2015, Inhil Tuan Rumah Pucak HUT Satpol PP dan Linmas

devile-satpol-pp-kab-inhil-saat-peringatan-hut-satpol-pp-ke-63-dan-hut-linmas-ke-51-tingkat-nasional-yang-diselenggarakan-di-jln-gajah-mada-pekanbaru-jumat-19-april-2013TEMBILAHAN (detikriau.org) – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-65 dan HUT Linmas ke-53 tahun 2015 tingkat Provinsi Riau rencananya dipusatkan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada bulan Maret mendatang.

Kepala Satpol PP TM Syaifullah menyampaikan dari rencana Kabupaten Inhil dijadikan puncak HUT Satpol PP dan HUT Linmas ini telah disepakati seluruh Satpol PP Kabupaten dan Kota se-Provinsi Riau. Dan kesepakatan ini merupakan hasil rapat di kota Pekanbaru pada hari Kamis (12/2/2015) kemaren yang dihadiri seluruh Kepala Satpol PP se-Riau.

“Pada rapat itu saya sudah ekspos disana dan sudah dapat persetujuan, seluruh Satpol PP Kabupaten dan Kota se-Provinsi Riau sepakat menunjuk Kabupaten Inhil sebagai tuan rumah HUT Satpol PP dan HUT Satuan Linmas tahun 2015 ini,” katanya kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya, Minggu (15/2/2015).

Untuk rencana waktu pelaksaan acara, dijelaskan Syaifullah, ia mengagendakan penetapan harinya pada minggu ketiga dibulan Maret, dan ini telah diminta persetujuan dari Bupati Inhil.

Ia menerangkan dari agenda diminggu ketiga tersebut disebabkan hari puncak HUT Satpol PP dan Sat Linmas untuk tingkat nasional akan diselenggarakan pada tanggal 3 Maret di kota Bandung. Oleh sebab itu, untuk Provinsi Riau diinginkannya setelah terlaksananya puncak acara ditingkat nasional.

“Dalam rangkaian kegiatan disini nanti diisi dengan beberapa kegiatan Bhakti Sosial diantaranya gotong royong massal, pengecatan serta pembersihan rumah ibadah, kemudian donor darah dari Satpol PP se-Riau, kemudian kegiatan-kegiatan olahraga, kegiatan ini kurang lebih memakan waktu dua atau tiga hari,” tuturnya.

Untuk puncak kegiatan, diterangkannya, puncak kegiatan akan dilaksanakan upacara gelar pasukan yang dihadiri minimal 35 anggota Satpol PP yang dikirim disetiap perwakilan. Sedangkan untuk pelaksanaan upacara, ia menyebutkan hal itu menjadi alternatif, disamping memiliki lapangan upacara sendiri, kemungkinan akan dilaksanakan di lapangan Kantor Bupati Inhil.

Meski telah disepakati, namun saat ini ia meminta persetujuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. “Kita tinggal meminta persetujuan dari Gubernur Riau saja lagi, selain itu tidak ada lagi persoalan,” tutupnya.(mirwan/adv pemkab inhil)




Maksimalkan Pekerjaan, Rekanan Diminta Lengkapi Peralatan

proyek-DPU-Jalan-ilustrasi-ikonTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh rekanan atau kontraktor yang ingin melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk melengkapi berbagai peralatan yang akan digunakan untuk melaksanakan perkerjaan pembangunan.

Langkah tersebut dalam upaya meningkatkan dan memaksimalkan hasil pekerjaan yang dilakukan oleh pihak rekanan.

Anggota Komisi III DPRD Inhil, Zulbahri mengatakan, peralatan yang lengkap adalah faktor pendukung paling penting yang harus dimiliki..

“Saya tidak mau rekanan itu dalam melaksanakan pekerjaannya ternyata peralatan banyak yang tidak punya,” tutur Zulbahri, belum lama ini.

