Bambang Widjojanto; Jika Saya Harus Meninggalkan Jasad, akan Saya Ambil!

bambang-widjo_20150203_120739JAKARTA- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto menegaskan tidak gentar menjalani pemeriksaan di Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri terkait statusnya sebagai tersangka terkait dugaan saksi palsu saat sidang sengketa Pilkada Kota Waringin Barat di Mahkamah Konstitusi (MK), tahun 2010 lalu.

Bambang, dengan tegas, menyatakan siap berkorban jiwa raga terkait kasus yang membelitnya itu.

“Kalau toh akibat terberat adalah saya harus meninggalkan jasad saya, akan saya ambil,” tegas Bambang sesaat hendak meninggalkan KPK menuju Bareskrim, Jakarta, Selasa (3/2/2015).

Bambang mengaku tidak takut sebab percaya bahwa langkahnya dilindungi Tuhan. Bambang bahkan mengatakan kepergiannya tidak akan lama karena dia akan kembali.

“Tapi saya percaya Allah di pihak orang yang benar. Saya pergi untuk kembali. Terima kasih atas apresiasinya,” kata Bambang.

Saat meninggalkan KPK, Bambang diantar seluruh pimpinan KPK dan didampingi pengacaranya Nursyahbani Katjasungkana dan Liliana Santoso.(tribun)




Kota Tembilahan Alami Deflasi 0,19 Persen

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyatakan bahwa untuk saat ini Kota Tembilahan mengalami Deflasi sebesar 0,19 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 123,83. Hal tersebut menunjukkan adanya penurunan, dimana pada Desember 2014 lalu mengalami Inflasi sebesar 1,71 persen  dengan IHK sebesar 124,06.

“Deflasi di Kota Tembilahan terjadi karena pengaruh penurunan harga yang ditunjukkan oleh menurunnya harga indeks kelompok pengeluaran dari kelompok bahan makanan sebesar 0,12 persen, dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 4,70 persen,” kata kepala BPS Kabupaten Inhil, Sukarwanto, Senin (2/2/2015).

Ia menjelaskan bahwa dalam hal itu terdapat beberapa kelompok yang mengalami inflasi yang diantaranya adalah, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,38 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,77 persen, serta kelompok sandang sebesar 1,31 persen, kelompok kesehatan 0,49 persen, dan termasuk juga kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,06 persen.

“Untuk bulan Januari 2015 kemaren terdapat beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga yaitu, bensin, cabai merah, jeruk, telepon seluler, jengkol, cabai rawit, tomat sayur, ketimun, kentang, petai, jeruk nipis, serai, sawi hijau, patin, cabai hijau, kacang tanah, sirup, dan worte,” rincinya.

Kemudian juga ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga diantaranya adalah, daging ayam ras, beras, kontrak rumah, ikan bakar, emas perhiasan, mobil, buncis, semen, sepeda motor, minyak goreng, tarif listrik, televisi berwarna, mukena, sepeda, cumi-cumi, seragam sekolah anak, sikat gigi, sabun mandi dan lainnya.

“Kelompok komoditas yang memberikan andil atau sumbangan deflasi untuk Januari itu adalah kelompok bahan makanan sebesar 0.034 persen dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0, 532 persen,” paparnya.

Sedangkan untuk kelompok yang memberikan sumbangan inflasi yaitu kelompok makanan padi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0.077 persen, kelompok perumahan, listrik, air, gas dan bahan bakar sebesar 0,188 persen, kelompok sandang sebesar 0,1 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,188 persen, kesehatan sebesar 0,015 persen, serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,003 persen.

“Jika dibandingkan pada tingkat inflasi tahun kalender Januari 2015 terhadap desember 2014 yaitu sebesar -0,19 persen, dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Januari 2015 – Januari 2014) adalah sebesar 7,09 persen,” tutupnya.(mirwan)




16 Februari Paripurna, Dewan Mulai Susun Pokok-pokok Pikiran

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam, S.Pi
Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam, S.Pi

TEMBILAHAN (detikriau.org) –S aat ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mulai menyusun pokok-pokok pikiran guna persiapan pembahasan program pembangunan di tahun 2016 mendatang.

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam mengatakan, ditargetkan pada tanggal 16 Februari nanti sudah dilaksanakan Rapat Paripurna terkait pembahasan pokok-pokok pikiran dari seluruh anggota DPRD.

“Kita memaksimalkan waktu yang ada, sehingga pada Musrenbang tingkat Kabupaten nantinya, kita sudah bisa mempresentasikannya,” tutur Dani kepada awak media usai memimpin rapat pembahasan pokok-pokok pikiran bersama seluruh anggota DPRD, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Senin (2/2/2015).

Dijelaskan Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, penyusunan pokok-pokok pikiran tersebut dirangkum dari hasil reses, kunjungan dan aspirasi dari masyarakat yang telah di terima oleh Anggota DPRD Inhil.

