Bupati Inhil Pimpin Rapat Koordinasi Forkopimda

rapat forkompinda di gedung DPRD InhilTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan memimpin rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Inhil bulan Maret 2015 bertempat di ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Inhil Jalan Soebrantas Tembilahan, Selasa (17/3/2015).

Bupati mengatakan, rapat koordinasi kali ini isu teraktual yang menjadi tema besar yakni persoalan pelayanan PLN, sebab diketahui kondisi mesin PLN Rayon Tembilahan saat ini telah menjadi sorotan semua kalangan, baik dari Pemerintah sendiri, maupun masyarakat secara umum.

Disamping itu, tema besar lainnya yang dibahas ialah persoalan pelayanan PDAM Tirta Indragiri. Apalagi katanya, kedua persoalan tersebut baik PLN maupun PDAM Tirta Indragiri ini merupakan sarana yang sangat dibutuhkan oleh semua kalangan.

“Meski ada 8 ekspos dari anggota Forkopimda hari ini yang menyampaikan secara detail, namun tetap 2 persoalan ini yang menjadi sorotan kita bersama, tapi kita sedikit banyaknya menerima masukan bagaimana baiknya kedepan untuk memperbaikinya,” kata Bupati.

Bupati juga menilai dari hasil rapat koordinasi Forkopimda bulan lalu, sudah hampir semua terlaksana dibulan ini.

“Seperti edaran surat ke Mesjid-mesjid tentang pencegahan Karhutla, itu sudah terlaksana. Memang ada juga hasil rapat bulan Februari kemaren yang masih dalam proses di SKPD,” imbuhnya.(mirwan/adv pemkab inhil)




Sempat Dipukul dan Dilukai, OTK Juga Bawa Lari Emas dan Uang Senilai Rp 295 Juta Milik Pedagang di Pasar Teluk Kiambang

TEMPULING (detikriau.org) – Dewi (38), salah seorang pedagang emas di Pasar Teluk Kiambang, Kecamatan Tempuling harus mengalami kerugian yang cukup besar, setelah emas dan uang dagangannya senilai Rp 295 juta dibawa lari oleh Orang Tak Kenal (OTK), Selasa (17/3/2015).

 

Pada peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ini, korban dicegat di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jalan Utama Arah Pelabuhan Teluk Kiambang Kempas Jaya, Kecamatan Kempas.

 

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak kepolisian, kronologis terjadinya tindak pidana pencurian dengan kekerasan ini berawal ketika korban pulang dari berjualan emas dari Pasar Teluk Kiambang dengan menggunakan pompong (kapal motor, red).

 

“Setiba di Pelabuhan Kempas, korban kemudian turun dan berjalan kaki melintasi TKP. Saat itu, korban yang sedang berjalan kaki tidak merasa curiga diikuti oleh dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor,” tutur Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Paur Humas, IPTU Warno Akman.

 

Kemudian, pelaku yang setelahnya diketahui berciri-ciri tinggi, kurus dan memakai sepeda motor warna hitam tanpa nomor Polisi langsung mencegat korban dan menyuruh korban memberikan tasnya dengan ancaman akan menembak korban.

 

“Dikarenakan korban tidak memberikan barang yang diminta oleh pelaku, pelaku pun memukul bagian kepala korban dengan sebatang kayu, serta melukai korban menggunakan senjata tajam, yang mengenai bagian telinga dan lengan korban,” terangnya.

 

Setelah itu, pelaku langsung merampas tas sandang dari tangan korban, yang berisikan emas berbagai ukuran dengan nilai jual sekitar Rp 245 juta dan uang tunai sebesar Rp 40 juta, untuk selanjutnya melarikan diri.

 

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 295 juta. Dan saat ini, kasusnya dalam pengusutan lebih lanjut oleh Polsek Kempas,” imbuhnya.(adi)




Diskes Inhil Peringati HUT PPNI Ke-41

“Agendakan Seminar Sehari dan Workshop”

DSC_3964TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mentaja peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Inhil bertempat di lapangan upacara Kantor Bupati Inhil Jalan Akasia Tembilahan, Selasa (17/3/2015).

