Tahun Ini Pemerintah Pusat Kucurkan Dana 10 Milyar Revitalisasi Pasar Lima Puluh

Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT didampingi Kadis Pasar Sadri, Kepala DKP Azwan, dan Camat Limapuluh Erisman, Jumat (10/4) meninjau kondisi Pasar Limapuluh yang akan segera direhab.(foto Humas)
Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT didampingi Kadis Pasar Sadri, Kepala DKP Azwan, dan Camat Limapuluh Erisman, Jumat (10/4) meninjau kondisi Pasar Limapuluh yang akan segera direhab.(foto Humas)

PEKANBARU (detikriau.org) — Satu lagi pasar di tradisional di Pekanbaru yang bakal direvitalisasi, tidak tanggung-tanggung, pasar Limapuluh ini bakal mendapat kucuran dana Rp10 miliyar dari APBN, pasar yang dikenal sebagai salah satu pasar tertua di Pekanbaru ini dalam tahun 2015 akan berubah wajah lebih modern dan tertata dengan baik.

Informasi ini disampaikan Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT, saat melakukan kunjungan mendadak ke pasar Limapuluh seusai melaksanakan sholat Jumat di masjid yang terdekat dengan masjid tersebut. Jum’at (10/4) kemaren

Dalam kunjungan itu, Walikota didampingi oleh Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan H Azwan tersebut disambut oleh Kepala Dinas Pasar Sadri, Camat Limapuluh Erisman, dan sejumlah pejabat dilingkungan Dinas Perindag. Walikota juga meninjau sistim pembuangan air limbah pasar yang pengelolaannya dinilai sangat buruk karena air limbah yang bau bagai terkepung di tengah-tengah los pasar dengan parit yang tersumbat.

“Pasar kita ini memang akan direvitalisasi, diperkirakan jelang Agustus tahun 2015 ini pengerjaan rehab berat tersebut sudah dimulai, tetapi menjelang pengerjaan tersebut, kita secara bersama-sama tetap harus menjaga kebersihan lingkungan pasar ini, agar aktifitas dipasar tetap berlangsung dengan baik, nyaman dan sehat,’’  pesan Firdaus.

Kepada sejumlah awak media yang ikut dalam kunjungan tersebut, Walikota menyebutkan bahwa revitalisasi pasar Limapuluh bersumber dari kucuran dana APBN melalui kementerian Perdagangan.

“Tahun lalu kita benahi lingkungan pasar ini yang dulunya becek sekarang sudah bersih.  Dan tahun ini  kita dapat anggaran  Rp10 Milyar dari APBN untuk melakukan perehaban secara total. kita akan bangun pasar dalam bentuk modern tetapi tetap konsepnya pasar tradisional,’’ ulas Walikota.

Ditambahkan Walikota bahwa seluruh puhak terkait seperti dinas pasar, dinas kebersihan serta disperindag akan terus bersinergi dalam pengelolaan dan pengerjaan pembangunan termasuk dalam hal penempatan dan pemindahan sementara para pedagang pasar selama proses pengerjaan sedang berlangsung.(Humas Pemko)




2 Rumah Abang – Adek Ludes, Seorang Korban Nyaris Terbakar

“Saya tetap bersyukur karena sepeda motor saya saat itu sedang di halaman, jadi tak kena api”

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Hampir seluruh harta benda milik kakak beradik, Asip (50) dan Rokim (30) Jalan Baharuddin Yusuf Gang Tanjung Pandan Tembilahan, ludes dilalap sijago merah. Peristiwa inipun nyaris merengut nyawa Rokim yang saat kejadian dalam kondisi lelap tertidur. Jum’at (10/4/2015) dini hari tadi.

“Tak biasanya saya tidur cepat, namun tadi malam itu saya kelelahan dan tertidur sangat lelap,” ujarnya kepada detikriau.org.

Lebih lanjut ia menceritakan, sekitar pukul 00.15 WIB, ia kaget mendengar teriakan dari tetangganya yang menyebutkan ada api di atas rumah. Ia pun langsung keluar rumah membawa istri dan ketiga anaknya yang masih kecil.

