Bupati Inhil Targetkan Pemilihan Kades Terlaksana Akhir November 2015

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menargetkan pemilihan Kepala Desa akan terlaksana pada akhir bulan November 2015 mendatang.

“Sebanyak 97 desa akan dilakukan pemilihan secara serentak diakhir bulan Nevember ini,” sebutnya usai melantik Badan Permusyarawatan Desa (BPD) se-Kecamatan Batang Tuaka di Desa Sialang Jaya, Rabu (25/2/2015).

Dikatakannya, sebanyak 197 desa se-Kabupaten Inhil ini, hanya 97 desa yang sudah habis masa jabatan dan akan dilakukan pemilihan secara serentak. Tidak hanya bulan yang sama, namun juga akan dilakukan pada hari yang sama bahkan jam yang sama.

Dari 97 desa diselenggarakan pemilihan secara serentak, Bupati menyebutkan sisanya akan dilakukan juga pemilihan serentak pada tahun 2017 mendatang.

“Jadi nantinya per Januari 2016 semua Kepala Desa yang telah terpilih sudah mulai bekerja,” tambah Bupati.

Dalam pemilihan nanti, BPD lah yang akan menyusun persiapan pemilihan Kades tersebut. Sangat diharapkannya kehadiran BPD ini mampu bermitra, bekerja dengan harmonis dan menjaga kekompakan.(mirwan/adv pemkab inhil)




Distamben Inhil Pastikan Pekerjaan PLTU Parit 23 Rampung Akhir 2015

Didampingi Bupati Inhil, HM Wardan, PLT Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman saat meninjau pembangunan PLTU Parit 21 Tembilahan beberapa waktu lalu
Didampingi Bupati Inhil, HM Wardan, PLT Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman saat meninjau pembangunan PLTU Parit 23 Tembilahan beberapa waktu lalu

TEMBILAHAN (detikriau.org)  – Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pastikan pekerjaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Parit 23 oleh PT Adikarya rampung pada akhir tahun 2015 nanti.

Hal ini disampaikan Kepala Distamben Kabupaten Inhil Tengku Eddy kepada awak media kemaren.

“Memang sejak bulan September 2014 kemaren kontraktor PT Adikarya sudah tidak ada lagi di lapangan, karena adanya persoalan antara PT Adikarya dan PLN. Saya sendiri tidak mengetahui apa permasalahannya,” ungkapnya.

Namun demikian, ia meyakinkan berdasarkan keterangan pihak PT Adikarya bahwa pekerjaan tersebut kembali dilanjutkan pada bulan Mei mendatang dan diperkirakan akan rampung pada akhir tahun 2015. (mirwan/adv pemkab inhil)




Pemadaman Listrik Juga Berimbas Terjadinya Laka Lalin

HematListrikTembilahan (detikriau.org) – Semakin parahnya kondisi listrik khususnya di Kota Tembilahan, kini tidak hanya mengganggu berbagai aktifitas rutin masyarakat. Terputusnya pasokan listrik ini, kini juga berdampak terganggunya fasilitas pelayanan publik lainnya, salah satunya traffic light. Akibatnya, lalu lintas menjadi tidak teratur dan kerap menjadi penyebab terjadinya kecelakaan.

“Kondisi seperti ini sudah kita rasakan cukup lama. Kami khawatir jika persoalan ini tidak segera disikapi, bisa saja sewaktu-waktu akan menimbulkan kecelakaan bahkan lebih parahnya bukan tidak mungkin akan menelan korban jiwa,” Sampaikan salah seorang pengguna jalan warga Tembilahan, Udik, rabu (25/2)

Disampaikan Udik, akibat tidak menyalanya lampu pengatur lalu lintas dipersimpangan jalan itu, dengan mata kepala sendiri ia mengaku menyaksikan sendiri terjadinya kecelakaan. Untuk saja peristiwa itu menurutnya tidak sampai berakibat fatal.

