Peringatan HKGMS, Dinkes Inhil Imbau Masyarakat Sikat Gigi 2 Kali Sehari

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terutama generasi muda diimbau, untuk menggosok gigi secara rutin, 2 kali dalam sehari.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan, NS Matzen MSi yang ditemui detikriau.org usai menghadiri kegiatan Sikat Gigi Massal 1000 Murid SD, di Lapangan Gajah Mada, Jum’at (20/3/2015).

Dikatakan Matzen, pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung terlaksananya kegiatan dengan tema “Program 21 Hari Sikat Gigi Pagi dan Malam” ini, yang ditaja oleh Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS), Persatuan Dokter Giri Indonesia (PDGI) dan BPJS Kesehatan Kabupaten Inhil.

“Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia (HKGMS) ini, tentunya sangat baik untuk diterapkan oleh para anak didik kita di kehidupan sehari-hari mereka,” tutur Matzen.

Selain itu, lanjut Matzen, melalui kegiatan tersebut juga dapat membantu Dinkes Inhil dalam pelaksanaan berbagai programnya di lapangan, khususnya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bagaimana menjaga kesehatan gigi dan mulut.

“Menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan cara menggosok gigi setiap hari ini, juga termasuk dalam Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yang merupakan salah satu program prioritas di Dinkes Inhil,” terangnya.

Oleh karena itu, dengan adanya demonstrasi dan praktek langsung pada kegiatan tersebut, tentu akan memberikan pengetahuan kepada anak didik tentang tata cara merawat dan menggosok gigi yang baik dan benar.

“Yang juga tak kalah pentingnya, menggosok gigi itu harus rutin dan teratur, yaitu di waktu sesudah sarapan pagi dan sebelum tidur malam,” imbuhnya.(adi/adv)




Maksmalkan Pelayanan, Bupati Diminta Segera Tetapkan Dirut PDAM TI

Anggota DPRD Inhil, Sumardi
Anggota DPRD Inhil, Sumardi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Maksimalkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya terkait dengan penyediaan air bersih, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk segera menetapkan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri (TI) definitif.

Permintaan tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Inhil, Sumardi saat mengikuti hearing bersama managemen PDAM TI di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Sumardi, saat ini PDAM TI sedang menghadapi permasalahan yang sangat serius terutama di bidang pelayanan masyarakat. Hal itu diperparah lagi dengan belum adanya pimpinan definitif yang mampu membuat keputusan dan kebijakan guna penyelamatan kondisi PDAM TI yang sedang sakit ini.

“PDAM sekarang ini seperti ayam yang kehilangan induknya, jadi bagaimana mereka bisa bekerja maksimal. Karena itu, jika Pak Bupati tidak secepatnya menunjuk Dirut PDAM, maka penyelesaian terhadap permasalahah suplai air bersih di Tembilahan dan sekitarnya ini tidak akan berakhir,” tutur Sumardi.

Dijelaskan, apabila berkaca pada proses penerimaan dan seleksi calon Dirut PDAM TI beberapa waktu lalu, Sumardi mempertanyakan tentang sejumlah persyaratan yang dirasa cukup sulit bagi para pelamar, seperti minimal berpengalaman selama 15 tahun.

“Jika kita terlalu berkutak-katik di seputar pengalaman saja, maka permasalahan pada PDAM ini tidak bisa cepat teratasi. Jadi, kalau bisa segera tunjuk Dirutnya, sehingga bisa langsung bekerja untuk membenahi berbagai persoalan di lapangan,” tambah politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Inhil ini.

Menanggapi hal itu, Bupati Wardan saat dikonfirmasi awak media menyatakan bahwa penunjukan Dirut PDAM TI akan segera direalisasikan dalam minggu ini.

“Hasil seleksinya sudah ada, mungkin 1 atau 2 hari lagi suratnya akan ditandatangani, setelah itu baru kita lantik,” terangnya.(adi/adv)




Bupati Buka Resmi Kegiatan Sikat Gigi Massal

20Bagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H.Suyatno.Amp membuka secara resmi kegiatan Sikat Gigi Massal dalam rangka memperingati Hari Gigi dan Mulut se-Dunia ” World Oral Health Day ” yang ditaja oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Rohil, Riau.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Bupati Rokan Hilir, Jumat (20/03/15) du dua tempat yaitu di Aula Sekolah Perguruan Wahidin Bagansiapiapi Dan Halaman SDN 006 Bangko.

