Pantau Proses Pelayan Kesehatan Kartika Sari Erisman Tinjau Posyandu Pelita Jaya

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dalam rangka memantau proses pelayanan kesehatan di kabupaten Indragiri Hilir, Kartika Sari Erisman Yahya melakukan kunjungan ke Posyandu Pelita Jaya

Kartika Sari Erisman Yahya yang juga Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengungkapkan bahwa Posyandu Pelita Jaya masuk dalam wilayah kerja UPT Puskesmas Tembilahan Hulu.

Terlihat dalam kunjungan Ketua Pembina Posyandu tersebut disambut hangat Ketua dan Kader Posyandu Pelita Jaya yang diawali dengan taburan beras kunyit.

Kehadiran Kartika Sari Erisman Yahya di Posyandu Pelita Jaya, untuk mengajak partisipasi aktif semua stakeholder dalam menyukseskan program posyandu yang mana ini merupakan peran serta seluruh masyarakat Indonesia khususnya di Kabupaten Inhil.

“Kegiatan penimbangan, pemberian imunisasi dan penyuluhan kesehatan adalah wujud nyata posyandu dalam menjaga kesehatan generasi penerus. Untuk itu, mari tingkatkan lagi peran serta dalam tiap program posyandu, agar kegiatan posyandu ini dapat terus berjalan dengan baik dan berkelanjutan”, jelas Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Inhil, Senin (23/9/24).

Mengingat peranan pentingnya, Kartika Sari Erisman Yahya berharap pelayanan kesehatan di posyandu dapat lebih baik.

“Posyandu memiliki peranan penting menjaga kesehatan ibu, balita dan lansia, karena itu saya berharap posyandu Pelita Jaya ini dan posyandu lainnya dapat terus berkembang menjadi pusat pelayanan kesehatan yang lebih baik”, harap Kartika.

Dalam momen ini, Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Inhil ikut serta melakukan penimbangan dan pengukuran kepala Balita, meninjau kegiatan senam Ibu Hamil, meninjau layanan kesehatan Lansia, dan menyalurkan bantuan telur sebagai upaya pengentasan stunting.(adv)




Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Inhil Ajak Masyarakat Melakukan Pengecekan Rutin Mendengar Stunting dan Gizi Buruk

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Untuk melihat tumbuh kembang anak, Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Inhil mengajak seluruh masyarakat untuk terus membawa anaknya ke posyandu untuk melihat perkembangan pertumbuhan nya.

Ajakan Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Inhil ini bertujuan untuk menekan angkat stunting dan gizi buruk yang saat ini masih ada di Kabupaten Inhil.

“Mari bersama-sama kita bawa anak kita ke posyandu untuk dilakukan pengecekan rutin guna mencegah perkembangan stunting dan gizi buruk,” kata Kartika Sari Erisman Yahya, saat berkunjung ke Posyandu Pelita Jaya masuk dalam wilayah kerja UPT Puskesmas Tembilahan Hulu.

Dalam kesempatan tersebut terlihat Ketua Pembina Posyandu Inhil ikut serta melakukan penimbangan dan pengukuran kepala Balita, meninjau kegiatan senam Ibu Hamil, meninjau layanan kesehatan Lansia, dan menyalurkan bantuan telur sebagai upaya pengentasan stunting.

Kehadiran Kartika Sari Erisman Yahya di Posyandu Pelita Jaya, untuk mengajak partisipasi aktif semua stakeholder dalam menyukseskan program posyandu yang mana ini merupakan peran serta seluruh masyarakat Indonesia khususnya di Kabupaten Inhil.

“Kegiatan penimbangan, pemberian imunisasi dan penyuluhan kesehatan adalah wujud nyata posyandu dalam menjaga kesehatan generasi penerus. Untuk itu, mari tingkatkan lagi peran serta dalam tiap program posyandu, agar kegiatan posyandu ini dapat terus berjalan dengan baik dan berkelanjutan”, jelas Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Inhil, Senin (23/9/24).

Mengingat peranan pentingnya, Kartika Sari Erisman Yahya berharap pelayanan kesehatan di posyandu dapat lebih baik.

