Masyarakat Diimbau Tidak Merokok di Fasilitas Umum dan Kesehatan

image_1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terutama para perokok diimbau, untuk tidak merokok di fasilitas umum dan kesehatan, karena dampak yang ditimbulkan nantinya tidak hanya bagi si perokok, tetapi juga orang-orang yang ada disekitarnya.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengendalian, Kemitraan dan Promosi pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, NS Matzen MSi dalam paparannya saat memberikan sosialisasi tentang bahaya merokok di salah satu Puskesmas di Kecamatan Kempas, kemarin.

imageKegiatan yang dilaksanakan sempena pelantikan pengurus Saka Bhakti Husada (SBH) Kuartir Ranting Kecamatan Kempas ini, diikuti puluhan peserta yang merupakan anggota pramuka penegak dan penggalang, yakni siswa SMP dan SMA sederajat se-Kecamatan Kempas.

Dikatakan Matzen, melalui sosialisasi  tersebut diharapkan seluruh anggota pramuka penegak dan penggalang dapat menyebarluaskannya di lingkungan keluarga dan masyarakat, khususnya tentang bahaya merokok.

“Seperti kita ketahui bersama dan berdasarkan keterangan para dokter, untuk bahaya rokok yang lebih parah itu adalah bagi perokok pasif. Jadi, sebaiknya kurangi atau bahkan mungkin hentikan kebiasaan merokok,” tutur Matzen.

Selain itu, Matzen juga mengimbau kepada para perokok agar tidak merokok di dalam rumah, kantor, tempat umum dan fasilitas kesehatan.

“Kita harapkan pihak Puskesmas dan lintas sektor terkait, untuk memberikan pemahaman, baik kepada pasien yang datang ataupun masyarakat yang ada di wilayah kerjanya, supaya turut bersama-sama menjaga lingkungannya agar bebas dari adap rokok, sehingga dengan begitu polusi udara dari asap rokok akan berkurang,” imbuhnya.(adi/adv)




Plt Sekda Tinjau Jembatan Padamaran

Bagansiapiapi (detikriau.org) – Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Rohil Drs.H.Surya Arfan yang mendampingi rombongan alumni APDN Provinsi Riau angkatan IX meninjau jembatan Pedamaran I,II dan kantor Bupati Rohil di Batu Enam, Pinggir Sungai Rokan, Bagansiapiapi, Sabtu (14/03/15 ).

Rombongan Setda dan alumni APDN meninjau mengunakan bus Pemkab Rohil yang dikawal Patwal Dishub.Turut mendampingi Asisten III Setda Rohil H.Ali Aspar.S.Sos, Kepala BPMPT Indra Putrayana dan Pejabat Lainnya.

Dalam kunjunganya, rombongan meninjau Kelenteng, tempat pembakaran Tongkang, jembatan I dan II dilanjutkan peninjau pembangunan kantor Bupati, usai meninjau rombongan menuju rumah dinas bupati di Batu Enam untuk makan bersama dengan Bupati H.Suyatno Dan Seluruh Pejabat dilingkungan Pemkab Rohil.

Kepada wartawan usai makan bersama dengan Bupati dan Pejabat Rohil.Drs. Naharuddin.Mtp, salah satu alumni APDN Riau angkatan 9 yang ikut berkunjung kerokan Hilir bersama 20 alumni lainnya mengangumi pembangunan Jembatan Pedamaran I dan II. Dengan terbukanya akses jembatan tersebut ia yakin perekonimian masyarakat dipastikan kedepanya akan meningkat.

Selain meningkatkan perekonomian masyarakat, Kepala Bappeda Provinsi Kepri ini juga yakin dengan terbukanya jembatan itu, pasti akan menambah hubungan yang baik antara pemerintah Provinsi Riau khususnya Kabupaten Rokan Hilir dengan Provinsi Sumatera utara.

“Kemarin saya bertanya kepada pihak Pemkab, menurut mereka jembatan tersebut akan menghubungkan ke Provinsi Sumut dan hal itu tentu sangat bagus,” ujar Naharuddin.

Menurutnya, secara ekonomi sangat membantu masyakakat Rohil, karena arus barang dan arus transportasi akan melalui jembatan tersebut, karena jarak tempuh semakin dekat.

Berdasarkan informasi yang diterima, tambah Naharuddin, duhulu jarak tempuh dari Rohil (Bagansiapiapi-red) ke Sumatera Utara lebih Kurang 12 jam.

“Dengan adanya jembatan pedamaran ini, jarak tempuhnya hanya lebih kurang 6 jam,” tambahnya mengakhiri. [adv/tris]




HUT Istri Tercinta, Bupati Adakan Acara Syukuran

14aBagansiapiapi (detikriau.org) – Ketua PKK Kabupaten Rokan Hilir Hj.Wan Mardiana kini telah genap berumur 59 tahun pada 12 Maret 2015.

