Pemilik Badan Usaha Diimbau Daftarkan Tenaga Kerjanya pada BPJS

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh pemilik badan usaha di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diimbau, untuk mendaftarkan seluruh tenaga kerjanya, baik pada BPJS Ketenagakerjaan maupun Kesehatan.

Imbauan tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup), H Rosman Malomo dalam sambutannya saat membuka Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan dan pertemuan bersama semua badan usaha swasta di wilayah Kabupaten Inhil, di aula lantai 5 Kantor Bupati, Jalan Kesehatan Tembilahan, Senin (2/3/2015).

Dikatakan Wabup Rosman, dari 222 badan usaha swasta dengan 41.883 tenaga kerja, baru 37 badan usaha yang sudah mendaftar pada BPJS Kesehatan, dengan jumlah pekerja yang sudah terdaftar sebanyak 6.190 orang.

“Kita berharap semua badan usaha untuk dapat melakukan registrasi dan mendaftarkan semua karyawannya,” Himbau Wabup

Padahal, lanjut Wabup Inhil dua periode ini, masyarakat terutama serikat pekerja dan pengusaha, sangat membutuhkan informasi yang baik dan benar tentang teknis pelaksanaan BPJS.

“Misalnya, informasi tentang manfaat, iuran, pendaftaran kepesertaan, sanksi dan informasi lain yang berhubungan dengan BPJS ini,” terangnya.

Oleh karena itu, dengan adanya sosialisasi tersebut, mantan Ketua DPRD Inhil ini berharap dapat lebih meningkatkan hubungan kemitraan antara BPJS Kesehatan dengan seluruh badan usaha swasta yang ada di Negeri Seribu Parit.

“Sedangkan Pemkab Inhil, juga akan terus melakukan koordinasi dengan BPJS, untuk lebih menjamin kesehatan masyarakat,” imbuhnya.

Ditemui usai kegiatan, Kepala Disnakertras Inhil H Masdar juga menyatakan bahwa seharusnya per Januari 2015 pihaknya sudah harus mendaftarkan semua pekerja Badan Usaha, namun dikarenakan ada beberapa kendala maka sedikit tertunda.

“Sekarang sudah bulan Maret, dibulan ini kita upayakan akan rampung dan terselesaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Yessy Rahmi mengaku telah menyurati semua Badan Usaha yang ada di kabupaten Inhil dengan tujuan agar semua Badan Usaha tersebut bisa mengetahui makna dari program BPJS Kesehatan, terlebih mendaftarkan diri untuk menjadi peserta BPJS.

“Ini sudah salah satu upaya untuk mengoptimalkan sosialisasi bagi Badan Usaha yang ada di kabupaten Inhil ini,” imbuh Yessy.(adi/mirwan/adv pemkab inhil)




Diskes Gelar Sosialisasi Pengisian SPT Tahunan Bagi Aparatur

Sekretaris Dinas Kesehatan Inhil, Ridwan Ahim
Sekretaris Dinas Kesehatan Inhil, Ridwan Ahim

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar sosialisasi pengisian SPT Tahunan bagi aparatur di lingkungannya, Senin (2/3/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Diskes, Jalan M Boya Tembilahan ini bekerjasama dengan KPP Pratama Rengat dan diikuti pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Diskes Inhil.

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Sekretarisnya, Ridwan MKes mengatakan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan aparatur terhadap penyampaian SPT Tahunan, khususnya PPh Orang Pribadi.

“Melalui kegiatan ini diharapkan pengisian SPT Tahunan dapat dilakukan sendiri oleh aparatur yang bersangkutan,” tutur Ridwan.

Dijelaskan mantan Kabag Humas Setdakab Inhil ini, penyampaian SPT Tahunan juga merupakan salah satu syarat untuk kenaikan pangkat bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), khususnya di lingkungan Diskes Inhil.

