Dani : Pers Harus Proporsional dan Berimbang Dalam Pemberitaan

Ketua DPRD Inhil< Dani M Nursalam
Ketua DPRD Inhil< Dani M Nursalam

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Keberadaan pers sebagai mitra pemerintah diharapkan dapat bekerjasama dan memberikan dukungan yang maksimal dalam upaya membangun dan memajukan daerah.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam saat dikonfirmasi detikriau.org terkait dengan penyelenggaraan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Provinsi Riau tahun 2015, yang dipusatkan di Kota Tembilahan, Kabupaten Inhil.

Dikatakan Dani, dengan momentum peringatan HPN yang mengusung tema perkelapaan ini tentunya akan dapat memberikan kontribusi yang positif dalam penanganan masalah perkelapaan di Negeri Seribu Parit, selaku tuan rumah dan pihak penyelenggaran peringatan HPN Riau.

“Harapan saya, ke depan pers bisa lebih proporsional dan berimbang dalam pemberitaan, khususnya yang menyangkut dengan persoalan-persoalan di daerah kita,” tutur Dani di sela-sela menghadiri puncak peringatan HPN Riau, di Gedung Daerah Engku Kelana, Jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan, Minggu (3/5/2015) malam.

Selain itu, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, pers juga berperan penting dalam penyampaian informasi dan program pembangunan daerah, sehingga bisa diketahui oleh seluruh masyarakat Kabupaten Inhil.

“Selama ini, kita lihat peran pers sudah bagus, hanya saja harus lebih ditingkatkan dan dimaksimalkan lagi,” imbuhnya.(adi/advertorial)




Besok, UPT Puskesmas Gajah Mada Gelar Lokakarya Mini

Bupati Inhil HM Wardan didampingi  kepala UPT Puskesmas Gajah Mada saat meninjau PUskeskesmas Gajah mada baru-baru ini
Bupati Inhil HM Wardan didampingi kepala UPT Puskesmas Gajah Mada saat meninjau PUskeskesmas Gajah mada baru-baru ini

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jika tidak ada aral melintang, besok Selasa (5/5/2015), UPT Puskesmas Gajah Mada Tembilahan akan menggelar Lokakarya Mini.

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Camat Tembilahan ini, rencananya diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari Camat, Lurah, perwakilan Puskesmas dan Pustu, UPTD Pendidikan, UPTD Pertanian dan UPTD lainnya, pengurus Tim Penggerak PKK, Kader Posyandu, organisasi sosial dan para pengusaha.

Kepala UPT Puskesmas Gajah Mada Tembilahan, Subowo Radianto mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Oleh karena itu, lanjut Kepala Markas PMI Inhil ini, diharapkan peran serta dan dukungan dari seluruh lintas sektor, guna membantu mengatasi permasalahan kesehatan di tengah-tengah masyarakat.

“Untuk para pengusaha, kita harapjan dapat menjadi bapak angkat Posyandu, khususnya di wilayah kerja UPT Puskesmas Gajah Mada,” kata Subowo.(adi/adv)




Rapat Paripurna DPRD Inhil, Bupati Inhil Sampaikan 6 Ranperda

Bupati Inhil, HM Wardan (kiri) dan Ketua DPRD, Dani M Nursalam
Bupati Inhil, HM Wardan (kiri) dan Ketua DPRD, Dani M Nursalam

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Inhil tahun 2014, Senin (4/5/2015).

Rapat Paripurna yang dilaksanakan di aula Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Dani M Nursalam didampingi para Wakil Ketua, serta dihadiri Bupati, HM Wardan, unsur Forkopimda, sejumlah anggota DPRD dan pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Bupati dalam pidato pengantar LKPj-nya, menyampaikan 6 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang telah ditetapkan melalui Keputusan DPRD Kabupaten Inhil Nomor : 30/KPTS/DPRD/2014 tentang Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Inhil tahun 2015.

Adapun 6 Ranperda yang disampaikan saat itu, yakni Ranperda tentang pelaksanaan Ibadah Haji, Ranperda tentang Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ), Ranperda tentang Desa Adat, Ranperda tentang Tata Cara Pemilihan, Pencalonan, Penetapan dan Pemberhentian Kepala Desa, Ranperda tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, serta Ranperda tentang Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Dari keseluruhan Ranperda tersebut, 4 Ranperda diantaranya, yaitu pelaksanaan Ibadah Haji, Desa Adat, Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, serta BPD merupakan kewenangan atribusi yang diberikan Undang-Undang, untuk selanjutnya diatur dalam Perda.

“Sedangkan 2 Ranperda lainnya, yakni Ranperda DMIJ, serta Tata Cara Pemilihan, Pencalonan, Penetapan dan Pemberhentian Kepala Desa adalah regulasi yang coba kita susun bersama, dalam rangka memberikan kepastian hukum dan mengakomodir kearifan lokal,” tutur Bupati.

Dijelaskan Bupati, Ranperda tentang DMIJ ini diajukan dalam rangka memberdayakan pemerintah desa, yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui penetapan kebijakan, program dan kegiatan sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat.

“Ranperda tentang Tata Cara Pemilihan, Pencalonan, Penetapan dan Pemberhentian Kepala Desa kita susun bersama, dalam rangka menyempurnakan dan menyesuaikan regulasi yang telah ada, yaitu Peraturan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Nomor 7 Tahun 2006, dengan mengsinergikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang baru tentang desa dan kearifan lokal yang hidup dan tumbuh di Kabupaten Inhil,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam menyatakan, 6 Ranperda yang diusulkan oleh Pemkab Inhil ini telah sesuai dengan hasil Badan Musyawarah (Banmus).