Turut menghadiri acara World Oral Health Day Kabupaten Rokan Hilir yaitu Plt.Sekda Drs.Surya Arfan.MSi,Asisten III Setda H.Ali Aspar.S.sos,Kabag Humas Hermanto.S.sos dan Anggota DPRD

Rohil yangdiwakili Ketua DPRD Rohil H.Tatang Hartono, Ketua IDI dan IBI serta ratusan siswa-siswi SD Wahidin dan SD 006.

Kegiatan Sikat Gigi Massal yang baru pertama kali digelar oleh PDGI Rohil ini telah melibatkan 1000 Siswa dan Siswi dari 2 sekolah yakni Perguruan Wahidin dan SD 006 Bangko. Acara tersebut akan berlangsung selama 21 hari.

Dalam sambutannya, Suyatno menilai bahwa keberadaan dokter gigi di Rokan Hilir tidak sebanding dengan jumlah pendudukan yang ada di Rokan Hilir yang jumlahnya terus bertambah mencapai 700 ribu jiwa lebih.

” Namun acara ini sangat cocok,” ujar Suyatno.

Selain itu, bupati juga berharap agar kedepannya pihak penyelengara Sikat Gigi Massal (PDGI-red) tidak hanya fokus ke satu kegiatan.

“Sebelum acara sikat gigi dimulai, buatlah perlombaan yang berkaitan dengan Hari Gigi Nasional. Jangan hanya Fokus satu kegiatan dan soal anggaran bisa mengajukan proposal ke Pemkab Rohil, biar kita setujui,” usul bupati Suyatno.

Ia juga berharap kepada PDGI, kedepannya acara Sikat Gigi Massal hendaknya melibatkan seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Rokan Hilir. “Undang semua Sekolah dan kegiatan ini kita pusatkan satu tempat,” saranya.

Dalam kesempatan ini bupati juga memastikan pemerintah Kabupaten Rokan Hilir siap membantu kegiatan-kegiatan yang ditaja oleh PDGI kedepanya. [adv-tris]




Jika Benar Tim Sukses Warohmah, Jangan Hanya Umbar Bicara dibelakang

“Bupati disebut Bak Kacang Lupa Kulitnya”

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

Tembilahan (detikriau.org) – Sebagai putra daerah, Bupati Inhil, HM Wardan menyatakan tetap optimis akan membangun inhil dengan menggandeng SDM yang berkualitas, terlepas apakah SDM yang digandengnya itu sebagai pendukung atau tidak tim Warohmah dalam Pilkada Inhil beberapa waktu yang lalu.

Pernyataan ini dilontarkan Bupati kepada sejumlah awak media menyikapi berkembangnya isu sejumlah oknum yang mengaku tim Sukses Warohmah yang menebar pernyataan bahwa “Bupati Inhil seumpama kacang lupa kulitnya”

“Jangan pandainya hanya bermain dibelakang. Jika saya ada salah tolong tegur saya, jika keputusan dalam kepemimpinan saya kurang benar tolong diingatkan,” Ujar Bupati, rabu (18/3) kemaren

Sejak awal kepemimpinannya di bumi seribu parit, selain tim suksesnya, Bupati dengan tegas menyatakan bahwa baik itu masyarakat Inhil maupun pejabat di instansi tertentu, baik yang mendukungnya pada Pilkada Inhil atau tidak, semua dirangkulnya.

“Apalagi kalau memang ianya adalah tim sukses saya sendiri, jelaslah saya rangkul. Sekarang sajalah, masih banyak tim sukses saya berkunjung di kediaman saya, ke kantor juga. Minimal mereka sampai hari ini masih ada yang berkomunikasi via telpon selular,” ujar Wardan.

Atas persoalan itu, Bupati malah mempertanyakan apakah benar yang berbicara dibelakang layar itu tim sukses Warohmah. Kalau memang betul katanya, ia mempersilahkan bersilaturrahmi ke kediamannya.

“Saya tidak ingin hanya berani dibelakang saja, jika memang gentelman, saya welcome untuk berjumpa langsung,” tutupnya. (mirwan)




Listrik Padam, Bocah Laki-laki 19 Bulan Terbakar

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pasangan suami istri Basir (40) dan Wirdayani (24) warga Jalan Sederhana Tembilahan terpaksa harus tabah, karena putra ketiganya Gusti M Yamin, sibungsu dari tiga bersaudara yang baru berumur 1 tahun 7 bulan ini terpaksa dirawat di Ruang Perawatan Bedang Kamar Isolasi RSUD Puri Husada Tembilahan akibat luka bakar yang cukup parah disekujur tubuhnya, Selasa (17/3/2015) malam.

