Disdik Inhil Gelar Rapat Persiapan Hardiknas 2015

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat persiapan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2015 yang dihadiri seluruh kepala SD, SMP dan SMA sederajat se-kota Tembilahan dan Tembilahan Hulu, Jum’at (24/4/2015).

Rapat yang berlangsung di aula Kantor Disdik Kabupaten Inhil jalan Veteran Tembilahan ini dipimpin langsung oleh Kepala Disdik Inhil Helmi D. Dimana, pada rapat ini menarik beberapa kesimpulan bahwa, akan digelar upacara Hardiknas pada tanggal 2 Mei mendatang di lapangan upacara jalan Gadjah Mada Tembilahan.

Selain itu, juga akan dilaksanakan jalan santai pada hari berikutnya, yakni pada tanggal 3 Mei. Menurut Kadisdik, dalam peringatan Hardiknas tahun ini akan terasa lebih ramai. Sebab, kegiatan tersebut bersempena dengan acara Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Provinsi Riau yang berpusat di Kabupaten Inhil.

“Kita dari Disdik bekerja sama dengan semua pihak, seperti dengan Bagian Humas Setdakab Inhil yang sekaligus meramaikan peringatan HPN di kota Tembilahan nantinya,” kata Helmi.

Selain itu, ia menyatakan acara ini akan diramaikan seluruh lembaga pendidikan di Tembilahan kota serta Tembilahan Hulu, baik lembaga pendidikan dibawah Disdik Inhil maupun Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Inhil.

Sebab saat itu, tidak hanya sebatas kesepakatan kepala Satuan Pendidikan kota Tembilahan dan Tembilahan Hulu saja, namun juga tampak hadir Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Inhil, perwakilan Bagian Humas Setdakab Inhil, serta Pengurus PGRI Kabupaten Inhil




Zulaikhah: P2TP2A Upayakan Cegah Kenakalan Remaja

Sosialisasi di SMP 2 Tembilahan
Sosialisasi di SMP 2 Tembilahan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Hj Zulaikhah Wardan berkomitmen untuk mencegah kenakalan terhadap para remaja Kabupaten Inhil, khususnya remaja setingkat SMP.

Pernyataan ini disampaikannya pada acara sosialisasi perdana pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak di halaman gedung SMP Negeri 2 jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Jum’at (24/4/2015).

“Kita lakukan sosialisasi ini terkait semakin maraknya masalah sosial yang dihadapi para remaja, khususnya remaja SMP. ini merupakan sosialisasi perdana yang kita lakukan,” katanya.

Menurutnya, selama ini pesatnya arus globalisasi globalisasi remaja Tembilahan dan Inhil pada umumnya sudah pada kenal dengan berbagai barang haram, dicontohkannya seperti Narkoba dan lain-lain.

Hal itu sangat  menghawatirkannya bagaimana nasib penerus Kabupaten Inhil kedepan. Dengan demikian, ia mencoba melakukan satu langkah untuk memberi pemahaman terhadap remaja setingkat SMP ini, dengan harapan terhindar dari berbagai persoalan yang tidak diinginkan.

“Tentu kita ingin anak-anak bisa memahami serta menjadi satu tambahan wawasan agar mereka sadar dengan sendirinya untuk menghindari hal-hal negatif, tidak hanya satu masahalah, namun berbagai persoalan terkait kenakalan remaja,” tutupnya. (adv pemkab inhil)




Dinkes Inhil Imbau Masyarakat Gunakan Jamban Dengan Teknologi Tripikons

Terlihat sejumlah petugas sedang membuat sanitasi jamban dengan teknologi tripikons
Terlihat sejumlah petugas sedang membuat sanitasi jamban dengan teknologi tripikons

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk menggunakan jamban dengan teknologi tripikons.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Lingkungan, Herman Mahat, SKM, MM dalam upaya meningkatkan kebersihan lingkungan dan kualitas kesehatan masyarakat di daerah pesisir.

Dikatakan Herman, cukup banyak kendala yang ditemui pihaknya dalam penerapan sanitasi keluarga yang bersih dan sehat, salah satunya yang berkaitan langsung dengan kondisi alam sekitar, seperti daerah rawa-rawa dan perairan.

“Kebanyakan masyarakat kita yang tinggal dan bermukim di pinggiran sungai belum atau tidak menggunakan teknologi penampungan tinja yang baik, sehingga kebiasaan mereka membuangnya langsung ke aliran sungai,” tutur Herman saat berbincang dengan detikriau.org di ruang kerjanya, belum lama ini.

Inilah salah satu contoh sanitasi jamban dengan teknologi tripikons
Inilah salah satu contoh sanitasi jamban dengan teknologi tripikons

Oleh karena itu, untuk daerah pesisir di Negeri Seribu Parit ini, Dinkes Inhil coba menerapkan pembangunan dan penggunaan jamban dengan teknologi tripikon, yang dibuat dari pipa berbagai macam ukuran.

“Kita sudah buat contohnya sekitar 10 unit, ini untuk menstimulus masyarakat, sehingga mereka mau menerapkannya di lingkungan rumah masing-masing,” terangnya.

Apalagi, lanjut Herman, jamban dengan teknologi tripikons ini sudah pihaknya presentasikan hingga ke tingkat nasional. Dimana untuk Provinsi Riau, Kabupaten Inhil menjadi acuan terhadap pengembangan teknologi tersebut.

