Kesbangpol Inhil Fokuskan Sosialisasi Narkoba Pada Proses Rehabilitasi

say-no-TEMBILAHAN (detikriau.org) – Untuk meningkatkan pengetahun dan pemahaman masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir tentang narkoba, pelaksanaan sosialisasi rutin setiap tahunnya oleh Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Inhil akan dititikberatkan pada proses rehabilitasi.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Kesbangpol Inhil, Sirajuddin saat menghadiri hearing bersama Komisi I, di salah satu ruang di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Sirajuddin, jika sosialisasi sebelumnya hanya fokus pada pengetahuan tentang bahaya narkoba saja, maka nantinya akan ditambah dengan proses penanganan dan rehabilitasinya.

“Jadi, pada sosialisasi nanti akan kami arahkan terutama tentang rehabilitasi,” tutur Sirajuddin.

Dengan begitu, lanjut Sirajuddin, diharapkan masyarakat di Negeri Seribu Parit ini bisa mengetahui dan memahami bagaimana status hukum bagi para pengguna dan pecandu narkoba.

“Apabila masyarakat sudah mengerti, maka yang bersangkutan akan secara sukarela mau melaporkan tentang kondisinya (kecanduan obat terlarang), tanpa harus tersandung masalah hukum dan ditangkap,” imbuhnya.(adi/adv)




Inilah yang Terjadi Jika Anda Tempelkan Irisan Bawang pada Telapak Kaki Saat Anda Tidur

bawang-kakiDalam pengobatan China, telapak kaki memiliki jalur akses langsung ke beberapa organ pada tubuh Anda melalui apa yang dikenal dengan meridian. Meridian ini adalah jalur masing-masing organ pada tubuh. Bagi mereka yang memahami pengobatan Cina mungkin tahu bahwa sistem meridian sangat erat korelasinya dengan sistem saraf.

Pada gambar di bawah ini anda dapat melihat organ dan sistem dalam tubuh dan titik koneksi meridian di kaki.

Telapak kaki memiliki banyak ujung saraf yang berbeda, ada sekitar 7.000 ujung syaraf  yang secara langsung menghubungkan ke berbagai organ pada tubuh. Ujung-ujung syaraf tersebut adalah sirkuit listrik yang sangat kuat dalam tubuh dan sering aktif jika sering menerima sentuhan. Tak heran jika  para ahli pengobatan China merekomendasikan berjalan dengan bertelanjang kaki. Maksudnya agar ujung-ujung syaraf di telapak kaki dapat langsung menerima banyak rangsangan dari apa yang diinjak serta agar bersentuhan langsung dengan tanah yang mengandung ion negatif bumi.

kakiSalah satu cara paling mudah untuk membuka jalur-jalur listrik (meridian) dan untuk membantu memurnikan organ internal pada tubuh adalah dengan cara memotong bawang merah atau bawang putih dan menempelkannya pada telapak kaki. Tempelkan irisan bawang tersebut di telapak selama anda tidur. Untuk lebih mudah dan agar irisan bawang tidak terlepas ketika anda tertidur, tempelkan irisan bawang pada telapak kaki dan pakailah kaus kaki.

Berikut ini beberapa manfaat menempelkan potongan bawang pada telapak kaki disaat tidur:

  • Membersihkan darah: Saat anda tidur, asam fosfat dari bawang diserap melalui trans-dermal pada telapak kaki dan masuk ke pembuluh. Asam fosfat mampu memurnikan dan menyerap racun dalam darah.
  • Membunuh bakteri, kuman dan patogen: Bawang, baik itu bawang putih maupun bawang merah memiliki manfaat anti-bakteri dan anti-virus yang kuat! Ketika anda tidur, kandungan bawang akan menghisap bakteri berbahaya dan racun akan keluar dari tubuh melalui telapak kaki.
  • Memurnikan udara: Udara di kamar atau ruangan tempat anda tidur akan menjadi bersih.
    Di Inggris, kebiasaan menyimpan potongan-potongan bawang dan menaruhnya di pojok-pojok ruangan sering dilakukan.  Hal ini bertujuan untuk membersihkan udara dari virus yang bisa menyebabkan berbagai penyakit termasuk flu.