“Kepada setiap komisi sesuai dengan tugas dan fungsinya diminta untuk betul-betul menghimpun data secara konkrit, apa saja permasalahan dan kendala yang ditemui di lapangan, serta apa saja yang dibutuhkan masyarakat, sehingga itu dapat dijadikan acuan untuk penyusunan program di tahun 2016,” imbuhnya.(adi)




Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Diskes Godok 3 Perda Baru

kawasan-bebas-rokok-dilarang-merokok-no-smoking-areaTEMBILAHAN (detikriau.org) – Saat ini, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sedang menggodok tiga Peraturan Daerah (Perda) baru, untuk selanjutnya diterapkan di daerah tersebut.

Tiga Perda baru yang terdiri dari Perda Kawasan Bebas Rokok, Perda Desa Siaga dan Perda Inisiasi Menyusui Dini ini dalam rangka meningkatkan pelayanan serta penyediaan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai bagi masyarakat di Negeri Seribu Parit.

“Perda itu sudah ada dan masuk di RKA tahun anggaran 2015 ini. Sekarang, kami sedang melakukan penjajakan dan konsultasi ke Bagian Hukum Setda Inhil,” tutur Kepala Diskes, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan (P2KPK), NS Matzen, S.Kep, MSi saat ditemui detikriau.org di ruang kerjanya, Senin (2/2/2015).

Dijelaskan Matzen, dalam pelaksanaan tiga Perda itu harus melibatkan berbagai pihak terkait, karena sebelumnya harus melalui berbagai tahapan-tahapan yang telah ditentukan, seperti mengikuti studi pembelajaran ke daerah percontohan.

“Untuk Perda Kawasan Bebas Rokok, rencananya kita akan melakukan studi pembelajaran di Padangpanjang, karena Sumatera Barat (Sumbar) dianggap sebagai salah sattu kabupaten yang berhasil menjalankannya,” terang Matzen.

Sedangkan untuk Perda Desa Siaga dan Inisiasi Menyusui Dini, lanjut Matzen, pihaknya berencana melakukan studi pembelajaran ke daerah Klaten, Jawa Tengah.

“Khusus Perda Desa Siaga, kita juga akan melibatkan narasumber dari pihak akademisi, yang dalam hal ini rencananya akan bekerjasama dengan Universitas Riau (Unri),” imbuhnya.(adi)




Tahun Ini, Dishubkominfo Inhil Pasang Wifi di Taman Kota Gadjah Mada

Kadishubkominfo Inhil, H Tantawi Jauhari
Kadishubkominfo Inhil, H Tantawi Jauhari

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pada tahun 2015 ini, Dinas Perhubungan komunikasi dan Informatika (DishubKominfo) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) wacanakan penambahan hotspot atau Wifi di Taman Kota Tembilahan Jalan Gajah  Mada Tembilahan. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah masyarakat Inhil khususnya masyarakat Tembilahan untuk mengakses internet di tempat umum dengan rileks dan santai.

“Taman itu merupakan fasilitas umum. siapa saja bisa datang. Selain bisa berekreasi, dengan tersediannya sarana untuk mengakses internet maka juga akan dapat meningkatkan wawasan masyarakat termasuk tentunya akan mengundang pengunjung secara tidak langsung,” Sampaikan kadishubkominfo Inhil, H Tantawi jauhari dikantornya, senin (2/2).

Menurut mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daeran (BPBD) Inhil ini, saat ini Dishubkominfo Inhil sudah menempatkan 11 titik hotspot internet di kota Tembilahan yakni kantor Dishubkomfo Inhil, Perpustakaan Daerah, Terminal, AKBID, Setdakab Inhil, kantor DPRD Inhil, Taman kota Swarna Bumi, Kantor BPMPD Inhil, Kediaman Bupati Inhil, Kantor Disdukcapil Inhil, dan BPBD Inhil.

“Untuk terminal laksamana Indragiri, beberapa waktu yang lalu memang sempat rusak namun saat ini sudah kembali bisa di akses.” Sampaikannya. (mirwan/adv pemkab inhil)




Penuhi Kebutuhan Industri Lokal, Inhil Stop Ekspor Kopra

kopraTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sejak awal tahun 2014 yang lalu Pemkab Inhil sudah menghentikan ekspor kopra atau kelapa kering untuk memenuhi kebutuhan pasar luar negri.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Inhil, H Fahrolrozy melalui Kasi Perdagangan Luar Negeri, H Buddy Sastra, senin (2/2) penghentian ekspor kopra ini disebabkan Inhil sendiri saat ini kekurangan bahan baku kopra untuk memenuhi kebutuhan industri di daerah.

“kekurangan itu bukan disebabkan menurunkan produksi kopra hasil perkebunan rakyat tapi kebanyakan petani menjual kopra kepada kapal yang berlabuh ditengah lautan karena tergiur harga jual yang cukup tinggi dibandingkan jika harus menjual kepada perusahaan yang ada di daerah,” Terangnya.

Meskipun Kopra tidak diekspor lagi, namun hasil produksi sampingan perkebunan kelapa lainnya seperti Arang Tempurung, Serat Sabut Kelapa dan lain sebagainya masih ditujukan untuk pasaran ekspor, termasuk kelapa bulat.

“Kelapa bulat masih diekspor, hanya kelapa kering atau kopra yang dihentikan,” terangnya.(mirwan/adv pemkab inhil)