Dewan: Pemkab Jangan Terus Bongkar Pasang Pejabat, Masyarakat Tunggu “Action” Nyata!

Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said
Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk segera merealisasikan berbagai program kerja dan pembangunan yang telah direncanakan sebelumnya.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said saat menggelar hearing bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Inhil di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemaren.

Dikatakan Yusuf, masyarakat sudah menunggu dan menanti action nyata dari Pemkab Inhil di lapangan. Apalagi mengingat saat ini sudah memasuki triwulan kedua pada tahun anggaran 2015.

“Jika pekerjaan terlambat dilaksanakan, maka dikhawatirkan akan timbul berbagai hal dan hambatan yang tidak diinginkan, seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya, sehingga mengakibatkan cukup banyak program yang berkaitan langsung dengan masyarakat terutama para petani tidak terlaksana,” tutur Yusuf.

Oleh karena itu, politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini mengingatkan, agar Pemkab Inhil tidak hanya melakukan perombakan secara terus-menerus, sehingga dapat menghambat kinerja dan realisasi program kerja dan pembangunan daerah.

“Kalau rombak-rombak terus, kapan kerjanya. Jadi, kita harapkan Pemkab Inhil dapat segera melaksanakan berbagai kegiatannya,” pintanya. (adi/adv)




Bupati Inhil Lantik Dwi Budiyanto Jabat Camat Kemuning

Pelantikan Camat dan Sekcam Kecamatan Kemuning oleh Bupati Inhil
Pelantikan Camat dan Sekcam Kecamatan Kemuning oleh Bupati Inhil

KEMUNING (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan melantik Dwi Budiyanto sebagai Camat Kemuning bertempat di halaman Pasar Selensen Kecamatan Kemuning, Rabu (22/4/2015).

Selain camat, Bupati juga melantik Saprudin sebagai Sekretaris Kecamatan Kemuning diwaktu yang bersamaan serta tempat yang sama. Pelantikan ini tidak hanya dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhil, namun juga disaksikan langsung oleh masyarakat setempat.

Bupati Wardan memaparkan dalam sambutannya seharusnya pelantikan ini telah dilakukan beberapa waktu lalu berbarengan dengan pelantikan sejumlah camat lainnya. Namun dikarenakan yang bersangkutan berhalangan, Bupati memaklumi dan tetap melantik Dwi Budiyanto dan Saprudin.

“Ini kita lakukan demi menciptakan kondisi yang lebih baik lagi, perlu saya sampaikan bahwa pergantian para camat ini sesungguhnya sudah melalui proses lelang camat, baik camat yang sudah menduduki posisi sebagai camat pada saat itu maupun pejabat lainnya, yang jelas telah memenuhi persyaratan mengikuti lelang jabatan tersebut,” katanya.

Dengan demikian, ia sangat mengharapkan kepada camat dan sekretaris camat Kemuning ini tidak menunda-nunda lagi kerjaan yang diembankan. Apalagi katanya, pejabat yang baru dilantik ini telah memiliki pengalaman menjabat sebagai camat sebelumnya.

“Saya fikir tak perlu lagi minta waktu jeda untuk beradaptasi di kecamatan ini, saya harap pak Dwi bekerja lebih optimal lagi hingga membawa Kemuning lebih baik, apalagi kecamatan ini terletak diperbatasan antar 2 Provinsi yakni Riau dan Jambi, artinya Kemuning ini memiliki karakteristik tersendiri dari kecamatan lain,” imbuh Wardan.(mirwan/adv)




Kapolsek: Kekerasan di Tembilahan Mayoritas dilatarbelakangi Miras

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Polsek Tembilahan Kota, Ipda Agus Susanto menyampaikan bahwa kerap terjadinya kasus tindak pidana di kota Tembilahan ini mayoritas disebabkan minuman beralkohol atau Minuman Keras (Miras).