“Jadi, kita imbau semua PNS dapat mengisi dan menyampaikan SPT Tahunan ini sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Apalagi, saat ini pengisiannya dilakukan secara online,” imbuhnya.(adi/advetorial)




Polres Inhil Tambah 20 Personil Wanita

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik Msi saat menguyur para polwan baru dengan air sungai Indragiri
Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik Msi saat menguyur para polwan baru dengan air sungai Indragiri

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 20 Brigadir Remaja Polisi Wanita (Polwan) resmi menjadi tambahan personil Kepolisian Resort (Polres) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Dan ini merupakan personil yang baru lulus akademik tahun 2014 lalu.

“Dari 20 Polwan tersebut 5 diantaranya merupakan putri asli Kabupaten Inhil, dan sisanya dari luar daerah,” sampaikan Kapolres Inhil AKBP Suwoyo Sik Msi usai menyambut 20 personil baru di lapangan upacara Mapolres Inhil, Senin (2/3/2015).

Dari 20 Brigadir Polwan tersebut. Dikatakannya harus siap menjalankan tugas-tugas kepolisian di wilayah hukum Kabupaten Inhil dengan baik.

Selain itu diharapkan Suwoyo, semua polwan ini harus bersemangat dalam menjalankan tugas, tetap menjaga kekompakan, dan tanamkan jiwa korsa, serta belajar dari senior-seniornya dan beradaptasi dengan lingkungan masyarakat kabupaten Inhil.

Setelah melakukan penyambutan, Polres Inhil meneruskan untuk melakukan kegiatan dengan penyiraman air sungai Indragiri dan ucapan selamat dari Seluruh Personil Polres Inhil, serta melaksanakan orientasi dilingkungan Polres Inhil dengan berjalan kaki mengelilingi Kota Tembilahan.(mirwan)




Disdik Inhil Tekat Cari Pelajar SD Berbakat Wakili Inhil pada OSN

OSN 2014TEMBILAHAN (detikriauy.org) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bertekat mencari pelajar ditingkat Sekolah Dasar (SD) untuk diikutsertakan pada OSN tingkat Provinsi mendatang.

“Saat ini kami sedang mencari para pelajar SD yang betul-betul berbakat melalui Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan nantinya bakal dikirim pada OSN ketingkat Provinsi untuk mewakili Kabupaten kita,” kata Kepala Disdik Kabupaten Inhil melalui Kabid Dikdas, Raja Abdullah, akhir pekan kemaren.

Disebutkannya, saat ini pihaknya sedang melakukan OSN ditingkat Kabupaten yang sedang berlomba untuk menjadi yang terbaik ditahun ini.

“Bidang ilmu yang diperlombakannya yakni Matematika (MTK) dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA),” tukasnya saat mengawasi pelaksanaan OSN di gedung SDN 032 Tembilahan.

Ia menambahkan, dari 80 siswa SD tersebut akan dibagi menjadi 2 kelompok yakni 40 mengikuti bidang Matematika dan 40 lagi IPA.(mirwan/adv pemkab inhil)




Terkait Kondisi SMAN 1 Tembilahan, DPRD Inhil Gelar RDP Bersama Pihak Terkait

image-1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pasca aksi demonstrasi sejumlah alumni dan siswa SMAN 1 Tembilahan pada Jumat (27/2/2015) lalu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama seluruh pihak terkait, Senin (2/3/2015).

RDP yang dilaksanakan di ruang Banggar Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota DPRD, Asisten II Setda, Kepala dan Sekretaris Disdik, Mantan Kepsek dan Plh Kepsek, perwakilan Bappeda dan 4 Wakil Kepsek.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam mengatakan, pemanggilan seluruh pihak terkait ini menyangkut dengan aksi damai 2 hari lalu.

“Saya resah jika permasalahan ini tidak cepat terselesaikan, apalagi ini menyangkut dengan dunia pendidikan. Jadi, kenapa kita panggil bapak dan ibu ke sini, tidak lain tujuannya untuk menyelesaikan permasalah ini,” tutur Dani.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini juga mempertanyakan isu politisasi yang disampaikan alumni SMAN 1 Tembilahan saat aksi demonstrasi di depan para wakil rakyat Jumat lalu.