Kepala Dinkes Kabupaten Inhil Dr Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kabid Pembina Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan (PPK PK) Matzen S Kep Msi mengatakan, kegiatan yang dilakukan pagi itu dengan menggelar upacara bersama Bupati Inhil serta unsur Forkopimda yang diikuti perawat sebanyak kurang lebih 100 orang.

“Karena HUT PPNI ke-41 ini sejalan dengan upacara 17 Forkopimda, maka kami lakukan secara bersamaan,” kata Matzen yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana HUT PPNI Kabupaten Inhil tahun 2015.

Matzen menambahkan, setelah dilakukannya upacara pagi itu, pihaknya langsung melakukan kegiatan donor darah oleh anggota PPNI Kabupaten Inhil sebanyak 15 orang bertempat di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Inhil.

Kedepan, ia mengharapkan seluruh anggota PPNI Kabupaten Inhil ini untuk dapat mendonorkan darahnya untuk masyarakat Inhil yang memerlukan.

Ditambahkan, sejalan dengan HUT PPNI ke-41 tahun 2015 ini Dinkes Inhil juga akan menggelar seminar sehari dan workshop dalam waktu dekat ini.

“Seminar sehari dan workshop ini akan dilaksanakan pada tanggal 28 Maret mendatang direncanakan di gedung Engku Kelana dan pada tanggal 29 Maretnya di gedung Tasik Gemilang Tembilahan,” ujarnya.(mirwan/adv)




Dinkes Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader PHBS di Desa Sungai Iliran

imageGAS (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Seksi Promosi Kesehatan (Promkes) menggelar pelatihan peningkatan kapasias kader Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Sungai Iliran, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Selasa (17/3/2015).

 

Kegiatan yang dipusatkan di aula kantor desa setempat ini, dihadiri Kades Sungai Iliran, Ahmad Sukri, Upika, Ketua TP PKK dan anggota, kader Posyandu, jajaran Puskesmas dan puluhan kader PHBS Desa Sungai Iliran.

 

Kepala Seksi (Kasi) Promkes Diskes Inhil, Fitri Astuti mengatakan, sehat merupakan hak setiap individu agar dapat melakukan berbagai aktifitas hidup sehari-hari.

 

image-1“Hidup sehat bisa dicapai dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat atau gaya hidup sehari-hari,” tutur Fitri yang saat itu disampingi anggotanya Maria Khairani dan Munawwarah.

 

Untuk itu, lanjut Fitri, perlu adanya pembinaan dan penyuluhan yang berkesinambungan kepada semua anggota keluarga, sehingga mampu dan atas kesadaran sendiri melaksanakan PHBS.

 

“Sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai penyuluh, penggerak dan pencatat sederhana, kader-kader PHBS merupakan andalan dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan, sehingga dapat memberdayakan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat,” terangnya.

 

Oleh karena itu, melalui pelatihan ini Fitri berharap agar para kader PHBS mampu memberikan penyuluhan, mengumpulkan data dan merumuskan berbagai masalah kesehatan yang ditemui di lapangan.

 

“Hasilnya akan menjadi prioritas, untuk dibahas atau dimusyawarahkan pada forum desa, dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setempat,” tambahnya.

 

Senada dengan itu, Kades Sungai Iliran, Ahmad Sukri mengajak seluruh kader PHBS, untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan maksimal, sehingga ke depan desa tersebut bisa bersaing dengan daerah lainnya terutama di bidang kesehatan.

