Tengku Eddy: 2016, Jembatan Getek Akan Terang

Suasan jembatan getek disiang hari
Suasan jembatan getek disiang hari

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Tengku Edy Efrizal sebut pada tahun 2016 mendatang jembatan Getek desa Sungai Luar akan dialokasikan dana untuk penerangan.

“Tahun ini tidak ada anggarannya, jadi tahun 2016 kita akan anggarkan aliran pasokan listrik sepanjang jembatan Getek,” sampaikannya melalui telpon selularnya, Senin (20/4/2015).

Menurut mantan Kadisdukcapil Inhil ini, pemberian penerangan disepanjang jembatan yang menghubungkan kawasan pesisir Inhil bagian utara dengan Ibukota Kabupaten Tembilahan ini dirasakan penting untuk disegerakan mengingat dilokasi tersebut selama ini cukup rawan terjadinya tindak kriminal.

“Tanpa penerangan kawasan jembatan menjadi gelap dan pastinya rawan terjadinya tindak kriminal. “ Tandasnya, (mirwan)




Salmi: Kalau Ada Anggota Saya Minta Uang Tilang di Pos, Telpon Saya

Kasatlantas Polres Inhil, AKP Salmi. Foto: net
Kasatlantas Polres Inhil, AKP A Salmi. Foto: net

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Sat Lantas Polres Indragiri Hilir (Inhi) AKP A Salmi menegaskan kepada pengguna sepeda motor yang ditilang anggotanya untuk tidak melakukan transaksi uang tilang di Pos Sat Lantas.

“Kalau ada anggota saya meminta uang tilang motor di Pos, telpon saya, dan akan kita cuci kepalanya,” kata Salmi kepada detikriau.org, Senin (20/4/2015).

Seharusnya kata Salmi, jika ditilang, apapun bentuknya, salah satunya seperti tak memiliki SIM, bukan bayar di Pos. Sebab, hal tersebut menyalahi prosedur.

Ia menerangkan, fungsi Pos Sat Lantas tersebut untuk mengawasi arus lalu lintas, pengaturan wilayah kota, bertindak cepat jika ada kesemrautan maupun kecelakaan di wilayah sekitar Pos, secara umum pengawasan pada aturan berlalulintas di kota. (mirwan)




Dinkes Inhil Gelar Sosialisasi Zonosis Bagi Aparatur di Puskesmas

image-2TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar sosialisasi zonosis bagi aparatur yang ada di lingkungan Puskesmas se-Kabupaten Inhil, Senin (20/4/2015).

Sosialisasi yang dilaksanakan di aula Wisma Indah Sari Tembilahan ini, diikuti seluruh penanggung jawab program di 27 Puskesmas yang tersebar di Negeri Seribu Parit, dengan menghadirkan narasumber dari perwakilan Dinkes Provinsi Riau.

image-1Ketua Panitia Pelaksana, Zainuddin SKM menjelaskan, sosialisasi itu bertujuan untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan pengetahuan para peserta, khususnya tentang pencegahan dan penanganan penyakit yang disebabkan oleh gigitan hewan, baik hewan liar maupun hewan peliharaan.

“Apalagi dari data yang kita terima, tahun ini sudah ada beberapa masyarakat di sejumlah daerah yang terkena gigitan hewan, seperti anjing,” tutur Zainuddin.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) Dinkes Inhil, dr Saut Pakpahan berharap, dengan telah mengikuti sosialisasi ini, para peserta bisa mengetahui apa-apa saja yang harus dilakukan, jika di wilayah kerjanya ditemukan korban dengan gigitan hewan.

“Jika mengetahui adanya kasus gigitan hewan terhadap manusia, maka segera laporkan secara langsung kepada pemegang dan penanggung jawab di Dinkes, guna mengantisipasi sejak dini terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan,” kata Saut.

Selanjutnya, para peserta juga diharapkan dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik dan sungguh-sungguh, sehingga ilmu yang diperoleh nantinya benar-benar bermanfaat dan bisa diterapkan secara maksimal di lapangan.

“Mari sama-sama kita berjuang meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, dalam upaya mewujudkan Kabupaten Inhil yang sehat,” imbuhnya.(adi/adv)




Bupati Inhil Hadiri Rapat TMMD ke-94 di Medan

image-3TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menghadiri rapat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-94, di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Senin (20/4/2015).

Turut mendampingi Bupati Wardan saat menghadiri kegiatan yang dipusatkan di Makodim 1/BB Medan ini, Dandim 0314 Inhil, Letkol Inf Djarot Subroto, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), H Yulizal serta Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil, HT Juhardi.

Letkol Inf Djarot Subroto dalam paparannya selaku DANSATGAS TMMD Ke-94 di wilayah Kodim 0314 Inhil mengatakan, telah dilaksanakan Pra TMMD di dua wilayah di Kabupaten Inhil, yaitu Kecamatan Kempas dan Enok.

“Sekarang tinggal menunggu kegiatan selanjutnya,” tutur Djarot.

Sementara itu, Bupati Wardan menyatakan sangat menyambut baik dengan adanya pelaksanaan TMMD ini, karena memberikan dampak yang besar bagi masyarakat, khususnya di Negeri Seribu Parit.