“Kadisdik mungkin bisa menjelaskan, kenapa Kepala Sekolah SMAN 1 Tembilahan itu memakai Pelaksana Harian (Plh), kenapa tidak ditunjuk definitive, apa kita kekurangan SDM,” tanya Dani.

Menanggapi hal itu, Kadisdik Inhil, Helmi D membantah adanya politisasi pada sekolah tersebut. Ia menyatakan bahwa penempatan Plh ini hanya sementara waktu saja.

“Karena sebentar lagi akan dilaksanakan UN dan Kepsek yang lama sudah pensiun, makanya kita tunjuk dulu Plh. Pokoknya pada April ini kita letakkan Kepsek definitif,” imbuhnya.(adi)




2015, Insel dan Inhut Dipastikan Mekar

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dua calon daerah otonomi baru yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yakni Inhil Selatan (Insel) dan Inhil Utara (Inhut) dipastikan akan mekar pada tahun 2015 ini. Meskipun proses ini masih ada berbagai dinamika di internal.

Pernyataan ini diungkapkan Wakil Ketua Komisi II DPR RI Lukman Edy usai melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil, DPRD Inhil, serta Tim Pemekaran Insel dan Inhut di aula kantor Bappeda Kabupaten Inhil Jalan Akasia Tembilahan, Senin (2/3/2015).

“Saya memastikan dan menjanjikan bahwa Kabupaten Inhil ini akan dimekarkan tahun 2015 ini juga,” kata Lukman Edy dengan tegas.

Dalam pertemuan itu sangat diapresiasinya karena semua kalangan yang berkaitan dengan percepatan pemekaran daerah otonomi baru hadir dan semua mengeluarkan aspirasi masing-masing sehingga ia mengetahui dinamika yang ada di internal.

Meski terdapat sedikit dinamika seperti perbedaan pendapat, dikatakannya, hal tersebut dikembalikan saja kepada  Pemerintah Pusat dan DPR RI untuk memberikan pertimbangan secara objektif dan menilai opsi mana yang paling potensial untuk mewujudkan pemekaran secara ideal ini.

Bahkan ia menegaskan, dinamika-dinamika yang ada di kabupaten tersebut tidak menjadikan suatu hambatan dalam proses pemekaran. Namun, ia meminta kepada seluruh pihak terkait yang ada di Kabupaten untuk bersepakat apapun keputusan di pusat harus terima secara lapang dada.

“Saya menjanjikan dinamika ini tidak akan menggagalkan upaya rencana pemekaran, tapi ketika sudah ada putusan nantinya harus sepakat menerima, itulah hasilnya,” pintanya.

Terkait pastinya mekar tahun ini, diyakinkannya dengan adanya Paripurna nantinya bersamaan akan memekarkan sebanyak 25 daerah otonomu baru. Dan ini dilakukan paling lambat tanggal 30 Desember mendatang.

Meski demikian, Lukman Edy tetap meminta kepada seluruh tim percepatan pemekaran ini untuk terus berkoordinasi dan terus berkomunikasi. Jika terdapat persoalan internal segera dituntaskan secara kekeluargaan. Karena katanya, penilaian pemekaran ini salah satunya dilakukan secara teknis.

Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan melalui Asisten I Setdakab Inhil Darussalam saat dikonfirmasi sejumlah awak media menjelaskan, proses pemekaran dua calon otonomi baru untuk ditingkat Kabupaten secara administrasi sudah rampung, baik rekomendasi dari Pemkab Inhil maupun DPRD Kabupaten Inhil.

“Yang jelas kita terus mensuport atas kesiapan pemekaran Kabupaten tersebut. Meski begitu, proses ini tetap kita kawal hingga tuntas,” pungkasnya.

Asisten I juga sempat menerangkan bahwa proses pemekaran hingga saat ini sedang dalam proses di Pemeritah provinsi dan DPRD Provinsi Riau.(mirwan)