“Jadi, 6 Ranperda ini memang harus segera kita bahas, karena menyangkut kebutuhan daerah kita,” imbuhnya.(adi/advertorial)




PA se-Riau Gelar Aksi Damai di Inhil

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pecinta Alam (PA) se-Provinsi Riau gelar aksi damai di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dengan melakukan aksi teaterikal di sejumlah jalan protokol di kota Tembilahan, Senin (4/5/2015).

Menurut Ketua Mapala Unisi Tembilahan Roma Irama, kondisi alam di Kabupaten Inhil ini sudah sangat memprihatinkan, salah satunya air tawar berubah jadi rasa asin.

DSC_3504 copyDSC_3495 copySelain itu katanya, banyak lagi kondisi kerusakan alam lainnya yang tidak terjagakan oleh penghuni negeri ini. Diajaknya kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam ini agar tidak menimbulkan efek yang bisa merugikan masyarakat itu sendiri.

“Terutama pada penghijauan, kami dari pecinta alam se-Riau mengajak kepada semua kalangan, baik kepedulian dari pemerintah maupun kontribusi dari masyarakat setempat untuk bersama-sama memelihara alam lingkungan ini,” katanya.

Waktu itu, puluhan para pecinta alam Riau ini sempat membuat arus lalu lintas macet di perempatan jalan M Boya, hal ini dikarenakan sejumlah massa tersebut menyempatkan untuk memerankan atraksi bagaimana ekosistem alam yang dirusak oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab.

Dapat dimaknai, saat ini pengrusak lingkungan terus terjadi. Namun jika semua komponen bersatu, maka alam akan dapat terjaga dan terpelihara dengan baik.(mirwan)




Bupati Inhil Dianugerahi Pin Emas Pada HPN Riau

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan dianugerahi Pin Emas oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Margiono pada malam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Provinsi Riau tahun 2015 di Kabupaten Inhil, Minggu (3/5/2015).

Anugerah Pin Emas ini merupakan penghargaan dari PWI Pusat kepada pimpinan daerah Kabupaten Inhil yang telah sukses dalam memeriahkan HPN Riau tahun ini. Penghargaan tersebut disaksikan seluruh komponen yang yang hadir malam itu, diantaranya Plt Gubri, beberapa Bupati dan Walikota di Riau serta unsur Forkopimda dan sejumlah wartawan se-Provinsi Riau.

Ketua PWI Pusat saat memasangkan Pin Emas kepada Bupati Inhil HM Wardan. copyBupati Inhil HM Wardan mengucapkan ribuan terima kasih telah mempercayakan Kabupaten Inhil sebagai tuan rumah pada HPN Riau ini, terlebih pada penghargaan yang diberikan kepadanya berupa Pin Emas ini. Menurutnya, penghargaan tersebut tidak mudah untuk mendapatkannya.

“Saya fikir tidak semua orang bisa mendapatkan anugerah seperti ini, saya sangat berterima kasih semoga kebersamaan dan kekompakan seperti ini semakin erat kedepannya,” kata Wardan.

Orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini mengaku baru kali ini Kabupaten Inhil didatangi ratusan wartawan. Tidak hanya wartawan seputaran Riau, namun sesepuh wartawan Nasionalpun juga hadir ke Inhil. Dan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemkab Inhil.

Sebab, Bupati Inhil memiliki wacana besar untuk mengembangkan berbagai potensi yang ada di Inhil, disebutkannya seperti perkelapaan, hutan Mangrove dan lain sebagainya. Untuk mengembangkan potensi-potensi tersebut kata Wardan, tanpa dukungan awak media maka akan sulit pada pengembangannya.

“Bagi saya, HPN Riau di Inhil ini adalah momen dalam mengembangkan potensi disini, terutama potensi perkelapaan, apalagi buah kelapa disini urat nadi masyarakat Inhil,” ujarnya.

Ia juga berterima kasih dari lomba karya menulis dieven HPN tersebut mengambil tema tentang kelapa Inhil, tentu katanya secara tidak langsung telah mempromosikan potensi kelapa tersebut. Namun demikian, ia berharap dari hasil tulisan itu untuk terus dikembangkan hingga sukses pada pengembangan nantinya.(mirwan/advetorial)




Peringatan HPN Riau di Inhil dinilai Sukses

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Provinsi Riau tahun 2015 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dinilai sukses dan lancar. Hal tersebut terbukti dari kemeriahan peringatan puncak HPN Riau yang berlangsung di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Minggu (3/5/2015) malam.

Malam peringatan puncak yang diselenggarakan Pemkab Inhil bersama PWI Kabupaten Inhil ini langsung dihadiri oleh Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman, Wali Kota Pekanbaru serta beberapa Bupati dan Walikota di Riau. Selain itu, Ketua Dewan Penasehat PWI Tarman Azam, Ketua PWI Pusat Margiono dan sejumlah pengurus PWI Riau dan Kabupaten/kota se-Riau juga tampak hadir pada malam itu.

Plt Gubri dalam sambutannya mengaku kalau peringatan HPN Riau di Inhil ini telah terbilang sukses dan meriah. Ia menyebutkan, partisipasi para awak media dalam mengembangkan daerah cukup besar, minimal media ini mengingatkan kinerja pemerintah yang masih belum maksimal.

Apalagi, Ketua PWI Pusat Margiono mengungkapkan kalau peringatan HPN di Riau tahun ini merupakan HPN yang terbaik. Sebab menurutnya, tidak hanya pada partisipasi seluruh pers didaerah, namun semua komponen ikut berpartisipasi, mulai dari kalangan pemerintah hingga masyarakat.

Untuk itu, ia meminta kepada pemerintah daerah Riau serta kabupaten dan kota untuk bisa memberi timbal balik terhadap pers yang terus memberi dukungan terhadap berbagai kegiatan Pemda. (mirwan)