Dijelaskan, memiliki peralatan yang lengkap merupakan kewajiban bagi rekanan, karena itu adalah konsekuensi yang harus dipenuhi jika memang ingin tetap eksis sebagai kontraktor.

“Kontraktor jangan menyalahkan Pemkab saja bahwa ULP dan segalanya bermasalah, namun kontraktor harus sadar, selama ini peralatan yang mereka miliki belum lengkap,” terangnya.

Oleh karena itu, politisi dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Inhil ini meminta, baik Pemkab maupun rekanan untuk kedepannya lebih memperbaiki kinerja masing- masing, karena menurutnya APBD Inhil adalah hak yang harus dirasakan oleh masyarakat Inhil pula, jangan sampai karena kesalahan salah satu pihak masyarakat tidak dapat menikmati pembangunan sebagimana semestinya.

“Contohlah yang diluaran sana, mereka lebih profesional dalam bekerja. Jadi, ke depan saya harapkan hasil dari pembangunan harus lebih berkualitas lagi,” pungkasnya.(adi)




Ini Dia Penyebab Terbakarnya Speedboad di Perairan Guntung-Inhil

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir (Inhil), akhirnya diketahui penyebab terbakarnya Speedboad MYana di perairan Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Sabtu (14/2/2015) sekitar pukul 10.15 WIB.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak kepolisian, kronologis terjadinya kebakaran tersebut bermula sekitar pukul 10.00 WIB Speedboad MYana datang dari arah Batam menuju Kuala Enok.

“Diperjalanan, speedboad bersandar di pangkalan BBM di Parit 12 Desa Air Tawar, untuk mengisi BBM jenis Bensin,” tutur Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Paur Humas, Iptu Warno Akman.

Kemudian, pada saat speedboad tersebut melanjutkan perjalanan menuju Kuala Enok, sesaat setelah melepas tali dan berangkat meninggalkan Pangkalan BBM, supir speedboad Fachyuddun (40) menghidupkan mesin speedboad.

“Ketika menghidupkan mesinnya, terjadilah konsleting pada mesin, hingga menyebabkan kebakaran dan semua orang yang ada didalamnya terjun ke air menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” terang Warno.

Adapun jumlah penumpang (korban) di dalam speedboad tersebut seluruhnya berjumlah 8 orang, 5 diantaranya penumpang, 1 supir dan 2 ABK speedboad.

“Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini, sedangkan kerugian materil belum dapat ditaksir,” imbuhnya.(adi)




Sedang Diperjalanan, Speedboad Terbakar di Perairan Guntung-Inhil

imageKATEMAN (detikriau.org) – Belum diketahui apa yang menjadi penyebabnya secara pasti, sehingga membuat sebuah speedboad terbakar ketika berada di perairan Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (14/2/2015).

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah seorang warga Guntung yang mengetahui kejadian tersebut, api yang membakar speedboad itu muncul karena kondisi mesin yang panas dan kebetulan terdapat jerijen minyak di dekat mesin, sehingga api langsung menyambar.

“Penumpang langsung melompat ke air dan diselamatkan oleh speedboat lainnya yang kebetulan berada dekat lokasi,” kata Ijunk.

Informasi sementara yang didapat dari pihak kepolisian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dan saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Kasatpol Air Polres Inhil, AKP Supandi mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan data dan keterangan terkait kejadian yang baru saja terjadi ini, sehingga pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih lanjut.

“Masih dalam pengumpulan data. Tapi untuk sementara korban jiwa tidak ada, hanya yang menderita luka bakar,” terangnya.(adi)




Penilaian Kinerja Oleh BPKP, RSUD Puri Husada Tembilahan Masuk Kategori Sehat

Direktur RSUD Puri Husada, dr Irianto
Direktur RSUD Puri Husada, dr Irianto

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pelayanan kesehatan yang disediakan dan diberikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Hudada Tembilahan bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dinyatakan masuk dalam kategori sehat.