Setiba diluar rumah, ia menyaksikan api sudah membesar di samping rumahnya, yakni rumah abangnya sendiri. Dan diakuinya bahwa ia tak sempat membawa segala harta yang ada di dalam rumah, melainkan sehelai celana pendek yang dikenakannya malam itu, begitu juga anak dan istrinya.

“Kalau abang saya masih sempat mengeluarkan sedikit barangnya, seperti Televisi dan barang elektronik lainnya. Namun saya tetap bersyukur karena sepeda motor saya saat itu sedang di halaman, jadi tak kena api,” ceritanya.

Ia memperkirakan akibat kejadian ini mereka kakak adik mengalami kerugian sekitar Rp 100 juta-an

Sementara itu, menurut keterangan pihak kepolisian, api berawal dari rumah Asip. Api berhasil dipadamkan setelah dapat pertolongan Damkar BPBD Kabupaten Inhil sekitar pukul 00.30 WIB. Untuk musibah malam itu, tidak sampai menelan korban jiwa.

“Waktu kejadian di TKP, kondisi listrik sedang hidup dan dugaan sementara munculnya api disebabkan akibat konsleting listrik,” kata Kapolres Inhil AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman.(mirwan)




Kesal, Warga Parit 6 Cuekin Teguran Pemerintah Kecamatan

IMG_20150410_162823 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Ditegur pihak Kecamatan, warga RT 01 RW 04 parit 6 Tembilahan Hulu tampaknya tak ambil pusing. Sebelum ditegur hanya letak 1 bibit pohon kelapa, setelahnya menjadi empat. Tindakan itu menurut mereka sebagai bentuk ungkapan kekesalan.

“Baru pagi tadi saya lihat bibit pohon kelapa itu bertambah, saya biarkan saja meskipun warga saya tidak ada berkoordinasi,” kata Sulaiman.

Ia menambahkan, jika memang aksi warganya itu sampai menggangu arus lalu lintas, tanpa diimbau pemerintahpun tentu lebih dahulu akan ia tegur. Namun kali ini dinilainya tidak mengganggu arus lalu lintas karena bibit kelapa diletakkan di tengah badan jalan.

Bahkan kata Sulaiman, kondisi jalan seperti saat ini yang menjadi kendala dalam kelancaran arus lalu lintas. Hampir tiap hari terjadi kecelakaan kecil sepanjang jalan berdebu itu.

“Hanya 200 meter saja bertahun-tahun perbaikan tak juga dilakukan,” sampaikannya dengan penuh kekecewaan.

Dulu, di tahun 2014, dinas terkait pernah menyampaikan kepada warga setempat akan memperbaiki ruas jalan ini ditahun 2015. Namun kita belum meyaksikan belum ada juga perbaikan.” Ujar Sulaiman sambil mengakui bahwa pihak Kecamatan memang sudah menyampaikan kepadanya bahwa perbaikan akan segera dilakukan sekitar 2 bulan kedepan. (mirwan)




13 Anggota Pramuka Unisi Ikuti Perkemahan Bhakti Se-Riau

DSC_3042TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 13 anggota Gerakan Pramuka Gugus Depan 02.001-02.002 Universitas Islam Indragiri (Unisi) mengikuti perkemahan bhakti se-Provinsi Riau di Universitas Islam Riau (UIN) Suska Pekanbaru.

Partisipasi sejumlah mahasiswa Unisi ini merupakan undangan khusus untuk anggota Gerakan Pramuka Unisi. Dan kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 11 April sampai tanggal 15 April 2015.

“Saya tetap mensuport selagi tujuannya bagus, apalagi ini berupa undangan, berarti kampus kita sudah dikenal,” kata Wakil Rektor III Unisi bidang Kemahasiswaan, Junaidi SH M Hum saat melepas mahasiswanya di halaman Kampus Unisi Parit 1 Tembilahan Hulu, Jum’at (10/4/2015) sore.

