Bupati Buka Kegiatan Kontes dan Pameran Batu Akik

5aBagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H. Suyatno secara resmi membuka acara spektakuler pecinta batu akik dan baru mulia dalam ajang kontes, pameran batu akik dan batu mulia yang dimeriahkan loba lagu dangdut tingkat remaja serta bazar yang berlangsung di Pujasera Bagansiapiapi,Kamis (05/03/15) sore.

Bupati Rokan Hilir dalam sambutannya, mengungkapkan rasa syukur dan bahagia karena telah terlaksananya acara dari komunitas dan pencinta batu akik dan permata khususnya dari Rokan Hilir dan daerah lainya di Riau. Acara yang digelar memberikan kesan tersendiri bagi orang nomor satu Rokan Hilir tidak terlepas dari kerja keras seluruh panitia yang telah terlaksana dengan baik.

“Walaupun pada pembukaan tidak ramai yang datang, mungkin dikarenakan waktu yang sudah sore.Tapi saya yakin dan percaya, acara kontes dan bazar pasti ramai dikunjungi baik dari dalam maupun dari luar Bagansiapiapi,” kata Suyatno.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah bekerja siang dan malam untuk mensukseskan acara ini. Bupati juga menjelaskan dipilihnya tempat acara kontes dan pamera batu akik di pujasera tidak lain hanya merawat aset yang ada.

“Saya berharap,setelah acara ini selesai terlaksana, tempat ini (pujasera) agar di rawat dan di jaga dengan baik, jangan sampai rusak dan tetap terlihat cantik,” harapnya.

Menurutnya, acara kontes dan pameran batu akik yang baru pertama kali diadakan di Rokan Hilir akan membantu para pedagang makanan dan minuman di Bagansiapiapi.

“Acara ini saya pikir sangat positif, dengan acara ini masyarakat Bagansiapiapi akan meraih rezeki, karena disini akan ramai dikunjungi. Seperti penjual pisang goreng, mie goreng dan nasi goreng serta warung kopi ramai dikunjungi,” kata Suyatno.

Dirinya menghimbau kepada pihak kepolisian dan Satpol PP selama acara ini berlangsung, kota Bagansiapiapi harus aman dan kondusif, jangan sampai ada keributan. Untuk yang menjual pakaian dan lainnya, tolong jaga kebersihan. Untuk membantu penjual, kami sudah siapkan petugas kebersihan,” ujarnya mengakhiri.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Iwan Kurnia.SE menyampaikan bahwa tujuan acara ini untuk meningkatkan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Selain itu, Iwan juga mengatakan bahwa batu akik asal Rokan Hilir seperti dari Tanah Putih,Tanah Merah, Pulau Jemur, Pujud, Bagan Batu dan lainnya juga ikut serta pada kontes dan pameran.

Sambungnya, untuk acara berlangsung dari tanggal 05 Maret sampai dengan 12 Maret 2015, tim yang menjadi juri pada kontes dari Jakarta dan Sumatra Utara.

Hadir pada acara pembukaan kontes dan pameran, Ketua DPRD Rohil Nasruddin Hasan, Plt.Sekda Drs.Surya Arfan.Msi, Kepala Bappeda M.Job Kurniawan dan para Asisten I,II,III dan IV serta Kepala Bagian dilingkup Setda Rohil, Kepala Badan/Kantor/Dinas, Kapolsek dan Danramil Bangko. [tris/adv]




Indra Mukhlis Segera Gelar Konsolidasi DPD I Dan II Golkar Riau Dan Kepri

H. Indra Muchlis.JAKARTA (detikriau.org) – Ketua Koordinator Wilayah Partai Golkar Provinsi Riau dan Kepri , H Indra Muchlis Adnan berharap kepada seluruh pengurus DPD II Riau dan Kepri untuk menerima dan menaati putusan MP. Ia mengajak seluruh pengurus partai berlambang pohon beringin di tingkat I dan II untuk bersama-sama membangun Golkar lebih baik lagi ke depan.