Hal itu diketahui dari hasil penilaian kinerja yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau pada rumah sakit berplat merah tersebut.

Direktur Utama RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Irianto mengatakan, dari jumlah angka satu sampai seratus, RSUD Puri Husada Tembilahan berhasil mendapai nilai 74.

“Dengan nilai ini, Alhamdulillah pelayanan dan kinerja rumah sakit kita masuk kategori sehat,” tutur Irianto saat ditemui detikriau.org usai menghadiri salah satu kegiatan di Kantor Bupati Inhil, kemarin.

Diakui Irianto, memang masih ada beberapa hal yang perlu dilakukan perbaikan dan penyempurnaan, dalam upaya meningkatkan status dan penilaian yang telah didapat RSUD Puri Husada Tembilahan saat ini.

“Ke depan, sesuai dengan hasil penilaian itu, kita akan lakukan peningkatan di berbagai bidang, seperti pelayanan, infrastruktur bangunan dan SDM-nya, supaya kinerja dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat terus dioptimalkan,” imbuhnya.(adi)

 




Pemakab Inhil Taja Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

10983152_879296475455363_9133453677399806562_nTEMBILAHAN (detikriau.org) – Ribuan warga Tembilahan ikut memeriahkan kegiatan haul akbar syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Syekh Muhammad Nawawi Shiddiq Berjan dan Syekh Muhammad Ali bin Syekh Abdul Wahhab yang digelar oleh Pemkab Inhi bertempat dilapangan upacara jalan Gadjah Mada Tembilahan, Sabtu (14/2/2015).

Kegiatan tajaan Pemkab Inhil sempena peringatan HUT Ponpes Albaqiatussa’adiyah ke-14 dan MT Al-Hidayah ke-XVIII Cabang Tembilahan ini, turut dihadiri oleh Bupati HM Wardan, Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam, jajaran Forkopimda, pejabat eselon di lingkungan Pemrov Riau dan Pemkab Inhil, tokot masyarakat dan tokoh agama, guru dan siswa se-Kecamatan Tembilahan Kota dan Tembilahan Hulu, serta Al-Ustad KH Said Aqil Siroid.

Bupati Wardan dalam sambutannya menyinggung masalah krisis moral yang tengah melanda generasi muda. Dimana, arus globalisasi yang semakin canggih saat ini menghasilkan banyak dampak negatif terutama bagi generasi penerus bangsa.

“Saya menilai, saat ini generasi muda kurang dibentengi dengan ilmu agama, ini merupakan tugas kita bersama untuk memperbaikinya,” tutur Bupati.

Oleh karena itu, dengan banyaknya kegiatan bernuansa Islami seperti ini, diharapkan dapat menjadikan generasi muda di Negeri Seribu Parit lebih faham dengan nilai-nilai agama.

“Sumberdaya manusia harus terus kita tingkatkan kompetensinya, sesuai kebutuhan, kemajuan dan tuntutan zaman. Dan sya pikir untuk menghasilkan pembangunan yang baik, harus diawali dengan penanaman moral yang baik pula kepada generasi muda kita,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Tanfziyah Pengurus Besar NU Pusat, KH Said Aqil Siroij dalam tausiyah menyatakan bahwa hanya orang berilmu yang bisa mencapai kebenaran dalam kehidupannya.

“Jadi sudah seharusnya kita mempelajari ilmu agama melalui kitab suci Al Qur’an dengan baik dan benar, guna memperoleh keberkahan dan keridhaan dari Allah SWT,” imbuhnya

Sementara itu, Ketua Pelaksana Haul Akbar KH Muis Kurnain menyampaikan untuk antisipasi dan menjaga keamanan haul akbar syekh Abdul Qadir Jailani, pihak panitia dibantu oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Inhil bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Polres Inhil menurunkan sebanyak 168 personil pengaman.

“Dengannya insyaallah suasanan aman dan kondusif akan terjaga baik,” imbuhnya. (wan/adi/adv Pemkab Inhil)