“Kita komitmen mengawasi masyarakat kota yang melakukan transaksi jual beli Miras ini, begitu juga dengan minuman Tuak, sebab mayoritas tindak pidana kekerasan yang kita temukan itu rata-rata pelakunya sedang dalam keadaan mabok,” kata Agus kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya, Rabu (22/4/2015).

Saat ini, jajarannya terus melakukan mengontrolan terhadap wilayah kota terkait penjualan Miras ini. Terkhusus pada penjualan gerobak di tepi-tepi badan jalan. Karena katanya, pedagang grobak yang sering dihampiri oleh para pembeli Miras.

Tidak hanya itu, dibeberapa lokasi rawan Miras juga menjadi sasaran petugas kepolisian. Dicontohkan seperti Pasar Kuliner Kelapa Gading (PKKG) Jalan HR Soebrantas Tembilahan.

“PKKG itu kalau malam suasananya remang-remang, namun sampai saat ini petugas kita belum menemukan pelaku Miras di lokasi itu. Seperti tadi malam, kita mengontrol hinggal ke PKKG, tapi masih aman,” terangnya.

Dari pengontrolannya kemaren, Selasa (21/4) disampaikannya ada sekitar 100 botol Miras yang diamankan ke kantor Polsek Tembilahan, mayoritas didapat dari pedagang-pedagang gerobak tepi badan jalan. Disampaikannya juga, para pelaku pedagang miras tersebut juga akan diamankannya dan akan dilimpahkan ke Kejari Tembilahan.(mirwan)




Lounching Penyaluran Bantuan PKH Inhil, Wabup Rosman Tekankan Penerimanya Harus Yang Berhak

Wabub Inhil, H Rosman Malomo menyerahkan bantuan PKH secara simbolis kepada perwakilan RTSM
Wabub Inhil, H Rosman Malomo menyerahkan bantuan PKH secara simbolis kepada perwakilan RTSM

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada rumah tangga sangat miskin (RTSM), sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, para penerima bantuan tersebut hendaknya memang dari kalangan masyarakat yang berhak.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil), H Rosman Malomo saat menghadiri lounching penyaluran bantuan PKH, di halaman Kantor POS Tembilahan, Rabu (22/4/2015).

Dikatakan Wabup Rosman, pihak yang mengelola dana tersebut harus bertanggung jawab atas kelancaran pendistribusiannya ke masyarakat, sehingga dana bantuan yang sudah tersedia ini dapat segera disalurkan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.

“Kepada Dinas Sosial juga diharapkan, untuk memvalidasi data-data masyarakat dan keluarga yang termasuk dalam kategori RTSM, supaya bantuan ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu,” tutur Wabup Rosman.

Untuk diketahui, program ini dalam jangka pendek bertujuan mengurangi beban rumah tangga sangat miskin dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan.

Adapun 5 komponen tujuan MDGs yang akan terbantu oleh PKH ini, yaitu pengurangan penduduk miskin dan kelaparan, pendidikan dasar, kesetaraan gender, pengurangan penduduk angka kematian bayi dan balita, serta pengurangan angka kematian ibu melahirkan.

PKH ini diberikan kepada keluarga sangat miskin, dengan data keluarga yang dapat menjadi peserta PKH didapatkan dari Basis Data Terpadu dan memenuhi persyaratan sedikitnya satu atau lebih kriteria kepersertaan program tersebut, diantaranya memiliki ibu hamil/nifas/anak balita, memiliki anak usia 5-7 tahun yang belum masuk pendididkan dasar (anak pra sekolah), anak usia SD/MI/Paket A/SDLB (usia 7-12 tahun), anak usia SLTP/MTs/Paket B/SMLB (usia 12-15 tahun), anak usia 15-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar termasuk anak dengan disabilitas.