“Kami berharap semua menghentikan perbedaan dan konflik internal serta bersama-sama membangun Golkar khususnya di Riau dan Kepri, ” ujar Indra usai mengikuti rapat perdana partai Golkar di Jakarta (4/3) Pasca keluarnya putusan Mahkamah Partai (MP) pada selasa (3/3) yang lalu.

Indra juga menegaskan akan segera melakukan konsolidasi partai dimulai dari tingkat II hingga ke tingkat I yang rencananya akan digelar pada Jum’at (6/3) besok. Dalam konsolidasi itu akan membahas juga jadwal penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) II dan I Partai Golkar di seluruh kabupaten/kota dan Propinsi.

Mantan Bupati Inhil dua periode ini mengatakan salah satu amar putusan yang dibacakan hakim MP kemarin adalah agar segera melakukan konsolidasi dan koordinasi partai di seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Tapi yang tak kalah penting dari putusan MP adalah merehabilitasi kader Golkar yang telah dipecat oleh kepengurusan Partai Golkar Aburizal Bakrie.

Perintah dalam amar itu juga agar Ketum Golkar hasil Munas Ancol Jakarta segera melakukan rapat dan persiapan untuk menjalankan amanat putusan partai, yakni melaksanakan Munas selambat-lambatnya Oktober 2016.

Selain konsolidasi tingkat I dan II, Partai Golkar juga akan mempersiapkan pemenangan pilkada serentak pada bulan Desember 2015 nanti khususnya di Riau. “Tentu diperlukan sebuah strategi yang jitu dan kekompakan para kader untuk menghadapi agenda  politik yang cukup penting menjelang Munas 2016. Khususnya Pilkada serentak di 9 Kabupaten di Riau, ” katanya.

Indra juga menghimbau kepada seluruh kader Partai Golkar di Riau yang telah dipecat oleh Ketua Golkar Riau, Annas Maamun untuk kembali bersatu-padu membesarkan partai yang sudah porak-poranda. Terjadinya perpecahan diantara para kader partai Golkar di Riau menurutnya disebabkan adanya pemimpin yang otoriter dan dzalim yang mestinya dihindari.

“Kami mengimbau para kader yang berselisih faham dan berbeda pendapat kembali bernaung ke rumah beringin yang hampir porak poranda di Bumi Lancang Kuning ini, untuk membangun Golkar yang lebih besar dan lebih baik dari sebelumnya. Dengan adanya putusan MP ini, ia juga mengajak untuk menghindari kepemimpinan Golkar yang otoriter dan kejam.

“Marilah dimulai kepemimpinan yang demokratis dalam partai Golkar”, ujar Indra saat ditemui sesaat akan terbang kembali ke Pekanbaru.

Sesuai arahan Ketua Umum Golkar, Agung Laksono dalam rapat perdana, tak ada pemecatan terhadap kader Partai Golkar di seluruh kepengurusan. “Jika masih terjadi pemecatan, berarti sama dengan pengurus Aburizal Bakrie dan Idrus Marham, ” katanya.

Indra menjelaskan, hakim di MP itu memiliki amar, analisa dan pikiran yang dibacakan semua saat pembacaan putusan kemarin. Dua hakim berkesimpulan dan mengakui keberadaan dan keabsahan pengurus Munas Ancol. Sementara dua hakim lainnya kata Indra, tidak ada opini dan bersikap netral. Kedua hakim Muladi dan Natabaya menyarankan dilakukan islah (berdamai) dan tidak ada partai baru, tetapi agar bersatu kembali. Tapi dua hakim lain memutuskan Munas yang sah itu Munas Ancol.

Sebagaimana diketahui, Selasa (3/3) malam kemarin,  empat hakim Mahkamah Partai Golkar mengeluarkan putusan berbeda terkait dualisme kepengurusan partai beringin. Dua hakim, yakni Djasri Marin dan Andi Mattalatta, memutuskan mengesahkan kepengurusan Golkar pimpinan Agung Laksono. Sementara itu, dua hakim lain, yakni Muladi dan HAS Natabaya, hanya memberikan putusan rekomendasi terkait proses kasasi yang ditempuh kubu Aburizal Bakrie di Mahkamah Agung. Satu hakim lainnya tak hadir karena sedang bertugas sebagai Dubes di Ceko yaitu Aulia Rachman.