“Mudah-mudahan, ke depan kegiatan ini tetap dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi, sehingga seluruh masyarakat dapat merasakan manfaatkan,” imbuhnya.(humas/adv pemkab inhil)




Muammar : Siapapun Dia Harus Mau dan Siap Angkat Kopor

Sekretaris Komisi I DPRD Inhil, Muammar (baju biru) didampingi anggota saat pelaksanaan hearing
Sekretaris Komisi I DPRD Inhil, Muammar (baju biru) didampingi anggota saat pelaksanaan hearing

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) memiliki tugas serta tanggung jawab yang harus dilaksanakannya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

Oleh karena itu, dimanapun ditempatkan ia harus selalu siap serta mampu melaksanakan amanah yang telah diemban dan dipercayakan kepadanya dengan baik dan maksimal.

Salah satu upaya mewujudkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat ini adalah dengan sering berada di tempat tugasnya daripada di luar daerah guna memberikan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat serta melaksanakan berbagai program pembangunan demi mengembangkan dan memajukan daerah.

“Jadi, siapapun dia (pejabat, red) harus mau dan siap angkat kopor ke tempat tugasnya, sehingga tidak mengganggu kinerja pemerintahan,” tutur Sekretaris Komisi I DPRD Inhil, Muammar saat hearing bersama BKD, BPMPD dan Bagian Hukum Setda Inhil, di ruang Komisi I Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dijelaskan Muammar, persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius Pemkab Inhil melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, karena saat ini sudah cukup banyak keluhan yang disampaikan oleh masyarakat, khususnya terkait dengan jarangnya pejabat di daerah berada di tempat tugasnya.

“Seperti penunjukan dan penempatan Penjabat Kepala Desa (Pj Kades), kalau bisa janganlah diambil dari pejabat struktural kecamatan, karena bisa mengganggu kinerja yang bersangkutan nantinya, baik sebagai pejabat di kecamatan maupun di desa,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, memang tidak ada aturan yang mengatur tentang itu, namun harus dievaluasi, dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Sekarang saja pelayanan belum maksimal, bagaimana kalau pejabat di kecamatan memegang jabatan rangkap, tentu dia tidak bisa fokus dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, belum lagi jika ada para camat yang jarang berada di tempat tugas,” pungkasnya.(adi/adv)




Bupati Uji Coba Kapal Patroli Pulau Barkey

20Bagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rohil H.Suyatno lakukan ujicoba terakhir kapal patroli pulau barkey dengan berkeliling di perairan sekitar pelabuhan Nelayan Bagansiapiapi jalan Pelabuhan Baru, Senin (20/04/15).

Pada ujicoba itu, Bupati didampingi Kepala Pos Angkatan Laut (Posal) Bagansiapiapi, Kepala Badan Perencanaan Daerah (BAPPEDA) Rohil H.M.Job Kurniawan.Ap.Msi dan Kepala Bagian Perlengkapan H. Jasmudin Rauf dan kabag humas Hermanto.S.Sos.

“Kita baru saja melakukan ujicoba atau pengetesan kapal patroli untuk angkatan laut pos bagansiapiapi,ini sumber dananya bantuan pemerintah daerah, APBD kita.” kata Bupati Suyatno kepada wartawan.

Sebelumnya, pihak TNI-AL dan Tim Bagian Perlengkapan Setda Rohil sudah melakukan ujicoba dan pengecekan kapal patroli di Jakarta.”Hari ini saya cek terakhirlah,saya pikir ya sudah baguslah pembuatan kapal patroli ini,sesuai dengan spek dan kontrak yang telah dibuat,” jelas Suyatno.

Bupati Suyatno berharap kepada TNI-AL Pos Bagansiapiapi untuk menjaga kapal bantuan pemerintah tersebut dengan baik dan dirawat.”Seperti merawat istri dan rumah sendiri. Silahkan gunakan dengan kepentingan-Kepentingan tertentu dalam operasi yang dilakukan oleh angkatan laut,” pintanya.

Masih menurut Suyatno, dengan adanya bantuan dari pemerintah daerah, dirinya berharap keamanan laut di Rokan Hilir harus dijaga dengan baik.”Baik dari pukat harimau dan lain-lain sebagainya, itulah gunanya kapal kita berikan untuk operasi angkatan laut,” tegas bupati.

Tambahkan Suyatno, persoalan-persoalan yang ada di perairan Rokan Hilir, bukan semata-mata tanggung jawab angkatan laut, masyarakat juga ikut bertanggung jawab.”Maka dari itu, apabila ada informasi segera sampaikan kepihak terkait,” harapnya.

Ditempat yang sama, Komandan Pos Angkatan Laut Bagansiapiapi, Letda Ali Solikin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Rokan Hilir atas bantuan kapal patroli Pulau Barkey yang diberikan kepada angkatan laut Bagansiapiapi.

“Atas perintah atasan Komandan Lanal Dumai, untuk melaksanakan tufoksi, pengamanan seputar wilayah Rohil Khsususnya, pada umumnya perairan wilayah kawasan Rokan Hilir,” ujar Danposal Bagansiapiapi. [tris/adv]