatif untuk dua Paud di desa Karya Tunas Jaya kecamatan Tempuling.(mirwan/adv pemkab inhil)




Pemkab Inhil Gelar Rapat Koordinasi Terpadu Pengendalian Karhutla

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org)  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat koordinasi terpadu pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bertempat di gedung Engku Klana Tembilahan, Rabu (21/1/2015).

Rapat yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan dan dihadiri Ketua DPRD Inhil, Kajari, Kapolres Inhil serta jajarannya, seluruh kepala Satker dilingkungan Kabupaten Inhil dan beberapa perwakilan Perusahaan.

Dalam pemaparannya, Bupati menyampaikan kondisi umum Karhutla terbesar di Inhil ini menurut data yang tercatat terjadi pada tahun 2004 lalu, untuk tahun 2014 tidak juga dikatakan menurun namun kondisi Inhil lumayan membaik dari 10 tahun yang lalu.

“Meski angka Karhutla tahun 2014 lebih besar dari pada tahun 2013 lalu, tapi sekarang sudah mulai kurang dirasakan terjadinya Karhutla, dan ini perlu ditingkatkan pengawasan serta disosialisasikan disetiap kecamatan, jangan sampai ada lagi terjadi Karhutla dengan ketidak tahuan masyarakat atas aturan larangan itu,” katanya.

Menurut data Hotspot ditahun 2014 ini lanjut Bupati, Karhutla terbesar di Inhil terjadi pada bulan Februari dan Maret dan yang terkecil terjadi dibulan April. Sementara untuk 20 kecamatan dilingkungan Inhil terjadi Karhutla terbesar terdapat di kecamatan Mandah dan kecamatan Teluk Belengkong, untuk Karhutla terkecil terdapat di kecamatan Sungai Batang dan kecamatan Tembilahan Hulu.

Berdasarkan data itu juga disebutkan Bupati ada 5 kecamatan yang paling rawan yakni Mandah, Telok Belengkong, Pelangiran, Pulau Burung dan Gaung. Mayoritas kebakaran ini terjadi pada areal Perusahaan perkebunan atau kehutanan yang merupakan areal konfliks, selain itu juga sempadan sungai atau perusahaan kehutanan yang tidak aktif lagi.

“Yang menjadi evaluasi lanjutan bahwa kebanyakan masyarakat melakukan pembakaran karena adanya peraturan tentang mekanisme pencegahan dan kerusakan lingkungan hidup yang berkaitan dengan Karhutla,” sebut Wardan.

Untuk itu, Ia menghimbau kepada pihak perusahaan membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) di desa setempat yang rawan kebakaran, melengkapi sarana pemadaman Karhutla, mempertahankan tinggi air maksimal 40 cm, serta membuat tangki air pada perusahaan yang berlokasi di tanah mineral.

Selain itu juga dihimbau untuk masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar yang melanggar pasal 108 jo pasal 69 ayat 1 huruf h undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan.

“Dalam upaya mengurangi terjadinya kebakaran di Kabupaten Inhil perlu kerjasama yang baik antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat dalam mengendalikan Karhutla ini,” tutup Bupati Inhil.(mirwan/adv pemkab inhil)




Wabup Pimpin Rapat Pembentukan LAM Rohil Masa Bhakti 2015-2020

21Bagansiapapi (detikriau.org) – Wakil Bupati Rokan Hilir Erianda.SE di dampingi Plt.Sekda Job Kuriawan dan anggota DPRD Rohil, Rasyid Abizar yang juga merupakan pengurus LAM Rohil pimpin rapat musyawarah pembentukan kepengurusan susunan Lembaga Adat Melayu ( LAM ) Rokan Hilir masa bakti 2015-2020. Acara dilaksanakan di lantai 4 Kantor Bupati Rokan Hilir, Jalan Merdeka, Rabu (21/1/15).

Dalam rapat  Musda yang akan dilaksanakan pada tanggal 10-12 Maret 2015, dan pengukuhannya akan dilaksanakan pada tanggal 13 Maret. Selain pengukuhan, LAM Riau juga akan memberi gelar Datuk Setia Amanah Kepada Bupati Rokan Hilir, H.Suyatno dan Timbalan Datuk Setia Amanah Kepada Wakil Bupati Rokan Hilir, Erianda.

Usai memimpin rapat, kepada wartawan, Wakil Bupati Rokan Hilir, Erianda SE mengatakan bahwa hari ini baru awal-awal menyusun panitianya saja, namun kemungkinan nanti dalam waktu dekat akan melakukan rapat sesudah mendapatkan perlengkapan dari susunan dari panitia

“Kami sudah merencanakan untuk pengukuhan lembaga adat melayu (LAM) Rohil pada tanggal 13 Maret 2015 ini sudah terlaksana. Tetapi jika ada perubahan kita belum tahu lagi, Kita lihat saja nanti sebab awalnya nanti kita akan melakukan rapat pegukuhan lagi mulai dari tanggal 10 sampai 12 Maret,” kata Erianda.