“Posyandu memiliki peranan penting menjaga kesehatan ibu, balita dan lansia, karena itu saya berharap posyandu Pelita Jaya ini dan posyandu lainnya dapat terus berkembang menjadi pusat pelayanan kesehatan yang lebih baik”, harap Kartika.(adv)




Makna Nomor Urut Bagi Paslon Ferdiansyah – Soeparto, Angka 2 Berarti Seimbang dan Harmonis

ARB INdonesia, DUMAI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai menetapkan Ferdiansyah SE – H Soeparto (FATONAH) sebagai pasangan calon nomor urut 2 di Pilkada Dumai 2024. Pasangan Ferdiansyah – Soeparto menganggap nomor urut 2 sebagai simbol harmonisasi dan keseimbangan.

“Nomor urut 2 bagi kami menggambarkan harmonisasi dan keseimbangan. Sejalan dengan singkatan Fatonah atau Ferdiansyah – Soeparto Amanah,” kata Ferdiansyah, usai Pleno Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Wali Kota – Wakil Wali Kota Dumai, Senin (23/09/2024) di Halaman KPU Dumai.

Jika diberi amanah oleh masyarakat, sebagai wali kota dan wakil wali kota, mereka berdua akan senantiasa harmonis melaksanakan tugas. Saling mengisi. Keduanya merupakan kesatuan yang utuh.

Untuk membawa Dumai yang lebih baik, mereka berdua akan menyeimbangkan pembangunan dengan kesejahteraan masyarakat dan lingkungan.

“Sebagai sebuah Industri, kemajuan yang dicapai harus tumbuh beriringan dengan kesejahteraan masyarakat. Memberikan ruang yang luas kepada anak tempatan untuk mendapatkan pekerjaan,” ujar Ferdi.

Keseimbangan mereka maknai sebagai pemerataan pembangunan. Baik fisik maupun kesejahteraan. Pembangunan yang adil antar wilayah dan sesuai kebutuhan.

“Angka dua juga kami maknai sebagai simbol kebersamaan dan sinergitas. Menandakan kerja sama yang kuat antara saya dan Pak De Parto. Kami berdua akan laksanakan amanah rakyat menuju Dumai Lebih Baik,” kata Ferdi.

Pak De Parto, menyebut angka 2 dalam dalam tradisi Jawa merupakan keseimbangan yang tercermin dalam konsep rukun atau keharmonisan. Baik antara pemimpin maupun antara pemimpin dengan masyarakat.

Dalam falsafah Jawa, kata pak De Parto, meyakini bahwa alam semesta dan segala isinya tersusun atas keseimbangan dan keselarasan, yang juga berlaku dalam kehidupan manusia. 

“Dua itu juga melambangkan harmoni, di mana kami akan bekerja sama untuk memastikan pembangunan berkeadilan dan kesejahteraan bagi semua lapisan masyarakat,” ujarnya.

Ketua Relawan Fatonah, Hendri Sandra mengatakan angka 2 bermakna keseimbangan antar generasi. Sebagai calon Wali Kota, Ferdiansyah mewakili generasi muda dan Soeparto mewakili generasi tua.

“Bisa juga bermakna keseimbangan Dumai dan luar Dumai. Ferdiansyah merupakan satu-satunya calon kelahiran Dumai. Asli anak tempatan dengan latar belakang suku Melayu. Sedangkan Pak Soeparto warga pendatang yang sudah puluhan tahun menetap di Dumai,” terang Hendri.

Sedangkan menurut Ketua Koalisi Partai Pendukung Ferdiansyah – Soeparto, Edison, simbol angka 2 berarti kemenangan.

“Angka dua itu simbolnya V. Diistilahkan dengan Veni, Vidi, Vici yang artinya datang, serang dan menang. Insyaallah,” Kata Edison. (*)




Posyandu Pelita Jaya Puskesmas Tembilahan Hulu Terima Kunjungan Ketua Pembina

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Kartika Sari Erisman Yahya, sambangi Posyandu Pelita Jaya yang termasuk dalam wilayah kerja UPT Puskesmas Tembilahan Hulu. 

Kunjungan Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Inhil dan jajaran pada Senin (23/9) pagi tersebut, disambut hangat Ketua dan Kader Posyandu Pelita Jaya yang diawali dengan taburan beras kunyit.