“Jadi, jangan ada lagi alasan masyarakat untuk tidak menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terutama di lingkungan rumah tangganya, karena asal ada kemauan, pasti semua itu bisa terwujud,” imbuhnya.(adi/adv)




Edy Ingatkan Perusahaan Jangan Bodohi Masyarakat

indexTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh perusahaan yang akan masuk maupun yang sudah berdiri dan beroperasi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diingatkan, untuk tidak melakukan pembodohan terhadap masyarakat, khususnya dalam pola kerjasama yang ditawarkan kepada para petani dan pemilik lahan.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Inhil, Edy Haryanto saat berbincang dengan detikriau.org di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Edy, Saat ini pola kemitraan yang banyak ditawarkan oleh pihak perusahaan kepada masyarakat terutama para petani, dinilai sangat memberatkan dan merugikan kalangan petani.

Seperti pola kerjasama 65-35 (perusahaan 65 persen dan petani 35 persen) yang diiming-imingi perusahaan, menurut politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, kerjasama itu tentu saja akan membunuh dan membinasakan masyarakat secara perlahan-lahan.

“Belum lagi jika ditambah keterpurukan perekonomian masyarakat sekarang, yang disebabkan berbagai permasalahan di bidang perkebunan dan pertanian,” tutur Edy.

Dengan kerjasama seperti ini, dicontohkan Edy, ada lahan masyarakat seluas 10 hektar, Kalau hanya 3,5 hektar yang diberikan kepada masyarakat, sementara ada kewajiban yang harus masyarakat bayarkan, yakni kredit kepada pihak lainnya, tentu masyarakat akan menjadi pihak yang dirugikan.

“Jika sudah begitu, masyarakat dua kali kena. Sudah bayar hutang ke pihak bank, lahannya juga habis. Kalau ini dibiarkan terus, apa yang akan terjadi dengan masyarakat kita,” imbuhnya.(adi/adv)




Kunjungi Selat Panjang, Kapolda Riau Janji Usulkan Sarana Kendaraan Apung

Selatpanjang (detikriau.org) –Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Dolly Bambang Hermawan menyatakan akan segera mengusulkan sarana kendaraan apung bagi Polres Kepulauan Meranti kepada Mabes Polri. Penyediaan sarana tranportasi air ini dimaksudkan untuk mempermudah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pernyataan ini disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja di Ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti, Selat Panjang, Jum’at (24/4). Menurut Kapolda, kunker ini dimaksudkan untuk melihat secara langsung apa-apa saja kesulitan Polres ini dan mencarikan solusi yang dinilai tepat.

“yang pertama akan kita usulkan kepada Mabes Polri adalah sarana alat apung untuk mempermudah dalam menjangkau tiga pulau di Kepulauan Meranti. Ini yang sangat di butuhkan, bukan kendaraan darat roda empat,” Terang pria berpangkat Jenderal lulusan Akpol 1984 ini.

Selain itu, perwira tinggi Polri kelahiran Jember, Jawa Timur, 10 April 1961 ini juga mengakui saat ini jumlah personel di Polres Meranti masih sangat minim.  Untuk memenuhi kekurangan personil pada Polres yang baru berusia sekitar 1,8 tahun tersebut, akan diupayakan melalui berbagai proses.

“Untuk memenuhi kekurangan itu tentunya membutuhkan proses. Kan tidak ada yang jualan polisi. Kalo ada, saya akan beli untuk Polres Meranti. Jadi harus nunggu, sabar. ” katanya.

Dicertiakan pewira tertinggi dijajaran Kepolisian Provinsi Riau yang memiliki pengalaman sebagai Kepala Biro Pengendalian Personil SSDM Polri, Karo Pers Polda Riau 2006 dan Karo Pers Polda Sumsel 2008 ini, saat ia pertamakali masuk ke Riau pada tanggal 3 September 2014 lalu, menurutnya jumlah personil di Mapolres Meranti baru 179 personil, kini sudah bertambah menjadi 275.

“Oleh karenanya saya menghimbau kepada masyarakat Meranti untuk mempersiapkan diri masuk menjadi anggota Polri, sehingga jika nantinya lulus dapat ditempatkan di Meranti,” Tutupnya. (eko)




Kadiskes Inhil Imbau Masyarakat Jalani Pola Hidup Sehat dan Jaga Kebersihan Lingkungan

perilaku hidup sehatTEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Kesehatan Inhil menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, DR Hj Alvi Firwanti Alwie dalam upaya mencegah dan mengantisipasi muculnya berbagai penyakit yang dapat menyerang kesehatan masyarakat.

Dikatakan Alvi, untuk mencapai hidup sehat itu ada faktor yang harus menjadi perhatian seluruh masyarakat, yakni faktor perilaku dan lingkungan.

“Faktor perilaku berhubungan langsung dengan pola hidup sehat dan bersih. Sedangkan faktor lingkungan, terkait dengan upaya menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal,” tutur Alvi baru-baru ini di Tembilahan

Oleh karena itu, untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, masyarakat diminta memperhatikan dua faktor tersebut, sehingga terhindar dari berbagai serangan penyakit.

“Marilah kita lakukan pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing, menuju Kabupaten Inhil yang sehat,” imbuhnya.(adi/adv)