Sementara kubu Agung Laksono menilai, putusan MP Golkar telah mengesahkan kepengurusannya. MP Golkar akhirnya menyampaikan putusan terkait konflik kepengurusan Golkar yang menyatakan kalau kepengurusan hasil Munas Jakarta diakui, namun harus tetap mengakomodir kepengurusan hasil Munas Bali.

“Menerima hasil Munas Ancol di bawah Agung Laksono dengan kewajiban mengakomodir dari DPP Partai Golkar hasil Munas Bali. Akomodir ini secara selektif harus memenuhi kriteria prestasi, dedikasi, dan sikap yang tidak tercela,” kata Djasri Marin.

Sementara Muladi berpendapat, “pasca putusan MP ini agar kepengurusan menghindari winner takes all. Kemudian merehabilitasi kader yang dipecat dan mengapresiasi pihak yang kalah dalam kepengurusan serta yang kalah berjanji tidak membentuk partai baru”. (*)

 

Kontributor: Muannif Ridwan (aktifis Muda NU asal Riau di Jakarta)




Sebab Kebakaran SMPN 1 Tembilahan, Undangan Sekda Inhil Sempat Buyar

foto mirwan
foto mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seharusnya para Kepala Satker di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) sedang berada di kediaman Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhil H Alimuddin RM untuk menghadiri undangan pernikahan, malah beberapa pejabat akhirnya harus buyar karena kebakaran SMP Negeri 1 Tembilahan.

“Memang, seharusnya saya menghadiri undangan Sekda, karena ada kebakaran ini saya kesini (SMPN 1 Tembilahan, red),” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Inhil, TM Syaifullah kepada detikriau.org.

Begitu juga pejabat lainnya seperti, Camat Tembilahan Kota Ismet, Kepala Dinas pendidikan (Disdik) Kabupaten Inhil Helmi D, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil Yusfik.

Mirisnya, Kepala BPBD yang saat kejadian sedang berada di rumahnya baru akan bersiap-siap untuk menghadiri undangan Sekda Inhil terpaksa dibatalkannya. Karena, saat itu juga ia mengaku nerima telpon dari seseorang yang memberi kabar kalau SMPN 1 Tembilahan sedang dilalap api.

“Karena ini musibah besar dan menjadi tanggung jawab kami, terpaksa saya turun langsung ke lapangan dan membatalkan untuk menghadiri undangan Sekda,” ujar Yusfik.(mirwan)




Milad Inhil Ke-50, Pemkab Agendakan Sayembara Desain Logo

foto: mirwan
foto: mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dalam rangka HUT Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang ke-50, Pemkab Inhil agendakan sayembara desain logo Milad Inhil.

Pernyataan ini disampaikan kabag Administrasi Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Inhil, Yun Hawarius saat dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (4/3/2015). Dikatakannya, sayembara ini sudah dibuka pada tanggal 2 Maret kemaren hingga tanggal 16 Maret mendatang.

“iya kita agendakan sayembara ini dalam rangka Milad Kabupaten Inhil, dan ini bisa diikuti oleh siapa saja. yang penting putra Inhil. meskipun pesertanya sedang tidak berada di inhil,” ujar Yun Hawarius yang sekaligus menjabat sebagai Sekretaris panitia Pelaksana Sayembara.

Dijelaskan,  peserta yang mengikuti ini mulai dari tingkat Pelajar, Mahasiswa hingga pemuda secara umum. Jika peserta tersebut merupakan pekerja ataupun menempuh Pendidikan di luar Kabupaten Inhil, maka peserta boleh hanya mengirimkan hasil desainnya saja.

Namun demikian, ia tetap berharap pesertanya yang datang ke Inhil, terlebih ke Kota Tembilahan ini agar pihak Panitia bisa lebih kenal dekat.

Ia menyebutkan, hasil desain bagi pemenang nanti, maka desain logo itulah yang akan digunakan sebagai logo Milad kabupaten Inhil yang ke-50. “Ini perdana kita lakukan di Pemkab Inhil, biasanya logo Milad itu hanya disediakan panitia, namun kali ini kita ingin menampilkan hasil yang terbaik dari putra Inhil itu sendiri,” terangnya.