 

“Kepada para kader PHBs yang mengikuti pelatihan ini, diharapkan dapat mensosialisasikan dan melakukan penyuluhan kepada masyarakat yang ada di sekitarnya, supaya masyarakat bisa lebih mengetahui dan memahami bagaimana cara merubah perilaku hidup yang lebih baik, khususnya di bidang kesehatan,” imbuhnya.(adi/adv)




Pelatihan peningkatan kapasitas kader Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tiga kecamatan di Kabupaten Inhil




PLN Tembilahan diperkirakan Baru Normal pada 15 April Mendatang

Manajaer PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman
Manajaer PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman

Tembilahan (detikriau.org) – Manager PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman memprediksi penghentian pemberlakuan pemadaman listrik bergilir baru bisa dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2015 mendatang. Diakuinya terjadi pemunduran janji GM PLN wilayah Medan yang akan menghentikan pemadaman bergilir pada 1 April 2015 disebkan masih diperlukan beberapa persiapan terutama masalah tempat kedudukan 4 unit mesin sewa baru yang masing-masingnya berkapasitas 1 MW.

“Kita masih memerlukan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan pembuatan tempat kedudukan mesin-mesin tersebut. Setelah terpasang, setidaknya masih diperlukan waktu untuk menginput ke dalam system. Kami prediksi, tgl 15 Maret 2015 pemadaman bergilir baru bisa dihentikan,” Terang Budi Warman dalam rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daeran (Forkompinda) bertempat diruang rapat Paripurna Gedung DPRD Inhil, selasa (17/3)

Ditambahkan Budi, berdasarkan informasi terakhir, ke 4 unit mesin sewa dari WIC itu kini sudah berada di Provinsi Jambi untuk selanjutnya akan meneruskan perjalanan ke Kota Tembilahan.

Menjelang menunggu kedatangan ke 4 unit mesin sewa tersebut, lanjut Budi, perusahaan penyedia daya Bima Golden yang sebelumnya mengalami defisit daya sebesar 800 Kw, 2 hari yang lalu mesin pembangkitnya sudah rampung diperbaiki dan sudah masuk ke sistem. Dengan baiknya mesin ini, jadwal pemadaman yang sebelumnya dengan durasi 8 jam hidup dan 8 jam mati kini sudah bergeser menjadi 16 jam hidup dan 8 jam mati.

“hanya saja tadi subuh mesin BG itu kembali terjadi gangguan pada system turbonya dan hari ini (selasa. 17/3. red) teknisi mereka masih mengupayakan untuk mengaktifkannya kembali,”perjelas Budi

Untuk mesin sewa Mega Power, 1 unit mesin barunya dengan kapasitas 350 Kw sudah selesai terpasang. Jika tidak ada halangan, besok (rabu, 18/3. red) sudah masuk ke system. Dengan penambahan daya ini, mulai rabu, pemadaman sudah bisa kembali bergeser menjadi 2 hari hidup dan 1 hari mati dengan durasi pemadaman selama 8 jam.

Kemudian untuk mesin sewa Tiga Bintang, material yang dibutuhkan untuk perbaikan mesin hari ini sudah berada di Batam. Dan esok (rabu 7/3) sudah mulai dikerjakan dengan masa perbaikan selama 7 hari. Jika pekerjaan perbaikan ini mampu diselesaikan tepat waktu maka akann ada penambahan daya sebesar 1 MW.

“Jadi kita prediksi pada tanggal 25 Maret 2015 giliran pemadaman bisa berubah menjadi 4 hari hidup dan 1 hari mati dengan durasi pemadaman selama 8 jam,” Tandas Budi Warman.

Rapat forkompinda Inhil yang dilaksanakan tanggal 17 setiap bulannya kalli ini disamping membahas masalah listrik juga membicarakan berbagai persoalan lainnya yang saat ini sedang terjadi.

Rapat ini juga di hadiri oleh Bupati Inhil, HM Wardan, Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam beserta 4 ketua Komisi, Unsur Porkompimda, Sekda kabupaten Inhil, H Alimuddin RM, Sekretaris DPRD Inhil, H Fauzan Hamid beserta beberapa pejabat dilingkungan Pemkab Inhil. (dro)