Dijelaskan Erianda, saat ini Kabupaten yang ada di Riau sudah menbentuk Lembaga Adat Melayu (LAM), cuma Rokan Hilir yang belum terbentuk, namun untuk pengukuhan Lembaga Adat Melayu (LAM) Rohil akan diupayakan pembentukanya sebelum bulan Maret 2015.

“Kita berharap panitia pembentukan Lembaga Adat Melayu (LAM) bekerja samalah yang baik dengan Lembaga Adat Melayu (LAM) yang akan dibentuk di Rokan Hilir nanti, hingga selalulah melakukan koordinasi, jangan sampai lempar masalah. Artinya jika ada salah satu seksi nanti membentuk tugas, baik  seksi A maupun seksi B tidak boleh saling menyalahkan itu tidak boleh. Lakukan saja dan sering kordinasi jangan hanya tunggu disuruh dulu. Itu yang kami harapkan, muda-mudahan dan saya yakin untuk pengurus-pengurus ini insa Allah pasti akan bisa,” harap Erianda.

Hadir juga dalam musyawarah pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Riau, Pengurus LAM Rohil Masa Bakti 2010-2015. Sementara dari instansi pemerintahan dihadiri para Asisten I,II, III dan IV, Kepala SKPD dan Unsur Muspika Kabupaten Rokan Hilir, Riau. [tris/adv]




Hamili Pacar Ingusan, Buruh Bangunan Dikerangkeng Polisi

ilustrasiTEMBILAHAN (detikriau.org) – Ry (19), kuli bangunan warga jalan Suhada parit 7 Kecamatan Tembilahan Hulu diamankan pihak kepolisian Polres Inhil darena diduga telah melakukan tindak pencabulan kepada pacarnya yang masih dibawah umur SF (17) hingga berbadan dua.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik, Msi melalui Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP Faisal Syam, selasa (20/1), perubahan ditubuh Sf, pelajar kelas 11 disalah satu SLTA di kota Tembilahan ini baru diketahui Ibunya pada tanggal 3 januari yang lalu. Saat itu ibu korban bermaksud akan mengurut sibuah hati.

“Saat itu sang ibu curiga terhadap kondisi fisik SF tidak seperti biasanya, sebab dibagian perutnya terlihat lebih besar layaknya orang sedang hamil. Setelah didesak, korban langsung mengakui bahwa dirinya benar sedang hamil karena disetubuhi oleh pacarnya sendiri RY,” Jelas mantan Kapolsek kawasan pelabuhan (KSKP) ini

Mendapati kenyataan ini, sang ibu menyampaikan hal ini kepada abang kandung korban, Suryadi (23) dam kemudian langsung melaporkan kepada pihak kepolisian. Laporan tersebut tertanggal 18 Januari 2015 bernomor LP/02/1/2015/Res-Inhil/Sektor Tembilahan Hulu.

“Guna penyelidikan lebih lanjut, RY kini sudah kita amankan,” Pungkas Faisal Syam. (mirwan)




Rencana Hadirkan KH Aqil Shiraj, Februari, Pemkab Inhil Peringati Haul Syekh Abdul Qodir Jaelani

0e8070296e7a5101328e8dnqp-19196Tembilahan (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memprogramkan pelaksanaan Haul Syekh Abdul Qodir Jaelani pada 14 Februari mendatang secara besar-besaran.

Hal itu diungkapkan Bupati, HM Wardan saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Sungai Salak, Tempuling, Selasa (20/1).

Mendukung kegiatan haul akbar itu, Pemkab Inhil menyumbangkan sepuluh ekor sapi untuk digunakan sebagai jamuan untuk semua masyarakat.

“Sepuluh ekor sapi itu hasil sumbangan dari kita semuanya. Nantinya, untuk memasak dilakukan secara gotong royong” kata Wardan.

Kegiatan itu nantinya dipusatkan di lapangan upacara Tembilahan. Direncanakan bakal dihadiri oleh Ketua PBNU Pusat, KH Aqil Shiraj. Pihak panitia penyelenggara sudah memastikan sekaligus mengkonfirmasi kehadiran orang nomor satu di tubuh NU itu.

Selain menyosialisasikan perihal agenda besar itu, Bupati juga menyampaikan program andalan Pemkab Inhil seperti program maghrib mengaji.

Pada kesempatan yang sama, mantan Sekko Pekanbaru itu juga menyerahkan sumbangan secara pribadi untuk Masjid Nurul Huda.  Pemkab Inhil menurutnya selalu memperhatikan keberadaan rumah ibadah yang ada di daerah ini.

“Karena ini dihadiri oleh pengurus PBNU pusat, tentu saja kita harus mempersiapkan semuany secara baik”jelas Wardan lagi. (adi/adv pemkab inhil)