Selama Bulan Januari, 65 Pengendara Terjaring Razia

Kasatlantas Polres Inhil, AKP Ahmad Salmi
Kasatlantas Polres Inhil, AKP Ahmad Salmi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sejak awal tahun 2015, sebanyak 65 pengendara roda dua terjaring dalam razia Giat Cipta Kondisi  yang dilakukan secara gabungan Polisi Lalu Lintas, Satuan Fungsi dan Polsek Tembilahan, yang dilaksanakan setiap satu malam selama bulan Januari 2014.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Suwoyo Sik Msi melalui Kasat lantas, AKP Ahmad Salmi, Jum’at (30/1/2015) menjelaskan bahwa pelaksanaan razia giat cipta kondisi ini digelar  dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat umum, khususnya para pengguna jalan. Selain itu juga bertujuan untuk menciptakan kondisi  dan situasi aman dan lancar dalam berlalu lintas bagi pengendara.

“Hampir secara keseluruhan pelanggar tidak mengunakan helm dan ada pelanggar yang menggunakan helm tidak berstandar SNI serta kekurangan kelengkapan kendaraan lainnya,” sebutnya.

Ia menghimbau bagi pengendara, untuk menciptakan kondisi aman dan lancar berlalu lintas demi keselamatan pengendara, serta meminta agar para pengguna jalan untuk mematuhi aturan dan melengkapi kelengkapan kendaraan yang dimiliki.

“Demi keselamatan bersama, para pengguna jalan sebaiknya menggunakan helm berstandar SNI,dan ciptakan tertib lalu lintas dengan tidak ugal-ugalan di jalan raya sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan para pengguna jalan lainnya atau masyarakat umum sekitar. Jadilah pelopor keselamatan dan budayakan keselamatan sabagai suatu kebutuhan, menuju Indonesia tertib, bersatu dan keselamatan nomor 1,” pesannya.(mirwan)




2015, DKP2 Targetkan Rubah Perwajahan Pemkaman di Ibukota Kabupaten

Gbr Ilustrasi Pemakaman
Gbr Ilustrasi Pemakaman

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman nyatakan komitmen dalam perawatan wajah pemakaman Inhil, khususnya Ibu kota Kabupaten.

“Kita akan upayakan untuk ciptakan perwajahan pemakam di Kota Tembilahan ini lebih indah dan teratur,” kata Kepala DKP2 melalui Kabid Pemakaman, Suhaimi Eka, Jum’at (30/1/2015).

Ia menyebutkan untuk kota Tembilahan akan dilakukan kegiatan penanaman pohon, pembuatan pagar makam dan badan jalan disekeliling pemakaman pada tahun 2015 ini. Dan rencanan tersebut akan dilakukan pada delapan titik pemakaman di kota Tembilahan.

Untuk kegiatan tersebut diperkirakannya akan dimulai pada bulan Mei mendatang. Setelah perwajahan pemakaman kota Tembilahan sudah rampung, maka pihaknya akan meluas ke lokasi pemakaman umum lainnya diseluruh kecamatan di Inhil.(mirwan/adv pemkab inhil)




Kurang Dana, Kata Camat, Pengaspalan jalan Jadi Tidak Tuntas

Jalan H Hasan ini salah satu titik badan jalan yang terabaikan dalam perbaikan pembanguna jalan Pelangiran Besar
Jalan H Hasan ini salah satu titik badan jalan yang terabaikan dalam perbaikan pembanguna jalan Pelangiran Besar

PELANGIRAN (detikriau.org) – Perbaikan badan jalan yang telah dibangun di pusat ibu kota kecamatan Pelangiran dinilai masih belum maksimal. Hal ini disebabkan masih terdapat beberapa titik ruas jalan yang belum tuntas dikerjakan.

“Saya pikir bangunan jalan di Pelangiran Besar ini belum bisa dikatakan maksimal, masak tidak keseluruhannya diperbaiki,” keluh Supri, salah seorang warga setempat, Jum’at (30/1/2015).