“Karena tidak ada traffic light, lalu lintas menjadi sembraut. Pengguna kendaraan yang kurang sabar, berebut saling mendahului, akibatnya terjadi kecelakaan. Tapi untungnya belum berakibat fatal,” Ceritanya.

Tidak hanya kepada pihak PLN, Udik juga berharap pelayanan buruk pihak PLN Rayon Tembilahan ini juga disikapi oleh pemerintah setempat agar dapat dicaraikan jalan keluar. “Pemerintah daerah sebaiknya juga jangan hanya pasrah. Sikapi dan carikan solusi agar persoalan ini tidak semakin berlarut-larut,” Pintanya.

Terkait persoalan ini, Manajer PLN Rayon Tembilahan mengakui kerapnya terjadi pemutusan pasokan listrik. Kondisi ini menurutnya masih dikarenakan persoalan lama. Kerusakan mesin.

“Kondisi mesin sewa pada PLN Rayon Tembilahan hingga hari ini belum bisa diperbaiki secara menyeluruh. Sebagaimana yang telah kita sampaikan seblum-sebelumnya, beberapa alat pada mesin sewa masih terjadi gangguan.”Ujarnya melalui sambungan selular.

Kali ini ditambahkannya, gangguan terjadi kembali pada 1 unit mesin sewa milik Tiga Bintang dan 2 unit mesin sewa Bima Golden.

“Akibat adanya gangguan itu kita terpaksa memberlakukan pemadaman bergilir hingga dengan durasi 1 hari hidup dan 1 hari mati, baik siang maupun malam hari,” tambahkannya.

Dijelaskan, kebutuhan normal ketersediaan listrik khususnya untuk kota Tembilahan sebesar 13 Mw, kemampuan pembangkit kini hanya mampu memproduksi 9,5 Mw.

“Kita targetkan dalam minggu ini insyaallah semuanya mudah-mudahan sudah bisa diperbaiki,” pungkasnya.(mirwan)




Harga Beras Di Inhil Masih Stabil

foto0822Tembilahan (detikriau.org) – Kenaikan harga jual beras dipasaran dihampir seluruh daerah di Indonesia, hingga saat ini belum terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir khususnya di Kota Tembilahan. Harga jual beras dipasaran dipastikan masih diperjualbelikan dengan harga normal.

“pantauan kita disejumlah pasar dikota Tembilahan belum ada kenaikan harga. Kita berharap kondisi ini dapat terus dipertahankan agar tidak memberatkan masyarakat,” Ujar kadisperindag Inhil, H Fahrolrozy kepada awak media melalui sambungan selularnya, rabu (25/2)

Ditambahkannya, sebagai instansi yang bertugas dibidang perdagangan dan industri, mantan kepala Dinas Perhubungan Inhil ini menyatakan bahwa untuk memastikan perdagangan tetap berjalan dengan baik, pihaknya secara rutin melakukan pengawasan terutama terhadap komodity yang menyangkut kebutuhan pokok masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dirangkum dari sejumlah pedagang beras di pasar pagi jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan, dibenarkan pedagang belum ada kenaikan harga. “Masih normal. Harga masih stabil seperti biasa. Harga beli kita dari pemasok juga masih normal,” Ujar salah seorang pedagang di pasar pagi, Herman, rabu (25/2)

Untuk beberapa merk beras asal jambi, seperti Cucak Rowo, Panda, Rambutan dan beberapa merk lainnya dipasarkan dengan kisaran harga Rp 10,5 ribu – Rp 11 ribu perkilo. Sedangkan untuk beras asal sumbar seperti KRS sebelumnya dipasarkan seharga Rp 13 ribu kini naik menjadi Rp 13,5 ribu.