Dari kegiatan ini diharapkannya peserta dapat mengharumkan nama kampus menjadi mahasiswa yang membanggakan Unisi maupun daerah. “Semoga mahasiswa kami ini sukses dan selamat hingga pulang nanti,” tutupnya.(mirwan)




Hearing Komisi I Bersama Walhi dan LALH Riau, DPRD Inhil Diminta Segera Bentuk Pansus Lahan

Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said saat meminpin hearing. Foto: Adi
Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said saat meminpin hearing. Foto: Adi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk segera membentuk Pansus Lahan.

Permintaan tersebut disampaikan Direktur Organisasi dan Kampanye dari Lembaga Advokasi Lingkungan Hidup (LALH) Provinsi Riau, Joni Setiawan Mundung saat hearing bersama Komisi I DPRD Inhil, yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I, HM Yusuf Said didampingi anggota Malian Ghazali dan Hj Bungatang Rosman, Jum’at (10/4/15).

Hearing yang digelar di ruang Komisi I Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan ini, turut dihadiri Pengurus LALH Riau lainnya, yakni Indra Jaya (Direktur), Suryadi (Deputi Direktur) dan Syukri (Direktur Advokasi), serta Perwakilan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Riau, Ardiansyah Julor.

Suasana hearing di Komisi I DPRD Inhil
Suasana hearing di Komisi I DPRD Inhil

Dikatakan Joni, dalam upaya menuntaskan berbagai permasalahan yang menyangkut dengan agraria di Negeri Seribu Parit ini, maka pihak DPRD Inhil perlu segera membentuk Pansus Lahan.

“Kami mendorong DPRD Inhil membentuk Pansus, supaya penyelesaian masalah konflik agraria di Inhil ini dapat lebih komprehensif,” tutur Joni.

Dijelaskan Joni, untuk menyelesaikan konflik ini, pihak DPRD Inhil harus melakukan monitoring dan pengawasan langsung di lapangan, dengan memanggil berbagai pihak terkait. Jika tidak disikapi dengan serius, maka konflik ini akan terus berlangsung dan dikhawatirkan akan semakin meluas.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said berjanji akan segera menyampaikan permintaan pembentukan Pansus Lahan kepada pimpinan di DPRD.

“Dalam menyikapi permasalahan ini, kita juga sudah meminta kepada Pemkab Inhil dan perusahaan, supaya menempuh cara-cara yang prosedural serta tidak merugikan masyarakat dalam memperoleh lahan, sehingga tidak menimbulkan konflik di lapangan,” imbuhnya.(adi/adv)




Kadinkes Imbau Masyarakat Lapor Jika Ada Warga yang Dipasung

“Menuju Inhil Bebas Pasung 2017”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diimbau, untuk segera melapor ke petugas kesehatan terdekat apabila mengetahui atau menjumpai orang dengan penyakit gangguan kejiwaan yang dipasung.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwi dalam upaya mendukung dan mensukseskan program Inhil Bebas Pasung 2017, yang telah dicanangkan oleh Pemkab Inhil beberapa waktu lalu.

Dikatakan Alvi, jika ada masyarakat yang salah satu keluarganya mengalami gangguan kesehatan kejiwaan dan dipasung, hendaknya dapat segera mendatangi petugas kesehatan, untuk meminta pelayanan kesehatan bagi pasien tersebut.

“Jangan takut datang ke petugas kesehatan, karena persoalan kejiwaan ini mulai dari yang ringan sampai yang berat. Kadang-kadang karena ketidaktahuan kita, justru yang ringan diperlakukan sama dengan kejiwaan yang berat, sehingga mereka semakin stres,” tutur Alvi saat berbincang dengan detikriau.org di ruang kerjanya, belum lama ini.

Oleh karena itu, mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini sangat mengharapkan kerjasama dan dukungan dari seluruh masyarakat di Negeri Seribu Parit, untuk memberikan jaminan dan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada siapapun juga tanpa mengenal perbedaan.

“Marilah sama-sama kita membantu mereka (pasien gangguan kejiwaan, red), untuk kembali sehat atau menuju sehat dan bisa berbaur serta bersosialisasi kembali dengan masyarakat sekitar,” imbuhnya.(adi/adv)