Cara alami ini sangat mudah dan layak anda coba. Hanya dengan menggunakan bawang yang begitu mudah didapat, anda akan mendapatkan berbagai manfaat kesehatan. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.[*/erteerwe]




Diduga Persoalan Cinta, Pria Ini Nekat Gantung Diri

Riky yang ditemukan saat tergantung pada seuntai taliKATEMAN (detikriau.org) – Diduga berlatarbelakang persoalan cinta, pekerja swasta di Sungai Guntung Kecamatan kateman, M Risky (29) tega mengakhiri hidupnya dengan seutas tali. Pria ini ditemukan sudah tidak bernyawa tergantung diruang gudang pelabuhan Kemuning Jalan Yos Sudarso Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman, Kamis (16/4) malam

Menurut keterangan warga setempat, Abdul Samad, Jum’at (17/4/2015), diduganya tindakan nekat ini dilakukan Risky akibat persoalan cinta. Saat ditemukan sekitar pukul 20.45 WIB di TKP ada satu kado cantik yang berisikan baju seorang perempuan.

“Selain itu, minuman Casbeard 3 kaleng juga tampak di TKP. Sepertinya si Riky ini sedang prustasi,” duga Abdul Samad.

Senada, warga lainnya, Syahbudi juga mengungkapkan dugaan serupa. Menurut Budi, sebelumnya, korban juga sudah pernah mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara meminum racun nyamuk. Namun kala itu nyawa Riky masih sempat terselamatkan.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, kronologis kejadian ini berawal dari sekitar pukul 19.30 si korban menghubungi temannya Suryadi untuk datang ke pelabuhan, dimana waktu itu korban sedang sendiri di TKP.

Sesampainya teman korban ke TKP sekitar pukul 20.45 WIB, korban terlihat sudah tergantung dengan seutas tali di lehernya dalam keadaan sudah tidak berjawa. Dan saat itu juga teman korban ini langsung memberi tau warga sekitar dan melaporkan ke Polsek Kateman.

“Malam itu juga korban diturunkan dari gantungam tali yang disaksikan langsung oleh orang tuanya (Wahab) dan selanjutnya korban dibawa ke UGD RSUD Raja Musa untuk diperiksa,” kata Warno.

Ia menyampaikan, dari hasil VER oleh team dokter bahwa korban meninggal karena kehabisan oksigen akibat jeratan tali di lehernya dan adanya cairan sperma yang keluar dari kemaluan korban. Terlebih, saat itu lidah korban juga terlihat menjulur.

“Yang jelas petugas kita di lapangan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuh korban maupun penganiayaan.,” tutup PAUR Humas Polres Inhil. (mirwan)




Laka Lantas di Kemuning Tewaskan 1 Korban Jiwa

indexKEMUNING (detikriau.org) – Peristiwa Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) kembali terjadi di Kab Inhil, kali ini di Kecamatan Kemuning, tepatnya di jalan Lintas Timur Dusun Lestari Desa Batu Ampar. Akibat kejadian ini, 1 korbannya meninggal dunia, Kamis (16/4/2015) kemaren sekitar pukul 11.00 WIB.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kronologis kejadian berawal saat seorang pria bernama Ali Amrizal berboncengan dengan istrinya Erni serta satu anaknya Zulfa. Saat itu, 1 keluarga ini sedang berkendara menuju desa Batu Ampar dari desa Keritang, sesampainya di TKP, kendaraan roda 2 ini melaju kencang mencoba mendahulu 1 unit Mobil di depannya.

Selain mobil yang coba didahuluinya, di depan mobil tersebut juga ada 1 unit mobil lainnya dengan arah yang bersamaan. “Saat itu pengendara sepeda motor kaget mendengar suara klakson dari kedua mobil itu hingga si pengendara motor ini tak dapat mengendalikan kendaraannya hingga terjatuh,” kata Kapolres Inhil AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Jum’at (17/4/2015).