“tapi kenaikan KRS ini sudah terjadi sejak beberapa minggu yang lalu. Biasanya kenaikan terjadi hanya disebabkan tingginya permintaan dari masyarakat,” Tandas Herman.(mirwan)




BAZ Provinsi dan Rohil Salurkan Bantuan Senilai Ratusan Juta

24aBagansiapapi (detikriau.org) – Badan Amal Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau serahkan bantuan barang senilai Rp.100 juta untuk 26 orang dan bantuan beasiswa senilai Rp.37.500.000 untuk 50 Siswa. Secara bersamaan, Badan Amal Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kabupaten Rokan Hilir juga menyerahkan bantuan berupa uang dan barang senilai Rp.100 juta.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Jalal dan Ketua BAZNAS Rohil, H.M.Job Kurniawan didampingi Asisten II Setda Rohil Bidang Ekbang Hasrial Dan Kepala Kandepag Rohil, H.Agustiar.Sag berupa mesin perontok padi, compresor, mesin jahit dan mesin diesel. Acara penyerahan dilaksanakan dikantor Baznas Rohil jalan Pahlawan Bagansiapiapi, Selasa (24/02/15) kemaren.

Usai menyerahkan bantuan, Ketua Baznas Rohil, Job kepada wartawan menyampaikan, kepada para penerima agar dapat mengunakan bantuan yang diberikan dengan baik jangan sampai dijual.

“Mudah-mudahan bisa mengurangi angka kemiskinan di Rokan Hilir ini,” harapnya.

Ia juga menghimbau kepada para pegawai negeri sipil dilingkungan Pemkab Rohil dan yang mampu berzakat untuk langsung menyerahkan ke badan amal zakat nasional Rokan Hilir,  agar kaum mustahik bisa langsung menerimanya.

Job juga mengakui bahwa Baznas Rohil sudah mengajukan Prolegda (program legislasi daerah) ke DPRD Rohil untuk dapat disahkan menjadi peraturan daerah. [tris/adv]




Diskusi Tentang Persoalan Inhil, Sejumlah Mahasiswa Datangi Wakil Rakyat di Gedung DPRD

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sejumlah mahasiswa Indragiri Hilir (Inhil) yang berasal dari beberapa Universitas di Provinsi Riau mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil, di Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Selasa (24/2/2015).

Kedatangan para mahasiswa ini sebagai tindak lanjut atas aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa kemarin, serta dalam rangka mendiskusikan berbagai persoalan terkini yang terjadi di Negeri Seribu Parit.

Guna memfasilitasi kedatangan mahasiswa itu, Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam mengajak para mahasiswa berdiskusi di ruangannya yang berada di lantai 2 Gedung DPRD Inhil.

Selain itu, pertemuan ini juga diikuti Wakil Ketua DPRD, Ferriyandi serta sejumlah Ketua dan Anggota Komisi di DPRD Inhil.

Beberapa persoalan penting yang menjadi pembahasan mahasiswa dan para wakil rakyat, diantaranya terkait dengan anjloknya harga kelapa, sengketa lahan masyarakat dan perusahanaan serta pembangunan infrastruktur yang berkualitas jelek di Tembilahan.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam menjelaskan bahwa selama ini pihaknya di DPRD Inhil terus menjadi pengingat bagi Pemkab apabila mereka lupa terhadap berbagai kebijakan yang harus dilaksanakan.

Seperti terkati tidak stabilnya harga kelapa, dikatakan Dani pihaknya sudah berulang kali menyampaikan kepada Pemkab untuk melakukan opsi-opsi yang dapat membuat harga kelapa di Inhil ini stabil sehingga tidak membuat petani kelapa menjadi prustasi.

“Kita juga terus mengawal agar anggaran penyelamatan kebun-kebun masyarakat tidak terganggu, disamping itu kita juga meminta Pemkab Inhil untuk lebih cepat mengambil langkah pencegahan,” tutur Dani.

Dijelaskan Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, terkait infrastruktur yang pembangunannya tidak berkualitas baik, untuk tahun ini kejadian tersebut semaksimal mungkin tidak terjadi lagi, apalagi sudah ada penambahan SOTK baru.

“Kita sudah setujui pemecahan Dinas PU menjadi 3, jadi diharapkan tahun ini pembangunan berbagai infrastruktur tidak ada kendala lagi,” pungkasnya.(adi)