Mirisnya lagi, diantara beberapa titik badan jalan yang tidak disemenisasi tersebut tepat pada badan jalan yang rusak parah seperti jalan H Hasan parit 3. atas persoalan itu sangat diharapkannya kepada Pemerintah untuk benar-benar serius memperhatikan kondisi bangunan yang akan dinikmati bersama.

“Kita berharap Pemerintah Daerah melalui dinas terkait maupun Pemerintah Kecamatan tidak sekedar membangun, tapi perhatikan hasil dari bangunan itu bisa memuaskan,” pintanya.

Sementara itu, Camat Pelangiran Sutarno Wandoyo S Sos MH saat dikonfirmasi menerangkan bahwa setelah pekerjaan pembangunan perbaikan badan jalan Pelangiran Besar beberapa waktu lalu itu terdapat permasalah. Sebab, para pekerja tidak menyelesaikan secara tuntas.

Permasalahan tersebut dikatakannya bahwa para pekerja tidak melakukan pengaspalan secara menyeluruh, masih ada sekitar 40 meter yang tidak terselesaikan. Meski begitu, ia telah mendapat pernyataan nantinya akan diselesaikan.

“Memang tidak semua disemenisasi karena keterbatasan dana, karena dana yang disediakan dari APBD Kabupaten Inhil kurang sedikit dari jumlah Rp 1 Miliyar. Pengaspalan jalan itupun masih ada sekitar 40 meter, tapi persoalan tersebut sudah kami bicarakan,” kata Sutarno.(mirwan)




10 Tahun Jalan Bunga 2 Rusak, Aktifitas Siswa di Dua SD Terganggu

Kondisi jalan Bunga 2 TembilahanTembilahan (detikriau.org) – Warga berharap agar pemerintah daerah segera melakukan perbaikan ruas jalan Bunga 2 Tembilahan. Mirisnya, selama kurang lebih 10 tahun lamanya jalan ini tidak pernah tersentuh pembangunan padahal dijalan itu berdiri dua sekolah dasar yakni SDN 007 dan SDN 008.

Disampaikan oleh salah seorang guru SD 007, Juneidi, sekitar 3 tahun yang lalu, pihak sekolah sudah pernah mencoba menyampaikan keluhan kepada pemerintah daerah khususnya instansi terkait mengenai kondisi jalan Bunga 2 yang tak kunjung diperbaiki namun keluhan itu tidak pernah ditanggapi. “Kita sduah sampaikan kondisi jalan menuju dua sekolah ini. Tapi ya sepertinya belum ada tanggapan,” Ungkap Junaidi

Rafika salah seorang siswi kelas 6 SDN 007 juga mengungkapkan rasa kecewa. “sudah hampir enam tahun rafika belajar disekolah ini tapi jalan tak kunjung baik. Kita pastinya repot apalagi disaat musim pasang tinggi dan hujan tiba. Seragam kami kerap kotor,” katanya.

Disamping itu ia juga mengeluhkan sepatu yang dipakai belum lama digunakan sudah rusak dan robek akibat jalannya penuh batu kerikil. Lebih parah lagi rafika mengatakan kendaraan sepeda yang biasa ia pakai kerap mengalami bocor ban.

Menanggapi hal ini, Pemkab Inhil melalui Kabid Bina Marga, H Jamaris menyatakan kalau tidak ada aral rintangan tahun 2015 ini jalan bunga 2 akan segera dilakukan peningkatan dan perbaikan.

“Insyaallah tahun 2015 ini kita lakukan perbaikan dan peningkatan badan jalan. Mudah-mudahan nantinya setelah diperbaiki bisa dimanfaatkan masyarakat khususnya siswa SD untuk menjalankan aktifitasnya dengan lebih nyaman.” Sampaikannya. (rls)




Persoalan Pembagian Kompensasi PT Jatim, Tokoh Masyarakat Kubu Ngadu Ke Bupati

30Bagansiapapi (detikriau.org) – Sejumlah tokoh masyarakat dari kecamatan Kubu Muhazir, Abd Gani dan Amirullah melakukan pertemuan dengan bupati Rohil H Suyatno, Jumat (30/1/15) di Bagansiapiapi. Mereka menyampaikan persoalan pembagian dana kompensasi dari PT Jatim kepada masyarakat penerima.