Untuk memperingatinya, bupati Rokan Hilir mengadakan acara di rumah dinasnya di Batu Enam secara sederhana, Sabtu (14/03/15). Acara itu di hibur oleh pemenang kontes Dangdut yang beberapa waktu lalu usai dilaksanakan di pujasera bersama kontes batu akik.

Acara itu dihadiri para alumni APDN Riau angkatan IX yang saat itu berkunjung ke Rohil dalam rangka silahturahmi. Selain alumni, hadir juga seluruh pejabat Rohil beserta istri yang bergabung di PKK.

Pada acara ulang tahun Itu, bupati Rokan Hilir bersama istrinya membawakan sebuah lagu yang berjudul “Engkau Begini, Engkau Begitu “.

Sebelum membawakan lagu, bupati dan istri saling menyuap kue yang sudah dipotong,”baru pertama kali acara seperti ini saya buat,” ujar Suyatno singkat. [tris/adv]




Gelry Foto Kunjungan Komisi III ke PLTD Parit 4 Kecamatan Tembilahan Hulu




Bupati Wardan : 2016, Bidang Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan Tetap Jadi Prioritas

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pada tahun anggaran 2016 mendatang, Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan akan kembali memprioritaskan program pembangunan di bidang infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

Pernyataan tersebut disampaikan orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini usai membuka pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), di Gedung Daerah Engku Kelana Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Bupati Wardan, berdasarkan masukan dan saran dari seluruh kecamatan hingga pokok-pokok pikiran DPRD, jumlah anggaran yang diperlukan untuk pelaksanaan program pembangunan tahun depan adalah sebesar Rp 15 triliun.

“Jumlah ini tentunya tidak sebanding dengan APBD kita yang cukup kecil,” tutur Bupati Wardan.

Kendati demikian, mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini menyatakan tetap optimis, program dan kegiatan pembangunan akan terus berjalan di Kabupaten Inhil, khususnya perbaikan infrastruktur jalan, yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

“PAD kita hanya sekitar Rp 1,9 triliun, paling maksimal 2 triliun. Makanya, kita pilah-pilah mana yang akan diprioritaskan, seperti salah satunya perbaikan infrastruktur jalan,” terangnya.

Selain itu, lanjut Bupati Inhil yang dikenal agamis ini, bidang pendidikan dan kesehatan juga akan menjadi fokus utama untuk diselesaikan di tahun depan. Mengingat, masih cukup banyak sekolah yang memerlukan bantuan, terutama sekolah-sekolah agama yang berada di bawah Kementerian Agama.

“Jika hanya mengharapkan dari APBD kabupaten, tentu hal ini tidak akan tercapai. Jadi, kita juga akan berusaha mendapatkan bantuan melalui APBD Provinsi dan APBN,” imbuhnya. (adv/humas)




Pedagang Sate Bantah Dagangkan Sate Berbahan Daging Tikus

Upaya pihak keplisian saat mencari barang bukti daging tikus yang dibuang ke got yang sampai saat ini belum ditemukan.foto: mirwan
Upaya pihak keplisian saat mencari barang bukti daging tikus yang dibuang ke got yang sampai saat ini belum ditemukan.foto: mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – R,  terduga pedagang sate daging tikus minta klarifikasi atas dugaan yang menimpa dirinya. Bahkan ia membantah telah melakukan pemasaran sate berbahan daging tikus.

“Malam tadi si terduga ini bersama istrinya mendatangi Mapolres Inhil dan membantah telah menjual sate daging tikus,” ungkap Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Suwoyo Sik Msi melalui Kasat Reskrim, AKP Ade Zamrah kepada awak media, Jum’at (13/3/2015) sore.

Dijelaskan, berdasarkan keterangan terduga, alasan ia melarikan diri waktu itu karena panik dan takut diamuk massa setempat. Diketahui, pedagang sate belasan tahun di kota Tembilahan ini sebelumnya belum pernah diklaim konsumennya.

Dan ini lanjutnya, sejalan dengan pengecekan jajaran Polres Inhil belum ada ditemukannya Barang Bukti (BB) dugaan daging tikus itu. Bahkan pihak kepolisian telah mendatangi rumah pedagang sate dan tidak ditemukan bekas-bekas tikus.

“Dari kasat mata, daging sate yang kita amankan kemaren juga tidak berbentuk daging tikus, malah terlihat murni daging ayam,” tukas Ade.

Terkait rencana melakukan pemeriksaan di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), kata Kasat Reskrim bahwa BPOM tidak menerima pemeriksaan makanan yang berjenis daging. Namun, pemeriksaan itu bisa dilakukan di Peternakan. Dan ini akan dilakukan dalam waktu dekat.

Untuk tindak lanjut, pihak kepolisian akan memanggil orang pertama yang menyatakan tuduhan adanya indikasi ini untuk dimintakan keterangan.

“Yang menyatakan tuduhan ini paman si anak yang menemukan dugaan daging tikus berinisial U dan sudah kita panggil, namun sampai sekarang ia belum memrnuhi panggilan. Bahkan kita telah melakukan pengecekan di kediamannya. tapi juga tidak ada. ” Tandas Ade Zamrah.(mirwan)