Sementara itu, di Kabupaten Inhil PKH ini telah dimulai sejak tahun 2014, dengan rumah tangga sasasaran sebanyak 3.074 orang. Kemudian, pada tahun 2015 dengan sasaran sebanyak 3.064 orang. Penurunan ini diperoleh dari hasil verifikasi dan validasi data kepersertaan, dimana rumah terdapat rumah tangga sasaran yang sudah tidak memenuhi kriteria dan komitmen PKH. (adi/adv)




Alvi Minta Pengurus SBH di Kecamatan Jadi Pelopor Gerakan Kesehatan Lingkungan

Wakil Ketua Kwarcab Inhil, DR Hj Alvi Purwanti Alwie melantik Mabiran Kecamatan Tempuling
Wakil Ketua Kwarcab Inhil, DR Hj Alvi Purwanti Alwie melantik Mabiran Kecamatan Tempuling

TEMPULING (detikriau.org)– Seluruh pengurus Saka Bhakti Husada (SBH) yang telah terbentuk di wilayah kecamatan se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk menjadi pelopor bagi gerakan kesehatan lingkungan dan masyarakat.

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Inhil Bidang Hubungan Masyarakat, DR Hj Alvi Furwanti Alwie usai melantik pengurus Kwaran Gerakan Pramuka Kecamatan Tempuling dan pengurus SBH Kecamatan Tempuling, Rabu (22/4/2015).

“Kader-kader Pramuka yang baru saja dilantik dalam SBH ini, terdiri dari kader-kader kesehatan yang ada di kecamatan setempat,” tutur Alvi didampingi Kasubag Keuangan dan Perlengkapan Dinkes Inhil, Feri Irawan.

Untuk itu, lanjut mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini, karena membidangi masalah kesehatan, maka pengurus dan anggota SBH berperan penting dalam menyampaikan program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan bidang kesehatan.

“Memang ada banyak peranannya, sesuai dengan bidangnya masing-masing, tapi karena berasal dari kader-kader kesehatan, maka penekanan program yang dilaksanakan juga harus berkaitan dengan pada bidang kesehatan,” terang Alvi.

Selanjutnya, Alvi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil itu berharap, para kader yang telah dilantik dapat merubah mindset masyarakat yang selama ini kurang cinta dan peduli terhadap lingkungan, sehingga menjadi masyarakat yang proaktif dalam kegiatan yang sifatnya mengarah pada kebersihan dan kesehatan.

“Segera mungkin susun program dan rencana kegiatan, supaya pramuka di kecamatan dapat eksis dan tampil di tengah-tengah masyarakat. Apalagi sesuai dengan arahan pimpinan, Inhil harus menjadi Kabupaten Pramuka,” pesan Alvi.

Adapun para pengurus SBH yang dilantik saat itu, ‎Ketua, Suryadarti AMD Keb, SE, Wakil Ketua, dr Yoga Setia Kurniawan dan Sekretaris Azmir SKM.(adi/adv)




Asisten 1 Setdakab Inhil Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di GAS

Gaung Anak Serka (detikriau.org) –  Asisten I Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Darussalam menghadiri acara peringatan Isra’ Mi’raj 1436 H di Mesjid Besar Al-Fallah Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Selasa (21/4/2015).

Mewakili Bupati Inhil, Asisten I mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung penuh kalau masyarakatnya menyelenggarakan acara peringatan Isra’ Mi’raj ini, baik digelar di Mesjid-mesjid, Surau maupun di tempat-tempat pengajian.

“Atas nama pemerintah, saya sampaikan bahwa kami sangat mendukung upaya masyarakat menyerukan Isra’ Mi’raj 1436 H yang bertepatan pada tahun 2015 ini,” kata Darussalam.

Pada kesempata itu, ia juga menyampaikan harapan kalau peringatan Isra’ Mi’raj ini tidak hanya sebatas memperingati saja, namun dijadikannya sebagai pedoman untuk pembangunan diberbagai bidang, meningkatkan etos kerja serta menjadikan Inhil bermarwah dan bermartabat.

Pada acara peringatan Isra’ Mi’raj waktu itu, selain Asisten I tampak ramai dihadiri tokoh-tokoh masyarakat GAS, khususnya masyarakat Teluk Pinang yang dihadiri juga Camat Kecamatan GAS, Lurah serta Kepala Desa di GAS. (adv pemkab inhil)