Menurut keterangan ayah korban, Basir, saat kejadian ia mengaku sedang berada di depan rumah. Saat itu listrik sedang padam sekitar jam 19.00 WIB. Tiba-tiba saja ia mendengar istrinya memanggil dengan berteriak mengatakan bahwa tubuh putranya terbakar.

Berdasarkan keterangan istrinya lanjut Basir, seblum kejadian putra bungsunya itu ditinggal dekat lampu ceplok yang dalam keadaan menyala, tepatnya di dapur rumah karena mau mengisi minyak lampu ceplok lainnya. Tak lama, ketika istrinya mendekati, tubuh putranya sudah diselimuti api.

“Istri saya langsung angkat Gusti ke penampungan air dan disiram 1 ember air sumur, setelah saya dipanggil, apipun sudah padam. Tak lama kami bersama tetangga langung ke Rumah Sakit mengguanakan Sepeda Motor,” Akuinya, Kamis (19/3/2015).

Ia menyampaikan, hingga hari ini pasangan suami-istri tersebut masih belum tau bagaimana asal kejadian yang telah menimpa putranya itu, memang diakuinya, si bocah laki-laki ini kesehariannya suka main dan cukup aktif.

Meski begitu, tetap ia tidak menyangka kenapa dalam waktu sekejab bisa menghanguskan sekujur tubuh putranya. “Aneh saja, ibundanya hanya meninggalkan sebentar untuk mengisi minyak lampu,” katanya dengan paras sedih.

Namun ia tetap bersyukur kejadian ini tidak sampai merunggut nyawa putranya, setelah beberapa malam dirawat di RSUD, diakuinya kondisi tubuh Gusti sudah mulai membaik.

“Sebelumnya nangis terus, mulai tadi pagi sudah tidak banyak menangis lagi, sudah mau makan dan minum, bengkaknyapun mulai berkurang,”tandasnya.(mirwan)




Bupati Inhil Buka Pelatihan dan Keterampilan Kerja Warga Binaan Lapas

Bupati memperlihatkan Batu cincin kepada KALAPAS KLS IIA  Tembilahan (Humas) copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan buka secara resmi Pelatihan dan Keterampilan Kerja bagi warga binaan Lapas Kelas II A Jalan Prof M Yamin Tembilahan, Kamis (19/3/2015).

Pelatihan dan keterampilan yang dibuka Bupati ini terdiri dari pelatihan pembuatan batu cincin, refleksi dan barber shop. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Kemenkumham, Kejari Tembilahan dan Polres Inhil.

“Ketiga keterampilan ini akan menjadi bekal bagi mereka ketika sudah bebas nanti, karena dari keterampilan tersebut akan dapat berbaur dengan masyarakat umum lainnya,” ujar Wardan.

Mantapnya lagi, Bupati juga membuka diri untuk pihak Lapas Kelas II A Tembilahan dalam menjalin kerjasama untuk mengembangkan potensi yang dimiliki warga Lapas. Menurutnya, Pemkab Inhil saat ini siap menyediakan sarana yang bisa mendukung pada pengembangan keterampilan tersebut.

“Kita punya balai pelatihan yang dikoordinir oleh Dinas terkait, dalam hal ini Disperindag. Saya pikir ini sangat bagus untuk mengembangkan peluang ekonomi bagi warga binaan setelah bebas nantinya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan, Tommy K saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa pelatihan ini atas kerjasama pihaknya dengan LPK-Pulpa Antariksa Jakarta.

Apalagi katanya, salah satu misi dari Lapas itu harus bisa memanusiakan manusia. Artinya, perilaku-perilaku masyarakat yang menyimpang harus bisa berubah setelah dibebaskan dari dalam kurungan.

“Setiap keterampilannya itu nanti akan berguna dan bisa menjadi usahanya setelah bebas, dan akan melupakan prilaku buruknya. Untuk hasil keterampilan disini, jika bernilai maka bisa diperjual-belikan, seperti batu cincin,” katanya.

Hingga hari ini, lanjut Ka Lapas, hasil keterampilan tersebut masih belum bisa dikatakan maksimal untuk diperdagangkan, memang katanya sudah ada tapi masih bernilai kecil.

“Harapan kita pelatihan dan keterampilan ke 3 kali ini bisa lebih baik lagi kedepan. Apalagi Pemkabpun sangat mendukung dan turut membantu untuk pengembangannya,” tutup Tommy.(mirwan/adv)