Muhajir mengatakan pihaknya menyampaikan pada bupati persoalan pembagian dana kompensasi yang baru-baru ini telah menimbulkan kisruh ditengah masyarakat yang ditandai dengan adanya aksi unjuk rasa masyarakat pada pekan lalu.

“Kami juga surati pak bupati agar apa yang diperjuangkan oleh masyarakat dapat ditanggapi, karena perjuangan menyangkut pembagian plasma ini sudah berlangsung sejak lama. Dari akhir tahun 2006, di mana masyarakat dijanjikan untuk mendapatkan kebun plasma tapi terus menunggu,” katanya.

Menurutnya besaran dana kompensasi yang diberikan kepada masyarakat sekitar 200 ribu tidak memadai bila dibandingkan dengan persyaratan bahwa kebun plasma harus seluas sekitar 1 pancang atau 2 hektar.

“Jadi tidak ada kejelasannya, berapa hasilnya untuk dua hektar itu dan apakah ada pemotongan untuk ongkos angkut, pemanenan dan ini juga tak jelas,” katanya.

Dirinya juga minta agar pihak koperasi yang menjadi perpanjangan tangan dari perusahaan dalam hal penyaluran dana kompensasi bisa bersikap transparan. Tujuannya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan di tengah masyarakat.

“Kami menilai bahwa bupati memberikan sambutan yang baik dari pertemuan tadi dan mendukung mudah-mudahan menyangkut persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Tokoh lainnya, Amirullah mengharapkan persoalan yang dikeluhkan warga itu bisa dijembatani pemerintah sehingga ada solusi antara kedua belah pihak dan tidak terus menjadi polemik di tengah masyarakat.

Amirullah juga mengancam,jika permasalahan ini tidak juga selesai walaupun pemkab sudah turun tangan,dirinya bersama tokoh lainnya akan melaporkan pihak terkait dalam permasalahan ini ke Badan Resort Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri berdasarkan data yang ada. [tris]




Mahasiswa Unisi Ingatkan Pemda Verifikasi Beasiswa Secara Prefesional

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – Mahasiswa Universitas Islam Indragiri (Inhil) ingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk melakukan verifikasi beasiswa secara prefesional dan tidak ada beasiswa titipan.

Pernyataan ini ditegaskan oleh Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Unisi, Said Aniel Osman, Kamis (29/1/2015).

“Setelah saya baca berita dimedia detikriau.org, bahwa proposal dari kalangan mahasiswa akan diverifikasi dalam waktu dekat ini, saya mewakili kawan-kawan sangat mengharapkan kepada Pemerintah jangan ada beasiswa titipan, tapi benar-benar dicairkan bagi yang tidak mampu,” pintanya.

Dari pernyataan kabag Kesra, Arifin, ia menangkap bahwa tidak seluruhnya pengajuan proposal mahasiswa akan dikabullkan. Sebab, dari sejumlah dana Bansos itu merupakan dana bantuan keperluan pendidikan yang dialokasikan tidak hanya untuk beasiswa, namun juga untuk keperluan pendidikan lainnya seperti pelatihan Qori’, untuk anak yatim yang berpendidikan, dan lain sebagainnya.

Dengan demikian, Aniel tidak menginginkan kawan-kawan mahasiswa terdapat kecemburuan sosial ketika pencairan nantinya tidak tepat sasaran. “Walau bagaimanapun, saya tetap apresiasi terhadap Pemerintah yang telah berupaya untuk membantu mahasiswa yang tidak mampu,” pungkasnya.(mirwan)