Kehadiran Kartika Sari Erisman Yahya di Posyandu Pelita Jaya, untuk mengajak partisipasi aktif semua stakeholder dalam menyukseskan program posyandu. 

“Kegiatan penimbangan, pemberian imunisasi dan penyuluhan kesehatan adalah wujud nyata posyandu dalam menjaga kesehatan generasi penerus. Untuk itu, mari tingkatkan lagi peran serta dalam tiap program posyandu, agar kegiatan posyandu ini dapat terus berjalan dengan baik dan berkelanjutan”, jelas Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Inhil.

Mengingat peranan pentingnya, Kartika Sari Erisman Yahya berharap pelayanan kesehatan di posyandu dapat lebih baik.

“Posyandu memiliki peranan penting menjaga kesehatan ibu, balita dan lansia, karena itu saya berharap posyandu Pelita Jaya ini dan posyandu lainnya dapat terus berkembang menjadi pusat pelayanan kesehatan yang lebih baik”, harap Kartika.

Dalam momen ini, Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Inhil ikut serta melakukan penimbangan dan pengukuran kepala Balita, meninjau kegiatan senam Ibu Hamil, meninjau layanan kesehatan Lansia, dan menyalurkan bantuan telur sebagai upaya pengentasan stunting. ADV




Puskesmas Sungai Iliran Edukasi Remaja Putri, Ibu Hamil dan Usia Produktif

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui UPT Puskesmas Sungai Iliran di Kecamatan GAS, melaksanakan penyuluhan kesehatan bagi remaja putri, ibu hamil, usia produktif dan lanjut usia untuk percepatan penurunan stunting, Senin 23 September 2024.

Kepala UPT Puskesmas Sungai Iliran menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya memberikan pemahaman agar terciptanya lingkungan yang sehat.

“Alhamdulillah UPT Puskesmas Sungai Iliran bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir , diadakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Penyuluhan Kesehatan,” kata UPT Puskesmas Sungai Iliran.

Selain itu, Kepala UPT Puskesmas Sungai Iliran menyebutkan bahwa kesehatan yang paling penting untuk remaja Putri yakni pemahaman tentang edukasi kesehatan reproduksi.

“Kesehatan reproduksi pada remaja putri perlu diperhatikan dengan serius, begitu juga ibu hamil dan usia produktif, konsumsi tablet tambah jadi bagian yang menentukan kesehatan dimasa akan datang,” ujarnya.(ADV)




Jaga Kesehatan Generasi Penerus, Kartika Sari Erisman Ajak Semua Pihak Sukseskan Program Posyandu

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Kartika Sari Erisman Yahya, sambangi Posyandu Pelita Jaya yang termasuk dalam wilayah kerja UPT Puskesmas Tembilahan Hulu.

Kunjungan Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Inhil dan jajaran pada Senin (23/9) pagi tersebut, disambut hangat Ketua dan Kader Posyandu Pelita Jaya yang diawali dengan taburan beras kunyit.

Kehadiran Kartika Sari Erisman Yahya di Posyandu Pelita Jaya, untuk mengajak partisipasi aktif semua stakeholder dalam menyukseskan program posyandu.

“Kegiatan penimbangan, pemberian imunisasi dan penyuluhan kesehatan adalah wujud nyata posyandu dalam menjaga kesehatan generasi penerus. Untuk itu, mari tingkatkan lagi peran serta dalam tiap program posyandu, agar kegiatan posyandu ini dapat terus berjalan dengan baik dan berkelanjutan”, jelas Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Inhil.

Mengingat peranan pentingnya, Kartika Sari Erisman Yahya berharap pelayanan kesehatan di posyandu dapat lebih baik.

“Posyandu memiliki peranan penting menjaga kesehatan ibu, balita dan lansia, karena itu saya berharap posyandu Pelita Jaya ini dan posyandu lainnya dapat terus berkembang menjadi pusat pelayanan kesehatan yang lebih baik”, harap Kartika.

Dalam momen ini, Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Inhil ikut serta melakukan penimbangan dan pengukuran kepala Balita, meninjau kegiatan senam Ibu Hamil, meninjau layanan kesehatan Lansia, dan menyalurkan bantuan telur sebagai upaya pengentasan stunting.(ADV)