Dimintanya, bagi peserta nantinya tidak perlu mendesain secantik mungkin, yang terpenting itu memilik makna berkaitan dengan Bumi Sri Gemilang ini.(mirwan/adv pemkab inhil)




Tahun Ini, RSUD PH Buka Perawatan Penyakit Paru-paru

didampingi Sekdakab Inhil, H ALimuddin RM, Wakil Bupati, H Rosman Malomo saat meninjau pelayanan RSUD PH beberapa waktu yang lalu
didampingi Sekdakab Inhil, H ALimuddin RM, Wakil Bupati, H Rosman Malomo saat meninjau pelayanan RSUD PH beberapa waktu yang lalu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – pada tahun anggaran 2015 ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan berencana akan membuka pelayanan perawatan penyakit paru-paru.

 

Hal itu diungkapkan Direktur RSUD PH Tembilahan, dr Irianto saat ditemui detikriau.org usai menghadiri salah satu kegiatan di Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia Tembilahan, belum lama ini.

 

Dikatakan Irianto, dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Negeri Seribu Parit ini, pihaknya akan terus berbenah serta melengkapi sarana dan prasarana penunjang yang dibutuhkan bagi kelancaran proses pelayanan kesehatan.

 

“Jadi, tahun ini kita akan menambah pelayanan perawatan penyakit paru-paru, karena sudah ada dokternya, kalau dulu memang belum ada,” tutur Irianto.

 

Selain itu, lanjut Irianto, rumah sakit berplat merah tersebut juga akan menempatkan ruangan ICU dan cuci darah di bangunan baru, yang tentunya lebih representatif.

 

“Kita juga sudah menganggarkan pembangunan IPAL atau instalasi pembuangan limbah yang sesuai standar, yang insya Allah akan terwujud pada tahun ini,” imbuhnya.(adi/adv)




Masih Kekurangan, Kadiskes Harap Pemerintah Rekrut Tenaga Ahli Gizi

664PILARTEMBILAHAN (detikriau.org) – Guna mendukung dan mensukseskan berbagai program gizi secara nasional, maka diharapkan keberadaan tenaga ahli gizi dapat segera terpenuhi di seluruh wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, Hj Alvi Furwanti Alwie terkait masih kurangnya jumlah tenaga ahli gizi di Negeri Seribu Parit .

Dikatakan Alvi, dari 27 Puskesmas yang ada saat ini, hanya terdapat 10 tenaga ahli gizi. Oleh karena itu, ia berharap agar pemerintah dapat segera merekrut tenaga ahli gizi, sehingga kebutuhan di setiap Puskesmas bisa terpenuhi.

“Kita masih kekurangan tenaga ahli gizi. Mudah-mudahan ke depan ada rekrutmen karena kita memang membutuhkanya untuk menjalankan program pemerintah,” tutur Alvi, kemarin.

Sepuluh tenaga ahli gizi yang ada itu, ditempatkan di beberapa Puskesmas, seperti Puskesmas Tembilahan,. Tembilahan Hulu, Puskesmas Gajah Mada, Puskesmas Enok, Puskesmas Teluk Pinang dan Puskesmas Pulau Burung.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB), dan Gizi, Dinas Kesehatan Inhil, Siti Munziarni menjelaskan, minimnya jumlah tenaga ahli gizi merupakan salah satu hambatan dalam melaksanakan program gizi di lapangan.

Belum lagi faktor rendahnya pengetahuan masyarakat akan gizi, sehingga sangat dibutuhkan keberadaa tenaga ahli gizi yang bisa membantu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang kebutuhan gizi dalam diri manusia.

Berdasarkan hasil survey pada saat melakukan pemantauan status gizi pada 2014 lalu, lanjut Siti Munziarni, di seluruh Puskesmas terdata balita yang kekurangan gizi sebanyak 282 orang, sedangkan yang mengalami gizi buruk  hanya 27 orang.

Kategori Balita yang mengalami gizi buruk adalah mereka yang tidak pernah datang ke posyandu. Meski demikian pihaknya tetap menangani dan tanggulangi dengan bantuan formula minimal selama tiga bulan.(adi)