Akibat kecelakaan ini, satu keluarga mengalami luka-luka. Bahkan sang Istri (Erni) meninggal dunia dalam perjalanan saat dilarikan ke Rumah Sakit Pematang Rebah. (mirwan)




Darussalam: HPN Riau di Inhil Tetap Dilaksanakan

Asisten I Setdakab Inhil, Darussalam
Asisten I Setdakab Inhil, Darussalam

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten I Setda Kabupaten Inhil Darussalam menegaskan kalau Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Provinsi Riau tahun 2015 tetap dilaksanakan di Negeri Sri Gemilang ini.

Pernyataan ini disampaikannya dalam rapat panitia pelaksana HPN Provinsi Riau 2015 di Balai Kantor Bupati Inhil yang dihadiri Wakil DPRD Kabupaten Inhil, Feryandi, Kabag Humas Setdakab Inhil Ahmad Ramani, PAUR Humas Polres Inhil, Iptu Warno Akman, Ketua PWI Inhil M Yusuf serta sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Inhil dan sejumlah awak media, Jum’at (17/4/2015) sore.

“Rapat ini dalam rangka menyatukan usulan-usulan panitia untuk disingkronkan, nanti kita akan menunjuk tim kecil,” sebut Darussalam yang juga menjabat ketua Pelaksana HPN Riau 2015.

Rapat Panitia HPN
Rapat Panitia HPN

Terkait dengan pernyataan Ketua PWI Inhil M Yusuf yang mengatakan HPN akan dibatalkan itu hanya sebuah emosi dan luapan kekesalan saja. “Itu (emosi, red) hanya emosi sesaat saja dan ini (HPN, red) tetap lanjut,” terangnya.

Pada intinya kata Darussalam, kegiatan tersebut akan tetap dilaksanakan dan tetap disukseskan sesuai harapan bersama, tidak ada pembatalan ataupun hal negatif lainnya.(mirwan/adv)




Tahun Ini, Dinkes Inhil Targetkan 1 Puskesmas 1 Desa Andalan Stop BAB Sembarangan

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pada tahun anggaran 2015 ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menargetkan beberapa program prioritas yang harus bisa dicapai dan diwujudkan para aparatur dan tenaga kesehatan, diantaranya 1 Puskesmas 1 desa andalan yang stop Buang Air Besar (BAB) sembarangan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Lingkungan, Hermat Mahat SKm, MM saat berbincang dengan detikriau.org di ruang kerjanya, kemarin.

Dikatakan Herman, nantinya itu akan diperlombakan dan diikuti oleh seluruh Puskesmas yang ada di Negeri Seribu, dalam upaya meningkatkan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Bagi Puskesmas yang berhasil dan petugas yang mendapat nilai terbaik dalam lomba itu, akan kita berikan reward atau penghargaan. Itu semua untuk memberikan motivasi agar terus bekerja dengan baik dan maksimal,” tutur Herman.

Kebijakan ini, lanjut Herman, juga berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Republik Indonesia (RI) nomor 3 tahun 2014, yang bisa dicapai melalui peningkatan akses sanitasi pada jamban keluarga.

Apalagi, jika dilihat dari skala nasional, di Bumi Sri Gemilang ini pencapaian sanitasi masih cukup rendah, yakni mencapai sekitar 50 persen, sehingga penyebaran berbagai penyakit, seperti penyakit diare sangat banyak ditemukan, khususnya di daerah yang berdekatan dan memiliki akses langsung dengan perairan atau sungai.

“Hasil dari sosialisasi ini, kita harapkan bisa diteruskan oleh aparatur di Puskesmas ke jajarannya di setiap desa, sehingga kondisi sanitasi masyarakat sekitarnya bisa semakin meningkat dan lebih baik, yang ke depannya tidak ada lagi ditemukan masyarakat yang membuat jamban keluarga di pinggiran sungai,” imbuhnya.(adi/adv)